
Jimmy dan juga Himawan sudah sampai di tempat kejadian di mana Rembulan kecelakaan tempo hari,karena keduanya tadi sempat dihubungi oleh anak buah mereka yang berada ditempat agar segera datang dan bisa memastikan keadaan secara langsung.
Leonardo tidak bisa menemani keduanya karena sudah ada janji dengan Bintang untuk menemani istri nya itu pergi berbelanja,dan karena pria itu ingin menggantikan momen penting yang sudah hilang maka dari itu tentu saja ia dengan antusias melakukannya.
"Jadi bagaiamana?" Tanya Jimmy datar karena pria itu merupakan orang yang paling anti basa basi..
"Kami menemukan ada kejanggalan di aspal yang sebelah sana,seolah terjadi sesuatu yang disengaja dan itu sudah kami uji serta kebenaranya bisa kami pertanggung jawabkan!" jelas anak buah pria tampan itu.
"Maksudnya?" Tanya Jimmy heran.
"Kecelakaan Nona Rembulan itu resmi merupakan hal yang disengaja artinya waktu itu ada mobil yang sengaja menghalangi mobil Nona Rembulan dan akhirnya kecelakaan tak bisa dihindari,apalagi disini hanya ada tebing dan jurang yang menguat Nona Rembulan akhirnya jatuh kejurang," jelas mereka membuat Jimmy dan Himawan hanya bisa menghela nafasnya.
keduanya bahkan tidak menyangka jika ada orang yang secara terang-terangan mengajak keluarga Sky untuk berperang ,padahal selama ini Leonardo selalu saja melakukan yang terbaik dan juga menolong orang ketika ada kesulitan tidak pernah punya musuh di luaran sana tetapi kenapa malah hal yang tidak mengenakkan terjadi kepada putrinya.
"Baiklah silakan lakukan saja apa yang menurut kalian harus dilakukan dan juga usahakan untuk selalu melapor kepada kami, Dan apabila ada orang yang datang kemudian bertanya-tanya siapapun itu jangan pernah memberikan informasi yang sudah kalian dapatkan karena mereka itu adalah orang-orang yang sengaja untuk menghalang-halangi pekerjaan kalian," perintah Jimmy.
__ADS_1
"Baiklah Tuan,kami tidak akan pernah mengecewakan anda sampai kapanpun. Kami juga akan berusaha untuk menghalang-halangi orang yang sudah mencoba untuk mengganggu pekerjaan kami kali ini, dan jika mereka semakin dekat maka kami juga akan lebih nekat lagi karena Biar bagaimanapun ini merupakan pekerjaan yang penting!" Ujar pemimpin mereka.
Jimmy dan juga Himawan memilih untuk meninggalkan tempat itu karena mereka juga masih punya kesibukan yang lain lagi tidak mungkin kan harus tetap berada di situ sedangkan ada pekerjaan penting yang harus diurus, tetapi intinya mereka merasa puas karena mulai ada titik terang tentang kejadian yang menimpa anak Leonardo Beberapa bulan yang lalu maka dengan begitu mereka bisa bergerak dengan cepat dan juga membasmi orang-orang yang sudah dengan kurang ajarnya menghabisi nyawa seorang gadis yang sebenarnya masih panjang untuk bisa melalui segala macam prestasinya di dunia ini.
"Kamu yakin tidak mau ikut denganku ,padahal kita searah dan juga biar kamu lebih aman dan juga nyaman serta aku juga bakal lebih tenang?" tanya Angkasa Yang penasaran sebab dari tadi senja tidak bergeming dari tempatnya dan juga menyiratkan kalau wanita itu menolak tawaran yang sudah Ia berikan padahal sebenarnya tidak ada yang salah juga kan.
Senja Berusaha tetap tersenyum meskipun ia menolak tetapi pria itu tetap kokoh pada pendiriannya, dirinya sebenarnya tidak nyaman ketika berduaan dengan seorang pria asing yang meskipun dirinya tahu kalau mereka itu satu kampus dan juga satu fakultas tetapi setidaknya dirinya ingin agar tidak terlalu bergantung pada orang lain.
" senja Kamu kenapa sih Sok jual mahal seperti itu padahal orang kasih tahu orang yang bagus agar Maksudnya kamu jangan keluyuran ke sana kemari sendirian, apalagi ini sudah jam 05.00 sore loh terus aku juga mau pergi bareng sama Davin ya tidak mungkin dong meninggalkan kamu sendirian di sini? "saran Bella sebab dirinya juga tidak tega ketika meninggalkan sahabatnya sendirian tanpa ada jemputan yang datang entah Kapan pastinya tetapi intinya sehingga tidak punya teman untuk menjaganya untuk menjadi lawan bicaranya dan juga agar mungkin merasa lebih aman.
