Sahabat Kekasihku Itu Suamiku

Sahabat Kekasihku Itu Suamiku
Made In Europe


__ADS_3

hari ini, hari yang di tunggu-tunggu oleh Zayn dan Sella. hari ini mereka akan berangkat ke eropa. seluruh keluarga tak terkecuali Adit dan Vera ikut mengantar mereka ke bandara. mereka akan sangat kesepian jika baby Milo dan baby Al pergi keluar negeri namun mereka tak bisa melarangnya, lagipula mereka pergi hanya sebulan saja.


"sayang, beri kabar pada kita jika sudah sampai disana ya" ucap mama Rena sembari memeluk anak semata wayangnya itu dan Sella pun mengangguk lalu mereka melepas pelukan masing-masing. begitupun dengan Nadya dan mama Tyas, mereka bergantian memeluk Sella dan Zayn


"jaga diri kalian disana ya, terutama cucu mama" ucap mama Tyas


"Zayn, papa titip anak dan cucu papa ya, jaga mereka baik-baik" ucap papa Leo yang memberi pesan pada menantu satu-satunya itu


"baik pa, papa tidak usah khawatir" jawab Zayn


tak kalah, Adit pun menghampiri Zayn dan berbisik di telinganya "jangan lupa buat anak disana, supaya nanti kalau pulang tiba-tiba Sella hamil kamu berhasil membuat anak made in europe" Adit menjauhkan dirinya dari Zayn sembari menahan tawa. bisikannya membuat Zayn geleng-geleng kepala, sekarang pikiran temannya bisa mengarah kesitu semenjak menikah karena mungkin ia sudah merasakan surga dunia


"akan kulakukan" Zayn pun dengan senang hati menerima saran dari Adit. walau tanpa saran pun sebenarnya ia akan melakukannya juga tapi kalau untuk Sella hamil lagi sepertinya belum bisa terwujudkan, anak kedua mereka masih terlalu kecil. dua atau tiga tahun lagi mungkin bisa di pertimbangkan namun semua itu ia serahkan pada Sella saja


pesawat pun akan segera berangkat, Zayn dan Sella segera masuk untuk persiapan penerbangan hingga lima belas menit kemudian pesawat lepas landas meninggalkan bandara


didalam pesawat beruntungnya baby Al dan baby Milo tak cerewet, padahal ini pengalaman pertama mereka naik pesawat. meski baby Al sudah berumur dua tahun setengah namun Zayn dan Sella belum pernah mengajaknya untuk pergi menaiki pesawat


24 jam 30 menit perjalanan dari jakarta menuju madrid sudah mereka tempuh. hati Sella sangat bahagia, ia masih tak menyangka jika dirinya kini sudah ada di eropa. ia melebarkan pandangan, banyak sekali turis berdatangan dan bersiap pergi. tak jarang juga warga asli benua biru pun ada disini untuk melakukan perjalan jauh


"sayang, ini sungguhan kan? aku tidak sedang mimpi kan?" tanya Sella pada Zayn sembari menggendong baby Milo yang masih terlelap


Zayn gemas pada istrinya, begitu polosnya ia namun Zayn sangat mengerti karena ini adalah impian Sella sejak lama. tiba-tiba Zayn dengan gerakan cepat mengecup bibir pink milik istrinya itu. Sella terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Zayn, wajahnya merona. betapa malunya ia di cium di tempat umum dan banyak sekali orang lalu lalang di sekitar mereka


"sayang, apa-apaan kamu? aku malu, nanti kalau dilihat banyak orang bagaimana?" protes Sella


"orang disini tak akan memperdulikan hal itu, sangat biasa untuk mereka. ayo kita segera ke hotel, kasian anak-anak pasti lelah sekali" ucap Zayn dengan menggendong baby Al yang sekarang sudah semakin besar saja


Zayn mengajak Sella juga anak-anaknya menginap di hotel mewah di madrid. Sella terkagum-kagum dengan kemewahan hotel yang ada disana. tak terbayangkan berapa uang yang di keluarkan suaminya untuk menginap semalam di hotel ini


"sayang, ini mewah dan bagus sekali. baru pertama kali aku berada di hotel semewah ini. waktu kita menginap di hotel Bianca menurutku sudah sangat mewah namun disini lebih lebih dari itu." ucap Sella yang tak mengedipkan matanya sama sekali, matanya memandang setiap sudut kamar hotel yang akan ia tempati


