SENJA DAN REMBULAN

SENJA DAN REMBULAN
Kesal


__ADS_3

Bella merasa emosi dengan apa yang di katakan oleh Senja tadi seolah dirinya memang sangat menyebalkan padahal ia hanya menyampaikan apa yang harus ia sampaikan ,karena jika tidak maka ia hanya diam saja tanpa melakukan apapun ya sama saja menjadi manusia hidup jika akhirnya tidak bisa berguna sama sekali.


bukan tidak ingin menjadi pribadi yang maksudnya tidak bisa dinasehat oleh orang lain hanya saja mewaspadai lebih awal itu kan lebih bagus, Lagian kalau misalnya kita dinasihati oleh orang-orang terdekat kita rasanya sangat terbantu daripada orang asing yang malah jadi sok penasehat dan akhirnya malah menjatuhkan kita secara perlahan.


" kamu ceritanya lagi marah denganku atau ingin berkomentar banyak, ya sudah katakan saja sampai kamu puas soalnya kan kebiasaan kamu kan hobinya marah-marah tidak jelas? "ujar Senja sambil tersenyum bahkan terlihat tidak ada nada bercanda di dalamnya tidak ada juga nada seperti ingin marah-marah karena menurutnya hanya Bela yang ia punya saat ini bukan orang lain atau siapapun itu karena papanya saja ya anggap sebagai orang asing.


Bella yang tadinya ingin marah langsung mengurungkan niatnya itu ketika mendengar apa yang dikatakan oleh sahabatnya itu sepertinya mungkin dirinya tadi terlalu egois maunya didengar, namun Satu yang Pasti ia menyayangi Senja seperti saudaranya sendiri sebab dirinya juga merupakan anak tunggal tidak punya kakak ataupun adik maka dari itu tidak ada salahnya kan kalau menganggap Senja sebagai saudara.


" aku baik-baik saja dan sekarang lagi tidak ingin memarahimu Soalnya kalau marah terus juga capek, yang satu Aku ingin sampaikan kalau aku sangat menyayangimu sebagai saudaraku saat ini dan jangan pernah menganggap jika aku ini orang lain! Jika aku salah silahkan kamu sampaikan marahi aku juga Bila perlu kalau memang itu harus, tetapi yang aku inginkan itu semua doa yang terbaik di dunia ini untuk kamu dan juga mendapatkan calon yang paling terindah." Bella tertawa ketika melihat Senja mendengar karena menurutnya Tidak ada salahnya kan kalau membalikkan fakta sedikit Soalnya dari kemarin kan ia Selalu dimarahi oleh Senja maka sekarang jika keadaan berbalik memihak kepadanya rasa-rasanya kan tidak ada yang salah.


Angkasa datang dari kantin dengan membawa beberapa pelayan sekaligus, terlihat mereka membawa nampan yang begitu banyak lalu meletakkan tepat di depan mejanya Senja membuat wanita itu mengerutkan keningnya karena merasa bingung dirinya tidak merasa memesan makanan sebanyak ini.


" Aduh mbak sepertinya salah orang deh soalnya saya tadi kan tidak ke kantin sama sekali masa iya tiba-tiba makanannya datang, Memangnya Mbaknya buka delivery Order jadi sekarang tiba-tiba datang terus mengantarkan makanan kepada saya? "tanya senja memasang tatapan penasaran sedangkan Bella hanya tersenyum menggelengkan kepalanya karena ia tahu kerjaannya Siapa yang sudah membuat makanan ada di mejanya senja saat ini.


pelayan kantin kampus tersebut mengerutkan keningnya karena menurut mereka tidak ada yang salah dengan pendengaran dan juga tujuan saat ini, sebab memang tadi Angkasa memerintahkan mereka Untuk mengantarkan makanan ke meja salah satu mahasiswa yang bernama Senja dan mereka tahu senja itu Modelnya seperti bagaimana Karena dia merupakan salah satu mahasiswa yang terkenal dan juga cukup populer di kalangan mahasiswa yang lain.


" tapi ini tujuan awalnya memang di sini atas nama Mbak senja kok bukan atas nama orang lain, yang mau tidak mau pakai bawa ke sini masa iya dipesan atas nama senja bukan dikasihnya ke Matahari? "tanya pelayan kantin tersebut Sambil tertawa kecil tetapi Percayalah senja sedang tidak ingin bercanda.


" Iya tapi memang benar saya tidak merasa diri kok pernah pesan makanan sebanyak ini, kalau misalnya saya pesan saya bakalan ngomong lah masa iya mau buang-buang Makanannya tidak mungkin? Lagian ini semua sebanyak ini mau taruh di mana memangnya lambung saya itu ada sayapnya jadi bisa kalau di tengahnya sudah penuh tinggal pindah ke kiri kanan, yang masuk akal sedikit lho mbak yang ada Nantinya saya bakalan kesusahan loh?" omel Senja kesal karena mejanya sekarang jadi penuh bahkan tasnya pun harus ia pangku karena semua sudutnya pun terisi dengan makanan yang menurutnya menggugah selera Tetapi kalau misalnya bukan haknya masa iya mau makannya begitu saja.

