
Angkasa mengepalkan tangan yang menahan emosi ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Daffa tadi Kalau terjadi insiden antara Davin dan juga Senja, Padahal hal ini sudah diwaspadainya dari awal tetapi sepertinya pria itu tidak menghargai apapun yang sudah ia katakan dan memilih melanggarnya serta mempermalukan Senja di depan semua orang.
Dafa sebenarnya tidak suka dengan apa yang dilakukan oleh Davin tadi namun balik lagi tidak mungkin juga Kan mereka berdua gantian bertengkar ataupun berkelahi di hadapan semua orang hanya karena apa yang dilakukan oleh Davin kepada senja yang membuat wanita itu tidak nyaman, maka dari itu ia memilih untuk menghindar saja ya Maksudnya kan tidak mungkin mereka harus bertengkar hanya gara-gara seorang wanita rasanya sangat tidak etis seolah-olah stok wanita di dunia ini sudah tidak ada lagi.
" aku juga bingung sebenarnya itu anak lagi kena penyakit apa sampai-sampai bisa bersikap seperti tadi padahal biasanya dia begitu tenang kemudian gampang untuk diatur tetapi tadi begitu berbeda, entah mungkin karena dia merasa iba dengan keberadaan kamu di sini atau mungkin ada masalah pribadi sehingga akhirnya orang lain juga karena aku pun juga bingung untuk mencernanya Seperti apa tetapi intinya Ya begitulah kejadiannya seperti aku jelaskan tadi!" ujar Daffa yang tidak mungkin juga sebenarnya menjadi seorang yang tukang lapor sana-sini ketika ada masalah dan memilih sifat kekanak-kanakan hanya untuk membuat diri tetap aman ya orang lain yang bakalan disalahkan padahal sebenarnya tadi ia bisa mencegah Davin agar tidak bertindak berlebihan namun Lihatlah dirinya hanya berdiri dan menonton.
Angkasa merasa bersalah kepada berlian karena keegoisannya yang ingin berbicara dengan wanita itu akhirnya ia memilih orang yang salah untuk menyampaikan pesan, coba saja kalau misalnya dirinya lebih bersabar kemudian Mungkin ia yang mengatakan semuanya ya pasti permasalahannya tidak akan seperti begini Jadi intinya Iya sudah salah mempercayakan orang dan akhirnya masalahnya yang sudah rumit bertambah rumit lagi entah kapan bakalan bisa diselesaikan.
" aku bakalan berbicara dengan Davin setelah nanti ketika dia datang kembali ke tempat ini tetapi untuk sekarang Terima kasih karena kamu sudah membawakan pesan bagiku, ternyata memang dia tidak ingin bertemu denganku sama sekali dan ternyata memang dia begitu membenciku sampai-sampai lupa untuk mengucapkan kata Maafkan itu harus seperti apa!"Angkasa benar-benar terpuruk dengan keadaan semuanya ini apalagi Papinya yaitu Marcel terus-menerus menyalakan dirinya jika mereka berakhir di tempat ini karena kebodohan yang sudah dilakukan oleh Angkasa Sampai akhirnya dirinya juga ikutan terciduk.
" Aku harap semoga ada titik terangnya dari permasalahan yang sedang kamu alami ini ya Meskipun Sebenarnya ada salahnya juga karena kamu ikut terlibat di dalamnya, Padahal kalau misalnya kamu sudah tahu rencana yang dijalankan oleh Papi kamu tinggal kamu katakan saja kepada yang bersangkutan langsung pasti dia bakal mewaspadai hal ini kan! "ujar Daffa yang tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana Karena dirinya juga bukan Tuhan yang maksudnya bisa memberikan maaf kepada siapapun ia hanyalah manusia biasa yang terkadang memikirkan segala sesuatunya itu dari berbagai sudut terkadang dirinya merasa kasihan kepada pemuda yang ada di hadapannya ini namun terkadang juga dirinya merasa apapun yang dilakukan oleh Angkasa itu tidak bisa dibenarkan sama sekali.
Angkasa tahu kalau sebenarnya Daffa itu pasti merasa kecewa kepadanya tetapi memilih untuk mengabaikan saja mungkin karena rasa kemanusiaan atau menghargai persahabatan mereka Entahlah dirinya juga tidak bisa Maksudnya berpikir dengan baik, namun Satu yang pasti kalau ia sedikit terbantu dengan kehadiran mereka di situ yang bisa Maksudnya menjadi teman bicaranya dan juga bisa mengetahui keadaan senja dari mereka pun sudah membuat dirinya merasa puas biar tidak masalah ia mendekam di situ sampai semua dosanya tertembus yang penting intinya sesuatu yang terjadi kepada wanita Pujaan hatinya itu masih tetap terpantau.
__ADS_1
Daffa di tempat itu tidak terlalu lama karena kebetulan dirinya harus segera pulang ya maksudnya agar bertemu dengan David dan juga memastikan keadaan pria itu, tidak tega juga sih meninggalkannya dalam keadaan habis bertengkar dengan dirinya Ya siapa tahu mungkin pikiran Davin pendek dan melakukan hal yang merugikan diri sendiri?
