
"sayang, kamu dari mana? aku cari kamu di kolam tidak ada?" tanya Zayn saat melihat istrinya berjalan ke arahnya
"ooh aku dari dapur, buatin teh untuk kamu. nih, mumpung masih panas" Sella menyerahkan secangkir teh panas pada Zayn
"terima kasih sayang!" ucap Zayn yang kemudian mengambil secangkir teh buatan Sella
"ehhem" Vano dan Adit berdehem untuk mengganggu pasangan romantis tersebut
"kenapa? kalian iri?" tanya Zayn dengan menyeruput tehnya
"hmm jelas, siapa yang tidak iri dengan pasangan seperti kalian? ya kan Dit?" tanya Vano pada Adit
"aku sudah biasa lihat mereka. bahkan lebih dari ini" bisik Adit di telinga Vano yang sontak membuat Vano terbelalak, penasaran apa yang sudah Adit lihat, pasti itu pemandangan yang sangat indah
"apa yang sudah kamu lihat?" tanya Vano penasaran
"ada sajalah" ucap Adit ngasal, takut jika bosnya sampai marah
"sudah-sudah! kalian ini malah bergosip" gerutu Zayn pada Adit dan Vano
"eh ngomong-ngomong Bianca mana? terakhir kan dia sama loe?" tanya Vano pada Zayn
"mana gue tau, tadi gue tinggalin dia, jadi gue nggak tau dia ada dimana sekarang" jawab Zayn santai, karena tadi memang Zayn meninggalkan Bianca sendiri dan tidak tau kemana ia setelah itu
"gue cari bentar, kalau hilang gue bisa dipecat sama bokapnya" ucap Vano kemudian ia berlalu dari hadapan Zayn, Sella dan Adit.
hari semakin sore tapi hujan belum juga berhenti. malah mereka mendapat kabar jika jalur utama menuju Jakarta mengalami kelongsoran jadi tak bisa di lewati, jadi mau tidak mau mereka harus bermalam di villa
"sayang bagaimana ya, aku tidak membawa baju ganti?" tanya Sella yang sudah berada di kamar dengan Zayn
"aku coba pinjam ke Bianca sebentar ya?" tanya Zayn
"tidak-tidak, biar aku sa.." belum selesai bicara, pintu kamar mereka di ketuk oleh seseorang
"biar aku yang buka" ucap Sella kemudian ia berjalan ke arah pintu kamar mereka.
"Bianca? ada apa?" tanya Sella saat ia mengetahui jika Bianca yang sudah datang ke kamarnya
"ini aku ada baju ganti buat kamu dan Zayn, kalian pasti tidak membawanya kan tadi? aku juga sudah memberikan pada Adit dan Vano" ucap Bianca dan menyerahkan baju untuk Sella dan Zayn
__ADS_1
"ouh, terima kasih Bi" ucap Sella kemudian ia mengambil baju yang di berikan Bianca. kemudian Bianca pergi dari kamar Sella dan Zayn
"ini baju dari Bianca. aku mandi dulu" ucap Sella kemudian ingin pergi ke kamar mandi yang terletak di dalam kamar, Sella hanya berjalan beberapa langkah tapi Zayn sudah berlari mendahuluinya
"sayang kamu jahil sekali, aku dulu yang mandi!" seru Sella
"sudah ayo mandi bersama!" ajak Zayn yang kemudian menarik tangan Sella agar masuk ke kamar mandi dan Sella hanya menurut, ia tau apa yang di inginkan suaminya tapi ternyata salah, Zayn memang hanya ingin mandi bersama bukan melakukan kegiatan panas bersama Sella, meski Zayn suka mengambil kesempatan dalam kesempitan di tengah kegiatan mandi tersebut. ia tak mau Sella kelelahan jika harus melakukannya dengan berdiri
selesai mandi mereka makan malam bersama, seperti halnya saat sarapan dan makan siang tadi, berbagai hidangan telah tersaji sangat menggugah selera penikmatnya
setelah makan, mereka menikmati kopi yang juga di sediakan oleh asisten penjaga villa di ruang tengah sambil membahas pekerjaan hari ini
"sayang, ayo ke kamar aku ngantuk sekali" bisik Sella di telinga Zayn, dan mendapat anggukan dari Zayn
"aku ke kamar dulu, kalian juga harus tidur karena besok kita harus kembali ke Jakarta pagi-pagi" ucap Zayn kemudian berlalu dari hadapan Bianca, Adit dan Vano dengan menggandeng tangan Sella
"ya sudah ayo Van kita tidur" ajak Adit pada Vano, yang kemudian mereka berdua berdiri dan menuju kamar, tinggallah Bianca sendiri di situ yang mau tidak mau juga harus tidur, karena terasa mengerikan malam hari sendirian di villa yang sangat besar
Zayn merasa sangat haus, tenggorokannya kering karena telah berkegiatan panas dengan Sella malam ini, ia lupa tadi tidak membawa minum ke kamarnya jadi ia memutuskan untuk mengambil minum di dapur
Zayn keluar kamar dan melihat sekeliling, sangat gelap, bulukuduknya berdiri. ia tak mau berfikiran aneh-aneh dan melanjutkan niatnya untuk mengambil minum. Zayn melihat lampu dapur menyala
ia terus melanjutkan langkahnya hingga ia memasuki dapur di kagetkan oleh seseorang
"hai Zayn, kenapa bangun jam segini?" tanya seseorang itu
"astaga Bianca? kamu mengagetkanku saja. sedang apa kamu disini? memang kamu tidak tidur?" tanya Zayn sembari mengambil gelas
"aku lagi ambil minum, oh ya ini aku buat teh hangat, apa kamu mau?" tanya Bianca menyodorkan segelas teh pada Zayn
Zayn hanya melirik kemudian ia mengambil air putih di dispenser, "tidak terima kasih" tolak Zayn, tapi Bianca tidak begitu saja menyerah
"ayolah Zayn, hanya secangkir teh, tidak ada apa-apanya kok" ucap Bianca lagi, akhirnya Zayn menerimanya, Zayn hanya berfikir hanya secangkir teh hangat, tak apa lah
Sella merasa kedinginan kemudian ia terbangun untuk menyelimuti dirinya tapi ia melihat jika suaminya tak ada di sampingnya
"sayang, kamu dimana?" teriak Sella sembari melihat sekeliling kamar. tak mendapat jawaban, Sella turun dari kasurnya dan mulai mencari Zayn di kamar mandi tapi suaminya juga tak ada di sana
"sayang kamu dimana sih?" panggil Sella lagi. ia mencoba keluar kamar, siapa tau suaminya ada di luar.
