
Sella dan Zayn pergi meninggalkan kantor Melvin. Sella sangat lega karena hari ini dia tidak bertemu Melvin, jadi dia tidak perlu repot menata hatinya lagi.
"Sel, setelah ini aku pergi ke kantor, kamu mau ikut apa mau aku anter pulang?" tanya Zayn saat baru melajukan mobilnya
"emmb aku mau belanja sih sebenernya, kamu bisa anterin aku ke Mall deket sini? mumpung aku abis gajian" Sella meringis memperlihatkan giginya
"kenapa ga besok aja, besok weekend, sekalian kita jalan-jalan, kan selama kita nikah, kita ga pernah jalan berdua" Zayn mengangkat alisnya
"ya juga sih, tapi bentar aja, bener-bener ada keperluan yang harus aku beli, besok kita jalan lagi, gimana?" tawar Sella
"baiklah, nanti kalo aku di kantor sudah selesai, aku jemput kamu" ujar Zayn
"ga usah, aku naik taxi aja, lagian cuma bentar pasti juga kamu lama ke kantornya"
"yaudah, nanti mungkin aku pulang agak sorean, jangan lupa kalo mama sama papa pulang kabarin aku" Zayn tersenyum sangat manis. dia meminggirkan mobilnya karena sudah sampai di pusat perbelanjaan
"baik, tapi aku ga punya nomer kamu Loh" Sella meringis lagi. bisa-bisanya nomer suami sendiri ga punya, dasar Sella
"oh ya? yaudah sini mana hp kamu", Zayn meminta hp Sella lalu menyimpan nomernya dan menyerahkan kembali pada Sella
"yaudah, aku turun dulu, kamu hati-hati" ucap Sella pada Zayn
"kamu juga" Zayn melambaikan tangannya dan berlalu meninggalkan Sella di pusat perbelanjaan itu
Sella merasa senang saat ini, entah karena hubungannya dengan Zayn yang membaik atau karena baru dapet gaji dan pesangon 😁
Sella sudah lama sekali tak mengunjungi Mall, dia terlalu larut dalam kesedihan, tapi hari ini seakan dunianya bersinar, dia merasakan ada semangat baru dalam dirinya
Sella berjalan-jalan sebentar mengelilingi Mall, dan dia berbelok ke store skincare rutinnya
"mbak, aku skincare satu paket ya" pinta Sella pada salah satu pegawai store
"baik kak, ada produk lipcream terbaru dan lagi diskon" tawar pegawai store tersebut dengan ramah
"lagi diskon? waaah boleh juga mbak, mau dong lihat warnanya" pinta Sella dengan antusias
"ini silahkan di lihat kak, warnanya bagus semua lho kak, kita lagi ada promo, beli 1 diskon 25% dan jika beli 2 gratis 1 kak" ujar pegawai itu
"aku mau yang ini.." Sella terkejut karena lipcream yang akan ia ambil juga akan di ambil orang
__ADS_1
"maaf ya, saya dulu yang ngambil" kata wanita itu dengan nada mengejek
"eh ga bisa ya, itu kan aku dulu yang mau ngambil, lagian ya mbak, mbak ini punya sopan santun ga sih, dateng-dateng main nylonong aja ngambil punya orang, dandanannya sih orang kaya dan berpendidikan tapi sayang ga punya etika" Sella tersulut emosi
"eh kurang ajar banget kamu ya, berani sekali kamu menghina saya, kamu belum tau siapa aku ha?" bentak wanita itu
"emang kamu siapa? anak presiden? aku ga takut sama sekali" Sella tak kalah garangnya dari wanita itu
"tenang kak tenang, kita ada banyak stok kok disini, ga usah berebut yaa" kata pegawai store menenangkan
"diam" ucap Sella dan wanita itu bersamaan, pegawai itu hanya bisa ketakutan
"sayang, kenapa sih ribut-ribut? ada apa?" tanya seorang lelaki yang menghampiri wanita itu. tak asing bagi Sella suara laki-laki ini
"Melvin?"
