SENJA DAN REMBULAN

SENJA DAN REMBULAN
Singa Betina


__ADS_3

Bintang terlihat tidak bisa menahan tangisnya ketika sampai di gundukan tanah yang masih basah, dan di sana tertera nama putrinya yang dulu ya gendong sepenuh hati yang dulu dirinya sayang sebenarnya jiwa ternyata sudah tertidur di dalam tanah tanpa bisa menjawab panggilannya.


Rembulan sky


Bintang tidak tahu lagi harus mengucapkan kata apa untuk menjabarkan perasaan hatinya saat ini, mau mengeluh pun rasanya percuma semua sudah terjadi tetapi Ya sifatnya manusia tetap saja keluhannya didengar atau tidak dirinya bakalan tetap ngomong.

__ADS_1


" halo Kakak Rembulan, Mama sudah datang nak apa tidak ada niatan untuk bangun dan saling menyapa? Atau mungkin sekedar saling menanyakan kabar soalnya kan kita sudah lama sekali tidak bertemu, masa iya mama baru datang terus kamunya pergi Nanti kita ketemunya di mana? oh iya adek kamu sudah semakin gede dan kayaknya dia juga semakin bijak seperti kamu, tidak cengeng lagi seperti dulu tidak terlalu manja lagi dia sekarang tidak bisa memberikan keputusan yang menurut Mama sangat keren!" Leonardo tidak menimpali apa yang dikatakan istrinya itu sebab menurutnya Pasti bintang saat ini ingin berbicara banyak hanya saja sayang perkataannya itu tidak digubris sama sekali dan bisa dibilang mungkin mengambang begitu saja tanpa ada kejelasan yang pasti.


" Oh iya Mama sama Papa mau rencananya pergi ke rumah Nenek, kamu doakan saja ya supaya mental Mama kamu ini kuat menghadapi semua yang nanti akan dikeluarkan oleh nenek kamu itu! Padahal Mama pengen loh ke sana Ditemani sama kamu dan juga Senja tetapi karena kalian punya kesibukan masing-masing Ya sudah tidak apa-apa yang penting intinya kan ada Papa, nanti kalau misalnya nenek macam-macam Ya sudah tinggal kami pulang saja,"Bintang Berusaha tetap tersenyum walaupun air matanya dari tadi terus turun karena Percayalah dirinya benar-benar terluka ketika melihat putrinya yang sudah pergi menghadap penciptanya sedangkan dirinya dan juga sang suami malah masih sehat walafiat tanpa kekurangan apapun.


kini Mereka sudah pergi dari makam tersebut setelah suasana yang begitu Syahdu dan juga Sendu serta dengan perasaan yang begitu berkecamuk di dada kedua orang tua tersebut, karena mereka hanya bisa melihat anaknya itu melalui gundukan tanah tidak pernah melihat raganya lagi dan juga tidak pernah mendengar suaranya lagi.

__ADS_1


Sesampainya di kediaman Nirmala yang begitu megah terlihat begitu banyak penjaga yang ada, membuat Leonardo tersenyum karena dirinya merasa heran kenapa juga Mamanya itu harus menaruh penjaga di setiap sudut rumah padahal dirinya saja merupakan singa betina yang membuat orang lain akan merasa takut ketika masuk ke dalam rumah itu.


" kamu rasa lucu tidak melihat Mama menyimpan para penjaga di setiap sudut ruangan ini, pada hal pemiliknya saja mengerikan masa iya ada orang yang berani masuk begitu saja? " Leonardo benar-benar merasa lucu membuat Bintang menepuk pelan bahu suaminya itu agar jangan salah berbicara.


" kamu kalau ngomong hati-hati deh soalnya ini daerah kekuasaan Mama dinding dan juga rumput pun punya telinga, jadi jangan coba-coba salah ngomong nanti kita bisa dapat perkara besar! " bisik Bintang .

__ADS_1


__ADS_2