SENJA DAN REMBULAN

SENJA DAN REMBULAN
Omel


__ADS_3

Bintang tahu kalau anaknya itu lebih mengenal Leonardo dibandingkan dirinya karena selama bertahun-tahun yang hidup bersama dengan pria itu adalah anaknya sedangkan dirinya sebagai istri, jika bisa dibilang mungkin hanyalah sebagai status saja tetapi kenyataannya berbanding terbalik dan terkadang membuat dirinya merasa sedikit minder soalnya ketika ia datang tidak ada yang mengusir ataupun mengeluh tentang kinerja dan juga sumbangsihnya terhadap keluarga itu.


namun Satu yang Pasti dirinya tidak pernah mendengar keluhan dari keluarganya secara langsung apalagi mereka mengatakan bahwa dirinya seperti tidak berhak atau apapun selama ini ia tidak pernah mendengarkannya, maka dari itu terkadang ia merasa bahwa hati dari keluarganya itu sepertinya terbuat dari emas sampai-sampai mau memaafkan dan menerima kehadiran orang-orang yang benar-benar sudah meninggalkan mereka begitu lama.


kalau menyebut soal penerimaan Ya jelas saja orang yang tidak menerima kehadirannya dari dulu sampai sekarang yaitu Nirmala sebab wanita itu secara terang-terangan tidak menyukainya tanpa, bukan mengatakannya di belakang apalagi mengeluh tetapi langsung dikatakannya tepat di hadapannya membuat terkadang perasaannya begitu hancur tetapi tidak bisa membantah sebab kalaupun membantah semua sudah terjadi dan kalaupun sudah terjadi seperti ini ya bisanya hanya diam saja.


" Kamu itu kenapa sih selalu saja mempermasalahkan ketika papa kamu pulangnya telat, Padahal di luar sana dia banyak kerjaan lho dan otomatis tidak bisa ditinggalkan maka dari itu kita yang tidak punya pekerjaan ini lebih baik duduk tenang dan menunggu dan berharap agar Apa yang dilakukan oleh Papa kamu di luar sana itu berjalan lancar! "Bintang hanya ingin membuka pemikiran anaknya agar lebih peka lagi Dan intinya agar nantinya tidak salah mengomeli orang sebab nanti yang ada Leonardo bakalan emosi sebab Ia melakukan sesuatu untuk mereka di rumah tetapi Ketika pulang mereka yang di rumah malah emosi karena dirinya tidak pulang-pulang pertanyaannya kalau orang hanya di rumah saja terus tidak melakukan apapun para keluarganya mau makan apa coba?


" bukannya seperti itu juga sih mah faktanya kalau Papa itu biasanya melakukan sesuatu kalau dia ngomong bahwa dia hari ini melakukan itu ya patokannya hanya itu saja tidak akan meluber ke mana-mana, bukan karena sok tahu dan juga Sok mengada-ada Tetapi kan ini berbicara soal fakta masa iya aku harus mengada-ada dan hasil akhirnya akan membuat Papa menjadi emosi? Ya sudah nanti kita tunggu saja Papanya pulang kalau memang nanti dia tidak pulang juga tidak usah dibukakan pintu sekalian biar dia kapok, sudah tahu punya anak dan istri di rumah Bukannya pulang Eh malah pergi begitu saja! " Senja terlihat begitu posesif terhadap Papanya membuat Bintang hanya bisa menggelengkan kepala karena memang dari kecil Senja itu sangat dekat dengan Leonardo maka dari itu sekarang tidak terlalu menjadi hal yang tidak masuk akal dalam penglihatannya sebab Sudah menjadi kebiasaan.


