Sahabat Kekasihku Itu Suamiku

Sahabat Kekasihku Itu Suamiku
Hari Bahagia


__ADS_3

hari ini tepat satu tahun usia baby Al. Sella dan Zayn sudah menyiapkan pesta ulang tahun untuk anak pertama mereka. rumah mereka riuh penuh dengan keramaian para sahabat-sahabat juga orang tua Zayn dan Sella


mereka sangat antusias dengan acara yang akan di buat untuk baby Al. sehingga mereka dengan senang hati membantu sahabatnya itu. apalagi hari ini adalah hari minggu, jadi tak ada yang sibuk dengan pekerjaan


dekorasi lucu dan penuh dengan balon telah mereka tata, sangat menggemaskan. meskipun ini bukan acara yang mewah dan mengundang banyak tamu tapi para sahabat Zayn dan Sella akan melakukan yang terbaik


"sayang, aku mual sekali" bisik Bianca pada Vano yang duduk di sebelahnya


"ayo aku antar ke kamar mandi" ucap Vano yang kemudian bangkit dari duduknya dan mengantar Bianca


ya, Vano dan Bianca sudah di percaya untuk memiliki momongan. setelah menunggu sekitar lima bulan akhirnya Bianca telah hamil. saat ini kandungannya memasuki usia sepuluh minggu dan memang di usia ini ibu hamil sering mengalami muntah-muntah


masih belum ada yang tau jika Bianca sudah hamil, hanya Sella dan juga Zayn yang tau dan rencananya mereka akan mengumumkan pada acara ulang tahun baby Al


"sini aku bantu" ucap Adit pada Vera. ya, semenjak kejadian melayat ke rumah Melvin, Adit dan Vera kerap di jodoh-jodohkan oleh Zayn dan Sella dan sekarang mereka jadi dekat meski belum ada komitmen namun hubungan mereka sangat baik dan dekat


"terima kasih" jawab Vera disertai senyuman terbaiknya


baby Al yang semakin menggemaskan pun ikut andil dalam persiapan acara sore ini. ya, andil untuk merusak, hihihi


"kak, sudah hampir selesai dekorasinya" ucap Nadya setelah menghampiri kakaknya sembari menggendong baby Al


"baiklah. setelah selesai kita bersihkan tempat acaranya dan kita semua segera bersiap" ucap Zayn pada Nadya


"baik kak" jawab Nadya yang kemudian menyerahkan baby Al pada Zayn lalu ikut membantu bersih-bersih sisa pembuatan dekor


setelah hampir satu jam selesai sudah mereka menyiapkan segala keperluan untuk acara sore ini. tak ada yang pulang kerumah masing-masing. mereka sudah menyiapkan baju ganti agar tidak bolak-balik lagi ke rumah Zayn.

__ADS_1


jam sudah menunjukkan pukul empat sore. cuaca yang agak mendung tak menyurutkan niat para tamu undangan untuk hadir. namun hanya para karyawan Zayn saja yang menjadi tamu, tak banyak tamu yang di undangnya karena ini juga acara yang sederhana


"sayang, apa kamu sudah menyiapkan kejutannya?" tanya Zayn pada Sella


"sudah sayang, tenang saja" jawab Sella dan kemudian mereka berjalan ke tempat acara yang telah di sediakan yaitu di halaman samping rumah mereka


tepuk tangan dari para tamu mengiringi langkah mereka menuju panggung kecil dan rendah yang sengaja di buat untuk sang tuan rumah. pangeran kecil dalam gendongan Zayn menjadi pusat perhatian. sangat tampan!


pembawa acara pun segera memulai acara ulang tahun baby Al. mulai dari pembukaan hingga pemotongan kue ulang tahun. setelah itu Zayn dan Sella ingin menyampaikan hal penting pada semua tamu