Bella benar-benar tersulut emosinya dan juga merasa kesal ketika hari ini bertemu dengan Davin dalam keadaan moodnya benar-benar berantakan, belum lagi segala macam perkataan pria itu yang menurutnya sudah sangat keterlaluan dan juga bisa-bisanya menyalahkan senja dalam hal ini padahal seharusnya yang disalahkan itu adalah Angkasa yang otaknya tidak berfungsi dengan baik sampai-sampai melakukan hal gila yang tidak bisa diterima oleh hukum dan juga oleh keluarga korban.
Senja hanya menggelengkan kepala ketika melihat sahabatnya itu uring-uringan tidak jelas padahal dirinya yang menjadi korban saja tidak merasa begitu terpuruk tetapi kenapa wanita itu malah sebegitu parahnya, Jika saja setiap permasalahan di respon secara berlebihan Takutnya nanti bakalan merugikan diri sendiri padahal seharusnya sebuah masalah itu ditanggapi dengan begitu santai maka dengan begitu kita bakalan bisa dengan mudah mendapatkan penyelesaian segera tidak harus Hanya berdiam di tempat dan hasil akhir akan merugikan diri sendiri.
Davin Kenapa tidak suka ketika melihat Dafa datang mengunjunginya setelah apa yang terjadi tadi siang diantara mereka berdua, dan dirinya yakin pastinya pria itu baru saja habis pulang dari menjenguk Angkasa dan tidak mengajaknya sama sekali soalnya tadi ia sudah memberikan peringatan yang keras kalau sekarang dirinya pergi ke mana pun tidak akan pernah membawa pria itu lagi.
" sudah selesai menjadi superhero nya atau datang mau membanggakan diri karena menjadi orang yang berguna saat ini dan juga malah datang untuk menjelek-jelekkanku seperti biasanya kebiasaan kamu itu, kalau memang seperti itu maksud dan tujuan kamu datang ke sini lebih baik kamu kembali karena aku benar-benar tidak ingin bertemu dengan orang-orang munafik seperti kalian! " usia Davin membuat Daffa hanya bisa menggelengkan kepalanya karena menurutnya seperti begitu kebiasaan pria itu misalnya kalau ada masalah selalu saja inginnya menyendiri kemudian menyimpan dan daftar larut-larut nanti hasil akhir menyesal sendiri ya percuma.
Daffa sengaja mencairkan suasana yang menurutnya sangat menegangkan kalau sampai ia juga ikutan uji urat seperti yang dilakukan oleh Davin ini, masa iya dia di sebelah sudah bawaannya emosi terus terus dirinya juga ikutan emosi ya lama-lama bisa meledak lah tempat itu karena semua orang kepalanya pada keluarin api yang menyala-nyala.
"kenapa, mau tertawa Ya sudah silakan saja Memangnya kamu pikir saya bakalan melarang gitu? Oh ya asal kamu tahu saja ya kalau misalnya tadi kamu beneran ikut saya bertemu dengan Angkasa Oh my God kayaknya tadi kamu bakalan dihajar sampai babak belur, soalnya mendengar dari versiku saja dia sudah seperti itu apalagi kalau benar-benar bertemu dengan oknumnya secara langsung bisa dipastikan hidup kamu bakalan end saat itu juga!" Dafa bukan sengaja menakut-nakuti Davin Hanya seperti itu memang kenyataannya Ya maksudnya mungkin agar besok lusa pria itu bakalan lebih waspada lagi ketika menjenguk Angkasa di rumah tahanan karena Takutnya nanti pria itu bakalan mengingat kesalahannya kemarin-kemarin dan alhasil dilampiaskan saat bertemu nanti kalau kejadiannya bakalan terjadi Siapa yang bakalan bertanggung jawab.
__ADS_1
sedangkan saat ini Leonardo Tengah bertemu dengan mamanya karena tadi Baron sempat menghubungi katanya wanita paruh baya itu dalam keadaan tidak baik-baik saja alias sakit, Ya iyalah sakit orang tiap hari bawaannya marah-marah tidak jelas sampai-sampai tidak sadar umur Kalau sebentar lagi Bakalan bau tanah dan juga kalau misalnya terlalu lama memendam emosi resiko bakalan ditanggung diri sendiri orang lain tidak akan merasakan sakit!
Bintang sebenarnya ingin ikut dengan suaminya karena Biar bagaimanapun Nirmala adalah mertuanya dan akan sangat tidak sopan ketika suaminya itu pergi menjenguk wanita itu sendirian, namun balik lagi bukan rahasia umum lagi kalau Nirmala setiap kali bertemu dengan menantunya itu bawaannya bakalan marah terus menerus tanpa berhenti Soalnya bukan rahasia umum lagi wanita tua itu bakalan terlihat begitu sensitif entah karena ada dendam Masa Lalu apa yang dibawanya sampai sekarang Sehingga menantunya itu berstatus sudah bertahun-tahun pun masih tetap dipermasalahkan.
