SENJA DAN REMBULAN

SENJA DAN REMBULAN
Tertangkap


__ADS_3

" Apa? jadi Papa sama Arkan dan juga kakek Himawan sedang pergi ke pulau pribadi milik Papinya Angkasa untuk menangkap pria itu, memangnya mereka dapat kabar dari mana sampai-sampai merasa begitu percaya diri kalau misalnya dia sembunyi di sana? " tanya Senja yang merasa penasaran.


Bintang menganggukan kepala pertanda bahwa apa yang dikatakan anaknya tadi itu merupakan sebuah kebenaran yang tidak terbantahkan sama sekali, Jika sekarang suaminya beserta dengan teman-teman yang lain sedang berjuang untuk bisa mendapatkan kebenaran dan juga mengungkapkan sebuah fakta bahwa sebenarnya Marcel itu punya Pulau pribadi Entah dari hasil keuntungan perusahaannya atau mungkin dirinya sedang melakukan tindak kejahatan lainnya.


" ya memang seperti itu kenyataannya Kalau papa kamu lagi pergi menangkap orang yang sudah selama ini menjadi otak di balik pembunuhan kakak kamu, kalau misalnya kita tidak bergerak cepat takutnya dia sadar jika kita sudah mengetahui keberadaannya maka saat itu pula pasti dia bakalan cari tempat persembunyian lebih susah dan juga mungkin dia bisa lari dan juga mungkin dia bisa lari keluar Negeri soalnya sampai sekarang kan polisi belum mencekal keberadaannya Entah di dalam ataupun di mana lah itu maka dari itu sebaiknya kita berdoa saja semoga tidak ada halangan ketika berusaha untuk menangkapnya, "ujar Bintang yang masih mencoba untuk berpikir positif dan juga tidak ingin mencurigai sesuatu secara berlebihan dan takutnya nanti akan merasa kecewa ketika Apa yang dilakukan oleh Leonardo di luar sana itu ternyata tidak membuahkan hasil sama sekali.


Senja bukannya anak kecil yang ketika diberi mainan langsung diam dan juga Bukannya seseorang yang tidak bisa berpikir kritis ketika Bintang yang memberikan penjelasan seperti itu ia bakalan bisa menerimanya dengan begitu baik, karena terkadang dirinya juga mencurigai sesuatu hal yang bukan-bukan dan takutnya nanti mereka bakalan salah mengambil langkah alhasil membuat semuanya menjadi percuma dan tidak berguna sama sekali Dan intinya sepertinya hanya membuang-buang waktu percuma.


" aku itu sebenarnya Bukannya tidak mau berharap agar papa dan juga yang lainnya menemukan pria itu kemudian menjebloskannya ke penjara setelah sedikit main-main lah maksudnya biar impas, karena aku yakin saat Kak Rembulan meninggal pun pasti saat itu dia benar-benar merasa kesakitan dan begitu merasa sendiri yang tidak ada yang menemani sama sekali, "ujar Senja yang Terserah mau dikatakan bahwa dirinya tidak punya hati nurani sama sekali tetapi intinya ini semua memang harus dilakukan jika ingin semua merasa baik-baik saja tidak kekurangan apapun dan juga merasa puas dengan apa yang sudah mereka alami selama beberapa tahun terakhir ini.


Bintang mengusap pelan kepala anaknya itu karena sebenarnya bukan hanya senja saja yang merasa terpuruk dan juga Terpukul serta benar-benar merasa kekecewaan di dalam hidup, dirinya jelas saja merupakan orang yang paling pertama merasakan kekecewaan kemudian perasaan bersalah Dan intinya semua itu melebur jadi satu sebab dirinya adalah wanita yang sudah melahirkan kedua anak kembar itu ke dunia tetapi lihatlah ketika mereka dalam keadaan sulit ia tidak ada di samping mereka memberikan bahu untuk bersandar dan juga intinya tidak bisa memberikan kata-kata penghiburan yang layaknya diberikan oleh orang tua kepada anaknya ketika dilanda Dilema dalam hidup.


" Mama minta maaf karena tidak ada di saat kalian benar-benar membutuhkan segala sesuatunya dan juga minta maaf karena sudah menjadi orang tua yang tidak bisa membahagiakan kalian serta memenuhi segala macam kebutuhan kalian ketika sedang tumbuh kembang dan menjadi seseorang yang begitu berbeda dari yang lainnya, mama adalah orang tua yang sudah gagal melakukan semua itu hanya bisa melahirkan kalian Tetapi malah membuang begitu saja tidak ada niatan untuk mengurus dan bahkan bisa dibilang mungkin sudah menjadi orang tua yang begitu gagal karena Lihatlah Sekarang semua kesakitan dan juga kejadian yang kalian alami itu kan sumbernya bukan dari orang lain melainkan dari Mama sendiri kan? "ujar Bintang sambil tersenyum miris sebab terasa begitu Menyakitkan ketika dirinya menjadi orang yang sumber masalah itu terjadi dan bisa dibilang menjadi sesuatu yang sangat mustahil dan juga tidak masuk akal ketika dipikirkan dengan Nalar secara baik-baik.