Bintang hanya menggelengkan kepalanya tidak ada niatan untuk membantah soalnya setiap kali anaknya itu berbicara dengan wajah cemberut Ya pastinya akan sensitif ketika ada yang mencoba untuk tidak menyetujui dengan apa yang ia katakan, bukannya takut dan menjadi orang tua yang takut akan anaknya hanya intinya mungkin kalau kesannya Senja itu kan bisa menjadi bahan ingatan bagi Leonardo ke depannya'


Leonardo yang dari tadi merasa deg-degan memilih untuk langsung pulang karena Entah mengapa ia terlihat begitu Memikirkan orang rumah, mungkin karena hal itu pula yang membuat dirinya harus segera kembali ke sana siapa tahu ada terjadi kejadian yang begitu tidak diduga setelah ia pergi.


" Halo semuanya Papa pulang kenapa wajahnya cemberut seperti itu memangnya kamu tadi di kampus lagi ngapain sampai-sampai pulangnya ke rumah bukannya Senyum Dan juga berbahagia, dan kali itu kalau orang pulang disambut dan juga ditanya kira-kira kabarnya bagaimana bukan Malah seperti itu Memangnya kamu pikir mau disebut anak apa coba kalau tingkahnya terlalu aneh? " tanya Leonardo yang tidak sadar kalau Sebenarnya anaknya itu cemburu karena dirinya.


Bintang ingin sekali tertawa ketika senja mengabaikan pertanyaan yang dilontarkan oleh Papanya tadi, padahal tadi katanya kalau misalnya Leonardo pulang dirinya bakalan marah-marah dan juga intinya tidak akan membiarkan kuping pria itu merasa nyaman sebab hari ini pokoknya apapun kesalahan yang sudah dilakukan bakalan dibahas sampai habis.

__ADS_1


Senja tetap saja memilih untuk bungkam tidak ada niatan untuk menjelaskan efek dari dirinya merasa emosi, sedangkan Leonardo menatap ke arah istrinya Berharap ada jawaban yang diberikan tetapi yang ada malah hanya mengangkat kedua bahunya pertanda bahwa ia juga tidak tahu sama sekali.


" ya sudah ayo Temani aku ke dalam Soalnya aku benar-benar ingin istirahat pokoknya capek Seharian sudah menguras emosi dan juga harus kecewa karena tidak bisa mendapatkan sebuah kebenaran, kamu kalau memang merasa capek ya sudah pergi sana Istirahat tidak usah duduk cemberut begitu kelihatannya sangat jelek untung juga tidak ada yang sedang melihat ya kalau tidak mereka pasti bakalan menyesal pernah mengagumi kamu! " Leonardo bukan yang membujuk anaknya yang sedang ngambek dirinya malah membiarkannya saja soalnya intinya kan dia punya istri sekarang jadi lebih mementingkan istrinya dibandingkan orang lain.


" ya tidak bisa begitu dong langsung membawa mamaku pergi begitu saja dari tadi tidak mau menemaninya dan membiarkan dia sendirian di sini, katanya dulu waktu dia tidak ada kangennya minta ampun Tetapi setelah dia kembali pergi terus kerjaannya sampai-sampai membiarkan dia itu bingung mau ngapain di rumah! "omel Senja yang tidak terima dan akhirnya Leonardo sadar jika kesalahannya adalah membiarkan istrinya sendirian di rumah seharian tanpa ada dirinya yang menemani padahal memang ya akui kalau dulu begitu maksudnya sangat merindukan wanita itu sampai-sampai bekerja siang malam hanya untuk bisa mendapatkannya masa iya sekarang sudah bertemu tetapi malah ditinggalkan.


" Ya habisnya Kalau Papa tidak pergi nanti nenek kamu bakalan marah-marah loh dan mungkin bisa menyuruh satu pasukan datang dan menyeret papa keluar dari rumah ini, Jadi kita itu harus cari aman makanya pergi ke sana dan memilih untuk mengalah serta mengikuti kemauannya Makanya Papa tega meninggalkan Papa kamu bukan keluyuran tidak jelas di sana kan? "jelas Leonardo tetapi anaknya itu tetap pada pendiriannya kalau di sini Papanya Itu salah dan tidak ada pembenaran yang harus membuat dirinya percaya dan merasa yakin kalau sebenarnya Leonardo melakukan semuanya itu tanpa sengaja dan memang harus dilakukan.


