
Bintang meskipun diperlakukan tidak adil dirinya merasa biasa saja soalnya itulah yang akan terjadi ketika dirinya bertemu dengan Nirmala yang hobinya hanya marah-marah, kalau misalnya dirinya membantah Sepertinya bakal panjang lagi urusannya jadi mau tidak mau ya diam saja lah demi keamanan dan juga kenyamanan bersama.
Apalagi wanita itu merupakan mertuanya Ya otomatis harus bisa memberikan hormat kepadanya tidak boleh sedikit membantah apalagi menjawab dengan cara mencari masalah, kalau misalnya dirinya sudah tidak sanggup lagi ya memilih untuk mengabaikan saja tidak usah menganggap kalau wanita itu sedang berbicara kepadanya mungkin dengan begitu perasaannya akan lebih tenang dan juga tidak terlalu terpaksakan dengan semua yang ada di hadapannya kini.
Nirmala terlihat tambah kesal ketika Himawan berniat membantu Bintang saat dirinya memarahi wanita itu, padahal Seharusnya di sini itu Himawan tidak ikut campur dengan urusan keluarga mereka dalam bentuk apapun karena ia paling tidak menyukainya.
" kamu itu bisa tidak jangan marah-marah, dia itu bukan anak kecil melainkan anak kamu juga kan soalnya Leonardo sudah mengambilnya sebagai istri? Coba saja kamu pikirkan misalnya saat kamu harus berkunjung ke rumah orang tuanya Bintang terus mereka memperlakukan seperti kamu yang memperlakukan istrinya , kira-kira kamu bakalan terima atau tidak yang ada manusia seperti kamu itu pasti bakalan marah-marah tidak jelas seperti sekarang"? Tanya Himawan tidak terima membuat Nirmala menatap tidak suka ke arahnya karena menurutnya pria itu hanya terlalu banyak mengada-ada padahal ini kan urusan keluarga mereka tidak boleh satupun ikut campur apalagi coba-coba untuk memberikan perintah yang tidak jelas karena itu sama saja dengan sudah merendahkan harga dirinya.
Bintang tidak berani membantah apalagi menurut semua orang itu diam dan jangan menyebut-nyebut dirinya lagi namun Biar bagaimanapun mereka itu orang-orang yang sudah tua semua, pantasnya harus dihormati dan biarkan saja mereka mau bicara apa yang penting intinya tidak ada yang saling cakar-cakaran apalagi menggunakan kata-kata kasar hanya untuk mendapatkan yang diinginkan.
" Eh kamu lupa kalau dia itu merupakan yatim piatu yang tidak punya siapapun soalnya kehadirannya kan selalu membuat orang-orang menjadi sial, Jadi siapa yang bakalan memperlakukan anakku dengan buruk soalnya kan dia tidak punya siapa-siapa lagi wanita itu hanya bisa cuma numpang hidup sama orang lain doang kemudian malah menyusahkan lagi seperti sekarang ini kan? "tanya Nirmala tidak suka sambil menatap tajam ke arah Bintang yang dari tadi pun tidak berani membantah apapun yang dikatakan oleh mertuanya sendiri itu karena menurutnya Nirmala itu setiap perkataannya adalah sebuah kebenaran maka lebih baik hanya diam dan mendengar.
" Jadi secara tidak langsung kamu menghina statusnya Bintang Dan menganggap bahwa dia itu tidak ada gunanya sama sekali serta pembawa sial dalam kehidupan orang lain , sekarang aku bertanya kepada kamu kenapa sampai Davis meninggalkan kamu sampai sekarang dan tidak kembali lagi karena status kamu juga sama yatim piatu pembawa sial! Jangan pernah berbangga diri di hadapanku Karena Aku paling benci orang-orang yang seperti itu yang bisanya selalu menyalahkan orang lain, padahal diri sendiri dianggap paling benar dan berpikir bahwa apapun yang dilakukan Itu adalah sebuah keharusan! " ujar Himawan yang benar-benar tidak suka dengan segala macam yang dilontarkan oleh Nirmala barusan sebuah penerusnya sudah sangat keterlaluan sampai-sampai tidak sadar dengan situasi kondisi saat ini itu harusnya bagaimana ketika mengucapkan sesuatu.
Nirmala mengepalkan tangannya menahan emosi karena ia paling tidak suka ketika ada orang yang dengan percaya diri dan juga menyebut-nyebut manusia di masa lalunya itu, seharusnya pria itu paham kalau selama ini ia sudah menyembunyikan kebenaran kepada Leonardo Entah kenapa harus diungkit kembali ke permukaan dan sekarang Lihatlah anaknya itu telah menatap heran dan menutup Jawaban yang harus diberikan saat itu juga tidak peduli dengan kondisi sekarang.
