SENJA DAN REMBULAN

SENJA DAN REMBULAN
Pencarian


__ADS_3

keluarga sky satupun belum ada yang menyadari kehilangan Rembulan sampai saat ini padahal sekarang sudah sangat larut malam, tanda-tanda wanita itu akan pulang pun tidak nampak kemudian dia kalau misalnya menginap di rumah temannya sekedar memberikan kabar pun tidak ada sama sekali.


Senjana adalah orang yang paling mencemaskan keberadaan kakaknya itu ya Meskipun selama ini tinggalnya selalu jutek Dan juga seperti ya orang yang tengah memusuhinya, tetapi Biar bagaimanapun mereka itu adalah kakak beradik yang otomatis hubungan kekeluargaan tidak akan terputus begitu saja dan juga ia tidak boleh egois jika lebih mementingkan emosi dibandingkan segala-galanya.


susah senang pernah dilalui bersama Tergantung sekarang mau dibawanya ke arah mana, karena hidup itu tidak semulus jalan tol datar begitu saja tanpa berliku.


Nirmala yang melihat lampu kamar cucunya itu masih terang ya Otomatis merasa heran karena sejatinya Senja itu adalah orang yang paling tidak suka begadang, dirinya memilih untuk beristirahat secara cepat karena itu juga akan berpengaruh pada kesehatan dan juga tidak ada hal penting lain yang dilakukan jadi daripada boring mendingan istirahat kan?


Ceklek


Nirmala terkejut melihat pandangan di depan matanya saat ini karena ternyata cucunya itu Tengah duduk mengutak-atik ponselnya padahal Sekarang sudah pukul 01.00 malam, dan lebih parahnya lagi tanda-tanda bahwa anak itu akan menghentikan kegiatannya pun tidak ada sama sekali seolah-olah itu merupakan sebuah keharusan yang dilakukan di saat seperti begini.

__ADS_1


"kamu mau jadi hacker jadi orang lain tidur terus kamunya begadang setelah itu besok orang lain bekerja kamunya malah tertidur, kenapa jam begini kok belum tidur biasanya saja sudah molor dari tadi di saat orang lain masih duduk dengan begitu manisnya? "tanya Nirmala yang begitu penasaran dengan tingkah laku cucunya itu yang menurutnya sangat aneh berbanding terbalik dengan keadaan kemarin-kemarin.


Senja menatap ke arah sumber suara karena dirinya benar-benar terkejut ketika sedang serius melakukan sesuatu Eh tiba-tiba ada yang mengajak berbicara seperti itu, mau berteriak pun rasanya terlalu lebay mau diam saja tidak melakukan protes ya nantinya jadi kebiasaan kan tidak enak.


"Astaga nenek, seharusnya yang bertanya itu aku kan apa nenek yang sudah tua ini dijam begini masih begadang keluyuran ke sana kemari? Kalau aku sih masuk akal masih muda segala sesuatunya masih kuat dan masih awet, Nah kalau nenek Seharusnya kan dikhawatirkan nantinya terjadi ini dan itu terus semua orang kan jadinya repot, "jelas Senja yang santai saja tidak peduli dengan tatapan Neneknya yang merasa kesal karena tidak menyangka jika cucunya itu tidak punya sopan santun ketika bertutur dengannya.


"anak kurang ajar kamu ya? apa ini ajaran yang diberikan oleh Mama kamu itu yang sudah menghilang Ditelan Bumi entah sekarang ada di mana, Jadi setiap kali berbicara dengan orang yang lebih tua kamu tidak pernah menghargai mereka bahkan bisa dibilang kamu menjadikan mereka seperti teman bermain? "sarkas Nirmala begitu kasar karena ia paling tidak suka dibantah dan setiap perkataannya itu harus mutlak didengar tidak ada yang namanya penolakan apalagi seperti yang dilakukan oleh Senjana tadi.


Senjana menghela nafasnya secara perlahan oke fix menurutnya Nirmala itu adalah manusia planet dari manakah itu dirinya saja bingung soalnya sudah salah tetapi masih mempertahankan ide, merasa yakin dirinya paling benar sampai-sampai orang-orang di sekitarnya itu tidak ada satupun yang menurutnya memiliki pemikiran yang sama.


