SENJA DAN REMBULAN

SENJA DAN REMBULAN
Mengerti


__ADS_3

Senja sudah lebih dari tiga hari tidak pulang ke rumah bukan karena minggat atau tidak suka dengan orang tuanya tetapi dirinya sekarang itu sedang menemani Bela, karena apapun yang terjadi temannya itu juga pantas untuk ditemani tidak selamanya kan Bela harus ada di saat dirinya butuh dan juga tidak selamanya temannya itu yang selalu datang mencarinya tetapi dirinya tidak bisa mencarinya kembali.


Bella itu adalah seorang anak yang selalu ditinggal oleh kedua orang tuanya bahkan bisa dibilang kedua orang tuanya selalu tidak pernah memperhatikannya sama sekali, karena Biar bagaimanapun memang Bella itu sudah dewasa bisa menjaga dirinya sendiri dan juga bisa melakukan sesuatu yang dirasanya bahwa itu benar.


kalaupun nantinya terjadi sebuah hal yang sangat tidak menyenangkan Ya tidak masalah juga yang penting intinya kedua Gadis itu saling menjaga satu sama lain tidak pernah saling mempermasalahkan Apapun Yang Terjadi, karena ini semua sudah Jadi hal biasa mempermasalahkan kalau diabaikan oleh kedua orang tua sampai sekarang selalu begitu keadaannya tidak pernah berubah.


Senja sudah mendapatkan izin dari kedua orang tuanya meskipun bintang Sebenarnya berat membiarkan anaknya itu tinggal sendirian dengan bela di rumah sebesar itu tanpa ada pendampingan dari orang tua, kalau soal pergaulan ya memang dirinya percaya pada kedua Gadis itu yang bisa menjaga diri mereka dengan begitu baik tapi pertanyaannya orang di luar sana kira-kira sesuai tidak nantinya dengan keinginan mereka selama ini?


jangan sampai nantinya ketika orang-orang yang harusnya mereka jauhi seperti Arkan kemudian Wijaya Santoso kemudian angkasa mungkin tidak akan melakukan hal yang lebih gila daripada ini, sebab takutnya orang yang biasanya melakukan kesalahannya mereka bakalan melakukan terus karena merasa bahwa ini sudah tidak bisa kesalahan yang begitu besar soalnya sudah terbiasa untuk dilakukannya.


Angkasa tentu saja sudah mendapatkan hukuman yang setimpal Tapi itu kan tidak menutup kemungkinan bahwa pemuda itu bakalan berubah dan juga tidak akan melakukan kesalahan yang sama, jangan sampai semua keinginannya belum terpenuhi dan alhasil pria itu bakalan terus-menerus menyakitinya dan juga tidak membiarkan Apapun yang terjadi dengan begitu baik.


semua yang terjadi itu kan sudah ada yang mengatur ya terletak Bagaimana caranya biar nantinya apa yang di depan mata bisa sesuai dengan yang diinginkan, Bayangkan saja ini semua itu sudah pernah dilalui dan juga sudah pernah dilakukan tapi kalau misalnya Masih Membekas dalam ingatan Ya tentu saja itu akan terulang kembali suatu saat nanti.


"kamu baik-baik saja kan , Soalnya dari tadi aku perhatiin wajah kamu itu seperti Tengah menyimpan sebuah beban pikiran yang sangat besar? " tanya Leonardo memastikan karena dirinya memang dari tadi itu melihat istrinya itu begitu banyak mengalami yang namanya beban pikiran dalam hidupnya begitu banyak hal-hal yang tidak terduga sebelumnya sampai-sampai terkadang membuat wanita itu lebih banyak memilih untuk diam.


Bintang tentu saja tertawa saat mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh suaminya itu, karena memang sebenarnya pria itu tentu saja paham dengan apa yang terjadi yaitu bahwa dirinya tidak sembarang melakukan sesuatu tanpa persiapan apapun lebih dahulu dan juga masuk akal juga sih kalau misalnya suaminya bertanya seperti itu karena merasa cemas.


