
Angkasa memilih mengambil keputusan secara Gentlemen karena kalau mau lari juga sepertinya tidak mungkin soalnya semua sudah di depan mata, mau mempertahankan sesuatu juga sangat tidak mungkin karena saat ini senja Pasti sangat membencinya dan sedang mengatur strategi dengan papanya agar Bagaimana caranya supaya bisa memenjarakan dirinya dan juga Marcel Papinya.
dirinya bukanlah seseorang yang egois yang akhirnya memilih untuk lari daripada kenyataan karena menurutnya lari dari kenyataan itu sama saja membuat drama baru dalam hidupnya, dan hasil akhir tetap bakalan ditangkap Kalau misalnya tidak ditangkap ya ini bakalan menjadi buronan yang hidupnya tidak jelas seperti burung lah maksudnya selalu berimigrasi ke sana kemari.
Angkasa memilih untuk langsung pergi ke kantor polisi menyerahkan dirinya sebab daripada nanti kalau misalnya ia terlalu berlama-lama nanti senja tidak bisa melanjutkan kuliahnya, Sesampainya di sana ia pun memberikan laporan sesuai dengan kejadian yang terjadi membuat polisi tersebut juga tidak banyak bertanya lagi karena mereka juga sudah mendapatkan laporan dari kemarin malam maka ketika pelakunya datang dan menyerahkan diri rasanya pekerjaan mereka akan begitu mudah.
jimmy yang sedang berbicara dengan Leonardo dan juga Himawan serta yang lainnya merasa terkejut ketika ada panggilan masuk yang berasal dari kantor polisi, membuat dirinya langsung mengangkat panggilan tersebut dengan sengaja menyalakan speaker panggilan tersebut agar semua orang yang ada di situ bisa mendengar dengan jelas apa yang terjadi di seberang sana.
"permisi Pak Jimmy Arkan, Kami ingin menyampaikan kalau pelaku yang Bapak laporkan semalam bernama Angkasa Samudra sudah datang dan menyerahkan diri maka dari itu kami mohon anda segera datang ke kantor Polisi untuk memberikan keterangan, "jelas polisi tersebut membuat semua orang dalam ruangan itu terkejut terlebih lagi Senja yang benar-benar tidak menyangka jika Angkasa memilih untuk bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan.
Senja bahkan merasa nafasnya itu terasa begitu sesak di dalam dada sebab tidak menyangka dan juga tidak percaya kalau pria itu memang bertanggung jawab, kalau begitu Apa maksud dari perkataannya yang benar-benar ingin menyakiti dirinya kalau hasil akhirnya pria itu pula yang bakalan disakiti.
" Baiklah saya akan segera ke sana sekarang juga, sekaligus dengan orang tua dari korban Karena saya hanya mewakili saja! "jelas Arkan lalu segera mematikan panggilan tersebut dan memberikan kode kepada yang lain agar segera pergi ke kantor polisi.
Senja sepertinya enggan bergerak dari tempatnya Karena antara siap dan juga tidak yang merasa seperti tidak sanggup bertemu dengan Angkasa saat ini, bukan karena belum bisa move on atau melupakan segala macam hubungan mereka hanya saja sepertinya ia merasa belum sanggup mendengar segala macam keterangan yang diberikan dan juga kronologi kejadiannya.
bella memberikan kode agar yang lain lebih dahulu biar nanti mereka menyusul dari belakang karena ia juga harus bisa memastikan kalau senja itu baik-baik saja, ya Meskipun terkesan sangat tidak masuk akal tetapi Bukankah soal hati itu adalah sesuatu perkara yang sangat susah dan juga sulit untuk dipastikan.
" Jadi maksudnya aku harus ke sana bertemu dengan dia setelah apa yang sudah dia lakukan dan juga apa yang sudah dia katakan tadi, Bella Kamu tahu kan kalau aku tidak sanggup menghadapi semua ini sekarang karena terasa begitu rumit dan juga hanya membuat aku kebingungan harus melakukan apa? "ujar Senja yang terlihat begitu frustasi sebab Percayalah dirinya tidak sekuat yang terlihat ya begitu rapuh dan juga butuh dukungan.
__ADS_1
" kamu itu wanita kuat Jangan menganggap kamu lemah jangan juga merasa bahwa kamu tidak mampu menjalani semuanya, Ayo tunjukkan kepada dia kalau kamu itu bisa menjalani semuanya seperti awal sebelum dia ada dalam kehidupan kamu dan juga anggap saja kalau dia itu merupakan orang asing yang tidak pernah kita kenal sebelumnya, "ajak Bela lagi karena Biar bagaimanapun senja tidak boleh hanya duduk tenang diam seperti ini tanpa tahu apapun dirinya merupakan saudara kembar dari Rembulan yang sudah tidak ada jadi pastinya ia punya begitu banyak macam pertanyaan dalam benaknya.
