SENJA DAN REMBULAN

SENJA DAN REMBULAN
Bicara


__ADS_3

Angkasa yang sudah dikirim keluar untuk menuju ke ruang tahanan meminta waktu Sebentar agar dirinya bisa dibiarkan berbicara dengan Senja, walaupun sebenarnya tidak lama juga sekitar 15 menit yang penting intinya dirinya punya waktu untuk bisa sekedar menyapa kemudian memastikan keadaan wanita itu dan juga intinya agar bisa mendengarkan suaranya.


kalaupun sebenarnya tidak bisa pun ia tidak mempermasalahkan hal itu yang penting intinya dirinya sudah mencoba melakukannya, terlepas dari keberuntungan kira-kira sedang berpihak kepadanya atau tidak tetapi dirinya sudah mencoba melakukan yang paling terbaik.


Apapun yang terjadi selama ini pria itu selalu memilih untuk bungkam tidak ingin terlalu menunjukkan perasaan bahwa dirinya sedang galau, karena sejatinya seorang pria itu jika patah hati kebiasaannya selalu memendam kemudian memilih untuk diam karena mungkin berpikir bahwa diam itu merupakan sebuah pilihan yang paling penting.


Angkasa akui jika dirinya sangat merindukan wanita itu karena selama beberapa bulan ditahan baru berbicara dengan Senja itu sekali saja itu pun ketika dirinya baru saja menyerahkan diri, dan sampai saat ini tidak pernah mendengar suara wanita itu ya Palingan rekaman suara Senja yang disengaja direkam oleh Daffa lalu kemudian ketika berkunjung kepadanya memberikan rekaman itu agar nantinya Angkasa bisa mendengarnya terus-menerus itu pun atas izin dari sipir yang bertugas.


" Permisi Pak, Apa saya bisa berbicara dengan wanita itu sebentar saja karena ada hal penting yang harus saya sampaikan? kalaupun memang tidak bisa ya sudah tidak masalah karena Ini masalahnya penting makanya harus berbicara dengannya, Meskipun mungkin bakalan menyalahkan aturan Tetapi saya bisa berbicara di depan Anda supaya maksudnya anda menjadi saksi kalau pembahasan ini tidak menyangkut sesuatu hal yang berbau kriminal! "Angkasa sengaja Menjelaskan hal itu karena Biar bagaimanapun dirinya tidak tahu lagi harus berkata yang bagaimana Soalnya kalau dibiarkan menjadi seorang pengemis hanya dan berbisa berbicara dengan Senja pun tidak masalah karena intinya apa yang ia harapkan bisa menjadi kenyataan..

__ADS_1


sipir tersebut sebenarnya merasa bingung karena memang peraturannya tidak boleh ada kegiatan yang namanya berbincang dengan keluarga korban atau apapun itu, tetapi ketika Melihat kesungguhan yang diberikan oleh angkasa membuat perasaannya sedikit tergerak karena ia yakin pasti antara mereka berdua ada apa-apanya sampai-sampai pria itu nekat mau minta hal itu.


" ini sebenarnya menyalahi aturan karena Wanita itu merupakan keluarga korban dan saya sebenarnya tidak boleh mempertemukan tersangka dengan keluarga korban tanpa disaksikan oleh semuanya, tetapi kalau misalnya hal ini sangat penting dan saya tidak bisa menyampaikan hal itu secara langsung kepadanya maka saya akan mencoba untuk berbicara kalau memang dirinya mau Ya silakan saja bertemu! "jelas sipir tersebut kemudian memilih untuk pergi menyusul Senja yang terlihat lebih memilih untuk sendirian saja karena entah sedang berbalas pesan dari siapa.


" Maaf mbak jika mengganggu waktunya sebentar, Apakah saya boleh minta waktunya soalnya mas yang di sana itu sepertinya ada keperluan penting yang ingin dibicarakan? "tanya sipir tersebut sambil menunjuk ke arah Angkasa Yang Memilih Untuk menundukkan kepalanya soalnya ia malu ketika ketahuan meminta hal yang seperti itu.


