
Akan???
Jimmy mengerutkan keningnya ketika mendengar pertanyaan senja yang menurutnya sangat tidak masuk akal, masa iya dirinya disebut dengan sesuatu-padahal sejelas-jelas namanya itu adalah Arkan bukan yang lain tidak pernah ada kekurangan ataupun kelebihan.
Bintang hanya bisa menggelengkan kepalanya ketika melihat wajah anaknya yang begitu penasaran dengan pria yang ada di hadapannya saat ini, padahal sebenarnya Jimmy itu adalah teman masa lalunya Senja sebelum pengeroyokan itu terjadi hanya saja mungkin karena saking kecilnya jadi tidak bisa mengingat orang di masa lalunya dengan baik.
"Jadi ceritanya kamu tidak mengenali dia sama sekali begitu atau mungkin mengingat barang bulu hidungnya atau rambutnya , soalnya kan masa iya sih wajahnya yang pasaran seperti ini tapi kamu sepertinya lupa sama sekali? "tanya Leonardo penasaran bahkan kali ini sambil tertawa mengejek ke arah anaknya membuat Senja ya jelas saja tidak terima.
Senja mengerutkan keningnya karena sebenarnya Ia juga merasa heran ketika terlihat orang tuanya itu begitu dekat dengan Jimmy seolah-olah mereka memang selalu mengenal dan juga bertemu pria itu,hanya saja kok bisa ya dirinya tidak tahu sama sekali Padahal selama ini ia tidak pernah terpisahkan dari Leonardo bahkan bisa dibilang mereka selalu nyambung dan juga selalu bersama tidak pernah terpisahkan.
Senja Bukannya ingin berbohong maksudnya agar mereka bisa memberikan perhatian lebih atau memberikan komentar karena kelakuannya itu, tetapi memang kenyataannya ya seperti itu kalau dirinya memang tidak ingat sama sekali dengan pria yang ada di hadapannya saat ini yang dari tadi selalu menatap dirinya penuh dengan tanda tanya besar di dalam benaknya.
"jadi kamu yakin ceritanya tidak ingin dan juga tidak pernah mengenaliku lagi atau mungkin bisa dibilang kamu lebih ingin bersama dengan pria yang bernama Angkasa itu, padahal Menurutku dia itu sepertinya sedang menyembunyikan sesuatu hal yang paling penting kepada kamu hanya saja Kamu sepertinya yang tidak peka akan hal itu?" tanya Jimmy dengan wajah penasaran sedangkan Senja masih tetap menggelengkan kepalanya karena memang ia tidak tahu apapun dan juga tidak paham dengan maksud dari pria itu.
" Aku itu bingung sama kalian semua kalau memang tahu siapa kamu ya sudah tinggal ngomong ngapain sih harus pakai tebak-tebakan segala, Memangnya kamu tidak kita lagi main petak umpet jadi aku harus pecah otak agar bisa menemukan jawaban yang pasti dengan sebuah pertanyaan yang aku lontarkan ini? "omel Senja yang tidak terima ketika merasa diri dipermainkan oleh orang tuanya kemudian dipermainkan oleh Jimmy padahal kejujuran itu kan sebuah hal yang simpel yang tidak membutuhkan sebuah tenaga yang ekstra.
Bintang dan juga kedua pria dewasa itu hanya bisa tertawa soalnya mereka merasa lucu ketika melihat wanita cantik dihadapan mereka itu sudah mulai tersinggung, ya kebiasaan Senja seperti itu ketika dirinya sudah mulai merasa di pojokan maka jalan satu-satunya adalah mengandalkan emosi yang ia miliki.
__ADS_1
" sebenarnya segala sesuatu itu tidak terlalu susah jika memang selama ini kamu selalu mengingatku kapan saja dan juga di mana saja, hanya saja setelah aku perhatikan Sepertinya kamu memang tidak ada niatan untuk mengingatku soalnya kan hidup kamu sekarang dipenuhi dengan kehadiran orang lain! "ujar Jimi yang masih saja tetap berpatokan pada kata-katanya yang pertama karena ia ingin mendengar kira-kira respon apa yang akan diberikan oleh wanita itu.
Angkasa sebenarnya saat ini mulai dekat dengan Senja dan wanita itu juga sudah mulai merasa nyaman dengan kehadirannya, ya Meskipun kalau bisa dibilang awal pertemuan mereka sangat tidak menyenangkan tetapi mau bagaimana lagi.
