SENJA DAN REMBULAN

SENJA DAN REMBULAN
Orang Stress


__ADS_3

besok paginya Bella melakukan apa yang benar-benar dikatakan tadi malam yaitu bertemu dengan Davin kemudian membahas Apa yang dilakukan oleh pria itu di pasar malam dengannya, soalnya dirinya benar-benar tidak memberikan toleransi kepada orang yang sudah berbohong dan juga orang yang sudah bisa-bisanya menipu dirinya Padahal selama ini ia tidak pernah ingin bersinggungan dengan yang namanya Davin lagi.


bagi Bela kalau Davin itu sudah sangat mati dalam kehidupannya dan tidak ada yang namanya kelanjutan lagi dalam ceritanya, Apa yang dilakukan oleh pria itu benar-benar keterlaluan dan menurutnya dirinya bukanlah anak kecil yang bisa saja dipermainkan kalaupun nantinya mereka bertemu suatu saat nanti maka Bela memastikan jika dirinya sudah punya pasangan.


Senja sebenarnya sudah membujuk Bela dari semalam agar nantinya Jangan kembali melakukan kehebohan saat bertemu dengan Davin di kampus, namun Bella yang sudah kepalang tanggung emosinya memilih untuk tetap melampiaskannya saja supaya nantinya menjadi tolak ukur bagi Davin agar jangan lagi melakukan hal gila dengan cara membohongi dirinya ketika ia sedang sendirian dan juga jomblo serta tidak tahu arah yang bagaimana dan juga kebingungan harus mempunyai pasangan yang modal Bagaimana supaya nantinya predikat jomblo Abadi itu sudah sedikit menjauh darinya tidak boleh terlalu melekat soalnya Ia juga capek sih sebenarnya.


Bella meminta maaf kepada senja saat mereka berdua turun dari mobil sahabatnya itu karena saat ini ia melihat dengan jelas di mana keberadaan Davin serta Daffa yang tengah menunggu entah siapa di depan pintu gerbang kampus tersebut,Senja sebenarnya ingin menghindar tetapi karena melihat kenekatan yang dilakukan oleh sahabatnya membuat dirinya mau tidak mau harus menemaninya karena jika tidak antar nanti bakalan apa yang terjadi ia bakalan menjadi orang pertama yang bisa membantu Bella saat mungkin Davin melakukan hal negatif yang menyakiti sahabatnya itu secara langsung atau mungkin mengeluarkan kata-kata yang sangat tidak sopan seperti kebiasaan Davin selama ini.


" kamu Kalau nantinya bertemu dengan Davin Tolong jangan melakukan hal nekat ya, yang akan mempermalukan diri kamu sendiri yang akan membuat ke kita menjadi bahan tontonan semua orang! "pinta senja penuh permohonan bukan karena tidak setia kawan dan bukan tidak ingin agar nantinya Bella tidak usah mengekspresikan kehebohannya hanya saja Takutnya nanti sahabatnya itu bakalan malu mungkin karena menjadi bahan eceran semua orang atau mungkin para mahasiswa yang berada di tempat itu berpikir kalau sebenarnya bela itu sangat posesif terhadap Davin dan intinya pokoknya pemikiran mereka yang aneh-aneh lah yang hanya akan membuat Bela semakin murka dan akhirnya sifatnya yang selalu marah-marah itu keluar ke permukaan.


Bella hanya tertawa saat mendengar sahabatnya itu selalu saja mengkhawatirkan hal itu padahal menurutnya ini mah biasa saja ketika selalu memakai cara ekstrem untuk menyelesaikan masalahnya, Soalnya kalau misalnya dirinya membiarkan Davin terus menerus melakukan hal konyol dalam kehidupannya maka itu akan menjadi kebiasaan yang mendarah daging dan Kalau misalnya tidak Merugikan dirinya tidak masalah tetapi kalau sangat mengganggu ya percuma dong kalau misalnya tidak dihentikan dari awal.