" Ya sudah kalau begitu aku minta maaf jika sudah membuat kamu merasa cemas dengan semua kejadian yang ada ini, hanya saja Aku harap kamu percaya kalau aku tidak mungkin membuat kamu mengalami sebuah hal yang sangat tidak mengenakkan dalam hidup dan juga sudah membuat kamu merasa tidak nyaman menjalani semuanya, " jelas Leonardo karena sebagai seorang suami dirinya benar-benar punya tanggung jawab untuk memastikan kalau istrinya dan juga semua anggota keluarganya dalam keadaan baik-baik saja tidak terjadi hal-hal yang sangat tidak diinginkan dan juga tidak terjadi hal yang akan merugikan mereka semua.

__ADS_1


apapun yang terjadi kedepannya Ya seharusnya mereka saling mengerti satu sama lain tidak harus menjatuhkan tidak harus membuat semuanya menjadi terbebani dengan semua yang ada, karena kalau tidak nantinya ya sama saja bohong soalnya kan mereka tentu tidak akan pernah mengerti dan juga tidak akan pernah mendengarkan setiap perkataan yang dilontarkan nantinya.


ketika keduanya tengah berbincang sendiri tiba-tiba ada Bell apartemen mereka yang berbunyi karena memang sampai sekarang Leonardo dan juga istrinya belum memutuskan untuk kembali ke rumah lama mereka padahal semuanya sudah selesai direnovasi, mungkin karena masih terasa berat saat ada kenangan yang masih Tertinggal tentang anak mereka di tempat itu makanya mereka memilih untuk menguatkan diri dulu kalau memang sudah mampu untuk kembali ya barulah mereka akan kembali memulai hidup yang baru memulai segala yang baru mungkin saat Masalah sudah selesai dulu dan juga tidak harus membuat mereka bolak-balik ke sana kemari dulu atau gimana gitu nanti baru dipikirkan dari belakang.


leonardo menghela nafasnya kasar karena dirinya mau tidak mau ya harus pergi membuka pintu apartemen tersebut padahal saat ini dirinya Tengah berbincang serius dengan istrinya mengenai masa depan mereka mengenai Apa yang harus dilakukan maksudnya agar kehidupan mereka ada perubahan sedikit, semuanya terasa begitu nyata sampai-sampai membuat pria itu bingung harus yang seperti bagaimana untuk melakukan semuanya dan maksudnya biar ini semua itu sesuai dengan harapan.


"senyum dikit dong masa iya terima tamu wajahnya ditekuk seperti itu, lain kali jangan seperti begitu nanti orang orang tidak akan mau masuk ke dalam rumah kita lagi loh kalau misalnya Melihat Mas leonardonya seperti begitu!" bujuk Bintang Sambil tertawa karena terlihat suaminya itu sepertinya benar-benar merasa terganggu dengan tamu yang datang entah siapa itu mereka juga tidak tahu sama sekali.


Sesampainya di depan pintu saat Leonardo membuka pintu tersebut dirinya hanya bisa menghela nafasnya kasar karena Lagi Dan Lagi ada sosok Nirmala yang muncul, padahal dalam pikirannya Mamanya itu mungkin sudah di Panti Jompo menenangkan diri berusaha untuk bersyukur menjadi orang yang selama ini masih hidup bebas tidak dikurung di tempat seperti itu.


hanya saja mau bagaimana lagi ketika semua sudah terjadi dan dirinya tidak punya kekuasaan untuk menolaknya, maka dari itu lebih baik memilih untuk tetap tenang tidak terprovokasi Dan intinya sebagai tuan rumah ya harus menerima tamu dengan begitu baik tanpa menolaknya sedikitpun.


" Kenapa sih muka kamu ditekuk seperti itu, Memangnya kamu pikir Mama ini setan apa datang ke tempat ini jadi tidak usah dihiraukan sama sekali? "omel Nirmala tidak terima kalau misalnya anaknya memperlakukannya seperti itu.