__ADS_1
"kamu tahu apa tentang Davis? dan satu lagi kamu tidak pantas untuk ikut campur urusan keluarga kami karena kamu itu hanyalah orang luar, maka dari itu saya harap kamu menjadi lebih bisa menjaga setiap perkataan yang dikeluarkan karena itu nantinya akan membuat semua menjadi hancur berantakan! "tegas Nirmala yang menolak benar-benar Apa yang dilakukan oleh Himawan dan juga menyebarkan berita yang sebenarnya sudah ia sembunyikan dari dulu tidak ingin menambahkan ke permukaan agar maksudnya nanti biar orang lain tidak terlalu banyak bertanya kemudian tidak terlalu banyak orang yang mencari tahu serta nanti hasil akhirnya membuat dirinya sendiri yang pusing menjelaskannya.
Himawan tertawa ketika mendengar jawaban yang diberikan oleh Nirmala padahal seharusnya tadi sebelum mencari masalah wanita itu sudah memikirkan semuanya lebih dahulu, tidak semuanya apa yang dia inginkan berjalan sesuai dengan kemauannya karena yang ada nanti bakalan berbanding terbalik.
" ya makanya kamu juga jangan berbicara seperti itu dong dan memojokkan menantu Kamu sendiri yang seharusnya kamu jaga dan juga kamu sayangi seperti dia menyayangi kamu, dan satu lagi dia itu sebenarnya lagi terpuruk dengan keadaan mereka saat ini yang belum ada titik terang Tetapi malah kamu datang kemudian mengatakan sesuatu yang tidak tidak seperti itu, "protes Himawan dan tidak masalah jika dirinya dipermasalahkan oleh semua orang yang penting intinya Ia hanya ingin melakukan sesuatu yang benar tidak merugikan siapapun kemudian bisa dibilang mungkin itu adalah sebuah keharusan yang harus dilakukan.
" Sudahlah jangan banyak berdebat lagi Bukankah dari tadi sudah puas dan maksud tujuan datang ke rumah ini bukan untuk bertengkar, kalau ini semua gara-gara aku oke aku minta maaf tetapi Percayalah aku hanya ingin semua berjalan normal sesuai dengan harapan kita masing-masing Dan intinya tidak menjatuhkan satu sama lain di saat Genting seperti ini, " sanggah Bintang ketika sudah tidak mampu lagi mendengar semua yang terjadi di hadapannya.
Himawan yang masih gemes dengan jawaban yang ditunggu dari Nirmala memilih untuk diam ketika melihat Bintang mengatakan semua itu dengan penuh permohonan, dirinya Ya tentu saja mengikuti keinginan dari wanita itu karena ia sudah menganggapnya sebagai anak kandungnya sendiri maka dari itu susahnya Bintang merupakan susahnya juga dan senangnya Bintang merupakan senangnya juga.
Leonardo mendapatkan ke arah Mamanya itu karena Percayalah sudah sekian kalinya wanita itu selalu membuat dirinya kecewa di hadapan para tamunya, Setidaknya kalau mau datang dan marah harusnya melihat situasi dan juga kondisi Apakah ada orang atau tidak sebab ini sama saja dengan menyiratkan kalau Leonardo itu merupakan tuan rumah yang sangat tidak bertanggung jawab terhadap rasa aman dan juga rasa nyaman dari para tamu yang datang yang sebenarnya dari awal bermaksud baik dan juga ingin menolong mereka dari segala kesulitan yang ada.
"sudah puaskan membuat ke semua tamu ku pulang hari ini, dan juga sudah merasa diri menang kan karena akhirnya selalu saja membuat aku malu di tempat dan tidak cocok sama sekali? "tanya Leonardo dengan tatapan sinisnya lalu memilih untuk menarik istrinya masuk ke dalam rumah membiarkan Nirmala sendirian di tempat itu.
Nirmala menatap penuh keheranan ke arah anaknya yang hanya mengatakan seperti itu lalu pergi begitu saja tanpa peduli dengan dirinya yang masih berada di situ, padahal sebagai seorang anak bagaimanapun caranya pria itu harus bisa menghargai keberadaannya dan tidak main nyelonong pergi begitu saja sampai-sampai pamit pun tidak.
__ADS_1
" Leonardo, mama belum selesai bicara dan urusan kita pun belum selesai! Sekarang kamu tenang di tempat karena kita harus berbicara tentang apa yang terjadi di dalam keluarga kita tanpa ada orang asing yang mendengar, dan suruh wanita yang ada di samping kamu itu segera menghindari pergi kemana begitu supaya mama tidak melihat dia! "perintah Nirmala membuat Leonardo tertawa karena masih sama seperti kebiasaan awalnya yaitu Selalu saja menyuruh istrinya pergi ke mana baru mereka berdua bicara dan tentu saja dirinya tidak terima hal itu terjadi sebab biar bagaimana pemerintah harus tahu segala macam posisi dan juga masalah yang terjadi serta pembicaraan apapun dalam rumah itu meskipun penting sekali.
"Bintang adalah istriku dan sampai kapanpun akan tetap seperti itu tidak ada yang bakalan mengambil posisinya dari sampingku apalagi mencoba untuk memisahkan kami kembali, Jika ada yang mau dibicarakan silakan bicarakan di depannya juga tidak ada hal yang akan aku tutupi darinya karena Biar bagaimanapun dia juga berhak mengetahui segala macam urusan yang sedang aku lakukan! "tegas Leonardo yang tetap menolak keinginan dari Nirmala baik dalam bentuk apapun karena menurutnya jika mamanya tidak mengerti dengan keadaannya dan juga statusnya maka untuk apa juga ia harus bisa mengerti.