"kamu benar-benar lucu sekali" ucap Zayn yang juga terus mengembangkan senyum di wajahnya, akhirnya ia berhasil membawa Sella kesini


Zayn dan Sella menidurkan baby Al dan baby Milo di atas ranjang. Sella menggeliat merasakan badannya pegal semua. ia ingin segera mandi agar badannya terasa segar lagipula mereka sampai di madrid sudah petang jadi mereka memutuskan untuk beristirahat terlebih dahulu dan mulai jalan-jalan esok hari


"sayang, ayo ikut aku" Zayn menarik tangan Sella dan membawa Sella ke sudut ruangan dan berdiri di depan gorden besar penutup jendela. "lihatlah! kamu pasti akan terpesona melihat ini" imbuh Zayn


Zayn memencet sebuat remot kontrol dan gorden tersebut terbuka otomatis. pemandangan kota madrid terpampang di depan mata Sella. ia melebarkan matanya dan menutup mulutnya yang melongo dengan kedua tangannya


"indah sekali" ucapnya. "sayang terima kasih sudah membawaku kemari" imbuh Sella


"sama-sama. apa kamu suka?" tanya Zayn


"bukan hanya suka tapi sangat sangat sangat suka. tapi dari mana kamu tau kalau disini pemandangannya sangat indah seperti ini? kamu bilang kamu belum pernah kemari, dan pilihan hotel kamu juga tepat sekali?" tanya Sella penasaran. suaminya itu pandai sekali mencari tempat-tempat indah untuk dinikmati


"browsing internet" Zayn tertawa memperlihatkan giginya yang putih


"dasar! ya sudah aku mandi dulu, pesankan makan ya, aku lapar sekali!" ucap Sella yang kemudian berbalik badan ingin pergi ke kamar mandi namun dengan sigap Zayn segera meraih tangan Sella dan menariknya hingga tubuh Sella jatuh di pelukan Zayn


dengan gerakan cepat, Zayn menyapu bibir Sella dengan bibirnya. Sella hanya terdiam dan pasrah dengan perlakuan suaminya. justru ia menikmatinya. Zayn menggendong Sella dan membawanya ke sofa yang ada di sudut ruangan tersebut. di depan kaca besar dan di balik pemandangan kota madrid di malam hari mereka bercumbu, pertama kalinya yang akan mereka lakukan di eropa


Zayn mendudukkan Sella di atas pangkuannya hingga ia dengan leluasa mencumbu istrinya yang kini kian memanas


gairah semakin menggebu membuat dua insan yang sedang bercumbu itu seakan tak peduli jika mereka melakukan hal itu di depan kaca bening yang tak menutup kemungkinan orang lain akan melihat

__ADS_1


Zayn mengambil remot dan memencet salah satu tombol lagi membuat lampu kamar mereka padam. tak ada cahaya kecuali cahaya lampu dari luar kamar mereka. cahaya-cahaya gedung di kota madrid yang menerangi kamar mereka


dengan sigap Zayn segera melepas semua pakaian yang dikenakan oleh Sella begitu juga dirinya dan kini mereka berdua tak terhalang oleh seutas benang


nafas semakin memburu, dan penyatuan tubuh menjadi agenda pertama yang mereka lakukan di eropa. erangan-erangan kecil dari mulut Sella, ******* dan gerakan eksotis dari mereka berdua menggema di dalam kamar. bak pengantin baru yang melakukan hubungan suami istri


Zayn menggendong Sella membawanya berdiri, menggunakan dinding kaca sebagai sandaran. terlihat jelas punggung Sella yang mulus ada di balik kaca. Zayn mengangkat kedua kaki Sella dan meletakkannya pada pinggangnya. ia mempercepat gerakannya yang membuat Sella terus mengerang kenikmatan. ini adalah pengalaman pertama mereka yang melakukan hubungan dengan tak memperdulikan tempat


satu jam lebih mereka melakukan penyatuan tubuh dan sama-sama merengkuh kenikmatan namun entah untuk yang keberapa kali Sella mencapainya


"terima kasih sayang" ucap Zayn yang kemudian menciumi punggung mulus milik istrinya