" Mama itu kenapa sih baru datang beberapa detik sudah marah-marah tidak jelas dan bersikap seolah-olah Aku tidak pernah menerima kehadiran Mama di sini, lain kali jangan seperti itulah orang mau melakukan apa juga di situ terlalu banyak protes sekali? "omel Leonardo dengan wajah cemberutnya membuat bintang di dalam rumah akhirnya tahu sebenarnya siapa yang datang bertamu saat ini di rumah mereka itu.


Bintang tidak tahu lagi harus bersikap Bagaimana soalnya tidak mungkin kabur kan masuk ke dalam kamar setiap kali Nirmala datang karena nanti bakalan disalahkan lagi, tapi kalau misalnya meladeni wanita itu juga posisinya pasti bakalan salah juga soalnya di mata Nirmala itu dirinya tidak pernah benar dan juga pasti akan selalu salah.


Bintang tentunya selama ini sudah berusaha menjadi menantu yang maksudnya tidak mempermalukan dirinya sendiri dan juga tidak mempermalukan suaminya serta tidak membuat mertuanya itu terus-menerus merasa tersinggung, sebab Bayangkan saja setiap kali bertemu pasti Nirmala itu bawaannya selalu sensitif dengannya Apapun pergerakannya akan selalu salah di mata wanita itu.

__ADS_1


"Bintang tolong tetap tersenyum Sayang jangan pernah membantah apalagi mencoba untuk menatap wajah mertua kamu yang sangat menyebalkan itu menurut versiku, lebih baik seperti begini saja berusaha untuk tetap tenang tidak terprovokasi oleh apapun dan juga tidak pernah merasa kalau Apa yang dilakukan itu bakalan membuat semuanya menjadi tidak menentu!" batin bintang yang berusaha untuk tetap tenang tidak terprovokasi dan juga intinya tidak memprovokasi orang lain yang tentu saja akan selalu sensitif dengan keberadaannya.


nirmala mengerutkan keningnya ketika dirinya datang dan menantunya itu malah duduk manis tidak menyambutnya sama sekali, padahal biasanya wanita itu yang lebih antusias dibandingkan anaknya sendiri yaitu Leonardo yang dari dulu selalu saja terkesan cuek dan juga tidak peduli dengan keberadaannya di sekitar mereka.


" Wah tumben sekali ada menantu kurang ajar yang tetap tenang tidak peduli dengan keberadaan orang yang lebih tua bahkan terkesan sepertinya ingin mengusirku secara halus, orang kalau misalnya menghargai kedatangan orang lain pasti bakalan disambut diberikan senyuman bukan malah duduk manis dan bengong seperti itu kan? "nah tuh kan Nirmala Lagi Dan Lagi selalu saja memprovokasi dan juga membuat kalau bintang dan juga Leonardo akan tersinggung dengan semua ucapannya yang sangat tidak masuk akal dan juga tidak jelas itu.


Tertawa tentu saja itulah yang hanya bisa dilakukan oleh Leonardo tanpa bisa membantah apalagi mengatakan hal-hal yang sangat tidak masuk akal, Bayangkan saja ketika ingin melakukan sesuatu malah tidak sesuai dengan ekspektasi itu kan terkadang sangat menyebalkan dan juga menjengkelkan.


" Ya sudah terserah kamu saja mau melakukan apa Saya juga tidak peduli karena tadi kan saya hanya kaget saja soalnya di rumah ini ternyata masih ada orang yang tidak tahu diri, tapi kalau misalnya semakin kamu tidak ada di rumah ini juga saya rasa Malah semakin lebih bagus karena dengan begitu hidup saya bakalan lebih tenang, " ujar Nirmala membuat bintang hanya bisa menghela nafasnya secara perlahan karena menurutnya dirinya tidak boleh terprovokasi dengan apapun yang dikatakan dan juga tidak akan pernah merasa tersinggung dengan segala sesuatunya karena tentunya ini semua itu tidak akan pernah berjalan sesuai dengan keinginan kalau misalnya dirinya juga menjadi orang yang sangat keras kepala seperti Nirmala itu.