" pokoknya tidak ada yang boleh mengatakan hal itu karena kamu harus mendengarkan mama dan juga Setiap keputusan yang sudah Mama buat tidak ada yang boleh melanggar sedikitpun, meskipun itu istri kamu sekalipun karena 15 tahun kan dia sudah pergi untuk apa juga pedulikan kehadirannya jangan sampai selama ini dia berselingkuh dan setelah capek dan juga bosan akhirnya memilih kembali kepada kamu lagi? Wanita seperti mereka itu tidak akan pernah puas dan akan mencari seseorang yang memiliki kekayaan lebih, setelah kekayaan itu tergerus dan tidak tersisa maka ini mereka memilih kembali ke kehidupan masa lalu bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa pun! " ujar Nirmala membuat harga diri dari Bintang benar-benar terluka karena bisa-bisanya mertuanya mengatakan semua itu padahal tidak tahu kah jika dari awal dirinya ingin pulang.
" aku memang miskin dan tidak punya apapun yang bisa dibanggakan serta tidak punya pekerjaan yang bisa menjamin hidupku di luar sana, tetapi aku pergi karena memang ada orang jahat yang bermaksud menghancurkan keluarga kami dan akhirnya membuat kami terpisah ! penyerangan yang terjadi itu adalah sesuatu hal yang benar-benar membuat keluarga kami menjadi hancur berantakan, Dan aku harap tidak ada orang dekat yang berani-beraninya ikut ambil bagian di dalam penyerangan yang terjadi waktu itu! "sindir Bintang lalu memilih untuk masuk ke dalam kamar karena menurutnya jika menimpali terus perkataan Nirmala yang ada hanya akan membuat dirinya emosi sebab susah bersabarnya seseorang akan terpancing juga ketika terus-menerus diperlakukan dengan begitu tidak baik.
" lihatkan istri kamu itu semakin ke sini semakin kurang ajar loh sama mama, harusnya dia itu menghargai mama apapun keadaannya dan tidak boleh mengeluarkan kata-kata yang seperti tadi karena itu sama saja dia sudah menuduh kalau mama juga ikut terlibat di dalamnya? "Nirmala terlihat tidak terima dengan apa yang dikatakan oleh menantunya tadi dan lebih parahnya Leonardo hanya diam.
" Jadi ceritanya Mama ingin agar aku masuk ke dalam rumah terus memarahi istriku karena sebenarnya sudah mengatakan kebenaran yang tidak bisa terbantahkan, harusnya Mama Sabar kenapa sampai dia marah seperti tadi kemudian menyindir sesuatu karena sifat Mama itu menjerumus ke arah sana dan anak kecil pun akan paham dengan yang terjadi ini kan ? Sudahlah lebih baik Mama kembali ke kediaman Mama yang begitu nyaman dan juga megah itu jangan hadir di apartemen kami yang begitu kecil dan sumuk ini, nanti kalau misalnya aku sudah kembali pindah ke rumah kenangan kami baru kami bakalan mengundang Mama secara resmi untuk datang! "setelah mengatakan hal itu Leonardo pun memilih untuk menutup pintu membiarkan Nirmala sendirian di depan pintu itu soalnya keinginan wanita itu dari dulu kan selalu seperti itu ya itu sendiri tanpa ada yang mengganggu sedikit.
nirmala mengepalkan tangannya emosi karena Lagi Dan Lagi selalu saja seperti begini hal yang harus ia dapatkan ketika berbicara dengan anaknya itu, seharusnya Leonardo lebih mendengarkan dirinya tidak boleh terlalu mendengarkan orang lain apalagi istrinya itu yang menurut Nirmala hanya akan memperkeruh suasana menjadi tidak nyaman sama sekali.
" Kamu kenapa malah di sini, pergi nyusul Mama deh kasihan deh sendirian? Memangnya kamu mau kalau aku disalahkan lagi karena mengira bahwa sudah memprovokasi hidup kamu agar menjadi anak yang tidak peduli dengan keadaan orang tuanya sama sekali, aku mohon Tolong jangan menciptakan drama lebih berkepanjangan di dalam keluarga kita soalnya Rembulan saja sampai sekarang belum ada titik terang yang kita dapatkan! "bujuk Bintang lalu meninggalkan suaminya itu membiarkan pria itu berpikir apa yang terbaik yang harus diambil sekarang.
__ADS_1
Bintang sebenarnya selama ini terlalu banyak memendam rasa kecewa kepada mertuanya itu hanya saja ia tidak tega juga harus membantah dan mengatakan sesuatu yang tidak tidak, tetapi jika terus-menerus ia Percayalah anak kecil pun pasti akan merasa bosan ketika diperlakukan sangat buruk dan juga tidak manusiawi sama sekali.