Senja menatap tidak suka ke arah Jimmy sebab menurutnya perkataan yang dilontarkan oleh pria itu sangat tidak masuk akal dan juga berlebihan, apalagi mengingat kalau hubungan mereka tidak Sedekat Itu Jadi sebenarnya harusnya tidak perlu Terlalu menunjukkan sebuah nada protes tetapi melalui sindiran yang sangat tidak masuk akal.
" jadi ceritanya kamu tidak suka kalau misalnya aku deket sama seseorang gitu, terus pertanyaannya kalau misalnya kamu merasa tidak suka itu karena apa? Harusnya kamu sadar kan kalau di sini itu kamu itu adalah orang baru yang tidak punya hubungan apapun denganku dan yang seharusnya membiarkan apapun yang kulakukan Jika itu membuat aku nyaman, dan satu lagi kalau misalnya kamu hadir di sini terus memberikan perintah yang aneh-aneh kepadaku maka percayalah kalau aku tidak akan pernah mengikutinya! "Senja bukanlah anak kecil yang segala sesuatu dalam hidupnya harus diatur oleh orang lain dan juga bisa dibilang Ia juga capek ketika apa yang tidak dilakukannya Tetapi malah dicurigai seperti itu.
" kalau misalnya aku bilang Angkasa itu bukanlah orang yang baik untuk kamu dan juga kalian tidak pantas bersama, Memangnya kamu bakalan percaya dengan semua kata-kataku? apalagi sekarang perasaan kamu itu sepertinya hanya tertuju untuk dia saja, jadi setiap yang orang lain bilang itu benar kamu anggap bahwa itu adalah sebuah kesalahan?" Jimmy kali ini sudah sedikit menaikkan intonasi nada bicaranya karena menurutnya jika Senja terus membela Angkasa apa dirinya bisa masuk di dalam kehidupan wanita itu.
" Sebenarnya maksud pertanyaanku tadi adalah kalau memang kamu itu Arkan, pertanyaannya Arkan yang merupakan teman masa kecilku dulu atau merupakan Arkan orang asing yang sebenarnya selama ini tidak pernah muncul dalam kehidupan kami? " tanya Senja sekali lagi dan berharap agar ada kejujuran dari mereka semua karena Biar bagaimanapun ia bukan anak kecil yang harus dipermainkan seperti itu.
Leonardo hanya bisa menghela nafasnya kasar karena takutnya jika kejujuran itu akan menyakitkan bagi senja, namun memang harus mengatakan semua kebenaran itu agar mungkin anaknya itu bisa berdamai dengan masa lalunya.
"ya dia merupakan Arkan yang dulu datang waktu ulang tahunmu dengan Rembulan, tepat pada kejadian yang sangat tidak menyenangkan dalam keluarga kita itu terjadi! "jelas Leonardo membuat Senja langsung memukul dadanya kuat karena ia tidak akan pernah lupa ketika hari ulang tahunnya menjadi Peristiwa berdarah dimana-mana seisi rumahnya hancur berantakan oleh kedatangan orang yang tidak pernah mereka temui sebelumnya.
Senja langsung berdiri ketika mendengar penjelasan yang diberikan oleh Papanya barusan, dirinya benar-benar merasa kecewa karena di saat ia dan juga Rembulan, kehilangan sosok orang tua Arkan saat itu juga menghilang secara tiba-tiba tidak menjaga mereka bahkan lebih mementingkan diri sendiri.
__ADS_1
senja tertawa sambil menangis karena Percayalah rasa kecewanya itu kembali hinggap ketika mengingat peristiwa 15 tahun silam, peristiwa di mana Semuanya hancur berantakan dan peristiwa di mana ketika dirinya dan juga sang kakak yang kehilangan kebahagiaan Serta perhatian dari orang tua dan harus menderita akibat kelakuan kejam yang diberikan Nirmala tanpa perasaan.
" kamu tahu kalau hari itu aku masih berharap agar kamu datang Dan juga menjaga aku serta kakak, kamu kan selalu berjanji akan selalu menemaniku tidak akan pergi tetapi kenapa di saat aku butuh kamu malah pergi? kalau misalnya saat itu kamu kan yang sudah paham sudah bisa mencari bantuan kesana kemari dan juga bisa menenangkan kamu ada di tempat, pasti kami berdua tidak seperti orang bego yang harus mengambil keputusan sendiri dan juga bisa dibilang bingung mau melakukan apa! "ujar senja yang mengucapkan kekecewaannya dengan nadanya yang begitu tinggi membuat Jimmy hanya bisa menundukkan kepalanya karena memang saat itu bukan keinginannya untuk menghilang karena dalam hati nuraninya Apapun yang terjadi ya harus mementingkan keselamatan senja tetapi Ya begitulah kalau misalnya dirinya menjelaskan dan Senja mendengar syukur Tetapi kalau tidak mau tidak mau ia hanya pasrah saja.
