
Bella terlihat benar-benar tidak suka ketika bertemu dengan Davin hari ini, karena Bayangkan saja semalam itu ia diperlakukan layaknya orang bodoh yang tidak tahu apapun dan juga intinya yang sepertinya bisa gampang saja ketika dipermainkan oleh orang lain.
bukan karena dirinya itu terlalu percaya bahwa nanti besok lusa pasti bakalan mendapatkan pria yang lebih bagus lagi dari Davin tetapi untuk saat ini kalau misalnya mengakui jika Davin itu merupakan perhiasan sempurna rasanya tidak mungkin sama sekali, soalnya yang ada di dalam pikiran bela itu kalau selama ini Davin sudah berbohong Jadi tidak mungkin dong dirinya percaya begitu saja dengan segala macam Janji Manis pria itu nantinya.
" Ya sudah terserah saja kamu mau melakukan apa karena aku tetap tidak akan pernah terpengaruh sedikit pun dan juga tidak akan pernah merasa kalau kamu itu merupakan orang baik dalam kehidupanku, karena sekali aku dibohongi maka mati sudah kepercayaanku kepada orang itu dan juga tidak akan pernah memberikan yang namanya kesempatan kedua kalau soal semalam ya aku akui kalau itu semua karena aku yang teledor dan juga tidak cepat menyadarinya! " jelas Bella sebab Biar bagaimanapun tidak mungkin juga kan Ya harus bisa memaksakan diri tetapi yang pastinya kalau dirinya tetap tidak terima ketika Davin berani-beraninya membohonginya seperti itu.
Davin memasang tatapan mamasnya ketika melihat kalau Bella sama sekali tidak peduli dengannya dan lebih parahnya lagi kalau udah apa juga sepertinya males tahu dengan permasalahan yang dihadapinya ini, syukur saja senja tidak muncul sekarang kalau misalnya Gadis itu muncul Ya tentu saja harga dirinya bakalan lebih jatuh lagi soalnya kebohongannya semalam itu kan pertama kali dibongkar oleh senja.
bella ingin sekali tertawa ketika melihat wajah Davin yang sedikit pias, mungkin karena tahu bahwa kebohongannya sudah terbongkar jadi alhasil tidak punya alasan lagi untuk bisa membela dirinya agar nantinya tidak disalahkan oleh orang lain?
" Jadi ceritanya kamu tetap menuduhku sebagai orang yang menemui kamu tadi malam yang entah di mana itu Aku pun tidak tahu sama sekali, padahal kamu tahu sendiri kan kalau aku itu sebenarnya semalam sedang bersama dengan Daffa pergi ke ulang tahun salah satu teman kami? " Davin akhirnya harus menyeret Dafa dalam masalah ini padahal sebenarnya dapat dari tadi itu memilih untuk tidak ikut campur sama sekali.
Daffa terlihat mengerutkan keningnya ketika mendengar alasan yang diberikan oleh Davin barusan, jika sudah seperti ini ya otomatis pastinya akan ada drama yang berkelanjutan kalau misalnya dirinya tidak ikut ambil bagian di dalam drama yang diciptakan oleh Davin tadi.
terlihat Bela ingin sekali tertawa karena ia yakin kalau sahabatnya senja tidak mungkin salah memberikan informasi kepadanya kalau misalnya tadi malam itu dirinya bertemu dengan Davin, sebab untuk apa juga senja bisa membohonginya kalau hasil akhir tidak akan mendapatkan keuntungan sama sekali yang ada hubungan mereka berdua bakalan tidak ada nyambungnya soalnya saling menjatuhkan satu sama lain.
kebingungan sekaligus kikuk ketika melihat ada senja yang tiba-tiba datang seperti itu, padahal tadi harapannya kalau sebenarnya Bela datang ke kampus itu sendirian tanpa membawa sahabat karibnya untuk ikut serta karena nantinya pastinya senja akan membongkar semua kebohongannya.
"senja, kamu juga masuk hari ini? Padahal tadi aku pikir kamu mungkin izin karena lagi melakukan ini dan itulah pokoknya yang tidak bisa membuat kamu datang, tetapi Syukurlah kalau kamu datang soalnya kasihan juga kan kita yang mau ujian akhir tetapi kamu malah bolos?" Davin sengaja menyapa senja lebih dulu ya maksudnya agar fokus wanita itu teralihkan tidak lagi membahas soal masalah yang tengah dirinya bahas dengan Bella yang sampai sekarang belum menemukan titik terang yang paling baik.
__ADS_1
Senja menatap heran ke arah Davin yang entah kenapa hari ini kok tiba-tiba jadi baik kepadanya, Padahal selama ini kan Kalau bertemu dengannya biasanya Davin Selalu cuek dan juga tidak peduli sama sekali.