" ya Tergantung Bagaimana cara dia menghadapi apa yang aku katakan nantinya, kalau misalnya dia heboh Tentu saja aku tidak bakalan kalah ferguso masa iya dia yang seorang cowok saja bisa cerewet terus aku yang cewek harus kalah gitu? " Bella Tentu saja tidak terima jika Davin lebih ngegas daripada dirinya Padahal dari semalam dirinya sudah menyiapkan kata-kata yang paling tepat yang harus diberikan oleh nya untuk pemuda itu supaya nantinya bakalan kapok dan juga tidak akan mengulangi kesalahan yang sama setiap saat.


Senja akhirnya memilih untuk diam saja soalnya orang kalau keras kepalanya seperti Bella itu kita mau menasehati yang cara bagaimanapun kemudian mau pakai gaya apapun tetap saja tidak akan pernah diikuti, daripada nantinya mulutmu itu bakalan capek sendiri ya lebih baik disuruh berhenti saja biar nantinya kalau misalnya suatu saat Bella memerlukan bantuan nah di situlah kita bakalan menasehatinya supaya maksudnya kalau mau melakukan sesuatu ya resiko ditanggung sendiri jangan melibatkan banyak orang.

__ADS_1


Davin terlihat antusias saat melihat Bella datang menghampirinya karena memang ia sengaja berhenti di depan gerbang itu untuk menunggu gadis tersebut, soalnya dalam pikirannya semalam itu hubungan mereka sudah ada kemajuan sedikit ya mengobrolnya pun sudah lebih dari beberapa jam dan itu artinya kalau misalnya membahas masa depan sepertinya waktu yang tepat sekarang karena memang masa depan itu harus dirancangnya mulai dari sekarang Supaya kalau misalnya ke depannya sudah terjadi ya tinggal mengulangi lagi rancangan yang sudah ada kan?


"hai cantik, ketemu lagi nih! kamu datang sendirian atau barang sama siapa, Soalnya dari tadi sepertinya aku melihat tanya kamu saja di dalam mobil itu? "Davin sengaja ingin memastikan keberadaan Senja karena semalam ia masih ingat dengan jelas peringatan yang diberikan oleh Gadis itu tentang dirinya Yang jangan lagi berbohong kepada Bella soalnya kalau misalnya ketahuan berbohong lagi maka dari situ tidak akan pernah melepaskan dirinya sampai kapanpun.


Senja yang kebetulan berdiri di belakang Davin hanya bisa menggelengkan kepalanya soalnya dirinya tahu kenapa Davin itu menanyakannya karena pastinya takut jika Rahasianya semalam bakalan terbongkar, padahal tidak tahu kah pemuda itu kalau sebenarnya tadi malam Bella sudah mengetahui semua kebenarannya soalnya kan senja itu kalau menyimpan rahasia tidak ingin terlalu lama kalau misalnya bisa berbagi Ya sudah berbagi saat itu juga selagi tidak ada orang yang merasa dirugikan dengan rahasia yang sudah disebarkan itu.


" Ada apa ya? Kok bisa sekarang kamu malah menanyakan sahabatku itu, apa jangan-jangan kamu takut kalau misalnya rahasia yang kamu simpan bakalan terbongkar gitu? "Bella langsung aja mempermainkan perasaan Davin Ya siapa tahu mungkin pria itu bakalan langsung terkewer-kewer soalnya Siapa suruh mau mencari masalah dengannya.


Davin menggaruk kepala yang tak gatal soalnya apa yang di katakan oleh Bella itu benar benar kenyataan, kalau dirinya sedikit waspada misalnya ada senja di tempat itu ya Otomatis pasti Rahasianya semalam bakalan terbongkar dan akhirnya Bella benar-benar akan membenci dirinya.