Senja ingin sekali pergi tetapi Jimmy langsung menarik tangannya karena menurut pria itu pembahasan ini belum selesai dan titik terangnya pun belum mereka temukan, tidak mungkin pergi begitu saja tanpa mendengarkan kebenaran versi dirinya dan hanya membiarkan senja dengan pemikirannya.
" aku hari itu berusaha untuk menyelamatkan kamu dan ingin berlari ke arah kamu Tetapi entah dari mana datangnya tiba-tiba ada orang yang menarikku pergi, ketika aku berontak mereka mau seperti memberikan sesuatu kepadaku dan alhasil ketika aku sadar aku sudah berada di rumah orang tuaku! Lalu setelah itu tidak lama ada yang datang ke rumahku entah siapa aku juga bingung namun sekarang aku sudah sadar Siapa orang itu, dia memperingatkan kepada papa dan juga mama agar jangan coba-coba mengizinkan aku membuka suara Atas kejadian yang terjadi di rumah kamu! "jelas Jimmy tetapi Senja langsung memotongnya.
" tunggu dulu! Maksud kamu orang yang melakukan kejahatan Di rumahnya papa ada lah orang yang sudah kamu temukan setelah beberapa tahun lamanya, dan kenapa kamu diam saja kenapa tidak langsung bergerak agar membuat orang itu menjadi kapok dan tidak akan pernah Mengulangi kesalahan yang sama serta pertanggungjawab atas keadaan keluarga kami yang hancur dulu? "teriak senja tidak terima sebab menurutnya ketika sudah ada titik terang Kenapa hanya diam saja dan menunggu Nanti pertanyaannya Siapa yang bakalan bergerak lebih dulu juga bukan mereka.
" kita tidak mungkin bergerak dalam waktu dekat Karena kita harus melihat pergerakan mereka yang selanjutnya, Dan aku harap kamu tidak membocorkan ini kepada orang-orang terdekat kamu termasuk kepada Angkasa jika sebenarnya kejadian yang pernah menimpa keluarga kamu itu sudah diketahui Siapa yang melakukannya! "perintah Jimmy membuat Senja kebingungan Kenapa laki-laki pria itu selalu mewaspadai Angkasa padahal pria itu sekarang dekat dengannya yang otomatis segala macam Rahasianya ya harus diberitahukan kepadanya kan.
"Angkasa lagi dan Angkasa lagi, kamu punya dendam apa sih sama dia Jadi sepertinya tidak ingin sekali dia mengetahui semuanya? padahal semakin banyak orang yang bergerak untuk membantu itu semakin bagus, terus Satu lagi aku tadi sepertinya dengar kalau kamu sudah mengetahui siapa yang tega sabotase mobilnya Rembulan sampai harus mengalami kecelakaan seperti itu!" tanya senja penasaran sedangkan Jimmy hanya bisa menghembuskan nafasnya secara perlahan karena sepertinya jiwa kepo milik Gadis itu dari dulu sampai sekarang tidak pernah hilang bahkan sekarang mungkin bisa dibilang malah tambah parah seolah-olah itu merupakan sebuah hal yang memang harus dikatakan dan tidak boleh maksudnya dilupakan.
Jimmy memegang tangannya Senja karena memang dia harus bisa memastikan jika Wanita itu sudah bisa digapai tidak melakukan kesalahan yang sama dalam hidupnya lagi, dan satu lagi harapannya adalah agar wanita itu selalu mendengarkan keinginannya tidak harus mementingkan egonya dibandingkan mendengarkan pendapat orang lain dan juga semua yang dikatakannya supaya nantinya bisa berguna bagi penyelidikan yang sering dilakukan oleh anak buahnya di luar sana.
"Senja Aku harap kamu bisa tenang dan juga Aku harap kamu bisa mendengarkan semua yang aku inginkan, dan dengan begitu mungkin semuanya bakalan aman terkendali dan juga tidak akan pernah mengalami kendala ketika kita bergerak! " ujar Jimi penuh permohonan.
__ADS_1