SENJA DAN REMBULAN

SENJA DAN REMBULAN
Dia


__ADS_3

Senja yang benar-benar merasa perutnya keroncongan kebetulan karena pagi ini tidak ada jadwal kuliah dan juga lauk di kantin kampus sudah terlalu monoton tiap hari makanya ia memilih untuk mengajak Bela untuk makan di restoran yang kebetulan tepat berada di depan area kampus artinya berseberangan, karena sekali-sekali otak juga perlu refreshing tidak selamanya harus dipakai hanya pada satu arah saja Seharusnya kan bisa dipakai buat bersenang-senang sedikit sajalah tidak terlalu banyak biar nantinya tidak dipikir bahwa kita sedang menghambur-hamburkan duit orang tua padahal orang tua di luaran sana itu bekerja begitu keras hanya untuk membuat kita itu bahagia selalu.


Senja bukanlah tipe seseorang yang maksudnya kalau mau makan itu terlalu banyak pilih-pilihnya hanya saja Entah mengapa kali ini moodnya benar-benar Masa tidak nyaman kalau masih berada di lingkungan kampus, makanya dirinya yang selama ini anteng tidak pernah merasa terganggu oleh apapun akhirnya meninggalkan tugasnya kemudian memasukkannya ke dalam tas lalu menarik tangan Bella agar ikut dengannya keluar dari tempat itu.


bella tentu saja kaget dong ketika tiba-tiba tangannya ditarik oleh senja tanpa memberitahukan dulu jika mereka akan pergi ke mana, tadi Padahal mereka sudah berencana akan menyelesaikan tugas soalnya ini nanti dipakai untuk jamu kedua dan juga sangat penting.


" Eh kamu mau Tarik aku ke mana sih Kok tiba-tiba kayak gini ngomong dulu dong , tiba-tiba kalau misalnya seperti begini kan jadi bingung semua Harusnya mau ngapain coba Soalnya kamu dari tadi diam saja? " tanya Bella yang benar-benar merasa terkejut dengan Sikap yang ditunjukkan oleh senja secara tiba-tiba ini dan juga bisa dibilang Kenapa tidak ngomong dulu kepadanya mungkin dengan begitu ia tidak terlalu merasa penasaran.


Senja mendengus kesal ketika tahu bahwa sahabatnya itu terlalu banyak ngomongnya setidaknya langsung to the poin sajadah, masa iya hanya mengajaknya pergi ke suatu tempat harus melalui ya namanya pidato panjang lebar baru Setelah itu mereka akan pergi ya sama saja bohong kan yang ada waktu habis percuma.


" kamu bisa tidak jangan membahas sekarang dulu nanti sebentar saja soalnya aku pengen ngajak kamu makan di restoran depan sana soalnya perutku sudah tidak bisa diajak kompromi lagi, kalau misalnya kamu terlalu banyak ngomong nanti aku bakalan tinggal soalnya orang-orang seperti kamu hanya akan membuat moodku kebenaran tambah kacau loh! "omel senja membuat Bella memilih untuk menutup mulutnya rapat-rapat soalnya kalau misalnya senja sudah marah sekali-sekali alamatnya bisa panjang urusan nantinya karena memang seperti begitu hobinya Senja.


sebenarnya senja itu tidak sadar sama sekali saat dirinya keluar area kampus dan melewati area parkiran tampak seorang pria yang benar-benar tersenyum sambil menatap ke arahnya, senyuman itu penuh dengan luka di dalamnya karena sebenarnya datang ke sini itu tidak ingin bertemu secara langsung Tetapi hanya untuk memastikan saja namun Lihatlah Ternyata wanita itu sudah keluar kemudian sedang asyik berbicara dengan Bella bahkan sesekali tertawa membuat pria itu yakin jika sebenarnya keadaan wanitanya itu dalam keadaan baik-baik saja.


Angkasa memukul dadanya perlahan karena rasanya begitu sakit saat seseorang yang begitu berharga dalam hidup kita hanya bisa dipandang saja tanpa bisa diajak berbicara tanpa bisa disentuh, perasaan penyesalan itu begitu banyak di dalam benaknya tetapi balik lagi tidak mungkin juga akan menjadi orang yang egois dengan muncul di hadapan senja kemudian memaksanya untuk berbicara.


Davin dan juga Daffa sebenarnya merasa miris dengan keadaan yang menimpa sahabat mereka itu tetapi balik lagi mereka juga tidak bisa berbuat banyak, karena Biar bagaimanapun Angkasa itu sudah besar ya tentunya dia bisa menentukan jalan yang terbaik dalam hidupnya itu seperti apa kalau memang mau berbicara dengan Sanjaya sudah berbicara saja tidak perlu harus menunggu dan juga tidak perlu harus memberikan kesempatan untuk orang lain.