" kamu tinggal saja ya dan juga maaf bukan karena tidak ingin mendekatkan kamu dengan mama tetapi kamu tahu sendiri kan keadaan sekarang seperti bagaimana, Takutnya nanti ketika dia marah-marah melihat kamu terus setelah itu penyakitnya bakalan lebih parah dan akhirnya selesai ya percuma saja kita yang lagi sibuk barang lain malah mencari perkara dengan yang lain lagi! "bujuk Leonardo Bukannya tidak ingin menghargai keinginan istrinya itu tetapi sepertinya momennya belum pas daripada nantinya akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lebih baik kan mewaspadainya lebih dahulu Bukankah manusia hidup itu diberikan kesempatan terus menerus kalau misalnya hari ini tidak bisa melakukan hal itu yang masih ada kesempatan esok atau lusa tidak selamanya kan waktu bakalan berhenti saat itu juga ketika apa yang kita ingin lakukan tetapi tidak bisa.
Bintang hanya bisa pasrah ketika mendengar apa yang dikatakan oleh suaminya tadi karena memang sebenarnya masuk akal, Masa iya orang yang setiap hari dalam keadaan sehat ketika bertemu dengan kita bakalan bawaannya marah-marah terus dan juga sensitif terus saat dia sakit kita malah pergi menjenguknya yang ada bukan tambah sehat malah sakitnya tanpa parah akibat merasa tidak suka dengan orang yang datang mengunjunginya ya begitulah perkara orang tua terkadang susah untuk diceritakan secara baik-baik kalau misalnya terletak Bagaimana pola pikirnya selama ini yang mungkin masuk akal Tetapi kalau pola pikirnya begitu pendek dan juga singkat serta mengambil sebuah permasalahan itu hanya di depan matanya saja ya hasil akhir tetap bakalan seperti itu terus sampai mati tidak akan pernah berubah sama sekali soalnya sudah mendarah daging.
"Ya sudah kamu hati-hati ya terus titip salam sama Mama kalau moodnya lagi baik Kalau tidak usah biar sudah salamnya di cancel saja Nanti kalau misalnya dia bertanya tentangku, Bilang saja aku lagi memudara di mana gitu biar dia puas mungkin kalau misalnya aku tidak ada di sekitar kalian dia bakalan hidup dengan tenang! "Bintang meratapi nasibnya yang dari dulu sampai sekarang tidak ada perubahan sudah menjadi di anak yatim piatu berharap ketika bertemu dengan mertuanya bakalan diperlakukan sebagai anak ternyata ya sama saja bohong namun bagaimana lagi ketika semua sudah di depan mata yang mau tidak mau dihadapi saja mau mengeluh pun percuma mau mundur pun sudah terlambat ya hasil akhir ya tetap jalani meskipun Terkadang ada rasa penyesalan yang amat sangat tetapi ditelannya saja karena melihat suami dan anaknya Ya itu sudah lebih dari cukup soalnya dukungan orang-orang terdekat itu terkadang merupakan sebuah Booster yang paling berarti.
Leonardo akhirnya Pergi menemui mamanya yang sebenarnya lagi kumat hipertensinya itu soalnya Bawaannya marah terus, mungkin hidupnya bakalan lebih berwarna kalau memarahi semua orang di sekitarnya jadi hasil akhir kesalahan sekecil apapun akan menjadi besar ketika sudah ditangani oleh Nirmala.
Nirmala menatap tidak suka ketika melihat anaknya itu datang ke rumah padahal sebenarnya hatinya tidak bisa berbohong kalau ia merasa sedikit bahagia, karena jika Leonardo datang ke rumah pertanda bahwa anaknya itu Masih menghargai dirinya masih menganggap kehadirannya sebagai orang tuanya Meskipun tidak ditunjukkan dengan kata-kata tetapi melalui sikap pun sudah lebih dari cukup.
__ADS_1
" Wah ada yang ingat pulang nih Saya pikir bakalan menghilang terus Ditelan Bumi dan tidak kembali lagi karena lagi ingin berhibernasi, demi istri tercinta orang tua pun dilupakan ternyata percuma membesarkan anak jika hasil akhirnya bakalan menjadi durhaka dan juga pembangkang! "Sindir Nirmala dan Hal inilah yang terkadang membuat Leonardo malas pulang ke rumah Soalnya biasanya anak kalau datang sekali-sekali ya disambut dengan kata-kata yang bagus lah yang membuat pemikiran anak itu lebih Wah ternyata dia disayangi tapi kalau seperti begini mah sama saja dengan mengusirnya secara halus.
" Wah ternyata mamaku sayang sudah bisa marah-marah pertanda sudah sehat dong, kalau begitu lebih baik aku pulang saja soalnya istriku di rumah lebih menungguku dibandingkan di sini! kalau misalnya aku di sini terus lama-lama itu semua sisaan rumah tangga bakalan Langsung kabur soalnya kuping mereka bakalan rasanya mau meledak, habisnya pemilik rumah di sini tidak pernah menggunakan nada bicaranya itu sedikit merendah selalu naik 5 oktaf daripada biasanya! "sindir Leonardo balik soalnya tidak ada yang salah dong kalau ingin membuat seseorang itu lebih baik meskipun dia lebih tua.