__ADS_1


Senja mengusap pelan pipi Mamanya itu karena di sini itu bukan kita menghitung Siapa yang salah kemudian Siapa yang benar setelah itu siapa yang berguna selama ini dan juga siapa yang menjadi benalu, tetapi mereka harus bekerja sama untuk bisa bahu-membahu menahan rasa sakit yang terjadi kecewaan yang dirasakan Dan intinya juga perasaan kehilangan anggota keluarga yang tidak akan pernah kembali lagi.


" aku yakin Papa sama Mama tidak akan pernah ingin melihat kami kesusahan jika memang waktu itu kita tidak pernah terpisahkan sama sekali dan juga masih tetap utuh seperti dulu, tetapi semuanya sudah terjadi dan bersyukur kita tidak akan pernah terpisahkan selamanya soalnya sekarang kan kita sudah kembali lagi kalau soal Kak Rembulan mungkin ini sudah menjadi jalannya jangan salahkan satu dan yang lainnya karena ya sama saja balik lagi Tentu saja dia tidak akan pernah kembali dan kita yang hidup ini yang harus dituntut tetap menjalani hidup sampai kapanpun! "jelas Senja yang berusaha untuk menjadi seseorang yang bijak.


" ya bukannya seperti itu juga sih tetapi Mama kan Maksudnya benar-benar merasa kecewa dengan apa yang terjadi saat ini dan juga terkadang tidak pernah menyangka dengan segalanya, mau mengeluh sepertinya sikap manusiawi karena memang sejatinya di saat-saat seperti ini itu terkadang rasa penyesalan selalu datang di saat yang tidak tepat! "Bintang ingin menjadi orang tua yang selalu berbesar hati tetapi Percayalah itu terkadang sulit dilakukan apalagi di saat-saat seperti sekarang ini kemudian tidak tahu lagi harus melakukan apa supaya maksudnya tidak ada penyesalan terus-menerus yang menghantuinya siang dan juga malam tanpa henti.


sementara itu Leonardo dan juga yang lainnya sudah berhasil masuk ke pulau terpencil milik Marcel itu dengan menggunakan speed boat karena memang kendaraan itu saja yang bisa menjangkau dalam jarak yang lumayan jauh, soalnya kalau menggunakan helikopter ya tidak menutup kemungkinan gerakan mereka itu akan dilihat oleh anak buahnya Marcel maka dari itu mereka harus bisa memprediksi segala kemungkinannya dan juga mengambil langkah yang tepat agar nantinya tidak kehilangan target yang sedang mereka incar itu.


" Oke sekarang kita semua sudah sampai dan jumlah kita lumayan kira-kira 30 orang banyaknya, tolong parkirkan speed boat itu agar tidak benar-benar terlihat ketika para anak buah dari Marcel itu kembali menggunakan helikopter nantinya! kalau misalnya ada terjadi pergerakan yang lumayan berarti memberikan kode saja melalui center atau sebagainya tetapi tetap harus waspada selalu jaga jarak kaki kalian agar bisa menyadari kira-kira ada bencana ada bahaya ataupun ada ranjau yang sering dipasang di hadapan kita saat ini ! "jelas Leonardo membuat semua orang menganggukkan kepala karena memang berada di tempat-tempat seperti ini harus lebih mubaspadai keselamatan diri sendiri baru setelah itu keselamatan kelompok dan juga lain sebagainya namun yang paling penting ya adalah diri sendiri karena kalau diri sendiri aman ya otomatis semuanya juga akan tetap aman.


" Kenapa anak muda lagi memikirkan jantung hati yang sekarang ada di sana yang tidak memikirkan kamu, sebenarnya wajar sih karena menurutku cerita versi cintanya setiap orang itu beda-beda terkadang mulus-mulus saja tidak ada gangguan sama sekali dan juga tidak ada namanya orang ketiga namun terkadang juga perlu kesabaran ekstra untuk bisa mendapatkan pujaan hati ya contohnya kamu ini! " ujar Himawan yang setengah tertawa ketika melihat wajah dari Arkan yang setengah ditekuk mungkin karena tidak suka ketika dirinya harus menjadi bahan ledekan di saat yang tidak tepat seperti ini dan juga lebih parahnya lagi kalau ia tidak bisa membalas soalnya Himawan kan umurnya lebih tua daripada dirinya.


" Ya syukurlah yang sudah jadi Duda dengan begitu tidak ada yang bakalan melarang ketika ingin melakukan kegiatan berulat bulu di luaran sana, bahkan mungkin mau tebar pesona dari pukul 06.00 pagi sampai jam 06.00 pagi lagi tidak ada yang bakalan melarang ataupun marah-marah! " jelas Arkan yang sudah capek Kalau nantinya akan dijadikan bahan objek tertawa agar maksudnya mereka tidak bosan Ketika Harus menyusuri Pulau pribadi itu yang harus dipenuhi dengan berbagai macam hutan yang tidak jelas.

