Sahabat Kekasihku Itu Suamiku

Sahabat Kekasihku Itu Suamiku
Sebuah Foto


__ADS_3

pagi-pagi sekali Sella terbangun, ia teringat ingin membuatkan bekal untuk Zayn karena hari ini Zayn akan terbang ke surabaya


karena kemarin ia belajar dengan bi Sumi, ia sedikit pandai untuk memasak meski tak sepandai bi Sumi


selesai memasak, Sella berlalu menuju kamarnya, menyiapkan baju kerja Zayn. Sella melihat jam di ponselnya ternyata sudah jam setengah tujuh


"sayang, bangun sudah siang. ayo cepat mandi" Sella dengan lembut membangunkan Zayn tapi tak ada juga respon dari Zayn


"sayang ayo bangun! katanya mau ke Surabaya tapi kok nggak bangun-bangun?" ucap Sella lagi. Zayn tak bangun tapi justru ia menarik tangan Sella dan Sella kembali masuk dalam pelukan Zayn


"sayang, ayolah. nanti kamu ketinggalan pesawat" ucap Sella lagi


"rasanya aku mau berhentiin waktu kalau lagi sama kamu. aku malas kemana-mana" ucap Zayn dengan masih memejamkan matanya


"jangan begitu dong. nanti juga ketemu lagi kan? sudah ayo bangun" Sella bangkit dan menarik tangan Zayn supaya ia cepat bangun


"drreet,drreet" ponsel Zayn bergetar saat mereka sedang berdebat


"halo Dit, ada apa?" tanya Zayn saat mengangkat telfon, dan ternyata itu adalah Adit


"aku sudah di depan apartemen, ayo cepat" ucap Adit


"baiklah, tunggu sebentar" Zayn mematikan sambungan telfonnya, dan meletakkan ponsel di nakas


"kenapa?" tanya Sella


"Adit udah di depan. aku mandi dulu" Zayn buru-buru menuju kamar mandi, dia tidak ingin ketinggalan pesawat ke surabaya


selesai mandi dan bersiap Zayn langsung berangkat


"sayang ini bekal buat kamu" Sella menyerahkan tas berisi kotak bekal yang cukup dimakan oleh Zayn dan Adit


"makasih sayang, jaga diri baik-baik ya" Zayn memeluk Sella, kemudian ia berjongkok di depan perut Sella, "jangan nakal ya Zayn junior, jagain mommy dengan baik" Zayn mengecup perut Sella


"hati-hati di jalan ya" Sella mencium tangan Zayn dan kemudian Zayn pergi.

__ADS_1


Sella merebahkan tubuhnya di ruang tv, dia merasakan badannya pegal-pegal semua. bi Sumi yang melihat Sella tiduran menghampirinya


"non, non Sella capek? sini biar saya pijitin!" ucap bi Sumi


.tidak usah bi, saya tidak apa-apa. bibi juga capek, mending istirahat saja" ujar Sella tak mau merepotkan


"tidak apa-apa non, mari saya pijitin" bi Sumi mengambil lotion untuk memijit Sella, Sella pun menurut saja


setelah hampir sejam bi Sumi memijit Sella, tiba-tiba bel berbunyi


"biar saya buka sebentar non" ucap bi Sumi lalu menuju pintu apartemen, dan ternyata Nadya yang datang


"kak Sellaaaaaa" teriak Nadya saat menghampiri Sella. Sella merentangkan tangannya dan Nadya datang memeluknya saking senangnya Nadya bertemu dengan Sella, sampai Sella terlentang di sofa. bi Sumi yang melihat kejadian itu kaget karena akan bahaya mengingat Sella sedang hamil


"non hati-hati. non Sella sedang hamil" ujar bi Sumi pada Nadya


"apa? kak Sella hamil? beneran kak?" tanya Nadya seperti wartawan


Sella hanya tersenyum dan mengangguk. Nadya bersorak bahagia karena sebentar lagi ia akan memiliki keponakan


"kenapa kakak tidak memberi tau mama? pasti mama sangat bahagia mendengar ini. waaah aku jadi tidak sabar melihat wajahnya nanti, pasti kalau perempuan secantik kak Sella, dan kalau laki-laki seganteng kak Zayn. iiih menggemaskan sekali" Nadya mengelus perut Sella, Sella hanya tersenyum paksa karena mengingat itu bukan anaknya dengan Zayn, melainkan Melvin. Zayn dan Melvin orang yang berbeda, jika suatu saat nanti anaknya lahir pasti akan menuruni darah Melvin bukan Zayn. meski sama-sama berdarah bule tapi mereka berbeda. Melvin punya bola mata biru ke abu-abuan sedangkan Zayn memiliki bola mata coklat.