"bella, ngapain coba lama-lama di sini Padahal tadi katanya pengen ke kantin membeli cemilan Soalnya kan nanti sebentar lagi dosen tidak masuk tidak otomatis kita harus mengerjakan tugas kan?"Senja sengaja mengabaikan pertanyaan yang dilontarkan oleh Davin tadi karena baginya kalau pertanyaan itu hanya untuk mengalihkan perhatian orang lain saja bukanlah sebuah pertanyaan yang tulus memang benar-benar dilakukan hanya untuk memberikan perhatian maksudnya untuk memastikan kabar dan keadaan orang itu apakah baik-baik saja atau tidak.
davin menggaruk kepalanya yang tak gatal saat melihat Respon yang diberikan oleh senja yang menurutnya sangat tidak bersahabat itu, entah kenapa wanita itu semenjak dirinya marah-marah tidak jelas selalu saya cuma memperlakukannya dengan begitu buruk bahkan terkesan cuek dan juga tidak peduli sama sekali.
" Kamu kenapa tidak peduli sama sekali dengan keadaanku, atau mungkin sekedar menanyakan kabarku soalnya kan kamu baru datang? " tanya Bella mengejek ke arah Davin dan juga sengaja mengatakan hal itu kepada Senja Siapa tahu mungkin kali ini giliran sahabatnya itu yang mengatakan semuanya?
Davin kebingungan ketika melihat Bella sepertinya benar-benar menjaga jarak darinya, Padahal selama ini kan wanita itu selalu berperilaku yang baik karena mungkin waktu itu ia sudah sempat salah bicara akhirnya terbawa sampai sekarang.
"bella, Bisakah kita berbicara sekarang karena memang ada hal penting yang harus aku sampaikan?" Tanya Davin lagi sedangkan Bella mengerutkan keningnya karena menurutnya untuk apa coba berbicara berdoa sedangkan di sini saja mereka ada berempat terus nanti kalau misalnya Hanya mereka berdua yang berbicara pertanyaannya yang dua lainnya mau ngapain.
"ah sepertinya pendengaran kamu memang sedang tidak dalam keadaan yang begitu baik, soalnya tadi kamu sendiri kan yang mendengar kalau aku dan juga senja itu lagi mau mengerjakan yang namanya tugas terus kenapa kamu malah menanyakan hal itu? kalau kamu mau bertanya ya sudah pergi ke depan gerbang yang sebelah sana lagi Kemudian tunggulah para mahasiswi kecentilan itu untuk datang kemudian sapa mereka serta tanyakan kabar mereka , soalnya kasihan loh orang sudah centil makeover-nya juga sudah main jutaan rupiah tetapi tidak dihargai sama sekali? "saran Bella membuat Davin mendengus kesal karena dari tadi itu ya sudah berusaha mencoba menjadi orang yang baik tetapi kenapa malah tidak dihargai sama sekali.
David itu bukan tipe seorang yang bisa bersabar dan juga bisa yang namanya mengerti keadaan orang lain karena kebanyakan ia pasti akan mengeluh dan juga tidak suka sama sekali, apalagi dari tadi dirinya sudah berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi kemudian berusaha minta maaf kepada Bella biar nantinya pembahasan mereka berdua bakalan lebih nyaman dan juga dekat namun Lihatlah wanita itu selalu mengacuhkan dirinya dan juga tidak peduli sama sekali dengan apapun yang dilakukannya nanti.
daffa tahu kalau nantinya pasti Davin bakalan melakukan hal negatif makanya ia memilih untuk menyusul pemuda itu kemudian menariknya pergi tetapi Davin Tentu saja tidak terima dan akhirnya menepis tangan Daffa begitu kuat, kalau misalnya ada aku mau macam-macam Ya tidak masalah tetapi tidak untuk sekarang karena ini semua harus melalui prosesnya.
" Davin Ayo kita pergi dan kamu tolong hargai apapun yang menjadi keputusan orang lain, Kamu jangan terlalu ingin didengar dan malah kamu mengabaikan apapun yang ingin mereka lakukan karena Maunya harus kamu yang diprioritaskan! "ajak Daffa soalnya Ia juga paling tidak suka ketika ada orang yang terlalu memaksakan diri agar nantinya menjadi orang yang paling terpenting dalam kehidupan orang lain.
__ADS_1
Davin terus saja menepis kuat tangan Daffa agar berhenti mengatur kehidupannya dan juga agar berhenti menasehatinya layaknya Ia merupakan seorang yang sangat bodoh, Apapun yang terjadi kedepannya pokoknya dirinya bakalan menghadapinya kemudian meskipun itu merupakan seorang wanita sekalipun terkesan dirinya bahkan tidak peduli sama sekali, karena baginya apa yang dipikirkannya merupakan hal yang paling utama dan apa yang dikatakannya adalah hal yang paling mutlak Untuk didengar kemudian Apa yang diperintahkan olehnya adalah hal yang paling mutlak untuk harus diikuti tanpa bantahan dan harus penuh dengan semangat agar nantinya dirinya juga akan diuntungkan dengan hal seperti begini.
bella merasa kasihan dengan Daffa karena sepertinya maksud dan tujuan pria itu baik hanya saja disalah artikan oleh orang lain, tapi ia juga tidak mungkin membantu kan karena masalahnya saya sedang rumit apalagi harus membantu mereka yang ada kepalanya bakalan rasanya sangat tidak nyaman.
