Sahabat Kekasihku Itu Suamiku

Sahabat Kekasihku Itu Suamiku
Tempat Wisata


__ADS_3

Zayn, Sella dan Nadya pergi menggunakan satu mobil. Zayn berada di balik kemudi, Sella duduk di samping Zayn dan Nadya duduk di belakang


Nadya gadis yang sangat ceria dan super kepo, apalagi menyangkut kakaknya. sepanjang perjalanan Nadya bercerita banyak hal sampai-sampai Zayn dan Sella hanya menggeleng mendengar Nadya yang tak ada hentinya bercerita.


1 jam perjalanan mereka tempuh, akhirnya sampai juga di Tempat Wisata. Sella dan Nadya berbinar melihat apa yang ada di depannya. sembari menunggu Zayn memarkir mobilnya, Sella dan Nadya berselfie ria


"ayo kita masuk" ajak Zayn yang tiba-tiba muncul


"ayo kak kita masuk" Nadya menggandeng tangan Sella


"hei, kalian meninggalkan aku? baiklah silahkan kalian baya sendiri" protes Zayn yang di tinggal seorang diri dan mereka berdua langsung berbalik ke arah Zayn


"kakak, jangan marah dong! ya sudah aku gandeng sekalian" Nadya menarik tangan Zayn dan sekarang Nadya berada di tengah-tengan Sella dan Zayn


Setelah membayar tiket, mereka bertiga masuk ke area tempat wisata. Nadya dan Sella sangat antusias, mengabadikan beberapa foto di spot foto yang bagus, dan Zayn sebagai fotografer dadakan mereka berdua.


"harusnya aku tak mengajak Nadya pergi kesini" gerutu Zayn


Mereka berjalan menikmati segala hiburan dan wahana yang ada, hingga Nadya menemukan spot foto bagus untuk Sella dan Zayn


"kak, ayo cepat foto sama kak Sella di situ, pasti bagus banget" pinta Nadya


"nggak ah malu kakak, banyak orang" tolak Zayn


"ayolaaah kak" Nadya mengatupkan kedua tangan di depan dadanya


Zayn tak dapat menolak permintaan adeknya yang memelas itu


"baiklah" ucapnya seraya berjalan ke tempat yang di tunjukkan Nadya bersama Sella


"kakak jangan gitu kenapa sih, ini bukan foto ktp ya kak" protes Nadya saat melihat gaya Zayn dan Sella seperti sedang foto ktp


"terus kakak harus gimana?" tanya Zayn


"yang lebih mesra dong, masak sama istri sendiri gitu amat gayanya" gerutu Nadya, dia kesal karena kakaknya susah diatur. Sella hanya menggeleng melihat kelakuan kakak beradik tersebut


"kak Sella coba berhadapan sama kak Zayn, terus tangan kak Sella di pundak kak Zayn, dan tangan kak Zayn di pinggang kak Sella" Nadya mengarahkan Sella dan Zayn seperti fotografer profesional, sedangkan Sella dan zayn hanya menurut saja apa yang dikatakan oleh Nadya


lagi dan lagi, mata Sella dan Zayn saling menatap, debaran jantung di antara keduanya saling berlomba siapa yang lebih cepat.


Sella melihat ada ketulusan di mata Zayn,


tak seharusnya aku memperlakukannya dengan buruk, selama ini dia sangat baik padaku, haruskah aku berusaha menerimanya, mencintainya, tapi aku tak bisa memungkiri bahwa aku masih mengharapkan Melvin, ada bayi di antara kita berdua, aku harus bagaimana?


"yaa bagus, pertahankan ya, sekali lagi, oke selesai" ucap Nadya yang membuyarkan lamunan Sella


Zayn dan Sella sama-sama tersenyum setelah mereka berfoto

__ADS_1


"bagus banget kak hasilnya" Nadya menunjukkan hasil foto pada Sella dan Zayn


"iya bagus sekali" ucap Sella


"ya sudah kita kesana lagi, itu ada wahana yang pengen kakak naiki" ajak Zayn pada Sella dan Nadya


Mereka bertiga menuju wahana yang di maksud Zayn


"kak, Nadya ga ikut naik ya, kak Sella sama kak Zayn naik aja, aku tunggu di bawah" ucap Nadya, dia beralasan supaya kakaknya bisa berduaan dengan Sella


"aku juga ga ikut ya, aku tunggu di bawah saja" ucap Sella, ia takut dia bisa muntah-muntah, tekut terjadi sesuatu pada janinnya


"kenapa kak Sella ga ikut, ayo kak naik aja sama kak Zayn. gapapa udah sana naik" Nadya menuntun Sella agar masuk ke wahana tersebut di ikuti Zayn