"ah tidak, kakak hanya sedang mengingat tadi mau nonton film apa ya, kakak lupa" ujar Sella menutupi kebohongannya


"ooh gitu. aku ada rekomendasi film bagus Lho, nonton yuk" Nadya menyalakan tv dan ponselnya, mengotak-atik sebentar ponselnya lalu terpampanglah sebuah judul serial drama kesukaan mereka berdua


Sella dan Nadya menonton drakor sampai berjam-jam sambil menikmati kue dan minuman


"Nad, ke kamar yuk, ngantuk banget nih kakak" ajak Sella, yang memang sudah sangat mengantuk


"ayo kak" Nadya mengikuti Sella ke kamarnya. mereka berdua merebahkan tubuh di kasur, tiba-tiba terdengar suara ponsel berbunyi


"kak ada telfon tuh" ucap Nadya. Sella melihat ponselnya tapi tidak menyala, berarti bukan ponselnya yang berbunyi


"ini ponsel kakak mati, ponsel kamu kali Nad" ujar Sella

__ADS_1


"nih ponsel aku juga mati" Nadya menunjukkan ponselnya pada Sella. Lalu Sella melihat sekeliling ternyata ia menemukan ponsel Zayn yang tertinggal tadi setelah menerima telfon dari Adit


Sella segera mengambil ponsel Zayn dan tertera nama Adit di layarnya


S: "halo"


Z: "halo sayang, ini aku Zayn. jadi ponsel aku beneran ketinggalan ya?"


S: "iya sayang, aku baru tau kalau ponsel kamu ketinggalan. kamu sudah sampai? atau sudah mau pulang?"


Z: "iya sayang, aku sudah sampai dari tadi, ini mungkin dua jam lagi aku pulang. kamu sudah makan?"


S: "sudah tadi, kamu sendiri sudah makan?"


Z: "sama aku juga sudah makan. ya sudah kalau begitu aku kerja dulu ya sayang, kamu istirahat. Love you"


S: "Love you too"


Sella mematikan sambungan telfonnya tapi ponsel Zayn bergetar tanda ada pesan masuk, tak ada nama yang tertera pada pengirim pesan, hanya ada nomor saja. Sella penasaran ingin membukanya tapi ia juga takut kalau suaminya marah, karena itu adalah privacy suaminya. lagi-lagi pesan masuk lagi dari nomor yang sama, rasa penasaran Sella mengalahkan rasa takutnya


terima kasih waktunya hari ini Zayn, ini aku kirim foto kita tadi


tulis seseorang pengirim pesan tersebut. Sella membuka foto dari pengirim tersebut. hanya terdapat foto Zayn bersama seorang wanita berpakaian seksi dan berparas cantik. tak ada Adit dalam foto itu. dada Sella tiba-tiba bergemuruh, tubuhnya merasakan panas


sabar Sella sabar, mungkin ini hanya editan. batin Sella, karena di zaman modern seperti ini sangat banyak foto-foto editan menyebar luas jadi dia tidak percaya begitu saja apalagi tak ada nama pada pengirim foto itu


Sella membuka galeri foto milik Zayn, tapi ia tak menemukan wajah yang sama dengan wanita yang ada di foto tersebut. yang banyak malah foto Sella di album Zayn, karena diam-diam Zayn suka mengambil foto Sella saat Sella tak mengetahuinya


rasa penasaran terus menyelimutinya. kemudian ia membuka sosmed milik Zayn, mencari-cari siapa tau wanita itu salah satu teman Zayn, sahabat Zayn atau malah mantan pacar Zayn. agak lama Sella bergulat dengan sosmed milik Zayn tapi ia juga tak menemukan ada wajah wanita tersebut tapi saat tangannya tak sengaja scrool kebawah munculah sebuah berita yang memasang wajah wanita tersebut


model? jadi wanita ini seorang model fashion? kenapa dia bisa foto sama Zayn? batin Sella terus berkecamuk, bingung pada siapa ia harus bertanya.


mungkin saja Nadya kenal. batin Sella lagi


"emm Nad, apa kamu kenal sama wanita ini?" Sella menunjukkan foto yang ia lihat tadi

__ADS_1


"ha, apa?" mata Nadya membelalak melihat foto tersebut


siapa sebenarnya wanita tersebut??


__ADS_2