" Ya sudah nanti kita nyusul dari belakang tetapi aku tenang dulu soalnya sepertinya mental aku sedikit agak kurang nyaman jika membahas soal hal sensitif seperti ini, Namun ya balik lagi seperti yang kamu katakan tadi Kalau misalnya aku tidak mencoba keluar dari zona nyamanku nanti sampai kapan aku bakalan bertahan di tempat itu dan mencari sesuatu hanya menurut sudut pandangku saja," jelas senja dan akhirnya dengan penuh semangat dirinya bangun dan mengikuti kedua orang tuanya yang sudah pergi lebih dahulu karena mereka juga tidak mungkin memaksakan anaknya untuk ikut.
Bella sudah sempat memberi kabar kepada kedua orang tuanya kalau ia tidak bisa pulang sebab senja sedang menghadapi masalah yang sangat serius dalam hidupnya, tentunya kedua orang tuanya tidak keberatan karena Biar bagaimanapun Senja itu sudah mereka anggap seperti anak sendiri waktu dulu belum ada kehadiran Bintang di tengah-tengah kehidupan mereka.
" Mas, Kenapa tadi kita tidak ajak Senja juga ikut supaya Maksudnya kita bisa tahu responnya seperti apa ? "tanya Bintang yang akhirnya sadar kalau sebenarnya keputusan yang diambil itu salah dengan meninggalkan Senja sendirian hanya bersama dengan Bella saja.
Leonardo mengusap pelan kepala istrinya itu yang terlihat begitu cemas sebab menurutnya senja juga butuh ruang gerak sendiri, yaitu membiarkan dia mengambil keputusan mengolah Jalan pikirannya kalau sesuai dengan keinginannya syukur kalau tidak pun ada mereka sebagai orang tua yang akan selalu menjaganya.
"kita jangan terlalu mengekang kebebasannya senja dan juga jangan terlalu menganggap dia itu masih hanya anak kecil karena nantinya Jika dia memberontak sekali-sekali kita juga yang bakalan kesusahan, Biarkan saja dia seperti itu hanya saja tidak boleh lepas dari pantauan kita mungkin dengan begitu semuanya masih aman dan juga nyaman serta terkendali! " jelas Leonardo membuat istrinya itu hanya menganggukan kepala karena memang masuk akal alasan yang diberikan tadi.
" Aduh ini wanita tua keriput Kenapa sih muncul tiba-tiba di saat yang tidak tepat, bisa tidak dia muncul nanti sebentar saja atau mungkin besok atau mungkin satu tahun lagi biar orang lain bernafas lega dulu? "omel Himawan ketika melihat Nirmala yang tengah berjalan menuju ke arahnya.
Himawan memilih untuk menoleh ke arah lain soalnya kalau misalnya dirinya menghadap ke arah Nirmala sepertinya bakalan terjadi kekacauan seperti kemarin, sedangkan bentolnya saja Masih Membekas berwarna hitam masa iya dibiarkannya lagi untuk dianiaya oleh wanita itu.
leonardo mendekati Nirmala karena ia sangat penasaran kira-kira Apa yang membuat wanita itu berada di tempat itu, Sedangkan penyelidikan selama ini yang terjadi tidak pernah melibatkannya sama sekali jadi sangat tidak masuk akal dong kalau misalnya dia tahu tentang masalah yang sebenarnya?
" Mama Untuk apa datang ke sini, ada keperluan dengan om-om Polisi di dalam atau hanya ingin mencari tahu urusan orang lain? Kalau hanya untuk mencari tahu lebih baik Mama pulang saja karena Bukankah ini semua mau yang ingin kalau misalnya ketika aku kesusahan sesuatu tidak boleh saling memberi kabar apalagi meminta tolong, dan aku sebagai seorang pria yang beristri dan juga mempunyai anak harus bisa menunjukkan kepada mereka kalau sebenarnya kepala keluarga mereka adalah pria yang bertanggung jawab bisa menyelesaikan masalahnya sendiri dan intinya tidak pernah hidup bergantung pada orang lain, " Leonardo bukanlah ingin menjadi anak yang durhaka yang artinya membatasi ruang gerak orang tuanya terhadap kehidupan pribadinya hanya saja berkaca dari sikap Nirmala selama ini lebih baik dirinya memilih untuk menghindar.
__ADS_1
Nirmala berhenti tepat di hadapannya Leonardo kemudian menoyor keningnya karena biarpun dirinya itu sangat membenci menantunya dan juga kehadiran cucunya tetapi darah dalam pria itu adalah miliknya, seperti mantan istri atau mantan suami atau mantan kekasih pokoknya sebagainya tetapi mantan Ayah mantan ibu atau mantan Anak itu tidak pernah sama sekali
" apa kamu lupa siapa yang melahirkan kamu ke dunia ini siapa yang sudah membesarkan kamu dan siapa yang sudah menyumbangkan darah kepada kamu sampai kamu bisa sebesar itu, kalau memang ingin hidup sendiri ya sudah kasih kembali semua yang sudah mama kasih tidak perlu materi yang penting intinya apa yang bisa membuat kamu hidup," sarkas wanita itu kasar Karena sekarang Himawan pasti Tengah tertawa mengetahui keadaan rumah tangganya dengan Sang putra yang sebenarnya sangat tidak berjalan sesuai dengan keinginan.
