
Senja akhirnya sadar kalau saat ini angkasa Tengah berada di dekatnya maka dari itu wanita itu memilih untuk mendekati pria tersebut, memberikan peringatan agar Jangan terus-menerus muncul di hadapannya karena saat itu terjadi maka bisa dipastikan angkasa benar-benar tidak menghargai privasi yang diinginkan oleh wanita itu selama ini.
bayangkan saja setiap kali senja berada di suatu tempat pasti di tempat itu pula ada angkasa di sana seolah-olah mereka itu sudah seperti bayangan saling mengikuti satu sama lain , padahal wanita itu saja berusaha agar mereka nantinya tidak bertemu dan juga mungkin sebisa mungkin untuk tidak bertatap muka secara langsung.
Senja Sebenarnya bukan seseorang yang terlalu egois dan juga memiliki dendam yang begitu tinggi, hanya saja kalau misalnya terlalu menuruti keinginan orang lain ya rasanya kita mengorbankan diri sendiri kebahagiaan orang lain memang penting ia tidak ada yang menyalahkan hal itu tetapi kita selalu mengutamakan kepentingan diri sendiri kemudian kepentingan golongan yang lebih bagus.
Angkasa berusaha tetap tersenyum saat melihat senja menatap ke arahnya ya sekali-kali tersenyum kan tidak masalah dong soalnya kapan lagi sih wanita itu bakalan melihat ke arahnya tanpa memasang tatapan sinis dan juga tidak sukanya, Bayangkan saja dirinya sudah berusaha melakukan yang terbaik tetapi selalu saja seperti begini kejadiannya.
belum lagi Davin yang terlihat sangat tidak nyaman ketika ada angkasa di tempat itu mungkin karena takut nanti Bella bakalan terus-menerus membencinya karena masih saja berhubungan dengan orang yang menjadi musuh bebuyutan wanita itu, kalau misalnya ada angkasa terus-menerus keliaran di sekitarnya ya Otomatis hubungannya dengan Bella pun tidak bisa diperbaiki sama sekali.
Angkasa tidak tersinggung juga sih dengan apa yang dikatakan oleh Davin karena menurutnya itu adalah hak pria itu untuk berbicara, karena Biar bagaimanapun kebebasan setiap orang untuk membukakan pendapat itu kan diatur oleh undang-undang Jadi kalau misalnya angkasa memang ingin mendengar David berceloteh silahkan tapi kalau merasa bosan ya sudah pergi saja.
" Wah tumben senja melihat ke arah kamu sekarang tanpa marah-marah tidak jelas seperti itu, padahal selama ini dia kan paling tidak suka kalau misalnya ada kamu di sekitarnya? "tanya Davin memastikan karena memang ini sepertinya sebuah keajaiban yang sedang Ditunggu oleh pemuda tersebut dan keajaiban yang seperti inilah yang sebenarnya bisa membuat mood-nya angkasa akan bagus Ketika nanti pergi bekerja.
Angkasa memilih mengangkat kedua bahunya lalu segera pergi dari tempat itu karena sepertinya jika terlalu percaya diri berlebihan juga nanti jatuhnya juga tidak bagus, sebab Bayangkan saja kalau misalnya ia merasa jika senja sudah memaafkannya padahal sejatinya dendam wanita itu masih terus-menerus menumpuk ya sama saja bohong kan.
" kamu Kenapa sih mau-maunya lihatin tuh orang seperti begitu, sudah memaafkan dia dengan kesalahan yang sudah dia lakukan kemarin-kemarin? Emangnya kamu sudah siap berbicara dengan om Leonardo dan juga mama kamu itu, terus nanti kira-kira respon mereka seperti apa ya kalau tahu anaknya sudah mau memaafkan orang yang pembunuh seperti itu? "tanya Bella penasaran membuat senja mendengkur kesal karena sejak kapan ada kata memaafkan keluar dari mulutnya yang sekarang membuat wanita itu malah mencurigainya tidak jelas.