__ADS_1


Bella menepuk pelan bahu senja sebab menurutnya sahabatnya itu sudah sangat lebay Dan juga mungkin sangat pikun karena melupakan Kejadian beberapa saat yang lalu, kejadian di mana saat Angkasa menawarkan memesankan makanan untuk Senja tanpa wanita itu harus capek-capek pergi ke kantin lagi.


" kamu itu pikun atau apa sih Memangnya kamu tidak tahu siapa yang mengirimkan makanan sebanyak ini untuk kamu, Ayolah kamu itu masih muda loh masa iya soal yang beginian saja kamu tidak tahu sama sekali? jangan menyusahkan orang lain yang hanya melakukan tugas mereka saja dan akhirnya malah membuat mereka jadi kebingungan sekarang kan, Padahal di kantin sana banyak sekali mahasiswa yang sedang mengantri untuk memesankan makanan tetapi mereka malah membuat kamu spesial dengan mengantarkan ke sini tanpa harus kamu bersusah payah pergi ke manapun untuk mencari makan! " Bella membuat Senja akhirnya sadar kalau memang ini pasti ada kerjaannya Angkasa di dalamnya.


" Astaga itu anak kurang ajar sekali melakukan sesuatu tanpa meminta izin kepadaku lebih dahulu, pokoknya nanti dia muncul ke sini bakalanku bejek-bejek wajahnya itu supaya lain kali jangan kurang ajar kepadaku lagi! " seru Senja yang benar-benar merasa kesal akibat Apa yang dilakukan oleh angkasa pastinya dirinya sudah menjadi viral di mata para mahasiswi dan mahasiswa yang lain yang hobinya hanya berfungsi pria tentang kejadian aneh yang mereka alami.


Angkasa hanya bisa tersenyum dari jauh ketika melihat wajah Senja yang begitu emosi ketika tiba-tiba mendapatkan kiriman makanan seperti ini, ya Siapa suruh Tadi ia mengajaknya dengan baik-baik wanita itu malah menolaknya Jadi sekarang ya sistemnya pemaksaan saja.


" Semoga saja kamu suka dengan apa yang aku berikan itu Dan jangan menolaknya karena Percayalah aku melakukan itu berdasarkan ketulusan bukan hanya ingin mendapatkan perhatian, ya Meskipun salah satu diantaranya Ya itu sudah Tetapi kalau seperti begini terus aku rasa sepertinya perjuanganku bakalan lebih berat! "batin Angkasa yang memang merasa yakin kalau Senja itu susah sekali untuk ia dekati sebab terlihat wanita itu sepertinya ogah-ogahan ketika dirinya ingin memberikan perhatian kemudian ingin menunjukkan kasih sayangnya pokoknya intinya segala yang terbaik lah.


" Ya sudah ayo dimakan Memangnya kamu pikir ini makanan untuk dibuang Apa, Tahu tidak orang itu sudah susah payah mengerjakan ini semua agar menghasilkan makanan yang enak dan kita Harusnya bersyukur bisa mencicipinya karena belum tentu orang lain Berada di posisi kita saat ini? dan satu lagi untuk siapa yang memberikan makanan ini Anggap saja Dia sedang bersedekah dan kita adalah orang beruntung yang mendapatkan hal itu, tidak perlu diukur dari kekayaan yang kamu punya yang penting intinya ketulusan dan juga niat melakukan ini jadi kalau misalnya kamu berkomentar banyak aku rasakan manusia yang tidak tahu bersyukur sama sekali dia dengan keadaan yang ada saat ini! " Bella memilih untuk memakan apa yang ada di hadapannya itu terserah mau Senja makan atau tidak yang penting intinya dia menghargai apa yang diberikan oleh Angkasa.


" Mbak Terima kasih ya karena sudah mau mengantarkan makanan ini ke sini nanti katakan kepada orang yang memesan ini untuk bilang kalau aku makannya bukan seperti monster, Nanti kalau aku ingin pasti aku bakalan membelinya tidak perlu harus repot-repot nantinya hanya dipikir aku ini seperti seorang yang minta-minta! "ujar senja yang tetap saja mengedepankan gengsinya sedangkan Bella memilih membiarkan saja soalnya sahabatnya itu ketika dinasehati tetap bakalan seperti begitu tidak akan pernah paham dan juga tidak akan pernah ada niatan untuk mau mengubah pola pikirnya yang sangat keterlaluan dan juga nyeleneh sampai-sampai masuk dalam kategori yang tidak masuk akal.


" Mas, mbaknya bilang lain kali jangan menyiapkan makanannya lagi untuk dia! Oleh karena dia bukan pengemis yang harus dikasih makan oleh orang lain Jadi kalau misalnya mas mau kasih lagi saya sudah tidak berani loh mengantarkannya, Soalnya Mbak senja itu orangnya tukang marah-marah kalau misalnya ada sesuatu hal yang tidak pas dengan jalan pikirannya! Coba kalau Beberapa bulan yang lalu saya masih berani karena dianya suka tersenyum tetapi sekarang itu berbeda, jadi daripada ambil resiko Lebih baik saya menjaga keutuhan badan saya dan juga menjaga tetap waras pemikiran saya kalau tidak mah dia pasti bakalan marah-marah nonstop! "setelah mengatakan hal itu pelayan kantin di kampus tersebut memilih untuk kembali karena yang penting intinya ia sudah menyampaikan apa yang menjadi pesan dari Senja tadi Terserah mau Senja mengikutinya atau tidak itu merupakan urusan mereka berdua dirinya tidak ada sangkut pautnya sama sekali.