Jika seperti itu kenyataannya maka bisa dipastikan perjuangan dirinya untuk mendapatkan Maaf Dari wanita itu benar-benar membutuhkan yang namanya kerja keras soalnya Bella itu adalah gadis yang paling keras kepala dan juga susah sekali untuk diatur, nantinya kalau misalnya Ia menjelaskan semuanya pun rasanya sangat percuma Karena Wanita itu tidak akan pernah mau menerima penjelasan darinya Dan juga tidak mau mengerti dengan alasan yang dilakukannya kenapa sampai nekat berbohong seperti tadi.


"Kamu bicara apa sih? Ya seperti biasa kan kalau misalnya kamu datang tentunya ada senja di samping kamu maka dari itu ketika hari ini melihat kamu sendirian kan perasaannya begitu aneh, kenapa sih pikiran kamu semakin ke sini semakin ngelantur Jauh seolah-olah telah mencurigai aku sedang melakukan sesuatu begitu?" tanya Davin sambil cengengesan sedangkan Bella menatap sinis ke arahnya sebab menurutnya orang kalau sedang berbohong biasanya melakukan tingkah yang sangat aneh-aneh mulai dari menggaruk kepalanya yang tak gatal kemudian mengalihkan wajahnya ke arah lain Lalu setelah itu wajahnya memerah karena malu jika ketahuan berbohong dan juga intinya ada saja kelakuan mereka untuk mengalihkan perhatian dari lawan bicara mereka yang sebenarnya Tengah mengorek informasi dan juga kebenaran yang diharapkan.


Daffa hanya diam saja sebab dirinya tahu di mana keberadaan senja saat ini maka dari itu dirinya pun tidak ingin mengganggu perdebatan yang terjadi antara Bela dan juga Davin, soalnya kedua orang itu memiliki sikap yang sama yaitu sama-sama keras kepala maka dari itu ketika mereka beradu argumen terkadang tidak ada yang bakalan berhenti sampai mungkin puas dulu baru menghindar satu sama lain Lalu setelah itu tidak akan ada lagi pembahasan.

__ADS_1


" Yah siapa tahu mungkin kamu memang lagi berbohong kepadaku, dengan pura-pura menanyakan soal keberadaan sahabat ku itu padahal hanya mungkin memastikan saja? "ujar Bella tersenyum mengejek.


" Aku tuh dari tadi di sini menunggu kedatangan kamu bukan menunggu kedatangannya Jadi sekarang Tolong ya jangan membahas soal orang lain saat ini karena aku benar-benar ingin membahasanya antara kamu dan juga aku, kalau misalnya membahas sahabat kamu itu Takutnya nanti ada yang marah soalnya kan dia miliknya orang lain bukan milikku ataupun siapapun itu! "ujar Davin tanpa salah sama sekali membuat Senja yang berada di belakangnya Ya jelas saja tidak terima dong masa iya dirinya milik orang lain padahal Seharusnya kan dirinya yang milik dirinya sendiri tidak ada yang boleh mengatur tidak ada yang boleh mengklaim sembarangan.


" Eh kalau ngomong jangan sembarangan ya itu anak orang loh yang jelas-jelas yang menjadi pemiliknya adalah orang tuanya! masa iya mereka sudah membesarkan capek-capek memberi makannya sampai segitunya terus kamu ngomong kalau ada orang lain yang lebih berhak, Wah ini kalau kedengaran sama Om Leonardo kayaknya mulut kamu bakalan dijahit saat ini juga supaya berhenti ngomong yang aneh-aneh! "ejek Bella yang tidak terima karena sepertinya Davin itu sedang menyinggung keberadaan Angkasa yang seharusnya namanya itu tidak boleh berkeliaran di sekitar Senja Takutnya nanti wanita itu bakalan mengingat segala macam pengkhianatan dan juga kebohongan yang sudah dilakukan untuknya dan juga keluarganya saat ini.


