
Rembulan sangat tidak suka dengan Sikap yang ditunjukkan oleh Senja sebab menurutnya wanita itu pasti dengan sengaja ingin membuatnya terlihat buruk di hadapan Angkasa, Padahal selama ini ia tidak pernah meminta apapun dan juga tidak akan pernah mengambil yang menjadi miliknya Senja itu tetapi kenapa sekarang giliran dirinya menyukai seorang pria tapi pria itu malah lebih peduli kepada orang lain.
"Senjana, pergi dari sini sekarang atau Kakak bakalan benar-benar marah! Ingat ya kamu jangan coba-coba datang ataupun mendekat karena aku hari ini benar-benar tidak ingin diganggu, nanti kalau mau pulang ya sudah tinggal pulang saja tidak perlu harus lebay mencariku ke sana kemari! " Sarkas Bulan dengan tatapannya yang begitu membunuh membuat Senjana menatap heran ke arah kembarannya itu yang entah mengapa hari ini begitu terlihat tidak suka kepadanya.
"tapi Memangnya aku salah apa, perasaan tadi itu aku hanya ingin datang menemui kamu kemudian memastikan keadaan kamu? kalau aku punya salah Ya sudah aku minta maaf tapi....
Angkasa mengerutkan keningnya ketika mendengar jika Senjana malah menyalahkan dirinya sendiri dengan perubahan sikap dari Rembulan itu, padahal jelas-jelas di sini yang memiliki Perangai kasar dan juga tidak punya hati nurani adalah Rembulan bukannya Senjana yang terlihat begitu halus dan juga lembut cara berbicaranya.
"jangan meminta maaf seperti itu karena di sini dia yang salah bukan kamu, kalau kamu mengalah Terus yang ada dia tambah besar kepala! "potong Angkasa yang tidak ingin mendengar Senja melanjutkan pembicaraannya dan selalu saja menyalahkan dirinya.
__ADS_1
Rembulan menarik kasar tangan Senjana lalu membawanya masuk ke dalam kelas mereka dan setelah itu mendudukkannya ke kursinya, Lalu setelah itu ia menarik kuat rambut Senjana sehingga wajah wanita itu mendongak ke atas dan begitu meringis kesakitan seolah-olah kulit kepalanya itu hampir copot dari tempatnya.
"kan tadi saya sudah bilang tidak usah berbicara dengan orang asing lagi kan, bisa tidak jangan terlalu tebar pesona dan juga bisa tidak jangan terlalu merasa diri paling bagus diantara semua ini? Kalau kamu seperti begini lagi nanti aku bakalan bujuknya ini agar kamu tinggal saja di Panti, soalnya aku selama ada kamu hidup kami itu bakalan susah dengan sikap menyebalkan dan juga manja kamu yang tidak pernah berhenti itu! "ajak Rembulan yang tidak sadar kalau dari tadi itu Angkasa mendengar jelas dan juga melihat semua perlakuan Gadis itu kepada adik kembarannya sendiri.
"Biarkan saja seperti itu, Kamu lebih baik tidak usah mendekat soalnya semakin kamu mendekat sepertinya Rembulan bakalan tambah menyiksa Senjana!"ujar Zaskia yang selama ini merupakan teman dekat dari Senjana tetapi tidak berani melawan Rembulan soalnya perangi wanita itu dan juga temperamennya yang sangat buruk.
"Kamu kenal sama dia Ya setidaknya kamu belain dia dong, Memangnya kamu mau dia sampai disakiti terus seperti itu? Lagian ada ya saudara seperti itu yang saling menyakiti satu sama lain dan bukannya saling menjaga dan juga membahagiakan, kalau memang akhirnya seperti begini lebih baik semua orang di dunia itu hidup masing-masing dirusak punya saudara sekalian kalau akhirnya hanya bikin menjadi beban? " jelas Angkasa yang untung juga Ia merupakan seorang pria tetapi kalau misalnya dirinya seorang wanita sudah diajak itu Rembulan untuk berduet Soalnya dari tadi wanita itu bersikap seolah-olah menjadi tukang pukul di tempat itu.
Mendengar penuturan yang dilakukan oleh Zaskia membuat angkasa akhirnya sadar kalau sebenarnya selama ini Senjana merupakan korban bullyan dari saudara kembarnya itu, terlihat miris memang tetapi begitulah kenyataannya terus kalau misalnya ia harus ikut campur dengan urusan pribadi mereka rasa-rasanya sudah sangat tidak sopan Soalnya diantara mereka itu tidak ada hubungan dalam bentuk apapun mulai dari kekeluargaan atau hubungan yang lainnya.
__ADS_1
"Aku pasti bakalan membuat wanita itu membayar semua yang telah dia lakukan kepada Senjana, kalau memang hari ini saja dirinya melakukan hal seperti itu Ya tidak masalah karena mungkin dirinya benar-benar tidak puas Tetapi kalau misalnya setiap hari Ia melakukan itu maka bisa dibilang itu sangat keterlaluan dan juga tidak manusiawi!"ujar Angkasa dengan tatapannya yang nyalang tidak masalah menyadarkan seseorang dengan caranya yang penting intinya orang tersebut mau sadar Tetapi kalau tidak ya sudah jangan menyesal juga kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.
Zaskia begitu terkejut ketika sadar kalau dirinya saat ini tengah berbicara dengan salah satu murid baru penghuni kampus, Padahal dari tadi pria itu sebenarnya menjadi bahan ceritaan untuk semua mahasiswi di situ tetapi kenapa baru sekarang dirinya sadar kalau mereka dua sudah berbincang Sedekat Itu tanpa Perkenalan sama sekali.
"Ahhhh....
Semua orang di situ langsung menatap terkejut ke arah Zaskia soalnya tiba-tiba berteriak histeristik seperti ada sesuatu hal yang tiba-tiba muncul di hadapannya, membuat Angkasa yang berada di sampingnya pun tercingkat kaget soalnya wanita itu perasaan beberapa menit yang lalu dalam keadaan baik-baik saja tetapi kenapa sekarang terlihat histeris seperti itu?
Sedangkan Rembulan yang dari tadi sedang memarahi sajian habis-habisan langsung menghentikan kegiatannya itu dan memasang senyuman terbaiknya untuk segera menghampiri Angkasa, menurutnya pria itu pasti dari tadi mengikutinya karena merasa penasaran dengan dirinya sebab kalau tidak Ya mana mungkin orang yang terkenal cuek dan juga Arogan seperti Angkasa itu bakalan berada di kelasnya.
__ADS_1
"Jangan coba kamu tebar pesona kepada dia karena kalau sampai kamu melakukannya itu maka aku bakalan membuat perhitungan dengan kami, kalau misalnya dia datang dan mendekat usahakan kamu tidak menganggap kehadirannya sama sekali soalnya kalau tidak Ya sudah kamu lihat saja nantinya....!"ancam Rembulan penuh penekanan membuat Siapa saja yang berada di posisi senjana pasti akan sedikit merasa ketakutan.