"selamat sore semua! terima kasih sudah hadir dalam acara ulang tahun putra kami. bertepatan dengan ini, saya dan juga istri saya akan menyampaikan sesuatu yang sangat membahagiakan untuk kami. saat ini istri saya sedang hamil dan baby Al akan segera memiliki adik"


semua tamu yang ada disana sedikit kaget tapi mereka juga ikut merasakan kebahagiaan keluarga kecil ini. apalagi orang tua mereka, sangat bahagia


mama Tyas juga mama Rena langsung menghampiri Sella, memberi pelukan pada anak mereka. betapa bahagianya mereka akan memiliki cucu lagi


"sayang, kenapa tidak beritahu mama kalau kamu hamil?" tanya mama Tyas


"selamat ya sayang, jaga kandungan kamu baik-baik" ucap mama Rena


"iya ma, itu pasti" jawab Sella


"oh ya satu lagi" ucap Zayn pada para tamu, karena ada satu lagi kejutan yang akan di sampaikan. "teman kita, sahabat kita Vano dan Bianca juga akan menjadi orang tua. Bianca juga sedang hamil sekarang. mari kita berikan do'a dan selamat" ucapnya lagi


mendengar hal itu Nadya terkejut. "kak, kakak juga hamil? aaaa semoga anaknya perempuan ya biar bisa di jodohin sama baby Al, hehehe"


"hahaha, kamu bisa saja. masih dalam perut juga. perempuan laki-laki sama saja, yang penting sehat dan normal" jawab Bianca

__ADS_1


"benar juga kak. ya sudah kakak kedepan sama kak Vano sana! kak Sella sudah menunggu kalian" ucap Nadya yang juga ikut bahagia dengan kehamilan Bianca


Vano dan Bianca menyusul Sella dan Zayn yang sudah ada di panggung. perasaan bahagia menyelimuti semua orang yang ada disana. hari ini benar-benar menjadi hari yang bahagia. berbagai kebaikan datang dalam keluarga Zayn yang membuat orang di sekitarnya ikut bahagia juga


setelah pengumuman kehamilan Sella dan Bianca, kini para tamu di persilahkan untuk menikmati makanan yang sudah disediakan


"kamu mau makan apa?" tanya Adit pada Vera yang sedang mengambil piring


"entah, kamu?" tanya Vera balik pada Adit


"bagaimana kalau sate?" tanya Vano lagi


"boleh" jawab Vera


"sini aku ambilkan. kamu tunggu disana saja" Adit mengambil piring di tangan Vera. kemudian menuju dimana sate di hidangkan, dia mengambil dua porsi sate, untuk dirinya dan juga Vera


"ini makanannya. selamat makan" ucap Adit sembari memberikan piring pada Vera


"terima kasih" jawab Vera


"emmm so sweet banget kalian. jadi iri aku" saut Nadya yang tiba-tiba muncul entah dari mana arahnya sontak membuat Adit dan Vera menoleh kearahnya


"dasar bocil. makanya cari pacar sana supaya tidak suka mengganggu orang saja." ucap Adit enteng


"hah pengennya sih kak, tapi kuliah juga baru saja semester empat. lagian belum ketemu yang pas, hehehehe" ucap Nadya sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"masak sih? jangan-jangan pacar kamu sudah ada tiga." ejek Adit pada Nadya, Adit memang sudah menganggap Nadya seperti adiknya sendiri karena begitu dekatnya ia dengan keluarga Zayn

__ADS_1


"weee ngawur banget. takut sama kak Zayn, tau sendiri kan kalau kak Zayn sudah marah? sudah lah aku mau makan dulu, lanjutkan makannya ya kakak-kakakku" ucap Nadya kemudian ia meninggalkan Adit dan Vera. ya memang Zayn melarang Nadya untuk berpacaran terlebih dahulu, supaya Nadya bisa fokus pada kuliahnya dan bisa membanggakan Zayn juga mama Tyas jikalau dia bisa lulus dengan nilai bagus


sebagai kakak, Zayn harus bertanggung jawab atas Nadya sebagai ganti papanya yang sudah meninggal. dia harus melakukan yang terbaik untuk adiknya, memenuhi segala kebutuhannya dan juga masa depannya. Zayn tak mau Nadya terjerumus kedalam pergaulan dan hal-hal yang buruk.


__ADS_2