Sahabat Kekasihku Itu Suamiku

Sahabat Kekasihku Itu Suamiku
Salah Tingkah


__ADS_3

"terima kasih Dit" ucap Zayn setelah keluar dari mobil Adit yang mengantarkannya pulang


"iya sama-sama. ya sudah aku pulang dulu. salam untuk Sella" ucap Adit yang kemudian berlalu keluar dari halaman rumah Zayn


Zayn menggendong baby Al dan menenteng tas berisi peralatan baby Al. Zayn membawa masuk dan mendapat sambutan dari Sella yang terlihat sudah sedikit segar. tidak seperti kemarin yang wajahnya sangat pucat karena tidak enak badan


"anak mommy pulang. mommy rindu sekali sayang" ucap Sella yang kemudian menciumi pipi gembul anaknya


"maaf ya sayang, tadi aku tidak membangunkan kamu. aku tidak mau mengganggu kamu istirahat" ucap Zayn.. "ya sudah, aku akan memandikan baby Al dulu ya. kasian badannya pasti lengket semua" imbuh Zayn


"aku saja yang memandikannya" ucap Sella ketus


Zayn yang mendengar jawaban ketus Sella menyadari jika Sella masih belum bisa memaafkannya tapi dia terus bersabar. dia harus bisa mengambil hati Sella kembali


"istirahatlah sampai sehat. aku yang akan mengurus baby Al" ucap Zayn sembari mengelus pipi mulus Sella dan entah itu membuat Sella deg-degan. terasa sangat nyaman saat tangan Zayn menyentuh pipinya. memang karena sudah hampir satu minggu ini Sella tak beromantis-romantisan dengan Zayn


Zayn pun akhirnya membawa baby Al ke kamar untuk memandikannya. dengan telaten dan di sertai nyanyian-nyanyian kecil dan juga candaan membuat baby Al selalu nyaman dengan Zayn. Sella melihat Zayn begitu menyayangi baby Al dengan tulus. memang benar apa kata Zayn, semua yang ia lakukan selama ini sudah sangat membuktikan jika ia benar-benar mencintainya juga baby Al namun rasa cemburu membuatnya meragukan cinta Zayn


"maafkan aku Zayn" guman Sella pelan, tak terasa air matanya membasahi pipi. buru-buru ia menghapusnya saat Zayn berjalan kearahnya untuk memberikan baby Al padanya. ia tak mau Zayn melihatnya menangis, pasti ia akan banyak bertanya dan selalu minta maaf


"Al duduk sini sama mommy ya, daddy mandi dulu" ucap Zayn yang kemudian mendudukkan baby Al di tempat tidur baby Al


"sayang tolong jaga sebentar ya! terus makannya baby Al tunggu aku setelah mandi dulu biar aku yang suapin. pokoknya kamu harus istirahat sampai kamu benar-benar sehat" ucap Zayn menatap Sella dalam sampai Sella tak berkedip sama sekali, jantungnya berdegup kencang seperti pertama kali ia merasakan jatuh cinta pada Zayn

__ADS_1


Tuhan kenapa tatapan matanya membuat tubuhku melemah? jangan tatap aku seperti ini Zayn, aku tidak akan kuat... batin Sella


"sayang, kamu tidak apa-apa? kenapa? kamu jatuh cinta lagi sama aku?" goda Zayn yang melihat Sella hanya terdiam yang kemudian tersadarkan oleh ucapan Zayn hingga membuatnya salah tingkah


"apaan sih, aku tidak jatuh cinta lagi. sama saja rasanya seperti biasa" jawab Sella ngeles yang tak ingin ketahuan Zayn jika jantungnya kini berdebar-debar


"eemm baiklah. aku mandi dulu kalau begitu" Zayn kemudian berlalu dari hadapan Sella, ia berjalan sambil menoleh ke arah Sella yang masih membelakanginya. Zayn tersenyum karena ia berhasil membuat Sella salah tingkah hingga ia tak menyadari ada sofa di depannya lalu ia menabraknya.