"untuk apa berterima kasih? kita sama-sama merasakan nikmat" ucap Sella dan membuat Zayn gemas kemudian menggigit kecil punggunya


"auuww sakit sayang" ucap Sella


tak menjawab, Zayn menggendong Sella membawanya ke kamar mandi. Sella melongo melihat kamar mandi senyaman ini


"sayang, aku akan sangat betah berendam disini" ucapnya


"kita akan berendam bersama" ucap Zayn dan tersenyum menyeringai


"jangaaaaaan" teriak Sella. namun bukan Zayn jika tak memiliki sejuta ide untuk membuat momen-momen seru bersama istrinya


......................


pagi telah tiba, perjalanan liburan mereka akan segera dimulai. setelah segala keperluan untuk anak-anak mereka siapkan, Zayn segera mengajak Sella dan anak-anaknya memulai trip. Zayn menyewa mobil beserta supirnya sebagai guide untuk membawa mereka ke berbagai tempat wisata di madrid. berbagai momen telah mereka abadikan dalam bentuk foto dan vidio sebagai kenang-kenangan


dari tempat wisata satu ke tempat wisata lain. dari kota satu ke kota lain. dari negara satu ke negara lain telah mereka lewati. paling istimewa untuk Sella saat mereka semua naik kereta gantung menuju pegunungan di swiss. pemandangan gunung yang tertutup salju membuat mata Sella dan Zayn tak berkedip. tak kalah dengan daddy dan mommynya, baby Al juga sangat antusias, ia terlihat sangat bahagia. sayang, baby Milo masih belum cukup mengerti namun Sella dan Zayn mengabadikan momen baby Milo di setiap mereka berada.


tak terasa sebulan sudah mereka ada di eropa. beberapa kota dan negara sudah mereka kunjungi. sebenarnya mereka ingin lebih lama lagi disana namun Zayn tak bisa meninggalkan pekerjaannya terlalu lama. perusahaan juga butuh dirinya sebagai pemimpin, mungkin di lain waktu mereka bisa datang lagi dengan waktu yang lebih lama


......................


sampai di indonesia pukul delapan pagi. seluruh keluarga datang menjemput mereka. sambutan hangat mereka dapatkan setelah sebulan tak bertemu


di rumah Sella mulai membongkar isi koper di bantu oleh Nadya, sementara kedua oma bermain dengan kedua cucu mereka begotu juga dengan Zayn dan papa Leo


Sella mengundang Bianca dan Vera untuk datang kerumahnya. ia membelikan beberapa oleh-oleh untuk mereka.


Nadya membantu membereskan baju-baju kakak dan keponakannya dan memisahkan berbagai oleh-oleh yang akan di berikan sesuai instruksi kakaknya


Sella dan Nadya turun membawa beberapa kantong


"ini untuk mama, dan ini untuk mama dan papa" ucap Sella sembari menyerahkan kantong plastik berukuran besar pada mama Tyas dan mama Rena


"sayang, tak perlu repot-repot begini. kalian kembali dengan selamat saja sudah membuat kami senang" ucap mama Rena


"benar apa yang di katakan mama kamu nak. kita sudah bahagia bisa melihat kalian kembali lagi berkumpul bersama kita" imbuh mama Tyas


"tidak apa-apa ma. aku senang bisa membelikan hadiah untuk kalian. lagipula ini tak seberapa dengan apa yang sudah kalian lakukan selama ini untuk kami" ucap Sella sendu


"terima kasih ya sayang" ucap mama Rena yang kemudian memeluk Sella begitupun mama Tyas


"aku juga berterima kasih ya kak, kakak membelikanku banyak sekali" ucap Nadya

__ADS_1


Sella yang memeluk kedua mamanya kemudian melepasnya beralih menatap Nadya. "itu hadiah karena kamu selalu siaga menjaga anak-anak kakak. dan kakak rasa itu juga masih kurang untuk membayar semuanya yang sudah kamu lakukan untuk kakak" ucapnya


"ini lebih dari cukup kak" ucap Nadya dan Sella tersenyum


sore hari, Vera dan Adit, Vano dan Bianca beserta baby Aga datang ke rumah Zayn dan Sella.