"Sella?"
mereka berdua sama-sama terkejut, tak menyangka akan bertemu lagi, dalam keadaan yang sangat tidak mengenakkan untuk Sella
"kalian saling kenal?" tanya wanita itu penasaran. ya wanita itu adalah istri Melvin, Yolanda Wira Atmadja yang dinikahinya di hari pernikahannya dengan Sella
"saya permisi" Sella berlalu meninggalkan Melvin dan Yola, sengaja menabrakkan bahunya pada bahu Yola, ia sangat membencinya
"auuuw, hei kurang ajar kamu ya" teriak Yola karena merasa kesakitan
"sudah sayang ga usah di ladenin, nanti kalo kamu marah-marah kasian bayi kita, ayo kita pergi saja" Melvin menenangkan istrinya
"yaudah ayok" dan mereka berdua juga pergi dari store itu
.........
"laki-laki brengsek. aku benci sama kamu Mel, aku benci, aaaaaa" Sella menumpahkan isi hatinya di dalam toilet Mall
"jadi demi wanita itu kamu tega ninggalin aku? apa bagusnya dia sampai kamu memilih dia dari pada aku? Mel, kalo aja dulu kamu tau aku sedang mengandung anak kamu, apa kamu masih mau memilih aku? aku bener-bener ga nyangka Mel kamu tega sama aku" Sella terisak di toilet, kembali ia mengingat laki-laki brengs*k yang menghancurkan hidupnya
"huuuh, kenapa aku harus lemah lagi, aku sudah berjanji pada diriku sendiri bahwa aku harus bangkit, harus nunjukin kalo aku juga bisa bahagia tanpa dia. iya, aku tak akan menangis lagi demi laki-laki brengs*k itu. semangat Sel, kamu pasti bisa" Sella bermonolog di depan wastafel sambil mengelap air mata yang ada di pipinya lalu tersenyum
"dreeett, dreeeet" hp Sella berbunyi
__ADS_1
suami gantengku, Sella membaca nama yang tertera pada layar ponselnya, dia tersenyum mengingat siapa yang menyimpan kontaknya, "dasar orang aneh" gerutu Sella dengan menyunggingkan senyum di bibirnya
"halo Sel, apa kamu sudah pulang?" tanya Zayn di seberang sana
"belum, emang kenapa?" tanya Sella balik
"aku jemput ya, aku udah di jalan" jawab Zayn
"iya, aku tunggu"
"bye" ucap Zayn lalu mematikan sambungan telfonnya
Sella merapikan sedikit makeup dan rambutnya lalu keluar dari toilet. ia tak sengaja melewati store pakaian pria merk terkenal
"ga ada salahnya aku kasih hadiah buat Zayn, kan selama ini dia baik sama aku" ujar Sella sembari memasuki store tersebut
Sella memilih satu T-shirt dan satu kemeja untuk Zayn, lalu menyerahkan pada pegawai store dan melakukan pembayaran di kasir. saat ia hendak keluar ia kembali melihat Melvin dan Yola yang juga ingin masuk ke store tersebut
"astagaaaa, kenapa sih aku tu harus ketemu sama mereka terus, bikin badmood aja" gerutu Sella
"waah kita ketemu lagi, kita memang di takdirkan untuk selalu bertemu ya" ucap Yola saat melihat Sella akan keluar dari store
"mungkin. permisi saya duluan" ucap Sella dan berlalu dari situ karna ia tak mau meladeni Yola dan yang pasti tak mau bertemu Melvin
"dasar wanita aneh. udah ga cantik juga belagu amat. emang siapa sih dia? kamu kan tadi mengenalnya?" tiba-tiba Yola merasa penasaran karena Melvin sempat menyebut nama Sella, berarti kemungkinan mereka saling kenal
"cuma temen kuliah sayang, ga kenal deket juga" jawab Melvin
"oh ya? tapi sepertinya dia benci banget sama aku dan kamu?" Yola menyelidik, menatap mata Melvin, melihat adakah kebohongan yang ia sembunyikan
"ya mungkin karna tadi kamu berebut lipstik sama dia jadi dia marah sama kamu" jawab Melvin ngeles
"iya juga sih. ya sudah kita masuk" ajak Yola, tak mau ambil pusing juga soal wanita yang baru ia temui
oke ini cast untuk Yolanda Wira Atmadja
cocok banget kan ya sama sifat dia yang bikin orang badmood 😁
__ADS_1