" kalian itu terlalu berlebihan deh menurutku soalnya di sini itu masih ramai kemudian ada satpam di depan yang pasti akan berjaga jaga 1×24 jam,terus disana ada pusat perbelanjaan tentu saja pasti sangat ramai dan aku juga bisa menghubungi Papa agar bisa datang menjemputku sekarang! "jelas Senja berharap agar semua orang di situ tidak terlalu merasa cemas dengan keadaannya.
Angkasa adalah tipe yang sangat memegang perkataannya Apapun yang terjadi dan dirinya tidak ada niatan untuk meninggalkan senja sendirian di tempat itu, kalau tadi ada Bella menemaninya Ya tentu saja pria itu mungkin tidak terlalu cemas tetapi sekarang berbeda dengan ceritanya maka dari itu ia memilih untuk tetap bertahan meskipun Senja terlihat sangat tidak menyukai pilihannya itu.
" Ya sudah kalau begitu Kami pergi dulu ya kalau ada apa-apa Tinggal Kasih kabar saja dan juga kalau misalnya kamu tidak jadi dijemput juga tolong beritahukan kepadaku agar aku bisa datang sekarang, oh iya Satu lagi tolong usahakan ponsel kamu selalu aktif karena aku juga bakalan tidak tenang meskipun sedang bersama dengan Davin! "ujar Bella yang benar-benar merasa cemas dengan senja yang sendirian di tempat itu Padahal selama ini mereka berdua selalu bersama.
__ADS_1
" Ih pergi sana deh jangan terlalu banyak lebay Memangnya kalian pikir aku ini anak kecil tidak bisa menjaga diri sama sekali, kamu itu sama kayak kak Rembulan yang selalu marah-marah ketika Aku ceroboh dan juga melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginannya! "usir Senja yang entah mengapa tiba-tiba sangat merindukan saudara kembarnya itu yang tidak akan pernah bisa ia Jumpai lagi.
"Rembulan sudah menitipkan kamu kepadaku Jadi otomatis Apapun yang terjadi aku tidak boleh yang namanya malas tahu ataupun tidak peduli dengan keadaan kamu, dan satu lagi kalau kamu melawan aku bakalan mengadukan hal ini kepada Om Leonardo agar menghukum ala gadisnya yang terlalu susah sekali untuk diatur, "setelah mengatakan hal itu Bella pun pergi meninggalkan Senja yang dari tadi menatap penuh keheranan ke arah Angkasa yang tidak bergerak dari tempatnya dan juga seolah-olah pria itu juga ikutan menunggu taksi seperti dirinya.
" jangan bilang kamu tidak berniat pergi kemanapun dan malah menunggu di sini tanpa kepastian bersama denganku, nanti apa kata orang-orang tentang kita kalau misalnya sampai jam begini masih berduaan di depan kampus dan kamu tahu sendiri kan kerjaan mahasiswa julid yang mulutnya tidak pernah berhenti untuk cari masalah? "omel senja yang mendadak moodnya untuk menunggu taksi mendadak jadi kesal karena orang-orang yang tidak ingin Ia lihat selama beberapa jam ke depan malah nongol biasa saja tanpa beban.
Angkasa hanya mengangkat kedua bahunya pertanda tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh Senja barusan, sebab dirinya memang tidak punya urusan dengan mereka kalau misalnya kita terlalu terpaku dengan pembicaraan orang lain ya sama saja kita tidak punya pendirian sama sekali.
" Aku tidak akan pergi dari sini sebelum memastikan kamu sudah mendapat tumpangan yang layak kemudian sudah sampai di rumah kamu dengan selamat, kalau belum ya itu artinya aku juga belum akan pergi dari sini dan meninggalkan kamu sendirian tanpa ada kepastian yang jelas! " ujar Angkasa .
Senja mendelik kesal karena sepertinya pria itu sangat keras kepala dan juga susah untuk dibilang Soalnya dari awal ini sudah menolak tetapi sepertinya tidak didengar sama sekali, karena terbukti sekarang masih tetap bertahan di tempat tidak bergerak sama sekali bahkan berpindah barang beberapa centi pun tidak dilakukan oleh pria itu.
" Terserah dari kamu saya cuma melakukan apapun tetapi Tolong jangan mengganggu ketenanganku di sini, kalau saja kamu melakukan hal itu maka Jangan Harap besok lusa kita bakalan berbicara karena aku tidak akan pernah mengenal kamu lagi! " sarkas senja yang begitu kasar sebab Habis sudah kesabarannya dari tadi menghadapi orang-orang sekitarnya yang terlalu lebay.
Angkasa masih bersyukur dalam hati karena masih diberi kesempatan untuk menjaga Senja dari dekat,ya meskipun dalam radius beberapa meter tapi intinya ia sudah melakukan yang terbaik untuk hati nya sendiri.
__ADS_1
"Dasar manusia aneh kok bisa sih sudah diusir Tapi tetap saja berada di sini tidak pindah sama sekali, Memangnya dia pikir aku anak kecil yang segala sesuatunya harus dijaga? "batin senja kesal