__ADS_1


mereka melakukan perjalanan kira-kira 1 jam lamanya dan alhasil sampailah di tempat yang dituju di mana ada sebuah bangunan megah yang begitu luas dengan dipenuhi lampu sorot kemudian lampu taman serta lampu-lampu yang begitu banyak di sekeliling tempat itu, sampai-sampai mereka merasa heran kok bisa-bisanya selama ini mereka tidak tahu kalau sebenarnya Marcel punya kulit pribadi di tempat itu apa mungkin karena pria itu terlalu tertutup atau sebagainya lah mereka juga bingung harus mencernanya bagaimana.


" wah tempat ini sangat keren sih sebenarnya kalau dipakai buat bulan madu mungkin seperti contoh-contohnya yaitu orang-orang seperti Leonardo dan juga bintang yang baru saja bertemu setelah belasan tahun, mungkin mereka ingin melakukan gaya yang begitu heboh tapi takut kedengaran anak ya mau tidak mau harus lari ke tempat-tempat seperti ini, "saran Himawan membuat semua orang di tempat itu hanya bisa menggelengkan kepala karena pria tua itu ketika sedang ingin mengerjai serta mengejek seseorang tidak akan pernah berhenti dan Hal inilah yang membuat Nirmala kadang-kadang merasa tidak suka.


Leonardo hanya menggelengkan kepalanya karena merasa lucu sebab bisa-bisanya ada orang tua yang malah melawak di saat yang tegang seperti ini, kalau misalnya perkataannya biasa saja yang mungkin masuk akal tetapi ini malah soal bulan madu Mungkinkah pria itu sedang mengalami yang namanya pubertas kedua?


" Om tolong ya sekarang jangan dulu mengganggu konsentrasiku soalnya aku masih ingin melihat di depan kira-kira ada berapa banyak pengawal yang sedang menjaga, Tetapi kalau misalnya Om terus melakukan keributan yang nantinya ada kita datang ke tempat ini malah tidak ada kegunaan sama sekali! "protes Leonardo yang baru kali ini tidak sepemikiran dengan Himawan membuat pria itu hanya bisa mengelus dadanya soalnya jangan sampai nanti Leonardo bakalan bersikap seperti mamanya yang sangat menyebalkan itu.


" sebenarnya Om bukannya mau melakukan pertunjukan lawak Dadakan di tempat ini hanya saja karena melihat kalian terlalu tegang ya makanya harus dikasih rileks, Nanti sebelum melawan penjahat otak kalian sudah error lebih dahulu kemudian urat-urat di tubuh kalian pun menegang lebih dulu ya percuma dong Jalan jauh-jauh Tetapi malah yang dapatnya hanya ampasnya doang! "jelas Himawan yang akhirnya terdiam ketika melihat ada beberapa anak buah Leonardo Yang sepertinya sedikit merasa terganggu entah karena kehadiran mereka atau ada hal yang lain.


" Ayo berkumpul dalam rumah ini perintah dari bos besar secara langsung, ingat ya tidak boleh ada pergerakan tidak boleh ada suara yang terlalu besar Takutnya nanti kita bakalan dicurigai dan kalau bisa kita langsung mematikan lampu soalnya nanti ada penyusup yang datang! " ujar para anak buah di situ membuat Leonardo dan juga yang lainnya menggelengkan kepala karena sepertinya kehadiran mereka sudah disadari soalnya terlihat Marcel langsung bawaspadai hal itu dan terbukti sekarang benar-benar terjadi apa yang mereka khawatirkan dari tadi.


" kalian Langsung bergerak cekal mereka sebelum masuk ke dalam rumah karena kebetulan jarak mereka masih kira-kira 20 m ke arah rumah, dan kamu silakan tembakan anak panah yang ada biusnya supaya mereka Langsung terjatuh di bawah tanah biar jangan ada keributan ataupun kehebohan di tempat ini! "perintah Himawan kepada salah satu sniper yang bertugas untuk melumpuhkan lawan bukan untuk mematikan hanya maksudnya membuat ruang gerak mereka terasa begitu sempit agar nantinya mereka bisa bergerak dengan begitu cepat tanpa menemui kendala sedikitpun.

__ADS_1


Marcel kebingungan ketika anak buahnya berjumlah 20 orang Kenapa yang berkumpul hanya 11 orang saja, sedangkan sembilan yang berada di luar sampai sekarang belum muncul-muncul membuat pria itu sedikit merasa cemas dan juga tidak nyaman.


" kalian 7 orang bakalan tinggal dan menjaga di sini serta pastikan yang lain juga sudah datang, sedangkan yang 4 ikut saya untuk kembali ke ibukota karena saya yakin keberadaan di sini sudah diketahui oleh orang-orang itu! "perintah Marcel namun sebelum pria itu keluar dari rumah ternyata sudah ada Leonardo dan juga yang lainnya menyodorkan pistol ke arahnya entah itu pistol mainan ataupun pistol sungguhan yang penting intinya benda itu sangat berguna di saat-saat seperti begini dan terbukti sudah membuat Marcel jadi salah langkah dan akhirnya hanya bisa mengangkat tangannya begitu pula dengan para anak buahnya yang memilih berlutut daripada nantinya kepala mereka bakalan bocor menjadi bubur.


__ADS_2