__ADS_1
"sayang?" Sella masih terus melangkahkan kakinya sambil mencari-cari suaminya, menoleh kiri kanan dan ia melihat lampu dapur menyala
"mungkin dia ada di sana!" seru Sella dan kemudian ia melangkahkan kakinya menuju dapur, dan matanya terbelalak melihat apa yang terjadi di depannya.
"Zayn, apa yang sudah kamu lakukan?" teriak Sella yang mendapati suaminya bercumbu dengan mantan kekasihnya
Zayn dan Bianca terkejut mendengar suara Sella hingga menghentikan ciuman mereka
"Sella?" Zayn bingung ada dua Sella di depannya, ia memegangi kepalanya yang semakin pusing. dan ternyata teriakan Sella membangunkan Adit dan Vano, mereka berdua segera menuju ke sumber suara
"Zayn sadar Zayn, apa yang sudah kamu lakukan?" Sella memukuli lengan Zayn yang kekar
"dasar wanita penggoda" Sella langsung melayangkan tamparan pada wajah Bianca yang tak terelakkan lagi. Bianca terkejut dengan tamparan Sella, ia hanya bisa memegangi pipinya yang mulus kemudian ia ingin membalas Sella namun Adit dan Vano datang dan langsung memegangi mereka supaya tidak saling seranh
"astaga Sella, apa yang terjadi?" tanya Adit lalu memeganginya agar Sella tak semakin brutal
"ada apa Bi?" tanya Vano yang juga sudah memegang Bianca
"lepasin aku Dit, wanita seperti dia harus diberi pelajaran!" ucap Sella yang sudah sangat emosi dengan kelakuan Bianca
"sudah Sel, ingat bayi kamu. kamu harus sabar, jangan marah-marah lagi" ucap Adit yang kemudian bisa membuat Sella tenang
"Van, bilang sama bos kamu untuk tidak dekat-dekat lagi sama suamiku! dan bilang juga, jangan suka kegatelan sama suami orang! ayo Dit bantu aku bawa Zayn ke kamar!" ucap Sella, ia di bantu Adit membopong Zayn yang sudah setengah sadar tersebut ke kamar, meninggalkan Vano dan Bianca di dapur
"Sel, sebenarnya ada apa?" tanya Adit sesaat setelah menidurkan Zayn di kasur
"Zayn, Zayn barusan ciuman sama Bianca, Dit" ucap Sella yang kemudian lolos sudah air mata yang terbendung sejak tadi
Adit yang mendengar sontak membelalakkan matanya, tapi ia tau bahwa Zayn ada di bawah pengaruh obat jika di lihat dari keadaannya sekarang
"bagaimana mungkin? tapi pasti ada apa-apa di balik ini Sel. aku yakin Zayn tidak sadar melakukan itu, besok kita tanyakan padanya jika ia sudah sadar. sekarang kamu istirahat lagi, kasian bayi kamu" kata Adit, kemudian ia pergi dari kamar Sella dan Zayn
Sella jadi tak bisa tidur malam itu, ia terus memikirkan bagaimana bisa suaminya bercumbu dengan mantan kekasihnya. ada amarah di dalam hati Sella, tapi ia tak tau harus bagaimana karena pasti ia yakin jika suaminya mungkin memang tidak sadar saat melakukannya dengan Bianca
Sella merebahkan tubuhnya di samping Zayn yang sudah terlelap. ia mengusap bibir Zayn
"kamu sudah ternoda oleh bibir wanita itu, aku benci" guman Sella dan kembali air matanya mengalir hingga beberapa saat kemudian ia pun juga terlelap di samping suaminya
Zayn, Zayn, apa yang sebenarnya terjadi? huu kasian banget Sella ðŸ˜
__ADS_1