"silahkan masuk!" Sella menyambut kedatangan para sahabatnya. lama tak bertemu membuat Sella, Vera juga Bianca heboh sendiri hingga membuat para suami geleng-geleng kepala


"bagaimana liburannya?" tanya Bianca antusias, ia ingin mendengar cerita dari Sella. pasti akan sangat menyenangkan bisa berlibur kesana bersama keluarga


"sangat menyenangkan hingga membuatku ketagihan untuk kesana lagi. bagaimana kalau kapan-kapan kita berlibur kesana bersama-sama, waaah pasti sangat seru!" ucap Sella yang bersemangat


"setuju" saut Vano dan Bianca


"good. kamu juga setuju kan Ver, Dit?" tanya Sella yang melihat Vera dan Adit hanya diam saja tanpa memberi tanda persetujuan


"emm kita.." baru juga Adit ingin menjawab namun Zayn segera memotongnya, Zayn sangat mengerti perekonomian Adit jadi untuk berlibur ke eropa lagi pasti ia akan berfikir dua kali


"sudahlah sayang, baru juga kita pulang. kalau nanti mau liburan kita bahas nanti saja jika sudah dekat waktunya. lebih baik sekarang kita bahas yang lain saja. lagipula Vera dan Adit juga baru pulang dari eropa kan?" ucap Zayn yang mendapat anggukan dari teman-temannya


"iya juga sih. ya sudah kita bahas lain waktu saja. oh ya aku punya hadiah untuk kalian, sebentar yah!" Sella menuju ke kamarnya untuk mengambil hadiah yang akan ia berikan ada sahabatnya


setelah beberapa menit, Sella membawa beberapa kantong plastik. "ini untuk kalian" Sella menherahkannya pada Vera dan Bianca


"terima kasih ya" ucap Vera dan Bianca bersamaan. "harusnya tak perlu repot-repot Sel" imbuh Bianca dan hanya mendaoat senyuman dari Sella


"ehhem, aku dan Adit juga punya kejutan untuk kalian" ucap Vera agak ragu-ragu


"oh ya, apa itu?" tanya Sella penasaran


Vera mengeluarkan kotak kecil dari tasnya dan memberikan pada Sella. Sella dengan segera membuka kotak itu dan matanya berbinar. "apa ini punya kamu? kamu hamil Ver?" tanyanya tak percaya


"oh ya? coba aku lihat!" ucap Bianca yang kemudian mengambil kotak dari tangan Sella


"aaa kamu beneran hamil? ya ampun, selamat ya Ver, Dit. aku turut bahagia" imbuh Bianca


Adit dan Vera hanya tersenyum, tapi justru sahabat-sahabatnya yang heboh


"emm ini yang namanya made in europe?" Zayn meledek Adit. dulu Adit yang menyuruh Zayn dan Sella hamil setelah berlibur ke eropa namun justru dirinya dan Vera yang akan memiliki anak setelah pulang dari eropa


Adit mencebikkan bibirnya. "ya siapa tau anakku akan mirip dengan bule kalau membuatnya di sana" Adit kemudian tertawa diikuti Zayn dan Vano


...****************...


dua tahun kemudian Sella hamil dan melahirkan bayi laki-laki yang diberi nama Sean Daniel Bachtiar. kini Zayn dan Sella telah memiliki tiga anak, Al, Milo dan Sean


begitupun Vera, dengan kehamilan pertamanya ia melahirkan bayi perempuan bernama Zhya dan kehamilan yang kedua melahirkan anak laki-laki yang diberi nama Khey


sedangkan Bianca kini telah memiliki dua anak, Aga dan Elshafira


tiga sahabat itu kini hidup bahagia, begitupun dengan anak-anak mereka yang juga bersahabat sedari bayi. orang tua mereka selalu mengajarkan arti kebersamaan dalam suka dan duka agar bila besar nanti mereka selalu saling membantu jika salah satu diantara mereka sedang kesusahan


THE END


*haiii, akhirnya karya ini telah tamat. terima kasih untuk para readers yang aku cintai, dengan senang hati telah mendukung karya ini hingga tamat.

__ADS_1


jangan lupa, aku juga akan rilis novel baru dan masih di NT ya.. aku rilis kisah baby Al dengan judul My Crush My Sister dan masih di review. selalu dukung karya-karya aku yaa.


maaf bila ada banyak salah dan typo dalam penulisan, semoga di karya berikutnya akan lebih baik lagi. sekali lagi terima kasih banyak dan sampai jumpa 👋👋*


__ADS_2