__ADS_1


Daffa menepuk pelan bahu angkasa karena memang dirinya tidak bisa membantu tidak bisa berbuat banyak soalnya senja akan terlalu sensitif jika terlalu banyak orang ikut campur di dalam masalah mereka, Maka dari itu ia memilih untuk bersikap biasa saja kalau memang nanti diperlukan bantuannya bakalan siap memberikannya tidak perlu harus memaksakan kehendak dan juga tidak perlu harus memberikan pendapat di saat yang tidak tepat dan juga di saat yang tidak diperlukan.


" kalau memang kamu merasa benar-benar sangat merindukannya Ya sudah disamperin saja atau mungkin pura-pura kalau kamu itu juga mau menuju ke tempat yang dia tuju sekarang, daripada hanya melihat dari jauh tanpa mendengar suaranya langsung rasanya pasti sengsarakan soalnya aku juga pernah mengalami hal itu? "saran Davin yang tidak tega kalau misalnya melihat temannya itu hanya bengong doang tanpa melakukan apapun Dan intinya tidak bisa meminta tolong kepada siapapun.


Angkasa terlihat menghela nafasnya kasar sambil mengusap wajahnya frustasi karena Jika ditanya bagaimana perasaannya Ya jelas jawabannya benar-benar tersiksa dengan segala sesuatu yang ada ini, karena kalau orang-orang itu paham dengan masalahnya Ya tentu saja mereka akan mengerti jika Angkasa itu bukan hanya ingin mendengarkan suara senja saja tetapi ingin memeluknya ingin meminta maaf dan juga ingin mengajaknya berdamai serta menjalani semuanya dengan baik-baik.


" dia tidak dapat aku gapai lagi dan juga dia tidak dapat kusentuh serta tidak bisa lagi aku dengar suaranya yang selalu menyatakan protes yang menyatakan tidak suka saat aku berbicara dan juga mencoba memberikan perhatian, Mungkin hanya dengan melihatnya seperti ini malah lebih baik untukku dan juga untuk dia karena menjadi pria yang egois selama ini aku rasa sudah terlalu berlebihan dan juga sudah lebih dari cukup tidak usah terlalu banyak menambah beban pikirannya lagi. "Angkasa mencoba untuk tetap berpikir positif thinking dan juga selalu menanamkan sebuah pemikiran bahwa Kalau jodoh tidak akan pergi kemanapun.


Davin hanya menganggukan kepala tetapi baginya jika mereka terlalu banyak mengalah Ya tetap saja bakalan di tempat tidak ada perubahan sama sekali, maka dari itu ia memilih untuk menarik tangan angkasa dan juga Daffa agar ikut dengannya menyusul senja dan juga Bela sebab menurutnya ini semua harus clear agar semua masalah Cepat segera beres.


"kamu mau membawa kami ke mana Davin? ingat ya jangan coba melakukan hal negatif yang nantinya akan kamu sesalkan selamanya karena tidak pernah meminta izin kepadaku lebih dahulu, aku sekarang sedang tidak ingin bercanda dan juga sedang tidak ingin marah-marah yang nantinya akan berakibat fatal! "tegas Angkasa yang tidak suka kalau misalnya ada yang berani mengatur kehidupannya ada yang berani mengambil keputusan tanpa bertanya dulu dan juga ada yang coba membuat diri terasa lebih benar.


Senja mengerutkan keningnya soalnya tadi dirinya memang tidak tahu sama sekali Jika di tempat ini ada Angkasa dan kenapa bisa ada pria itu di sekitar mereka, lalu saat ini juga ada Davin dan juga Daffa yang membuktikan kalau sebenarnya tadi saat dirinya lewat ada angkasa di sekitarnya namun dirinya yang tidak menyadari hal itu.


" tunggu dulu! Ini kita berdua yang salah atau memang mereka sudah ada di sini Dari tadi atau tadi di kampus ada itu manusia juga, kok bisa ya kita tidak sadar sama sekali kalau sebenarnya dia ada di situ?" Bella dengan wajah penasaran sedangkan sahabatnya itu hanya mengangkat kedua bahunya karena memang tidak tahu apapun tentang semua ini dan juga merasa benar-benar terkejut seperti yang dialami oleh Bella.


Senja ingin melangkah Maksudnya Keluar dari tempat itu tetapi rasanya dirinya seperti lari dari sebuah masalah dan juga menurutnya tidak ada hubungan apa-apanya dengan ketiga pria itu Jadi untuk apa harus keluar dari situ, dan juga satu lagi perutnya sedang tidak bisa diajak kompromi keroncongannya minta ampun Masa iya harus menahan lapar karena gengsi yang sedang dialaminya atau karena tidak ingin melihat wajah-wajah orang-orang seperti itu?

__ADS_1


" Ya sudah biarkan saja soalnya ini kan tempat umum memangnya kita harus pasang letter di depan gitu supaya Maksudnya orang-orang seperti mereka dilarang untuk masuk, nanti lain kali makan di restorannya milik orang tua kamu saja deh mungkin dengan begitu kita bisa pasang foto-foto mereka bertiga biar maksudnya nanti kalau mau masuk satpam langsung menyeret keluar biar tidak mengganggu kegiatan yang kita lakukan, "saran senja yang juga merasa Jengah ketika mau ke sini ada orang-orang itu mau ke sana selalu ada mereka Dan intinya sepertinya keberadaannya itu selalu diketahui sampai-sampai Mungkin tempat teraman baginya sekarang hanyalah rumah.