" Daffa Biarkan saja dia mau melakukan apapun soalnya kebiasaannya kan seperti itu kalau misalnya kamu meladeninya terus yang ada dia bakalan besar kepala loh, aku yang lihatnya saja sudah merasa bosan Apalagi kamu jadi aku harap jangan terlalu merendahkan diri dan akhirnya meninggikan orang lain yang jelas-jelas tidak menghargai kamu dari awal, "ujar Bela membuat David Mendes kesal karena wanita itu selalu saja mencari perkara dengannya dan juga selalu saja membahas hal yang tidak tidak seolah-olah dirinya manusia yang paling buruk di muka bumi ini.
Davin malah mencurigai Dafa ketika mendengar jawaban yang diberikan oleh Bella Tadi seolah-olah mereka berdua itu punya hubungan sehingga saling memperhatikan satu sama lain, padahal dari awal ia sudah berusaha keras untuk mendapatkan hatinya Bela Entah kenapa wanita itu malah memihak kepada Dafa dan hal ini pula yang membuat dirinya curiga kalau Bella itu marah hanya karena memang berniat untuk pindah ke lain hati yaitu bersama dengan Daffa dan bukan dirinya.
"kalian pasti sedang membohongiku kan selama ini yang membuat aku terlihat seperti manusia bodoh karena tidak tahu apapun itu, karena habis-habisannya kamu lebih memperhatikan apa yang dia katakan dibandingkan aku Padahal kamu tahu sendiri kalau misalnya selama ini aku berjuang agar bisa mendapatkan maaf dari kamu kan? "omel Davin yang tidak terima membuat Bella menatap heran karena menurutnya pikiran pria itu terlalu lemah sampai-sampai tidak bisa membedakan mana yang baik dan juga mana yang buruk serta mana yang harus dipertahankan dan juga mana yang harus dilepas.
Bella Tentu saja tidak terima dong apa yang dikatakan oleh Davin tadi sebab bisa-bisanya mencurigai dirinya dengan Daffa, Padahal tadi itu hanyalah insiden dan mereka tidak bisa yang namanya menolak maka dari itu kalau misalnya mereka datangnya bersama kenapa malah timbul kecurigaan yang tidak jelas?
"Kamu itu ngomong apa sih? Kok bisa-bisanya kamu mencurigai kami berdua melakukan hal ini dan yang itu padahal kamu tahu sendiri kan kalau kami itu bukanlah seseorang yang dengan berani mengumbar segalanya, kalau misalnya kamu setiap hari seperti ini aku yakin suatu saat pasti tidak akan ada orang yang bakalan bergaul dengan kamu soalnya mereka juga capek dengan sikap kamu yang tidak jelas itu,"Senja akhirnya memilih untuk meladeni semuanya dan setelah selesai mengajak Bella untuk pergi karena menurutnya jika terlalu berlama di situ yang ada bakalan menimbulkan fitnah dan juga dosa yang tidak akan pernah ada ujungnya.
daffa mendengus kesal dan akhirnya memilih untuk pergi meninggalkan Davin juga karena capek sih ketika manusia itu orang-orang seperti itu tetapi kita malah disalahkan, orang egois ya seperti itu maunya didengar kemudian maunya orang lain yang salah kemudian ketika marah-marah tidak jelas dan orang lain pun harus mendengarkannya tanpa mengeluh sama sekali walaupun itu terdengar begitu sangat membuat telinga kita merasa sengsara karena tidak nyamannya.
"kamu kenapa sih malah ikutan pergi meninggalkanku sendirian di sini, padahal kamu tahu sendiri kan kalau pertanyaanku tadi itu belum ada jawaban?" tanya Davin tidak terima ketika diabaikan begitu saja padahal seharusnya Daffa itu lebih perhatian kepadanya soalnya mereka berdua kan sahabat selain dengan siapapun mereka terlihat begitu dekat Karena mungkin pernah satu jurusan waktu di sekolah menengah atas dulu.
"pembahasan apalagi yang harus kita bahas kalau misalnya hasil akhir Apapun yang kamu ucapkan selalu membuat orang lain merasa emosi, saya juga kadang-kadang bisa capek loh kalau misalnya setiap hari hanya melihat orang yang egois kemudian tidak pernah melakukan sesuatu yang memikirkan perasaan orang lain?" protes Dafa lalu segera pergi dari situ karena dirinya yakin jika terus menerus meneladani angkasa lama-lama sikap sabarnya itu akan hilang dan berganti menjadi pribadi yang kasar kemudian menganggap sesuatu itu menjadi serius serta tidak akan pernah membiarkan yang namanya Davin menginjak harga dirinya untuk kesekian kalinya lagi.
__ADS_1
Davin dilema di satu sisi dirinya harus segera mengejar Bela dan juga mengatakan kronologis yang sebenarnya, di sisi lain ia benar-benar merasa kecewa ketika Gadis itu tidak secara langsung mengucapkan kata maaf kepada semuanya Padahal jelas-jelas orang-orang di situ merupakan korban dari mulut Davin yang tidak pernah dipikir dulu saat berbicara.