Angkasa tidak pernah menyuruh Davin menyinggung dirinya tepat ketika ada senja di tempat itu namun Entah mengapa pria itu melakukan sesuatu atas namanya modal nekat, padahal sebenarnya orang lain bisa loh melakukan seperti yang dilakukannya tetapi karena mereka tidak ingin makanya kebanyakan Memilih Untuk santai saja tapi entah mengapa pikiran David itu begitu kuno kolot dan hobinya hanya menjadi provokasi dalam kehidupan orang lain.


" ya tidak mungkin juga kan anak gadis itu bakalan selalu barengan sama orang tuanya, karena suatu saat ketika ada yang masuk untuk menjadikannya Seorang Istri tentu saja kedua orang tuanya akan melepaskannya dengan ikhlas? "jelas Davin membuat Bella mendengus kesal karena sepertinya pembahasan ini sudah meluber ke mana-mana orang mereka saja masih sekolah masa iya pembahasannya kawin mengawin saja Apakah tidak ada pembahasan lain yang lebih bermutu yang nantinya ketika masuk ke dalam kelas bakalan ada pertanyaan seperti itu.


" ah sepertinya kesabaranku sudah habis kalau misalnya berbicara dengan kamu terus-menerus, jadi maksud dan tujuanku datang ke tempat ini untuk membahas masalah antara kamu dan juga aku tidak melibatkan orang lain ya dan juga jangan coba-coba membahas sesuatu yang meluber kemana-mana karena jelas-jelas aku tidak bakalan menerimanya sama sekali, "tegas Bella yang menolak mentah-mentah kalau misalnya Davin mencoba membawa nama orang lain di saat dirinya ingin mengklarifikasi masalah yang terjadi dan juga kebohongan yang dilakukan oleh Davin kepadanya semalam sebab bisa-bisanya lho dirinya tidak mengenali orang yang sedang berbicara dengannya itu.


davin mengacungkan kedua jempolnya karena dalam pikirannya Ya siapa tahu mungkin Bela bakalan membahas hari esok dengannya, kalau seperti begitu ya tidak perlu lagi dong bekerja ekstra untuk mendapatkan hati wanita itu jika akhirnya Bella yang datang kemudian menemuinya dan juga membahas segalanya.


" Kayaknya lebih bagus begitu, di mana kamu lebih baik membahas antara kita berdua saja dan juga apa yang harus kita lakukan ke depannya nanti, "saran Davin penuh antusias sampai-sampai membuat Bella ingin sekali muntah karena menurutnya pria yang seperti itu terkesannya hobinya mengumbar janji kepada setiap wanita yang ditemuinya nanti kalau misalnya sudah bosan ya pasti bakalan ditinggalkan begitu saja tidak peduli Bagaimana perasaan wanita itu ketika dicampakkan.

__ADS_1


" lain kali jangan pernah muncul di hadapanku lagi dan berpura-pura menjadi orang lain dan lebih parahnya lagi pakai acara menyamar segala tetapi masih membawa nama kamu yang sangat menjijikan itu, kalaupun semalam misalnya aku tahu jika orang yang berbicara denganku itu adalah kamu maka bisa Aku pastikan saat itu juga kamu tidak bisa menggunakan kedua kaki kamu dengan benar, " Bella mengatakan semua itu dengan penuh penekanan karena Biar bagaimanapun ia benar-benar merasa tertipu semalam soalnya memang tidak sadar sama sekali jika pria yang tengah mengajaknya berbicara sampai melupakan keberadaan Senja itu adalah Davin.


Davin membulatkan matanya sempurna ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Bella Tadi kalau sebenarnya wanita itu menyadari apa yang dilakukannya semalam, jika sudah seperti begini nanti kira-kira bagaimana respon heboh wanita itu yang penting intinya ia siap saja telinganya untuk mendengar karena tentunya wanita itu kalau sedang marah pembahasannya itu bakalan meluber ke mana-mana ibarat kata perjalanan dari Jakarta ke Tangerang itu lebih dekat tetapi mereka memilih untuk memutar arah yang lebih jauh lagi Lalu setelah itu kembali lagi ke tempat yang semula.


__ADS_2