Sahabat Kekasihku Itu Suamiku

Sahabat Kekasihku Itu Suamiku
Sangat Sempurna


__ADS_3

tangisan bayi terdengar dari luar ruang operasi, membuat siapapun yang mendengarnya pasti akan bahagia terutama Zayn. anak yang selama ini dia nantikan, darah dagingnya sendiri kini telah lahir ke dunia. sebenarnya Zayn beserta keluarga sedikit berdebar karena trauma kejadian Sella koma akan terulang kembali setelah operasi ini, namun Tuhan Maha baik, Sella beserta bayinya selamat dalam operasi kali ini


tangisnya pecah saat melihat bayi mungil nan menggemaskan itu ada di depannya


"selamat ya Zayn, anak kamu lahir dengan sempurna tanpa kurang suatu apapun" ucap dokter Susan saat menghampiri Zayn yang berada di ruang bayi. menunggu bayinya agar bisa di bawa ke kamar rawat Sella. anak keduanya tak sama dengan baby Al, ia lahir tepat dengan waktu perkiraan kelahiran hingga ia lahir dalam keadaan sehat dan berat badan yang sesuai jadi boleh untuk di bawa keluar ruang bayi


"terima kasih ya San, terima kasih sudah membantu istri dan anakku!" ucap Zayn di sertai senyum sumringah


"sama-sama. kalau begitu aku tinggal dulu ya. setelah ini kamu sudah bisa membawa baby kamu untuk bertemu ibunya" ucap dokter Susan sebelum meninggalkan Zayn di ruang bayi itu dan Zayn mengangguk namun fokus matanya hanya pada bayi mungil itu saja


di tempat lain, Sella sedang beristirahat dan menunggu bayinya yang akan di bawa oleh suaminya namun tak kunjung datang. ia sudah tidak sabar untuk melihat anaknya


"kakak, mau minum?" tanya Nadya sembari menggendong baby Al yang mengantuk


"tidak. kakak hanya tidak sabar saja ingin bertemu bayi kakak. apa kamu sudah melihatnya Nad?" tanya Sella


"belum kak. hanya kak Zayn saja yang melihatnya" jawab Nadya dan saat itu juga Zayn masuk dengan menggendong seorang bayi


"hai sayang!" sapa Zayn saat masuk ke ruangan Sella. Semua orang yang ada di ruangan itu sontak melihat kearahnya. mulai dari Sella, Nadya, mama Tyas, mama Rena dan juga papa Leo. para oma pun berebut ingin melihat wajah cucu kedua mereka namun Zayn ingin memberikan bayinya pada Sella terlebih dahulu


mata Sella berkaca-kaca melihat bayinya. "sayang, anak kita perempuan?" tanya Sella dengan raut wajah yang sangat bahagia


"iya, cantik sekali seperti kamu" jawab Zayn sembari mengelus pucuk kepala Sella lalu menciumnya


Sella benar-benar bahagia, ia merasakan keluarganya sudah lengkap. ia sudah memiliki anak laki-laki dan perempuan, tampan dan cantik.


semua keluarga berbahagia bisa melihat bayi Zayn dan Sella. sangat cantik, namun yang terpenting ia lahir dengan sehat dan sempurna


"kak, mau di kasih nama siapa?" tanya Nadya yang juga tak kalah bahagianya

__ADS_1


"Natasha Damilova Bachtiar" jawab Sella dan Zayn secara bersamaan. nama yang sudah mereka siapkan jika anak mereka terlahir perempuan. Zayn dan Sella memang sengaja tidak mau mengetahui jenis kelamin bayinya saat masih di dalam kandungan, mereka ingin kelahiran bayinya menjadi kejutan untuk mereka juga untuk keluarga


"cantik sekali namanya, secantik wajahnya. semoga jadi anak yang baik dan selalu bermanfaat untuk orang lain ya nak" ucap mama Tyas yang berdiri di samping tempat tidur Sella bersama mama Rena dan papa Leo juga Nadya


"terima kasih ya ma" jawab Sella di sertai senyuman


hari ini adalah hari yang membahagiakan untuk keluarga besar Zayn karena kehadiran buah hatinya yang kedua.


hari sudah malam dan seluruh keluarga pun pulang, tinggal Zayn, Sella dan kedua anaknya. Zayn sengaja tak menitipkan baby Al pada Nadya karena ia ingin malam ini mereka berkumpul berempat


baby Milo panggilan anak kedua Zayn dan Sella, tertidur dengan lelapnya di pangkuan mommynya. sedangkan baby Al dengan mata yang masih bening ada di samping Sella sembari terus menatap adiknya.