Angkasa yang merasa bahwa kini mungkin sudah saatnya harus berbicara dengan senja memilih langsung mendekati wanita itu, Iya tidak peduli sama sekali dengan Respon yang diberikan nantinya sebab menurutnya sekarang yang ada di depan mata itu harus digunakan sebaik mungkin toh nanti kesempatan seperti ini juga tidak akan muncul lagi yang kedua kalinya.


"Aku mau berbicara sama kamu sekarang dan boleh ada Bela di sekitar kita karena menurutku itu tidak ada masalahnya sama sekali, karena di sini Aku hanya ingin menegaskan tolong saat bertemu denganku kamu jangan merasa terganggu ataupun merasa tidak nyaman soalnya aku memang tidak ada niatan untuk mengganggu kamu apalagi membuat kamu merasa tempat-tempat yang kamu datangi itu adalah tempat yang paling tidak aman," ujar Angkasa yang terlihat lebih memilih untuk memalingkan wajahnya ke arah lain Soalnya kalau melihat ke arah senja dirinya benar-benar merasa Rapuh.


Senja terlihat mengangkat alisnya sebelah soalnya merasa aneh sih karena pria itu yang datang ke tempat ini pria itu juga yang mengganggu kehidupannya terus memintanya untuk bersikap biasa saja Ya sepertinya tidak masuk akal, tetapi balik lagi kalau mau merespon pun rasanya hanya membuang-buang tenaga kalau berdiam diri pun rasanya orang-orang itu tidak akan pernah berubah jadi lebih baik ya seperti begini saja.


" Ya sudah terserah kalian mau ngapain Emangnya ada nampak gitu kita kayak sengsara saat ada kalian di sini dari tadi tidak peduli Mau Kalian berbuat apapun yang penting intinya tidak mengganggu aktivitas yang kami jalani, jadi sudah Ih jangan terlalu lebay deh soalnya mengganggu saja urusan orang lain dan kami juga benar-benar tidak ingin menatap ke arah kalian yang menurut kami hanya akan membuat sakit mata! " Bela adalah orang yang paling sensitif maka dari itu ketika mengetahui seseorang Sampai separah mungkin pun dirinya tidak merasa bersalah sama sekali ataupun mencoba untuk meminta maaf karena menurutnya memberikan maaf kepada orang-orang seperti itu hanya akan membuang tenaga percuma.


kecewa itulah yang dirasakan oleh angkasa saat ini Namun balik lagi tidak mungkin juga kan memaksakan kehendak jika hasil akhirnya akan membuat wanita-wanita itu merasa tidak nyaman, apalagi wajah senja terlihat begitu sembuh pertanda bahwa memang wanita itu ingin sendirian ingin makan kemudian menenangkan diri tidak ingin diganggu oleh dirinya.


" Aku harap hari kalian menyenangkan dan aku harap juga Apapun yang kamu lakukan dari sekarang sampai nanti selalu baik-baik saja, aku tidak bisa mengatakan semua kesalahan yang kulakukan itu tetapi yang ingin aku katakan kalau aku benar-benar mengaku salah Dan juga meminta maaf! "Angkasa memilih untuk langsung duduk di samping senja kemudian sibuk dengan ponselnya membuat senja memutar bola matanya malas karena dikiranya tadi setelah pembahasan yang terjadi pria itu langsung pergi eh tahu-tahunya malah duduk tenang.


" Apakah menurut kalian aku saat ini mengganggu atau tidak, kalau tidak ya syukur kalau mengganggu juga aku minta maaf soalnya sepertinya tempat lain tidak nyaman dan lebih cocoknya duduk di sini? "Senja benar-benar merasa hidupnya itu hanya berjalan lurus saja tidak ada beloknya sama sekali karena terbukti saat ini Arkan datang dan mengganggunya setelah ada Angkasa tadi dan Kenapa pria itu lagi.


Senja menyesali keputusan bodohnya tadi karena bisa-bisanya memutuskan untuk datang dan makan di tempat ini, dan lihatlah sekarang yang terjadi bukan mendapatkan kenyamanan tapi yang ada hidupnya menjadi hancur berantakan dan mungkin entah bagaimana dengan nafsu makannya nanti.

__ADS_1


" Ya Tuhan ampunilah aku, kenapa bisa sih harus bertemu dengan manusia seperti mereka ini yang hasil akhir hanya akan membuat aku bingung harus melakukan apa? " ujar Senja dalam hati dan akhirnya memilih untuk memainkan ponselnya sedangkan Bella yang memutuskan untuk memesan makanan untuk mereka berdua karena sepertinya mereka harus segera menelan makanan itu bulat-bulat supaya cepat bisa pergi dari tempat itu.


__ADS_2