"Ya tetap saja jangan jadi kebiasaan dong Lagian nenek itu punya hulubalang begitu banyak loh di sekitarnya dan kalau misalnya dia perlunya bertemu dengan papa seharusnya dia pikir dengan perasaan aku dan juga Mama, Karena papa itu bukanlah seorang pria single yang ke mana-mana sendirian saja tidak masalah tetapi sekarang kan harusnya ke mana-mana itu berdua biar maksudnya orang sadar Oh ternyata dia itu punya pasangan ya! "ujar Senja yang meskipun sedikit masuk akal tetapi terkesannya berlebihan karena sebaiknya ibu rumah tangga ya tetapnya di rumah kecuali ada hal penting yang harus dilakukan di luar rumah maka ia boleh keluar tetapi kalau tidak lebih aman ya mengurus rumah.


" Mama tidak masalah ditinggal sendirian di rumah karena tadi papa jalan kan pamit dulu bukan asal nyelonong pergi begitu saja, Jadi kalau misalnya kamu permasalahan sekarang karena waktu pulangnya lama sebenarnya bisa dibilang kamu berlebihan karena seorang pria kalau tidak keluar dari rumah untuk mencari sesuatu yang Memangnya kamu pikir kita mau makan apa coba? kalau keinginan kamu agar papa tetap di rumah dan menemani Mama terus-menerus Astaga Menurut mama itu terlalu lebay deh, mamamu ini bukan anak bayi intinya kaki dan tangan masih berfungsi dengan baik jadi tidak perlu dong harus terus-menerus mengharapkan bantuan orang lain nantinya terkesan manja! "Bintang yakin Anaknya pasti akan kecewa dengan pembelaan yang dia lakukan Tetapi kalau diam saja dan menuruti semua keinginan senja takutnya anak itu bakalan ngelunjak dan akhirnya menjadi kebiasaan selalu saja memprotes apapun yang dilakukan oleh orang tuanya padahal sebenarnya apa yang ia katakan itu terlalu berlebihan dan hasil akhir akan membuat rumah menjadi tempat yang tidak nyaman lagi.


Senja akhirnya memilih untuk tersenyum karena memang ia sadar tadi itu terlalu berlebihan mungkin karena efek masalahnya di kampus yang tidak ada habisnya, jadinya orang rumah menjadi pelampiasannya padahal sebenarnya Papanya Itu memang sudah harusnya melakukan semua itu Dan kalau misalnya ia pulang harus disambut dengan baik Siapa tahu mungkin di luar rumah sudah mendapatkan perlakuan yang tidak baik.


"oh Iya gimana keadaan nenek, kira-kira Papa sampai sana dia langsung marah-marah tidak jelas atau sekarang dia lebih manis daripada biasanya? "tanya senja penasaran membuat Leonardo ingin tertawa karena tadi saja anaknya itu marah-marah kenapa sekarang malah Berubah kayak bunglon yang secara mendadak.


Bintang juga merasa penasaran dengan jawaban yang akan diberikan oleh suaminya karena memang mertuanya itu adalah sosok yang maksudnya tidak bisa sekali untuk diajak kompromi, sekali dirinya berkata tidak maka akan terus seperti itu mau dipaksa dengan cara apapun tetap saja dirinya bakalan berpatok pada keputusan awal.

__ADS_1


" Ya seperti itulah Baru saja sampai langsung diomeli sampai sukses Lalu setelah itu ketika aku memilih pulang Eh malah memohon, tapi aku kan ada urusan di luar ya hasil akhir kutinggalkan saja dan asal kalian tahu tadi Baron juga kena imbasnya padahal pria itu tidak ada salah! "jelas Leonardo membuat ibu dan anak itu hanya menggelengkan kepala karena ini bukanlah menjadi rahasia umum lagi tetapi Sudah menjadi kebiasaan klasik yang selalu dilakukan oleh Nirmala tanpa henti.