Angkasa tidak mampu menatap ke arah wanita yang sangat ia rindukan itu, apalagi melihat tatapan Senja yang begitu tidak suka ketika mendengar permintaan yang dilontarkan.


Senja dan juga Angkasa kini sudah berdiri saling berhadapan membuat Arkan yang kebetulan memilih pulang dari belakangan karena ia melihat Senja sepertinya tidak ikut dengan kedua orang tuanya, dan betapa terkejutnya ketika melihat wanita itu memilih untuk berbicara dengan Angkasa ya walaupun dalam jarak yang begitu lumayan jauh sih tidak ada keintiman yang terjadi dan juga wanita itu dari tadi memilih untuk menoleh ke arah lain.

__ADS_1


" Mau bicara apa? " tanya Senja singkat padat dan jelas serta intinya langsung mengena.


Angkasa terlihat menghembuskan nafasnya kasar walaupun Sebenarnya masih ingin menatap ke arah wanita cantik itu tetapi waktu yang tidak memungkinkan, maka dari itu dirinya memilih untuk langsung berbicara ya tergantung dari Respon yang diberikan bagaimana itu pun tergantung Kalau tidak pun tidak masalah juga karena ini semua kan hanya karena keberuntungannya saja.


" Aku merindukan kamu dan ingin mendengar suara kamu dan juga sekaligus minta maaf dengan apa yang sudah terjadi dan juga apa yang sudah aku lakukan, aku tidak ada niatan untuk menyakiti hati kamu apalagi membuat kamu begitu membenciku seperti sekarang namun aku sadar kalau semua ini salah tetapi aku mohon ketika aku bebas nanti biarkan aku selalu berada ya walaupun tidak di dekat kamu tetapi Intinya bisa memantau Apapun yang kamu lakukan mungkin dengan itu aku bakalan merasa lebih puas! "Angkasa secara tidak langsung meminta izin akan Hal itu membuat sejauh jelas saja menatap tidak suka karena menurutnya jika sampai pria itu melakukan hal tersebut ya sama saja dengan membatasi ruang geraknya.


"kamu sadar dengan apa yang kamu katakan ini, memangnya kamu lupa dengan apa yang sudah terjadi? kalau saja Rembulan bisa kamu kembalikan maka aku pun akan baik dengan kamu dan juga tidak akan marah-marah yang tidak jelas, Tetapi kalau akhirnya dia tetap bakalan pergi meninggalkan kami serta bisa dibilang kami pun tidak akan pernah kembali Bertemu Dengannya maka aku harap kamu sadar diri dan juga jangan meminta yang berlebihan! "Senja paling benci dengan seseorang yang sangat egois yang tidak memikirkan perasaan orang lain Tetapi malah hanya mementingkan diri sendiri.


Arkan yang melihat Senja sudah pergi memilih untuk mendekatinya, namun wanita itu langsung menatap tajam ke arahnya dan menyiratkan kalau dirinya tidak ingin diganggu oleh siapapun saat ini.

__ADS_1


" Tolong jangan ganggu aku apalagi melakukan hal-hal yang hanya memancing emosiku saja, kamu seorang pria yang memiliki pekerjaan kan lebih baik lakukan saja pekerjaanmu itu jangan mengganggu kehidupanku! "sarkas Senja yang begitu kasar soalnya capek juga sih ketika dijadikan hanya bahan percobaan untuk semua orang.


Arkan kebingungan ketika wanita yang ada di hadapannya itu marah-marah tidak jelas kalau memang tadi merasa emosi dengan Angkasa yaitu urusan mereka berdua, dengan dirinya mereka berdua sepertinya tidak punya masalah sama sekali Jadi untuk apa harus menaruh dendam seperti itu?


__ADS_2