Nirmala mendengus kesal sebab menurutnya urusan rembulan mau pulang atau tidak itu bukanlah kewajiban untuk dirinya tahu, anak itu kan sudah besar Jadi kalau misalnya dirinya mengambil keputusan tanpa memberi tahu kepada orang lain pun rasanya sangat masuk akal.

__ADS_1


"Memangnya kamu pikir nenekmu ini babysitter kalian berdua jadi apapun yang kalian lakukan di luar sana harus nenek ketahui gitu, enaknya di kalian dong kalau misalnya mengganggu orang tidurnya di tengah malam nanti siapa yang rugi Coba?"omel Nirmala tidak terima membuat Senjana ya merasa heran kok bisa ya ada nenek di dunia ini yang sangat membenci kehadiran cucunya tidak seperti kebanyakan orang


"ya ampun nenek tinggal diberitahu saja dari tadi sudah sempat memberi kabar atau tidak Kenapa susah sih, Orang aku bertanya kan butuh jawaban bukan malah diberikan pertanyaan lagi nanti kira-kira siapa coba yang bakalan memberikan jawaban untuk pertanyaanku yang tadi? "protes Senjana tidak terima karena takutnya jangan sampai di luaran sana ada apa-apa dengan saudara kembarnya itu dan mereka di rumah tidak ada yang tahu sama sekali.


orang-orang itu sebenarnya tidak akan merasa cemas berlebihan ketika keluarganya pergi keluyuran tidak jelas Entah di negeri antah berantah sekalipun, kalau memang nyawa seseorang itu ada dijual di toko tetapi ini kan tidak ada sama sekali jadi memang masuk akal dong jika berbagai macam kecurigaan kemudian pemikiran yang aneh-aneh selalu bersarang di dalam benak akibat tidak bisa menemukan jawaban yang tepat.


"ya kalau misalnya nenek itu tidak menjawab artinya memang tidak punya jawaban untuk pertanyaan kamu itu, Masa iya orang tidak tahu sama sekali kamu paksa harus tahu Memangnya kamu suruh nenek malam ini pergi jogging biar cari keberadaan saudara kamu itu? Papa kamu saja tidak peduli sama sekali mau anaknya hilang di manapun sekarang dia malah tidur dengan enaknya, kalau tahu seperti begitu mendingan dulu jangan mencetak sekalian biar jadi bujangan terus tanpa beban pikiran. "Nirmala yang sudah capek berdebat dengan cucunya memilih untuk pergi Soalnya sepertinya Senjana itu adalah anak yang keras kepala dan juga susah sekali untuk diatur.


Senjana masih terus mencoba menghubungi nomor ponselnya Rembulan Dan sayangnya Jika beberapa saat yang lalu aktif tetapi tidak direspon, sekarang malah tidak aktif sama sekali dan hanya ada jawaban operator dari seberang.


"Aduh tadi Kalau tahu dia tidak jutek seperti begitu aku bakalan ikut biar tidak cemas seperti ini, kalau misalnya dia sekarang lagi tidur enak di rumah temannya terus aku ngapain dong masa iya begadang terus?" sungut Senja tidak terima.

__ADS_1


Nirmala sebenarnya merasa cemas ketika mendengar kejelasan dari Senja tadi, maka dari itu ia memilih untuk pergi mengecek anaknya agar segera bisa keluar rumah untuk mencari Rembulan.


"Leonardo kamu bangun sekarang jangan molor seperti tanpa beban kayak orang yang lupa akan tanggung jawab, anak kamu itu sekarang tidak jelas ada di mana dan seharusnya kamu harus bisa memastikan keberadaannya dong? "omel Nirmala tidak terima membuat Leonardo yang tengah tertidur begitu pulasnya mau tidak mau harus membuka matanya kemudian mendengarkan ceramah Dadakan di tengah malam yang dilakukan oleh mamanya tersebut Soalnya kalau tidak dihiraukan urusannya bakalan lebih panjang.


__ADS_2