Bintang memberikan kode agar maksudnya suaminya itu jangan terlalu nyolot kepada Nirmala supaya wanita itu juga tidak terlalu ngegas dari tadi, orang tua mana sih yang bakalan berhenti berbicara ketika anak yang tidak mau mengalah maka lebih baik sebagai seorang anak memilih diam agar semua cepat beres.
" eh wanita tua bisa tidak Nanti kalau mau marah-marah sebentar saja atau mungkin di cancel dulu kira-kira Kapan gitu baru dikasih keluar satu kali, ini orang datang ke tempat ini ada keperluan bukan datang mau nostalgia atau kamu mau kita berdua bernostalgia di tempat ini? "tanya Himawan kesal karena dari tadi suruh buru-buru sudah mengeluarkan semangat 45 dia tahu-tahunya sampai di lapangan terhenti begitu saja ya percuma dong.
Nirmala memang sudah tua tetapi tidak perlu diingatkan lagi oleh musuh bebuyutannya itu rasanya sangat menjengkelkan kemudian membuat harga dirinya jatuh serta ia merasa tidak terima sama sekali, maka dari itu ia mengangkat tempatnya kemudian meletakkan tepat di depan matanya Himawan agar menyiratkan jika pria itu sekali lagi berbicara maka jangan menyesal dirinya bakalan menampolnya menggunakan tongkat saktinya itu.
" Eh Pak Tua yang tidak sadar usia yang tidak sadar diri lebih baik kamu diam Sebelum saya bakalan emosi dengan kamu, Apa kamu lupa kalau di sini yang lebih berhak mengurus masalah anak saya ya Saya sendiri bukan kamu atau siapapun itu jadi lebih baik jangan mengoceh! " ujar Nirmala kesal membuat suasana di situ tampak mulai membosankan meskipun ada ketegangan sedikit soalnya Normal itu kan wanita nekat jika dirinya bilang itu ya bakalan dilakukan.
" Permisi Nyonya Nirmala yang terhormat dan yang sangat saya hormati serta yang sangat saya banggakan, untuk sekarang Tolong jangan mengulur waktu karena masalah hukum itu sebenarnya tidak bisa dipermainkan! kalau memang Anda merasa sayang dengan anak Anda kemudian keluarga anak anda serta cucu segala macamnya tolong hargai apa yang kami lakukan saat ini, tidak meminta banyak cukup banyak pengertiannya saja kalau memang Anda tidak bisa mengerti ya sudah jalan pulang ke arah sana dan mobil anda akan terparkir di sana mungkin dengan begitu tidak ada yang membuat anda merasa dirugikan?" Arkan sudah jelas ketika semua sudah terjadi di depan mata titik terangnya pun sudah ada wanita itu malah mengganggu rasanya kan sangat tidak tepat waktu dan menyebalkan.
Senja yang baru datang hanya bisa menghela nafasnya kasar ketika melihat neneknya sedang stand by di depan situ bahkan dengan gaya Sombongnya yang dari dulu sangat menyebalkan membuat Gadis itu benar-benar merasa gemas, maka dari itu dipercepat langkah kakinya kemudian memasang senyum yang paling terbaik dan yang paling ramah yang pernah ia punya dalam hidup lalu berbicara kepada Nirmala maksudnya agar bisa mungkin Membuka pikiran wanita itu supaya jangan terlalu marah-marah tidak jelas apa tidak capek dengan usianya yang sudah tua itu jangan sampai tiba-tiba drop gara-gara terlalu emosi?
" nenekku Sayang pokoknya yang paling terbaik sejagat raya ini sampai-sampai gara-gara terlalu baik membuat aku sampai lupa melukiskan kebaikannya itu seperti apa, Bisa tidak ditunda dulu aksi marah-marahnya itu nanti dikira kita datang ke sini bukan menyelesaikan masalah tetapi malah menimbulkan masalah yang baru yaitu melakukan aksi demo! " ujar Senja membuat yang lainnya bisa menggelengkan kepalanya tetapi Nirmala malah tidak suka ke arah cucunya yang menurutnya bilang semakin hari semakin cerewet.
" Ya sudah terserah kalian saja mau melakukan apa aku mau pulang Soalnya kalau di sini melihat pemandangan orang-orang yang menyebalkan hanya membuat aku membawa anak emosi terus, dan kamu sudah tua dan beruban serta tidak berguna jangan coba-coba mengkontaminasi otak anakku dalam isi pemikiran kuno dan kolot menurut kamu itu ya! "setelah memberikan peringatan terhadap Himawan dan akhirnya Nirmala memilih untuk meninggalkan tempat itu soalnya sepertinya kehadirannya tidak diharapkan sama sekali oleh semuanya.
__ADS_1
" Maafkan mama ya lagi Tuan Himawan soalnya dia orangnya seperti itu, mau kita nasehatin cara seperti apapun tetap tidak bakalan didengar jadi lebih baik dibiarkan saja nanti juga pasti bakalan capek sendiri!" Leonardo memang benar-benar tidak enak hati ketika Himawan tulus membantunya tetapi bukannya dihargai oleh Nirmala malah di kata-katain seperti itu.