Sahabat Kekasihku Itu Suamiku

Sahabat Kekasihku Itu Suamiku
hubungan serius


__ADS_3

"drrrrreettttt, drrrreeeeettt"


"halo sayang, kamu udah nyampe mana??" Sella menjawab telfon Melvin yang ada di seberang sana


"bentar lagi nyampe sayang, ini tadi mau ngabarin kalo aku udah deket, aku jadi Loh sama mama papa kesananya" Melvin menjelaskan dengan masih fokus pada kemudinya


"baiklah, mama sama papa juga udah nunggu, hati-hati ya" Sella mematikan telfonnya lalu bergabung dengan mama papanya di ruang keluarga


"gimana sayang, sudah sampai mana Melvin??" tanya Renata pada Sella


"udah deket kok ma, bentar lagi nyampe" Sella tersenyum


Ya hari ini Sella dan Melvin sudah genap satu tahun pacaran, di hari annyversary Melvin ingin melamar Sella, karna Melvin sudah serius ingin menjalin hubungan dengan Sella, Melvin sangat mencintai gadis cantik itu, kedua orang tua sudah merestui ya tinggal apa lagi, Sahkan aja 😄


keluarga dari pihak Melvin sudah datang, Renata dan Leonard menyambutnya dengan antusias, ya karena mereka bersemangat menyambut calon besan, keluarga calon suami anak satu-satunya


Melvin datang bersama papanya Rendra Adiguna dan mamanya Yunita Adiguna, golongan keluarga kaya, pengusaha apartemen mewah, meski sama-sama dari keluarga kaya tapi tak ada yang sombong di antara keluarga ini, sama-sama low profile


Zayn dan Vano sebagai sahabat Melvin turut ikut serta dalam lamaran ini, karena mereka juga mau jadi saksi atas kebahagiaan sahabatnya itu


sebenarnya Melvin punya adik laki-laki bernama Johan Danuarta tapi dia kuliah di luar negeri jadi dia tak bisa ikut acara lamaran ini, karena bulan lalu dia sudah pulang jadi bulan ini tak bisa pulang


ruangan untuk tamu istimewa telah disiapkan, berbagai cemilan, kue, cookies dan minuman telah terhidang di atas meja


setelah berbincang-bincang santai, Rendra papa Melvin mengutarakan maksud kedatangannya ke rumah Leonard


"pak Leo, maksud kedatangan kami hari ini untuk membicarakan hubungan serius yang akan terjalin di antara anak-anak kita, kami ingin melamar putri pak Leo" Rendra mengawali pembicaraan mereka


"terima kasih pak Rendra, kalo saya setuju-setuju saja, tapi kembali saya serahkan kepada yang bersangkutan yaitu anak kami Sella"

__ADS_1


"bagaimana Sella, apa kamu menerima lamaran Melvin?" tanya Rendra pada Sella yang sedari tadi hanya diam dan menyembunyikan senyumnya karena malu


"iya om, saya menerima Melvin sebagai calon suami saya" Sella berkata malu-malu


"terimakasih" kata Melvin di seberang kursi tempat Sella duduk


"baiklah, karena Sella juga sudah setuju, bagaimana jika menikah bulan depan??" Rendra menawari Leonard tentang hari pernikahan anak-anak mereka


"boleh, waktu satu bulan sepertinya cukup untuk mengurus acara pernikahan, karena tidak baik juga menunda terlalu lama, mengingat anak kita sudah sangat dekat dan menghindari hal-hal yang tidak di inginkan" kata Leonard panjang lebar


"bagaimana sayang, apa kamu siap?" Renata bertanya pada Sella dengan memegang tangannya


"aku terserah Melvin saja ma" jawab Sella sambil tersenyum manis


"ya sudah kita sepakati bulan depan tgl 26, tepat satu bulan dari hari ini, mulai besok kalian berdua bisa mempersiapkan acara pernikahan kalian, bagaimana Sella, Melvin?" tanya Rendra pada dua insan yang sedang bahagia ini


"baik pa, kami siap" Melvin menjawab mantab


pagi-pagi sekali Sella bangun, kali ini bukan untuk kerja atau ketemu bosnya. dia hari ini harus fitting baju pengantin bersama Melvin. masih terasa mimpi jika ia akan menikah dengan bosnya, Melvin.


