
Bintang kini menatap ke arah anak kecil yang dulu dirawatnya sepenuh hati yang selalu diasuhnya ketika sedang sakit agar cepat sembuh dan kembali tersenyum serta ceria lagi, anak yang dulu sangat pendiam ketika bertemu dengan orang asing akan begitu cerewet ketika bersama dengannya.
wanita itu benar-benar merasa begitu banyak kekecewaan yang ia pendam sampai-sampai tidak tahu lagi harus mengeluarkan kata-kata yang seperti bagaimana, antara percaya dan juga tidak antara ingin menyangkal semuanya namun benar-benar terjadi di hadapannya dan tidak bisa lagi ia ungkapkan dengan kata-kata.
" kenapa?" hanya itulah kata-kata yang dikeluarkan oleh bintang saat itu tidak bisa perpanjang kata lagi karena semuanya terasa begitu tercekat di tenggorokannya.
Angkasa dari tadi hanya memilih untuk menundukkan kepalanya karena kalau ditanya bagaimana perasaannya Ya jelas saja ia merasa bersalah, kalau ditanya apakah dirinya benar-benar menyesal Ya tentu saja perasaan itu pasti ada karena Terkadang manusia ya seperti begitu kebiasaannya setelah melakukan kesalahan baru menyesal dari belakang.
" maaf! " hanya itulah juga jawaban yang dapat diberikan oleh Angkasa untuk saat ini kalau soal nanti Entahlah dirinya juga tidak tahu lagi yang penting intinya hanya satu kata itu yang ada dalam pikirannya saat ini dan tidak ingin ditunda lagi untuk mengucapkannya.
" kenapa, dan juga Kenapa sampai bisa terjadi? "Bintang tidak puas dengan jawaban yang diberikan karena menurutnya kata maaf itu biasanya terjadi ketika seseorang sudah melakukan kesalahan dan sekarang yang ia tanyakan kan apa sampai mereka mau melakukan kesalahan itu bukan ingin membahas hal-hal yang lain lagi.
__ADS_1
" Aku tahu aku salah dan kata maaf itu sebenarnya menurutku terlalu klasik dan mungkin nantinya akan diulang lagi suatu saat, hanya saja yang aku ingin katakan kalau aku benar-benar menyesali semua kesalahanku itu benar-benar meminta maaf tentang apa yang terjadi dan yang sudah aku lakukan, "ujar Angkasa yang tidak berani sama sekali menatap ke arah Bintang.
Bintang ingin sekali tertawa ketika akhirnya sadar kalau sebenarnya dirinya selama 15 tahun itu bukan waktu yang sedikit lah dan ternyata saat itu dirinya hidup di tengah-tengah penjahat yang berkedok berhati malaikat, kalau mereka bukan penjahat yang otomatis tidak mungkin dengan Teganya menghilangkan nyawa seseorang padahal yang bisa melakukannya itu hanya penciptanya yang bisa memberikan nafas kehidupan yang kemudian bisa mengambilnya kembali jika sudah saatnya.
kalau sekarang menyesalinya pun rasa-rasanya sudah terlambat padahal Biasanya orang-orang kalau mau mengambil keputusan yang paling besar dalam hidup mereka akan memilih dua opsi, yaitu opsi yang pertama kira-kira Dampak apa yang bakalan terjadi kalau sampai dirinya melakukan hal itu Dan kemudian Apakah hidupnya besok lusa bakalan tenang dan resiko yang akan ditimbulkan pun bisa dirinya hadapi dengan baik-baik?
" kalau semua Penjahat di dunia ini bisa mengucapkan kata maaf dan kata maaf itu diterima ya Otomatis orang tidak akan mungkin membangun penjara, tidak ada yang namanya kepolisian karena satu sama lain saling memaafkan dan seperti begitu bakalan terus-menerus melakukan kesalahan kemudian meminta maaf setelah dimaafkan melakukan kesalahan lagi pokoknya seperti estafet lah tidak berhenti sampai mungkin manusia itu mati! apa sih kurang yang sudah saya berikan kepada kalian sampai harus meminta lebih dan juga tidak berterima kasih sama sekali, 15 tahun itu bukan waktu yang singkat Seharusnya kan kalian sadar kalau saya sudah Membagi waktu dengan itu maka Sekarang saatnya harus kumpul kembali dengan keluarga? "ujar Bintang yang ada bicaranya sudah mulai meninggi antara ada rasa kecewa dan juga emosi bercampur menjadi satu.