"Kamu tahu tidak bahasa yang selalu diucapkan kalau fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan, Ya ini yang seperti kamu katakan ketika aku tidak berpikiran ke arah sana Eh kamu malah seakan-akan mendengar kalau aku mengatakan Ya itu kan namanya fitnah yang paling sadis dan juga kejam karena aku merasa bahwa sedang dituduh melakukan sesuatu yang tidak pernah aku lakukan." protes senja yang tidak terima.
Bella Memilih Untuk santai menanggapi sikap temannya yang kalau sudah nyolot seperti itu pertanda memang dirinya tidak pernah berpikiran ke arah sana, tapi kalau misalnya mencurigai sedikit kan sepertinya tidak ada yang salah juga kan soalnya bukti sudah ada di depan mata dan kalau misalnya bertanya sesuatu untuk memastikan saja juga kan malah lebih bagus ya ini kan hanya untuk memastikan bukan untuk menuduh.
__ADS_1
" Ya kali jangan sampai kamu berpikiran ke arah sana? Aku tadi itu kan hanya bertanya bukan menuduh hanya kamunya saja yang terlalu sensitif belakangan ini, pokoknya kalau misalnya aku salah ngomong sedikit saja pasti bawaan kamu itu marah-marah tidak jelas seolah-olah kita ini merupakan orang asing, " sungut Bella yang tidak terima karena sahabatnya sekarang itu berbeda dengan yang dulu.
Senja dulu itu adalah seorang gadis yang periang yang segala sesuatu dalam pikirannya itu selalu positif thinking tidak pernah berpikiran negatif kepada orang sekitarnya kalau memang tidak ada bukti sama sekali, namun Lihatlah sekarang baru melihatnya saja sudah seperti itu apalagi kalau misalnya bukti sudah ada di depan mata Oh bisa dipastikan wanita itu bakalan nyerocos terus tidak pernah berhenti.
"ya aku kan belajar dari pengalaman kalau misalnya kita diam terus-menerus orang-orang itu bakalan tambah menjadi-jadi kepada kita, dan jangan menyesal juga loh kalau misalnya kita itu nanti tidak akan dihargai karena saking diamnya dan juga malas tahu, "ujar senja yang mencoba untuk melakukan pembelaan bagi dirinya sendiri.
suasana di tempat itu sebenarnya bisa dibilang tidak terlalu ramai dan juga tidak terlalu sulit pokoknya ya seperti biasanya lah, siapapun yang datang tentu saja punya maksud dan tujuan masing-masing tidak ingin mengganggu urusan orang lain Soalnya orang-orang di kota besar itu selalu saja lebih mementingkan dirinya sendiri meskipun ada masalah yang besar di depan mata pun mereka seolah-olah tidak tahu sama sekali.
Angkasa yang merasa urusannya sudah selesai di tempat itu memilih untuk kembali pulang ke rumah, rumah di mana yang terlihat megah tetapi di dalam rumah begitu kosong melompong serta kesepian seolah-olah tidak punya kehidupan sama sekali di dalamnya.
pria itu pernah bermimpi mungkin di usianya yang hampir menginjak kepala tiga ini mencoba untuk berumah tangga, Ya siapa tahu mungkin dengan berumah tangga membuat rumah itu sedikit ada kehidupan di dalamnya dan juga sedikit ada warna yang berbeda akan tetapi Sanggupkah dirinya mengemban tugas tersebut.