Bintang berdiri kemudian menundukkan kepalanya ke arah Nirmala kemudian duduk lagi tidak ada niatan maksudnya menyambut tangan wanita itu untuk menyalimnya karena dulu pernah kejadian saat Bintang ingin mencium tangan Nirmala Tetapi wanita itu tidak ingin melakukannya sama sekali, bahkan terlihat begitu jijik saat menantunya itu mencoba untuk menyentuhnya maka dari itu Bintang sekarang itu mencoba untuk belajar dari pengalaman.


Leonardo juga tidak pernah mempermasalahkan apapun yang dilakukan karena menurutnya ya untuk apa juga mau mempermasalahkan segala sesuatunya yang hanya bikin repot saja, lebih baik ya seperti begini saja tidak ada keributan kemudian tidak ada perdebatan dan dirinya juga memilih untuk cuek mungkin itu lebih baik sebab kalau misalnya Nirmala merasa tidak dihiraukan ya pasti wanita itu bakalan berhenti sendiri.


Nirmala duduk di tempat itu sambil memindai seluruh isi ruangan karena memang sangat berbeda dengan ekspektasinya sebab dalam pikirannya itu pasti selama pulang Bintang sudah mengisi seluruh sudut ruangan dengan pernak-pernik yang sangat tidak jelas dan juga hanya yang namanya pemborosan, namun Lihatlah tidak sama sekali bahkan terkesan elegan kemudian santai tidak terkesan yang namanya boros pemandangan dan pokoknya intinya sangat menyejukkan membuat dia hanya Nirmala sedikit memuji menantunya itu dalam hati kalau sebenarnya seleranya juga sangat keren.


Leonardo juga duduk di hadapan Mamanya itu dan tempat di samping istrinya untuk memainkan ponselnya karena menurutnya yang ada keperluan itu kan Nirmala kalau misalnya ingin disampaikan ya sudah disampaikan saja, sebab sebagai tuan rumah ya tidak mungkin dong langsung bertanya kepada tamu yang datang karena nanti terkesan sangat tidak sopan dan juga sangat tidak menghargai orang yang lebih tua.


" kalian tidak ada niatan untuk bertanya apa tujuan mama datang ke tempat ini gitu, semua pada sibuk dengan urusan masing-masing sampai-sampai lupa kalau mama ini sudah lebih tua daripada kalian dan pantasnya untuk dihargai? "tanya Nirmala membuat Leonardo hanya bisa mengusap wajahnya frustasi karena dirinya juga bingung dengan sikapnya wanita itu yang kalau misalnya terlalu Ditanya juga nanti salah diabaikan juga salah entah apa yang diinginkan olehnya.

__ADS_1


" aku bingung Mama harus bersikap Bagaimana soalnya selama ini kan sudah belajar dari pengalaman kalau misalnya terlalu peduli juga nanti aku bakalan disalahkan lagi kan, Tapi kalau misalnya aku juga malas tahu sepertinya nanti bakalan salah juga maunya kalian itu sebenarnya apa sih sampai-sampai harus seperti begini? " tanya Leonardo yang terlihat sedikit tidak nyaman kalau misalnya dirinya itu diperlakukan seperti anak kecil yang tidak bisa dibiarkan bebas berpikir dan juga mengambil keputusan yang seperti apa.


Bintang mengusap pelan lengan suaminya itu maksudnya saat berbicara dengan orang tua Ya setidaknya lebih rileks lagi lah, emosi boleh tersinggung boleh kecewa juga tidak masalah tetapi jangan sampai hal ini akan merugikan semua orang dan juga mengakibatkan hubungan kekeluargaan mereka menjadi pecah dan juga berantakan serta tidak berguna.


__ADS_2