Bintang tertawa ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Angkasa tadi , sebab dengan mudahnya mengatakan permintaan itu seolah-olah dirinya merupakan seorang malaikat yang dikirim Tuhan dari langit untuk menemui orang-orang yang berdosa seperti itu kemudian dengan mudah memaafkannya padahal pemuda itu tahu kalau dirinya hanya manusia biasa yang jelas punya rasa dendam dan juga amarah yang tidak akan pernah berkesudahan.
Kalau misalnya memiliki permintaan seperti itu seharusnya dirinya harus sadar dari awal kalau sebenarnya Rembulan itu merupakan anaknya Bintang ya Otomatis Apapun yang terjadi menyangkut keselamatan gadis itu wanita itu juga akan ikut campur di dalamnya, karena biarpun sejahat-jahatnya seorang ibu Ia tetap akan menyayangi anaknya dan tidak ingin anaknya itu disakiti oleh orang lain tepat di hadapannya.
__ADS_1
"Seharusnya kamu sadar setiap perbuatan kejahatan yang ada di dunia ini pasti ada konsekuensi yang bakalan ditanggung Dan juga mungkin ada hukuman yang akan dijalani, terlepas dari apapun yang kamu lakukan itu tetapi Percayalah kalau saya benar-benar merasa kecewa dengan semua yang kamu lakukan itu! " tegas Bintang yang benar-benar tidak akan pernah memaafkan kelakuan pemuda yang ada di hadapan yaitu meskipun sekarang ia sudah menerima hukuman yang setimpal dengan semua perbuatan yang dilakukan.
"Tapi...
" sekarang katakan di mana Marcel berada alamat lengkapnya tanpa terkecuali Dan intinya kamu tidak boleh berbohong apalagi mencoba untuk menutupi kebenaran yang ada, mungkin dengan begitu impas karena kamu sudah memberikan sesuatu hal yang memang dibutuhkan sebab hanya itulah hal yang penting yang benar-benar dibutuhkan untuk saat ini dan juga tergantung dari kamu mau mengatakan kejujuran atau memilih untuk berbohong," Jelas Bintang .
Angkasa Bukannya tidak ingin mengatakan dari awal hanya saja sepertinya semua kebenaran sudah dikatakannya tanpa ada yang ditutup-tutupi atau mungkin sengaja ingin berbohong sedikit biar maksudnya orang-orang itu bakalan kesulitan nantinya, Namun balik lagi kalau tempat Marcel yang benar-benar tersembunyi itu jelas saja ia tidak tahu menahu soalnya tidak mungkin kan setiap kegiatan pria itu bakalan memberitahukan kepadanya.
Angkasa menghela nafasnya secara perlahan karena merasa kecewa ketika semua orang tidak ada yang percaya kepadanya ,padahal ia sudah mengatakan semua yang diketahui tanpa ada yang sengaja ditutupi hanya balik lagi ketika Ia sudah berusaha untuk mengatakannya tetapi tidak ada satu orang pun yang percaya kepadanya.
" aku sudah mengatakan semuanya kalau memang benar-benar itulah kebenaran yang terjadi, kalau misalnya semua orang tidak percaya dan menyuruhku mengatakan sesuatu yang tidak aku ketahui ya sama saja bohong kan? Mami percaya kan padaku kalau aku selama ini tidak pernah berniat menjadi seorang pembohong hanya untuk mendapatkan apa yang aku inginkan,lagian Papi Marcel itu selama ini selalu tertutup dan juga jarang mengatakan kebenaran," jelas Angkasa berharap agar Bintang paham.
__ADS_1