Bukankah kalau misalnya ia merasa kesepian ya sudah tinggal pergi berbaur dengan orang-orang di tempat keramaian mungkin dengan begitu bakal lebih bagus, daripada merencanakan sesuatu untuk kehidupannya ke depannya nanti Seperti apa hanya karena merasa bosan sendirian saja di dunia ini.
suasana rumah itu terasa begitu mencekam kalau orang yang nyalinya tidak terlalu besar ya pasti bakalan memilih untuk tinggal di rumah yang ukurannya lebih kecil yang samping kiri kanannya ada begitu banyak tetangga, namun Angkasa yang orangnya hobi sekali dengan Kesunyian merasa biasa-biasa saja tidak terlalu terganggu dengan keadaan dan juga sepertinya lebih menikmati dengan hal yang terjadi di kehidupannya saat ini.
Marcel tentu saja menyiapkan begitu banyak asisten rumah tangga di situ hanya saja pria itu yang tidak mau untuk mempekerjakan mereka, Bayangkan saja mereka tidak melakukan apapun Soalnya di rumah itu hanya tinggal dirinya seorang diri tidak pernah makan di situ dan juga lebih memilih menikmati kehidupan di luar Jadi untuk apa merepotkan orang lain Jika tugasnya hanya datang kemudian bengong doang tidak melakukan apapun?
sedangkan di lain tempat hari ini senja kembali menemani Bella untuk menginap di rumah temannya itu soalnya kasihan juga sih orang tuanya selalu pergi ke luar kota meninggalkan anaknya sampai berminggu-minggu bahkan lebih parahnya sampai berbulan-bulan, tidak pernah menelpon sekalipun untuk memastikan keadaannya pokoknya intinya yang ada dalam pikiran mereka bagaimana caranya mencari uang yang banyak agar anaknya itu hidup berkecukupan tapi tidak sadar kalau anak juga perlu perhatian bukan hanya uang doang.
untung juga Bela bukanlah seorang gadis yang lepas kontrol maksudnya dirinya selalu bisa mengontrol pergaulannya jadi hasil akhir yang masih menjadi seseorang yang terpimpin, Bayangkan saja seorang anak tidak pernah dihiraukan oleh orang tuanya seperti itu entah bagaimana jadinya kehidupannya ke depannya itu dan untung juga pertemanannya dengan Senja pun membawa dampak yang positif jadi tidak masalah sih.
__ADS_1
" aku itu bingung loh dengan kamu, mau saya jadi tinggal sendirian Ya setidaknya protes lah kepada orang tua kamu katakan kepada mereka kalau Sebenarnya kamu itu tidak mau ditinggalkan sendirian di sini, " ujar senja yang merasa heran karena temannya itu responnya santai saja ketika ditinggal pergi kedua orang tuanya terus-menerus.
Bella tertawa saat mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh temannya barusan karena menurutnya sebenarnya pembahasan ini sudah terjadi berulang kali dan terus-menerus Tapi tetap saja tidak ada perubahan, kalau misalnya ia melayangkan protes dan meminta kedua orang tuanya untuk jangan terlalu berpergian pasti mereka bakalan menyaut dengan begitu keras bahkan hasil akhirnya bakalan marah soalnya tidak terima ketika dirinya mengatur segala macam pergerakan mereka.
"ah biarkan saja mereka mau melakukan apapun di luaran sana yang penting intinya aku tidak jadi pengemis, soalnya itu orang tuaku sulit sekali diatur dan kalaupun Aku meminta sesuatu ya pasti jawabannya sangat menyebalkan , "jelas Bella yang merasa bahwa ada orang tuanya ataupun tidak ya hidupnya seperti begini saja tidak ada perubahan sama sekali.
Senja hanya menganggukan kepala pertanda tidak ingin lagi mempermasalahkan segala sesuatunya toh Bela saja tidak protes Kenapa dirinya yang merupakan anaknya orang lain malah tidak suka, kalau memang kehidupan yang dijalaninya seperti itu ya pastinya suatu saat bakalan terasa biasa saja soalnya kan sudah terjadi terus-menerus.