"auuuwwww, sakit" Sella mencubit pipi dan tangannya, memastikan bahwa semalam bukan mimpi, tapi kenyataan.


"drrreeeetttt, drreeeeeetttt"


"pagi cantikku" muka bantal tapi tetap tampan terpampang di hp Sella saat dia mengangkat video callnya


"pagi juga ganteng" sapa Sella balik dengan muka bantalnya yang tak kalah cantik, wajah dengan kecantikan natural membuat dia selalu cantik setiap saat bahkan saat bangun tidur


"baru bangun yaa?? nanti aku jemput jam 8 ya, aku mau sarapan sama kamu"

__ADS_1


"7.30 ya, sarapan disini sama mama papa juga, aku tunggu dan ga nerima penolakan"


"baiklah, ya sudah kamu siap-siap, aku juga mau siap, bye sayang"


"bye sayang" Sella menutup telfonnya dan melakukan ritual mandinya.


pukul 7.30 tepat Melvin sudah tiba di rumah Sella dan sarapan bersama keluarga Sella, setelah selesai sarapan Sella dan Melvin pamit untuk pergi fitting baju, dan Renata pun akan pergi dengan Yunita untuk menemui WO di acara pernikahan anak mereka


tiba di butik, Sella dan Melvin di sambut antusias oleh pemilik butik tersebut, karena butik itu milik sahabat mama Sella


"nona Sella, mari kita coba gaun yang sudah di siapkan" ajak salah seorang pegawai


"baiklah, mari" Sella berdiri dan mengikuti pegawai itu


saat mencoba gaun pertama Sella tidak begitu suka karna sangat terbuka di bagian punggung dan dadanya, lalu dia meminta gaun yang lain, dan gaun kedua sangat pas di tubuh Sella, gaun model cinderella, lengan panjang, berwarna putih tulang, hiasan tak terlalu glamor tapi sangat elegan, kesukaan Sella


Sella keluar kamar dan ingin menunjukkan pada Melvin, saat berjalan dia tak sengaja menginjak gaunnya sendiri dan alhasil dia hampir jatuh untung ada tangan yang menangkapnya


"aauuuw" teriak Sella yang membuat orang di sekitar kamar ganti Sella kaget, tak terkecuali Melvin, dia mendengar suara Sella dan langsung lari menghampiri, tapi disana dia sudah melihat Zayn memeluk Sella


"Zayn, loe ngapain disini" Melvin yang terengah-engah langsung bertanya pada Zayn dan segera melepaskan pelukan Sella dan Zayn


"oh maaf Mel tadi gue ga sengaja nangkap Sella, dia hampir jatuh tadi saat jalan, kalo ga percaya nih tanya aja sama mbaknya, bener kan mbak?" Zayn segera meluruskan agar Melvin tidak salah paham


"iya tuan, yang di bilang tuan ini benar, memang seperti itu" pegawai butik mencoba menjelaskan


"baiklah, gue percaya sama loe.. terus loe ngapain disini??" tanya Melvin lagi


"gua lagi nganter adek gue nyari gaun untuk acara pentas seni di kampusnya, tuh dia" kata Zayn sambil menunjuk ke arah Nadya yang selesai mencoba gaunnya, "sini dek, nih kenalin temen kakak"

__ADS_1


"Sella, Nadya" mereka berjabat tangan, tanda salam kenal, karena Melvin udah kenal sama Nadya jadi yang kenalan cuma Sella ajaa..


udah dekat hari H nih, siapin amplopnya yaakk..


__ADS_2