SENJA DAN REMBULAN

SENJA DAN REMBULAN
Hilang


__ADS_3

Senja dan juga Papanya Leonardo sudah keluar dari rumah sejam yang lalu karena ingin mencari Rembulan yang entah pergi kemana, apalagi ketika dihubungi anak itu tidak merespon sama sekali membuat Leonardo benar-benar menyesali sikapnya selama ini yang benar-benar mengabaikan keberadaan anaknya itu.


apalagi terlihat Senja kan tidak berbicara sepatah kata pun dengannya seolah-olah memang anak itu benar-benar kecewa dengan apa yang dilakukan oleh Papanya selama ini, mau protes pun rasa-rasanya sudah tidak boleh seperti itu yang dilakukan oleh Senja adalah suatu hal yang masuk akal.


"tadi Mungkin dia ada sempat menjelaskan kepada kamu ke mana tujuannya sebenarnya, Soalnya kalau kita cari tanpa kepastian seperti begini rasanya sangat tidak mungkin nak? karena itu sama saja kita membuang-buang tenaga dengan melakukan sesuatu hal yang sebenarnya kita tidak tahu apa yang harus kita lakukan, kalau kamu mau marah sama papa Oke tidak masalah tetapi untuk sekarang Tolong mah kooperatiflah sedikit! "lirih Leonardo penuh permohonan karena Ia memang tidak bisa lagi berdiam diri seperti ini ketika melihat keluarganya berantakan.


Leonardo sudah kehilangan istrinya masa sekarang dirinya harus kehilangan anak-anaknya lagi hanya akibat keteledorannya yang terlalu terpuruk dengan masalah yang dialami, karena jika dipikirkan dengan begitu baik sebenarnya di sini yang menjadi korban adalah Senjana dan juga Rembulan Sebab mereka harus kehilangan kasih sayang kedua orang tuanya selama bertahun-tahun dan ketika Leonardo sadar malah mengabaikan mereka berdua.


"tadi dia tidak ngomong mau pergi ke mana Soalnya aku ajak berbicara pun tidak mau direspon, ponselnya pun tidak bisa dihubungi sama sekali dan aku juga tidak tahu di mana teman-temannya Tinggal! "Senja akhirnya sedikit menurunkan egonya karena jika dirinya terus saja keras kepala Takutnya nanti dirinya malah melakukan sebuah hal yang paling fatal.

__ADS_1


di sebuah jurang yang begitu curam tampak seorang gadis Tengah berusaha keluar dari mobil, Namun sepertinya tidak bisa karena jurang yang terjadi itu menghimpit mobilnya sehingga ia berada di tengah.


maka dari itu ketika akan membuka pintu mobil ya Otomatis mentok makanya tidak bisa sama sekali membukanya, sudah begitu hawa panas dari dalam mobil mulai keluar membuat dirinya yakin kalau kuda besi itu bakalan meledak sedikit lagi.


apalagi tercium bau bahan bakar yang terasa begitu menyengat membuat rembulan hanya tersenyum, tidak mungkin juga ya mau minta tolong kepada orang-orang karena di saat orang-orang bersiap untuk menolongnya Di Saat itu pula dirinya bakalan pergi dari dunia.


"aku akan mengawasimu dari neraka dan tidak akan membiarkan kamu lolos, jika aku pergi merupakan sebuah keharusan maka aku terima dengan ikhlas tetapi jangan coba-coba mengusik saudara kembarku karena aku sangat menyayanginya! "itulah bunyi pesan yang dikirimkan oleh Rembulan ya Meskipun dalam keadaan setengah sadar Tetapi entah kekuatan dari mana tiba-tiba Dirinya bisa mengetikkan pesan tersebut dan mengirimnya kepada Angkasa.


Rembulan hanya ingin meneror Angkasa untuk terakhir kalinya Karena ternyata dirinya kalah telat dan juga terlambat, belum sempat ia menghentikan rencana yang akan dijalankan oleh angkasa dan juga Papanya dirinya sudah lebih dahulu meninggalkan dunia ini.

__ADS_1


Flash back on


Rembulan yang kebetulan hari itu sedang berjalan di salah satu Cafe ternama karena harus membeli pesanannya Senja yang katanya ingin sekali memakan burger, tetapi karena badannya lagi tidak enak makanya tidak sempat ke sana dan dengan senang hati Rembulan pun menyanggupi keinginan adiknya itu.


Rembulan yang ketika sedang melangkah merasa heran ketika ada nama keluarga Sky yang disebut oleh seorang pria paruh baya dan juga seorang pemuda, dirinya berusaha untuk tidak terlihat oleh mereka dan juga ingin mendengar apa saja yang diperbincangkan sampai-sampai harus membawa nama keluarganya.


"pokoknya kamu harus bisa mendekati anak anaknya yang katanya kembar itu kemudian kamu Habisi saja mereka tanpa tersisa, karena kalau kamu tidak melakukan hal itu maka bisa dipastikan keutuhan keluarga kita tidak akan pernah terjadi sampai kapanpun! Papi harapanmu jangan pernah membuat Papi kecewa kali ini karena ini semua juga demi kelangsungan keluarga kita, tolong jangan membuat sebuah kesalahan yang fatal karena nantinya kita juga bakalan dirugikan! "perintah pria paruh baya itu membuat Rembulan mengerutkan keningnya karena merasa heran dan juga tidak percaya jika ada orang yang sedang Merencanakan hal yang tidak-tidak.


"Bagaimana caranya Papa agar aku bisa menghabisi anak-anaknya jika sekarang saja tidak tahu cara mendekatinya seperti apa, karena Papi tahu sendiri kan aku kan sudah kuliah sudah selesai dan semoga kerja tidak mungkin juga kan harus kuliah kembali?"tanya Angkasa lagi.

__ADS_1


"Ya sudah kamu kuliah ulang lagi Nanti pokoknya kamu tenang saja karena semua Nanti papa yang bakalan mengatur yang penting Intinya kamu jalankan saja rencana kita, tetapi Ingat jangan terlalu kentara Takutnya nanti mereka bakalan curiga dan kalau bisa jangan pakai perasaan karena ini merupakan hal yang penting!" perintah Marcel.


__ADS_2