"Oh itu artinya kalau misalnya kamu pergi ke manapun Saya suka hati mereka tidak bakalan tahu dan juga tidak pernah marah gitu, Wah ini sudah masuk di dalam hubungan yang benar-benar aneh loh antara kamu dengan orang tua? "tanya Senja penasaran soalnya kalau misalnya seperti itu ya Otomatis orang tua Bella itu bukan hanya mengabaikan tugas mereka sebagai orang tua tetapi sudah intinya mengabaikan segala macam tanggung jawab yang harusnya di jalankan.
Bella tertawa ketika mendengar hari ini senja begitu cerewet sebab kondisinya dari dulu sampai sekarang sudah seperti ini, Entah kenapa baru sekarang wanita itu menyadarinya dan malah lebih parahnya mempermasalahkan hal itu lagi.
" Ya ampun Astaga senja kamu kemarin-kemarin itu ke mana saja sih sampai baru sadar hal itu sekarang, sudah ah Jangan dibahas lagi nanti yang ada kamu yang bakalan bingung sendiri harus mencernanya seperti apa, "tolak Bella yang memang benar-benar tidak ingin ada pembahasan lanjutan tentang kedua orang tuanya karena Kasihan juga sih kalau misalnya Senja terlalu kepo dan juga nanti akan merasa kasihan padanya padahal jujur dirinya itu tidak pernah ingin dikasihani oleh siapapun.
" Ya habisnya mau bagaimana lagi masa iya melihat sesuatu keganjilan di hadapanku terus akunya harus diam saja gitu, Pokoknya kamu Semangat terus ya Jangan pernah pantang menyerah untuk meraih Apapun yang kamu inginkan karena ada aku yang bakalan selalu mendukung kamu di sini dan juga tidak akan pernah meninggalkan kamu!"Senja tentu tidak akan pernah melupakan kebaikan Gadis itu yang selalu menemaninya di saat dirinya membutuhkan bantuan Dan intinya Bella itu adalah seseorang yang tidak pernah pelit untuk memberikan perhatian kepada orang-orang di sekitarnya.
semua sudah terjadi dan tidak ada yang perlu disesali lagi kecuali mewaspadai saja yaitu harus, karena hidup itu hanya sekali saja jangan dibikin ribet Jika ada yang lebih membuat kita nyaman Kenapa harus mencari sesuatu yang hanya membuat kita menjadi beban pikiran.
keduanya malam ini tidak pergi kemanapun karena kalau misalnya mereka berdua pergi keluar rumah banyak sekali drama yang bakalan ditimbulkan, mulai Bella yang melupakannya kemudian lebih sibuk dengan dunianya sendiri sampai-sampai lupa ada seorang teman yang tengah menunggu kehadirannya.
" aku perhatikan semakin ke sini Davin itu sepertinya sudah benar-benar merasa menyesal dan juga bersalah mungkin karena waktu itu dia sempat salah ngomong gitu sama kamu, kalau memang bisa dimaafkan ya sudah dimaafkan saja tetapi bukan untuk melanjutkan hubungan tetapi untuk berteman saja Bukankah semakin bagus kalau kita itu semakin banyak memiliki teman? " tanya Senja berharap agar temannya itu bisa sepemikiran dan juga Satu Frekuensi dengannya.
__ADS_1
" aku sih tidak masalah kalau misalnya dia memang sudah berniat berubah dan juga tidak akan pernah Mengulangi kesalahan yang terus-menerus dilakukan selama ini, tapi kalau misalnya niatan berubah hanya untuk mendapatkan maaf dariku lalu kemudian besok lusa bakalan terulang lagi ya sama saja bohong kan? Soalnya kalau orang-orang seperti begitu tentunya sifat mereka sudah mendarah daging dan untuk niatan berubah itu terkadang hanya beberapa saat lamanya karena nanti bakalan balik lagi, kalau anak kecil yang masih tahap pembelajaran dia tidak masalah kita mana rahasia tidak dengan cara apapun pasti mereka bakalan berubah tapi yang sudah tua bangka seperti itu rasanya percuma," Ujar Bella.