"aauuuuww" teriak Zayn yang kemudian memegangi jari kakinya terkena kaki sofa. Sella yang mendengarnya pun menoleh ke arah Zayn dan sudah mendapati Zayn meringis kesakitan


"kenapa?" tanyanya


"tidak apa-apa. hanya tersandung" jawab Zayn lalu ia berjalan ke kamar mandi dengan sedikit terpincang karena jari kakinya nyeri. Sella tersenyum melihat suaminya salah tingkah juga, menurutnya wajah Zayn lucu kalau sedang salah tingkah.


malam telah datang, hawa dingin merasuk ke tubuh hingga tulang. Sella sudah bersiap untuk tidur dengan baby Al dan Zayn ada di kamar tamu. Sella masih tak mengizinkan Zayn tidur lagi di kamarnya dan Zayn terima saja itu


mata Sella sudah mengantuk namun baby Al tak mau tidur malah ia sedikit rewel. berbagai cara Sella lakukan agar baby Al tak rewel lagi namun gagal. Zayn yang merasa tubuhnya agak sakit-sakit ingin mengambil obat di kamarnya sekalia ingin melihat baby Al. namun Zayn mendengar tangisan baby Al dari dalam kamar membuat Zayn panik


"sayang, kenapa baby Al menangis?" tanyanya setelah masuk ke dalam kamar


"entahlah. dari tadi tidak mau tidur malah rewel begini" jawab Sella yang juga bingung


"ya sudah biar aku yang gendong" ucap Zayn kemudian mengangkat baby Al dari kasurnya dan seketika ia terdiam. Zayn dan Sella saling pandang, heran karena begitu di gendong Zayn langsung diam. beberapa menit kemudian baby Al memejamkan mata dan tertidur di gendongan Zayn

__ADS_1


"dia sudah tidur, sekarang tidurlah biar aku yang menjaganya" ucap Zayn. ia kasihan melihat Sella. kemudian menghampiri Sella lalu berjongkok di depan perut Sella dan masih menggendong baby Al


"anak pintar daddy, sehat-sehat ya sayang. tidak boleh nakal sama mommy. selamat malam nak" ucapnya kemudian mencium perut Sella berkali-kali. "tidurlah" imbuhnya. Sella hanya terdiam. ia berfikir mungkin baby Al merindukan tidur bersama daddynya jadi malam ini ia akan membiarkan Zayn tidur di kamar ini


"emm aku akan tidur di sofa saja" ucap Zayn lagi yang melihat Sella hanya diam saja. ia yakin Sella sedang bingung dan Sella hanya mengangguk


Zayn meletakkan baby Al di kasur namun baru saja ia di letakkan sudah menangis lagi dan Zayn mengangkatnya kembali. kejadian tersebut terjadi berulang-ulang hingga Zayn memutuskan untuk membiarkan baby Al tidur di pelukannya


dengkuran halus terdengar dari Sella menandakan jika ia sudah tertidur. Zayn merebahkan tubuhnya di sofa memeluk baby Al. ia tak menghiraukan lagi badannya yang sakit-sakit asalkan anak dan istrinya bisa tidur nyenyak


semilir angin serasa meniup tubuh Sella dan kemudian membuatnya terbangun. ia lihat di luar masih gelap lalu melihat jam masih pukul tiga pagi kemudian pandangan Sella tertuju pada Zayn yang tidur di sofa tanpa selimut tetapi baby Al sudah terbungkus selimut hangat


"ceroboh sekali tak memakai selimut. kalau dia kedinginan bagaimana?" guman Sella kemudian dia mengambil selimut untuk menyelimuti tubuh Zayn


Sella ingin menyisihkan rambut Zayn yang sedikit berantakan namun saat tangannya menyentuh kening Zayn, ia rasakan keningnya panas. lalu ia memastikan lagi dengan memeganh pipi juga leher Zayn dan benar, Zayn sedang deman


"astaga, kamu deman" guman Sella. kemudian Sella mengambil air hangat untuk mengompres Zayn agar bisa mengurangi demannya


Sella memindahkan baby Al dari pelukan Zayn ke kasurnya. kemudian dengan kasih sayang Sella mengompres Zayn, mulai dari kening pindah ke leher kemudian kening lagi secara bergantian


Sella memandang wajah Zayn. wajah polos dan sangat tampan itu kini berubah menjadi pucat. tiba-tiba tubuh Zayn menggigil kedinginan membuat Sella panik


"astaga kenapa ini?" Sella sangat panik karena ia tak tau kenapa suaminya bisa menggigil seperti itu. ia mengambil lagi selimut untuk menambah kehangatan pada tubuh Zayn, kemudian mengompresnya lagi hingga beberapa menit kemudian tubuh Zayn sudah tak menggigil lagi. Sella merasa sedikit lega, setidaknya tinggal menunggu demamnya saja turun. ia terus mengompres Zayn sampai tak terasa ia tertidur di lantai dengan kepala ada di dada Zayn

__ADS_1


__ADS_2