
di ujung tebing kesepian gadis cantik berambut panjang itu sedang menikmati senja di sore hari.. wajahnya yang putih lansat, bibirnya yang merah, senyuman yang memabukan dan siapa pun yang melihatnya akan terpesona..
"Rembulannn"seseorang memanggil gadis cantik itu
gadis itu melirik dan tersenyum, ya gadis itu bernama Rembulan Adisya Kinanta. gadis cantik yang baru saja selesai operasi di jantungnya. tumbuh menjadi anak yang spesial karna tidak memiliki jantung yang sehat membuat rembulan hidup ketergantungan dengan obat juga rumah sakit.
"mami.. "
rena yuniar adalah wanita karier yang sukses dia mami dari rembulan,, kesibukannya memang selalu menghabiskan waktu namun baginya rembulan segalanya, di saat putrinya jatuh sakit rena selalu ada bahkan melangkah sedikit pun dari rembulan ketika tidur rena tidak pernah melakukan itu.
rena mendekati putrinya dan membelai lembut rambut hitam itu"mami cari kamu kesana kemari eh taunya disini! masuk yu,, udah hampir magrib"
rembulan menarik tangan maminya untuk duduk bersamanya, rembulan juga menyandarkan kepalanya di pundak rena "tetaplah seperti ini mi.. sampai senja tenggelam dan muncullah rembulan yang indah"
entah kenapa rena rasanya melow banget, dia terbawa suasana hati yang sedih ketika mengingat perjuangan putrinya untuk sembuh. rena mengecup pucuk kepala putrinya dan berdoa..
ya rabb hamba hanya manusia lemah yang meminta pertolanganmu, ya rabb ibu lemah ini meminta agar engkau memberikan selalu cahaya yang menerangi setiap langkahnya.. berikan dia penerangan agar tetap mampu berjalan di dalam takdirnya.. doa ini hanya doa ibu yang meminta agar putrinya selalu ada bersamamu..
rena memeluk rembulan sayang sekali, anak semata wayangnya ini memang spesial,, saking spesialnya membuat rena terharu..
dari kejauhan ada yang memperhatikan kedekatan ibu dan anak itu, orang itu tersenyum melihatnya..
__ADS_1
kamu masih seperti dahulu bulan
seseorang itu meminta suster untuk menghantar bunga yang dia bawa untuk diberikan kepada rembulan..
"sus.. saya minta jangan katakan siapa yang memberikan bunga ini karna saya memiliki kejutan lain"
"baik mas.. saya akan sampaikan bunganya dan tidak akan memberi tau siapa pengirimnya"
"makasih ya sus maaf merepotkan"
"sama-sama mas"
"maaf bu,dek.. ini ada kiriman bunga dari seseorang "
"buat saya.. "rembulan nunjuk dirinya sendiri dengan ekspresi kebingungan
"iya dek.. "
"dari siapa? "
"maaf saya tidak tau.. tadi orangnya hanya menitipkan ini, uhmm klau begitu saya permisi masih banyak pasien yang membutuhkan.. permisi"
__ADS_1
"oh ya.. makasih ya sus"
"sama-sama"
suster itu pun pergi.. rembulan menelisik siapakah pengirim bunga misterius itu..
"kira-kira siapa pengirim bunganya ?mami jadi penasaran"
"siapa pun pengirimnya ini! rembulan yakin jika dia mengenal rembulan dengan baik, karna mami bisa lihat dia mengirimkan bunga tulip putih bunga kesukaan rembulan.. "
"kamu benar.. tapi siapa? "
rembulan senyum-senyum menciumi bunga tulip putih itu..
aku tau siapa pengirimnya, tampa kamu beri aku petunjuk siapa kamu? aku bisa mengetahuinya.. akhirnya setelah sekian lama kamu kembali senja. aku sungguh merindukanmu.. perpisahan itu sungguh menyiksaku selama ini
seseorang yang sedang mengumpat di balik tembok hanya terseyum melihat sang penerima begitu menyukai bunganya
senyummu sungguh berharga bulan.. dan aku yakin kamu bisa mengenalku meski hanya sebuket bunga.
hay semuanya ini kisah pertamaku disini.. mohon bantunya untuk vote dan comentnya. ditunggu kritik dan sarannya ya.. see uuuuu..
__ADS_1