Angkasa hanya bisa menghembuskan nafasnya secara perlahan karena sepertinya memberikan perhatian kepada senja itu harus membuat dirinya memutar otak ekstra, agar bisa mendapatkan ide yang sesuai Coba kalau hanya seperti monoton begini Jangan harap senja bapelan mengabulkannya atau mungkin bakalan berbicara baik-baik dengannya karena yang ada pasti bakalan emosi setiap saat tanpa henti sama sekali.


" mendapatkanmu kayaknya ujian berat ku harus mulai dari sekarang karena kamu orangnya susah sekali untuk diajak kompromi, pada halnya tinggal mengiyakan saja perhatian yang aku berikan khusus saya Memangnya kesalahannya itu ada di bagian mananya? "gumam Angkasa monolog sambil menatap sendu ke arah Senja yang memang benar-benar tidak bisa terselami sama sekali.

__ADS_1


"Senja, Coba saja sering-sering kita dapat makan gratis kayak begini lama-lama aku bisa langsung gendut loh! Kamunya sih Terlalu banyak jual mahal membuat pria-pria yang dulu ingin mendekati kamu pasti langsung menjauh, padahal menurut aku kamu itu pahatan Tuhan yang paling sempurna tanpa cacat dan celah Dan harusnya kamus berbahagia dengan kelebihan itu," Ujar Bella dengan mulutnya Yang mengunyah makanan.


Senja memilih untuk tidak peduli sama sekali karena bukan semua orang tidak punya pemikiran sama seperti Bella terbukti dirinya berbeda, ia tidak pernah menjual tampang hanya untuk mendapatkan sesuatu biarlah semua mengalir apa adanya kemudian berdasarkan yang namanya ketulusan pasti dapat pula yang sangat Tulus Dalam hidup.


Stella yang penuh perjuangan Akhirnya bisa kembali ke rumah megah milik Marcel itu terlihat di sana semua orang sedang tidur bahkan bisa dibilang seperti Sudah berbulan-bulan mereka tidak tidur, jadi saat ini terlihat begitu pulas tanpa beban sedikitpun bahkan nyamuk-nyamuk nakal yang mengganggu pun mereka tidak menghiraukan sama sekali.


" Syukurlah kalau semuanya masih tidur Tetapi kalau misalnya semua sudah bangun juga bodo amat, aku tidak merugikan siapapun di sini kemudian tidak membawa lari harta benda milik orang lain kok! "batin Stella yang memilih untuk memarkirkan mobil asal Soalnya kalau Zig Zag mana Dirinya paham 15 tahun tidak mengendarai mobil Sejak kapan orang kembali bakalan menjadi lincah lagi.


ketika masuk ke dalam rumah suasana begitu sunyi senyap dan juga mencekam karena lampu-lampu masih belum dinyalakan, mau teriak memanggil asisten rumah tangga pun dia yakin mereka Pasti lagi teler ya lebih baik sendiri masuk kemudian menuju ke dalam kamar melanjutkan tidurnya.


Stella yang sudah berada di dalam kamar tidak sadar sama sekali kalau sebenarnya dari tadi itu Marcel Tengah duduk dan menatap ke arahnya, pria itu sebenarnya merasa kecewa hanya saja ia tidak punya kuasa untuk memarahi Stella lagi sebab yang ada wanita itu pasti bakalan benar benar pergi dari kehidupannya.


Stella tadi saja sudah nekat memberikan obat tidur kepadanya dan juga kepada para pekerja yang lain padahal dirinya sudah meminta maaf secara baik-baik, apalagi kalau misalnya Ia menggunakan emosi untuk berbicara dengan wanita itu kayaknya lebih panjang nanti urusannya.


Marcel ingin sekali menegur Stella dan bertanya dirinya dari mana dan melakukan apa sampai-sampai seharian pergi tidak kembali kembali, hanya saja Takutnya nanti wanita itu bakalan sedikit merasa cemas sebab tahu bahwa Marcel menyadari kelakuannya.


pria itu memilih untuk mengalah tidak terlalu ambil pusing dengan segalanya karena nantinya pasti juga akan membuat semuanya kembali normal, bukankah tadi Stella pergi tidak mendapatkan kejelasan apapun Jadi untuk apa sekarang dirinya terlalu mencemaskan hal itu.


" kalau kamu merasa tidak mendapatkan apapun maka aku merasa kamu semakin Menjauh saat ini, memangnya Apa sih yang tidak aku berikan untuk kebahagiaan kamu sampai-sampai harus memilih untuk pergi terus? "batin Marcel frustasi.

__ADS_1


__ADS_2