" semoga kedepannya ada Asteroid yang turun dari bumi dan langsung berhenti tepat dihadapan nenek Mungkin dengan begitu dirinya bakalan berubah, Soalnya kalau meteor Terus yang dilihatnya lama-lama kita bakalan meledak karena tidak punya salah pun bakalan disamakan! "Senja sangat hafal Bagaimana sikap Nirmala karena biar bagaimanapun dulu ya pernah hidup Satu Atap dengan neneknya itu yang setiap hari pokoknya jangan sampai dirinya dan juga sang kakak melakukan kesalahan walau hanya secuil doang pasti pembahasannya bakalan seharian full tanpa henti.


" Setelah itu kamu ke mana lagi Mas, Memangnya hal penting apa sih yang kamu urus sampai-sampai tidak memikirkan kalau sebenarnya tubuh itu perlu istirahat? "tanya Bintang penasaran dengan kegiatan suaminya hari ini.


Leonardo terlihat menghela nafasnya karena ia jadi teringat dengan tadi kejadian yang ada di kantor polisi ketika dirinya hendak bertemu dengan Angkasa, Di mana pria itu sebenarnya dalam keadaan tidak baik-baik dan kalau misalnya Ia menceritakan hal ini kepada anaknya kira-kira nanti Bagaimana ya Respon yang akan diberikan nantinya?


" Sebenarnya hari ini itu tidak ada jadwal untuk berkunjung ke kantor polisi Hanya saja karena merasa penasaran dengan keadaan pemuda itu makanya Papa ke sana, tetapi sampai sana tidak bisa bertemu dengannya soalnya orangnya lagi sakit dan dirawat katanya karena mau makan dan juga kekurangan cairan ya sudah akhirnya ditinggal begitu saja dan kembali pulang ke rumah! "jelas Leonardo membuat senja tertegun karena tidak percaya jika sebenarnya saat ini kondisi pria yang sudah mencuri fokusnya dalam keadaan tidak baik-baik saja namun ia juga bisa apa ketika Apa yang dilakukan oleh Angkasa itu benar-benar tidak bisa dimaafkan dengan akal sehat.


Bintang menoleh sebentar ke arah anaknya itu dan ingin melihat kira-kira ekspresi yang ditunjukkan Seperti apa namun ketika terlihat biasa saja ia merasa bersyukur, karena dengan begitu artinya Senja itu sebenarnya tidak terlalu merasakan perasaan yang begitu dalam terhadap Pemuda tersebut padahal sebenarnya anaknya itu sedang bermain peran.


" yang penting intinya dia sudah mendapatkan perawatan yang terbaik yang tidak masalah soalnya dia kan adalah saksi kunci di masalah ini, Ya sudah ayo pergi istirahat saja dan senja kamu pun sama ya Soalnya ini sudah waktunya untuk berbenah diri! " setelah kedua orang tuanya pergi terlihat Senja menghembuskan nafasnya kasar dan juga tidak percaya jika apa yang didengar barusan membuat pikirannya sedikit ngeblank.


Senja berperang dengan pikirannya sendiri kira-kira ya harus mengajak Bella mengunjungi Angkasa atau memilih untuk membiarkan saja, kalau misalnya Bela bertanya apa alasannya melakukan semua itu kira-kira ia harus memberikan jawaban apa maka dari itu dirinya mengurungkan saja niatnya namun percayalah pokoknya malam ini ia tidak bakalan tidur dengan tenang soalnya beban pikirannya ini tidak tahu harus berbagi kepada siapa.


Angkasa sudah seperti seseorang yang benar-benar tidak punya siapapun di dunia ini karena ketika sakit tidak ada yang menunggu dan juga memberikan perhatian, pokoknya yang ada di sisi kanan dan kirinya hanyalah orang-orang yang berseragam yang menjaganya sewaktu-waktu takut nanti mungkin dirinya akan kabur.

__ADS_1


__ADS_2