"selamat bersenang-senang" ucap Nadya seraya meninggalkan Sella dan Zayn di wahana tersebut sebelum di putar


"kalo kamu takut, pegang tanganku aja" ucap Zayn yang melihat kegugupan di wajah Sella


"enggak terimakasih, aku berani kok" jawab Sella


"ya sudah kalo begitu terserah kamu, kalo wahana ini udah jalan dan berguncang aku jamin kamu ketakutan"


"ga akan" elak Sella


wahana mulai di jalankan, Sella terlihat biasa saja tapi setelah beberapa saat wahana tersebut berputar ke atas ke bawah Sella sangat ketakutan, refleks tangannya memegang tangan Zayn sangat erat, Zayn lalu menoleh ke arah Sella, wajah paniknya sangat lucu menurut Zayn


sekitar 5 menit wahana dijalankan akhirnya mereka berdua turun dan Sella terlihat pucat karena ketakutan, perutnya seperti diaduk


"Sella kamu gapapa? kamu pucat sekali" Zayn panik melihat Sella sangat pucat


"aku gapapa, tolong antar ke toilet" pinta Sella lagi


Zayn akhirnya membopong Sella ke toilet, Sella langsung mencari toilet kosong untuk memuntahkan semua isi di perutnya


"hooooeeeekk, hoooeeeeekk"


"ssssshh perutku sakit banget, setelah ini aku harus periksa ke dokter" Sella bermonolog di depan wastafel


"Sel, kamu gapapa kan? kok kamu lama banget" teriak Zayn di balik toilet wanita


"iya sebentar" jawab Sella, Setelah perutnya tak sakit lagi, Sella mebenarkan rambut dan makeupnya lalu keluar menemui Zayn


"maaf udah nunggu lama" ucap Sella saat keluar dari toilet


"iya gapapa, ayo sekarang kita ke dokter, aku takut kamu kenapa-napa" ucap Zayn sembari menarik tangan Sella


"eh nggak usah Zayn, aku gapapa kok cuma pusing aja"

__ADS_1


"beneran gapapa kamu Sel?" tanya Zayn memastikan


"iya gapapa tenang aja, lagian cuma naik gitu doang ga masalah" jawab Sella sombong padahal sebenarnya dia sangat takut


"kalian rupanya ada disini? aku cariin kemana-mana ternyata ada disini?" ucap Nadya yang tiba-tiba muncul di toilet


"iya nih, kak Sella muntah-muntah, mau kakak ajak periksa ke dokter ga mau" ucap Zayn


"kakak sakit? apa kita pulang aja sekarang?" tanya Nadya


"enggak usah Nad, kakak gapapa, ayo kita lanjut main" ajak Sella pada Nadya dan Zayn


mereka bertiga melanjutan berkeliling tempat wisata, mereka melihat ada beberapa hewan buas, kuda poni yang lucu, jerapah, dan beberapa hewan lainnya


sangat bahagia, itu yang mereka rasakan bisa menghabiskan waktu dengan melupakan segenap pikiran yang sedang mengganggu mereka


Nadya mengajak Sella dan Zayn naik komedi putar, mereka layaknya anak kecil yang sedang bermain, tertawa lepas seperti tak ada beban


"kak aku beli minum dulu ya disana" ucap Nadya


"iya, kakak tunggu sini" jawab Zayn


Zayn mengajak Sella duduk di tempat agak teduh


"gimana? kamu senang hari ini?" tanya Zayn


"aku bahagia banget, makasih ya Zayn kamu selalu berusaha membuat aku tersenyum" ucap Sella sambil tersenyum


"iya sama-sama, udah tugas aku buat kamu bahagia" Zayn menyisihkan anak rambut Sella di belakang telinga, ia pandangi wajah yang membuat candu itu


Sella merasa tersipu dengan apa yang di lakukan Zayn, dia menoleh ke arah lain untuk menghindari tatapan Zayn yang mematikan


"kenapa menoleh, takut terpesona dengan ketampananku?" tanya Zayn percaya diri


astaga kenapa dia bisa tau sih, batin Sella


"enak aja, orang aku lagi ngelihatin Nadya, tuh dia" Sella menunjuk Nadya yang berjalan ke arah mereka


"bohong" bisik Zayn pada Sella sebelum Nadya mendekati mereka


"ini kak minumnya" Nadya memberikan minum pada Sella dan Zayn


"maaf Nad, tapi aku lagi ga minum minuman bersoda" ucap Sella


"oh, kenapa kak?" tanya Nadya penasaran, kumat deh jiwa kepo Nadya


"ya udah minum punyaku saja" Zayn menyerahkan teh kemasan miliknya pada Sella

__ADS_1


"terima kasih" ucap Sella lembut


"sama-sama" Zayn tersenyum pada Sella


__ADS_2