"bayi..mommy bayi" ucap baby Al sembari menunjuk-nunjuk baby Milo


"sayang, ini Milo adik kamu. tidak boleh nakal ya sama adiknya" ucap Zayn pelan-pelan memberitahu baby Al agar ia sedikit demi sedikit mengerti jika itu saudaranya karena memang seumur baby Al masih belum mengerti sepenuhnya apa itu adik, apa itu saudara.


baby Al tersenyum lebar mendengar kata adik yang di ucapkan daddynya seakan ia mengerti apa itu adik


"sama-sama. terima kasih juga sudah mau berjuang bersamaku. terima kasih selalu ada disampingku setiap waktu. kamu juga suami dan ayah yang luar biasa. I Love You More More More sayang" jawab Sella disertai senyum manisnya


Zayn merasa tak ada yang kurang lagi dari hidupnya. ia sudah memiliki keluarga yang utuh dan sangat sempurna. ia mencintai kedua anaknya meski baby Al bukan darah dagingnya, tak pernah sedikit terlintas di pikirannya untuk menggapnya hanya anak tiri. baginya baby Al sama dengan baby Milo, sama-sama malaikat kecilnya, yang melengkapi hidupnya bersama Sella, apalagi baby Al adalah sosok pertama yang menghiasi hari-harinya bersama Sella jadi posisi baby Al dan baby Milo sama di hati Zayn.


"terima kasih sudah melengkapi hidupku bersama kedua anak kita" ucap Zayn. lagi-lagi ia seperti tak tau harus di ungkapkan dengan apa perasaan bahagia ini, hanya terima kasih yang mampu keluar dari mulutnya.


Sella terus mengembangkan senyumnya, ia juga merasakan hal yang sama dengan Zayn, bahagia.


jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam, sudah saatnya mengembalikan baby Milo ke kamar bayi. dokter melarang baby Milo tidur di kamar ibunya demi kenyamanan ibunya karena ibu setelah melahirkan harus banyak waktu istirahat


baby Al dengan setia tidur di samping Sella. Sella juga tak mau jauh-jauh dari anak pertamanya itu. hanya Zayn yang tidur di sofa karena Sella terus memaksanya tidur disana. ia tak mau Zayn harus kelelahan tidur di kursi samping tempat tidurnya karena ingin menjaganya dan baby Al

__ADS_1


pagi-pagi Zayn sudah terbangun karena ia harus segera membersihkan diri kemudian memandikan baby Al dan terakhir Sella. sementara ini tugasnya telah bertambah sebelum Sella pulih kembali


setelah semua tugasnya selesai, baby Al yang sudah wangi dan tampan begitupun dengan Sella yang sudah cantik dan terlihat segar, Zain berniat ingin mengambil baby Milo di ruang bayi namun Vano beserta Bianca yang menggendong anaknya yang baru lahir diikuti perawat yang mengantar anak Zayn dan Sella di belakang mereka masuk ke kamar Sella yang sebenarnya jaraknya tak begitu jauh dari kamar Bianca namun Zayn lupa tak memberi tahu pada Vano dan Bianca


"kamu kenapa tidak memberi tahu kita kalau Sella sudah melahirkan?" tanya Vano sesaat setelah ada dalam kamar Sella


"iya maaf Van, aku belum sempat memberi tahu kalian. tapi ngomong-ngomong, kalian tau dari siapa?" tanya Zayn yang penasaran kenapa sahabatnya itu bisa tau jika istrinya melahirkan


"hmm ya tadi waktu aku mau mengambil anakku, aku bertemu Susan dan dia memberitahuku jika Sella melahirkan kemarin jadi aku ajak Bianca kesini untuk melihat Sella dan anak kalian" jelas Vano


"iya, cantik sekali anak kalian. kenapa sih kalian itu kalau buat anak pintar sekali? lihatlah, baby Al begitu sangat tampan lalu ini sangat cantik. membuatku iri saja" ucap Bianca yang membuat semua orang tertawa. bagaimana tidak, Zayn dan Sella tidak tau bagaimana rupa anak mereka tapi justru Bianca berkata seperti itu. yang terpenting mereka buat anak ya buat saja😀


"anak kamu juga tidak kalah tampannya, oh ya kemarin aku lupa tanya namanya, siapa namanya?" tanya Sella


"Aga" jawab Bianca dan Vano bersama


"bagaimana kalau mereka kita jodohkan?" celetuk Vano dan langsung mendapat persetujuan dari Zayn. "aku setuju"


sedangkan kedua ibu muda itu hanya menggeleng melihat suami mereka, bayi berumur satu hari sudah di jodohkan. karena jodoh ada ditangan sang pencipta, jika mereka nantinya berjodoh ya kedua orang tua tak bisa menolaknya bahkan akan sangat senang karena kedua sahabat itu bisa berbesanan


hello onty oncle, kenalan sama kita yuukk


namaku Natasha Damilova Bachtiar, anak Daddy Zayn dan Mommy Sella



namaku Renaga Xavier Alfarez, anak Daddy Vano dan Mommy Bianca


__ADS_1


kita lahir di tanggal yang sama loh, doakan kita berjodoh nantinya yaaa 😀


__ADS_2