SENJA DAN REMBULAN

SENJA DAN REMBULAN
Maaf


__ADS_3

Angkasa hanya terdiam saja ketika melihat semua orang sudah datang di tempat itu, tatapannya hanya tertuju kepada seorang gadis yang berdiri di pojokan dan lebih banyak peduli dengan ponselnya tanpa mau menatap ke arahnya sama sekali.


Mungkin wanita itu Tengah benar-benar merasa kecewa kepadanya atas apa yang sudah terjadi saat ini, mau diampuni rasa-rasanya tidak mungkin dan juga lebih baik memilih untuk hanya menundukkan diri karena memang terbukti dirinya bersalah.


" menurut keterangan pelaku dia melakukan aksi tersebut Atas dasar keinginan sendiri bukan karena paksaan dari orang lain, dan ketika kami mencoba untuk mengorek lagi sepertinya pengakuannya tetap sama yang itu saja, karena perkataannya ini membuat nanti ya Jalannya penyelidikan sedikit terhambat! maka dari itu kami harap agar anggota keluarga mungkin lebih sabar lagi karena semuanya butuh proses tidak ada yang instan, Kayaknya juga sedang berusaha untuk membantu Jadi kalau misalnya sedikit lama kami harap maklum karena tidak semua yang kita harapkan itu bakal langsung kita dapatkan saat itu juga!" jelas anggota kepolisian tersebut membuat semuanya menganggukan kepala karena memang jalannya harus seperti itu.


" Apakah hanya sebatas ini dulu keterangan yang diberikan nanti kalau ada keterangan tambahan tinggal menghubungi kami saja, karena sama saja kami bertahan di sini jika hasil akhir pelaku tidak mau bertanggung jawab mengakui Siapa saja yang sudah terlibat? " tanya Jimmy yang sengaja mengatakan hal itu tepat dihadapan Angkasa karena ia ingin sekali melihat kira-kira harga diri pria itu tersentil atau tidak.

__ADS_1


" ya untuk hari ini cukup sampai di sini nanti kalau kami butuh keterangan lanjutan kami akan menghubungi anda segera, silakan meninggalkan tempat ini dan kami mohon kerjasamanya kapanpun dibutuhkan langsung datang! " sebelum mereka pergi polisi tersebut memberikan pengharapan seperti itu bukan karena takut tetapi melainkan ingin memberikan kepastian kepada kubur kalau semuanya masih bisa mereka handle.


" Ya sudah ayo semuanya kita pulang, biarkan pria ini merenungi kesalahannya seperti apa dan juga Biarkan saja Dia menghabiskan hidupnya di tempat ini sampai membusuk sekalian! pria yang jantan adalah pria yang mau mengakui kesalahannya dan mau mengakui apa yang sudah pernah ia lakukan, bukan malah mikirin opini akan sesuatu yang tidak jelas seperti ini dan hasil akhirnya akan membuat orang lain yang merasa kesulitan! " Arkan lalu memilih untuk pergi dari situ tetapi senja masih memilih untuk tetap bertahan tidak ingin beranjak sedikitpun karena ada hal penting yang harus ia bicarakan dengan angkasa dan hal itu tidak bisa menunggu besok atau kapanpun karena inginnya saat ini juga.


" ayo nak kita pulang, jangan menatapnya seperti itu karena yang ada pria itu bakalan besar kepala! Tidak usah juga menangisi orang seperti itu Bukankah kalian tidak punya hubungan apapun jadi untuk aku merasa bersalah, Mama saja merasa kecewa ketika anak yang sudah mau besarkan dari kecil malah melakukan hal yang segini ini! "Bintang menyayangi Angkasa tetapi ternyata rasa sayangnya itu malah diberikan kepahitan yang seperti ini kalau tahu begini mendingan dari dulu ya Tidak usah peduli sama sekali dengan anak itu soalnya kan bukan darah dagingnya sebab terbukti sekarang ketika dirinya merawat Angkasa dan Angkasa malah membalasnya dengan membunuh anak yang sudah ia lahirkan.


" Aku mau berbicara dengan dia sebentar saja tidak lama juga kok mungkin hanya beberapa detik atau beberapa menit begitu, percaya padaku kalau aku bakalan baik-baik saja dan tidak akan menangis setelah berbicara dengannya! hanya saja ini merupakan hal penting yang harus aku sampaikan karena jika tidak maka kita bakalan bolak-balik ke tempat ini terus-menerus dan masalah ini tidak akan ada penyelesaiannya, padahal rembulan saja mungkin akan merasa kecewa di atas sana ketika melihat tanggapan kita yang terlalu lelet! "Senja tidak minta banyak hanya ingin berbicara empat mata dengan Angkasa dan juga ingin mengatakan hal yang sangat ingin Ia katakan dari tadi.

__ADS_1


kini keduanya sudah duduk saling berhadapan dengan Angkasa yang menatap sendu ke arah gadisnya itu Sedangkan Senja memilih untuk menatap ke arah lain, Jika ditanya apakah dirinya kecewa dengan pria itu jelas saja jawabannya sangat kecewa tetapi ketika mengingat semua perkataannya sebelum ini lantas saja ia merasa bersyukur.


" Maaf, "Hanya itu yang bisa dikatakan oleh Angkasa saat ini.


Senja yang mendengar perkataan itu hanya bisa tertawa karena sebenarnya dirinya merasa lucu sebab bisa ya ada orang yang sudah melakukan kesalahan maka sekarang mengatakan hal itu, Kenapa tidak dari awal menyadari hal itu salah langsung menghentikannya Tetapi semua sudah terjadi belum menyesali Memangnya apa yang sudah dilakukan itu bisa kembali seperti semula barang yang hilang bisa kembali gelas yang sudah retak bisa kembali utuh intinya seperti itulah definisinya.


" aku tidak peduli Mau kamu melakukan apapun untuk membela siapapun tetapi intinya aku hanya ingin keadilan, kalau memang Papi kamu itu ikut terlibat maka di sini aku memohon dengan sangat ya Anggap saja aku sebagai orang yang pernah kamu kenal atau mungkin orang yang Numpang lewat gitu supaya kamu bisa mengatakan kebenaran itu bukan malah menyembunyikan kesalahan yang sudah dilakukan! kalau memang kamu paham dengan apa yang aku katakan pasti tentunya kamu akan mencerna dengan begitu baik, karena kamu bukan anak kecil yang segala sesuatunya harus dibilang maka dari itu aku mohon tolong katakan kejujuran Siapa saja yang terlibat di dalam masalah ini demi agar arwah kakakku bisa tenang di sana dan aku juga bisa melupakan kalau kamu merupakan pengkhianat! "Senja yang merasa urusannya sudah selesai memilih untuk keluar dari situ tidak peduli dengan tanggapan dari angkasa Sebab semua sudah terjadi tinggal menunggui itikad baik dari pria itu kira-kira mau mengakui tidak kalau sebenarnya Marcel juga terlibat.

__ADS_1


" Maafkan aku, "gumam Angkasa sekali lagi meskipun tidak didengar oleh Senja setidaknya ia sudah mengatakan hal itu secara langsung dari mulutnya.


Senja naik ke dalam mobil dengan tidak mengucapkan satu kata pun Padahal semua orang Tengah menunggu harap-harap cemas dengan kehadirannya, namun Lihatlah sekarang dirinya bahkan tidak peduli dengan semua orang yang ada di tempat itu dan memilih untuk pulang.


__ADS_2