
Stella begitu tidak peduli jika kehadirannya di situ membuat semua orang merasa tidak nyaman dan juga tidak terima sama sekali, Lagian siapa suruh mereka mencari masalah dengannya jadi jangan salahkan dirinya jika terlalu nyolot hari ini.
dirinya sudah capek menyetir mobil tanpa kepastian sudah begitu hanya bermodalkan nekat dan juga bertanya ke sana kemarin terus saat sampai di tempat kejadian tidak mendapatkan apapun, pasti rasanya bakalan sangat menjengkelkan Eh ini malah disuguhkan dengan sebuah kenyataan yang sangat membuat emosinya benar-benar terkuras habis.
wanita yang ditemui oleh Stella itu memang benar-benar bingung dengan tingkah wanita yang tidak pernah diundangnya ini datang terus mengamuk tidak jelas serta mengatakan sebuah hal yang sangat tidak masuk akal, Masa iya suami yang sudah bersamanya selama puluhan tahun dibilangnya pernah menikah dengan orang lain terus pertanyaannya Memangnya mereka Menikahnya kapan?
Stella masih tetap ada pendiriannya Dengan mengatakan kalau suaminya wanita itu adalah suaminya sedangkan wanita itu juga tetap pada pemikirannya sendiri, kalau suaminya yang miliknya seorang bukan untuk dibagi-bagi kepada orang lain soalnya dia itu hanya barang limited edition bukan diobral ke sana kemari dan alhasil korbannya menjadi banyak orang.
" Jadi anda sudah paham kan Kalau ini rumahnya saya dan suami yang anda maksudkan itu tidak ada sama sekali di sini, tolong pergi ya jangan mengganggu ketenangan kami karena hidup kami sudah bahagia dan tidak ingin terusik oleh apapun itu? "jelas wanita tersebut membuat Stella menggelengkan kepalanya karena memang iya jelas saja tidak terima dong kalau disuruh pulang tanpa ada kepastian yang jelas.
stella tidak peduli jika orang lain mengatakan kalau dirinya merupakan wanita aneh toh Ia juga tidak merugikan siapapun tanpa, hanya datang untuk memastikan hak miliknya tidak pernah terganggu gugat Lalu setelah itu dirinya bakalan memperjuangkan kembali Jadi kalau misalnya ada yang mengusirnya di saat belum mendapatkan kepastian oh tentu ia tidak akan pulang ferguso.
" Memangnya kamu pikir saya mau pulang tanpa bertemu dengan suami saya, eh dulu sebelum kami menikah itu dia belum apa-apa bahkan rumah ini saja kami bangun dengan susah payah masa iya sekarang kamu tinggal dengan begitu enaknya? jadi Sebelum saya marah besar nih lebih baik kamu panggil suami saya keluar karena saya mau ngomong sama dia, kalau kamu tidak mau memanggilnya keluar ya sudah jangan harap saya bakalan pergi dari sini! " ujar Stella kasar sampai-sampai pemilik Rumah itu hanya bisa mengusap dadanya karena tidak percaya ada ya wanita stress yang datang kemudian mengaku-ngaku bahwa ia merupakan istri dari orang yang mempunyai tempat tinggal di sini.
"Ya ampun Astaga Ibu kalau kamu stres gara-gara ditinggal suami pergi ya sudah saya harap kamu ikhlaskan saja tetapi tolong dong jangan ganggu rumah tangga orang lain, Saya kan sudah tekankan dari awal kalau pria yang berstatus sebagai suami saya itu tidak pernah menikah dengan siapapun sebelum dan juga sesudahnya Jadi kalau misalnya ibunya lagi mencari suami yang hilang ya sudah cari lagi di tempat lain jangan di sini dong! "jelas wanita itu yang masih berusaha berpikir positif soalnya terkadang orang bakalan melakukan hal yang lebih gila lagi ketika sesuatu yang disayangi itu pergi tanpa ada niatan untuk kembali.
__ADS_1
" Saya kan sudah ngomong juga dari tadi bahkan mulut saya sampai capek sendiri nih Kalau saya tidak akan pulang sebelum mendapatkan apa yang saya mau tanpa, Lagian ibu kok mau sih jadi pelakor sudah tua ini padahal masih banyak loh laki-laki dari luar sana yang bisa didekati? omel Stella membuat wanita itu hanya bisa menggelengkan kepalanya karena jika terus menerus merespon Perkataan wanita asing itu yang ada warasnya bakalan hilang.
Daripada terjadi banyak perdebatan wanita tersebut yang bernama Santi memilih untuk menghubungi suaminya untuk memastikan secara langsung, soalnya sekarang suaminya itu lagi di luar kota dan dirinya sendiri tinggal di situ kalau misalnya harus menunggu suaminya pulang rasa-rasanya ia bisa gila dengan kehadiran Stella.
Stella bahagia ketika tahu bahwa wanita itu akhirnya menelpon suaminya yang ia pikir itu adalah Leonardo, dirinya bahkan terlihat antusias sekali karena sudah lama ia tidak mendengarkan suara suaminya itu dan hari ini merupakan Perdana ya kembali bisa mengenang masa 15 tahun silam.
" Halo Mas, Kamu di mana sekarang? Astaga lebih baik kamu jujur dan juga Jelaskan sedetel Mungkin sebenarnya sebelum menikah denganku kamu pernah menikah sama siapa sih, Soalnya ini ada wanita yang datang mengaku kalau kalian pernah menikah dulu dan sampai sekarang masih bersatu sebagai istri kamu! "ujar wanita itu sambil menatap tajam ke arah Stella yang terlihat begitu percaya diri bahkan sepertinya tidak ada beban pikiran yang tengah hinggap di dalam benaknya.
pria yang ada di seberang sana mengerutkan keningnya ketika mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh istrinya ini, menikah dengan satu orang saja sudah membuat Kepalanya pusing apalagi harus menikah 2 kali yang ada semua rambutnya bakalan botak dalam waktu 1 minggu.
Stella tanpa banyak berbicara langsung merebut HP yang di tangan Santi dan ingin memastikan kira-kira itu benar suara suaminya atau tidak, ya Meskipun 15 tahun sudah berlalu tetapi masih di dalam memorinya Bagaimana bentuk dan juga wajah serta suara khas dari pria yang selama ini menemaninya itu.
"kamu ini apa-apaan sih Mas, masa sama istri sendiri lupa? sudah punya anak kembar kok masih saja berlagak seperti seseorang yang masih single, Wah jangan sampai aku bertemu denganmu Ya bakalan ku hajar kamu nanti! " Stella benar-benar emosi sampai nekat berteriak membuat sepasang suami istri itu menatap heran ke arahnya begitu pula dengan pria yang diseberang sana karena merasa aneh masa iya dirinya Punya anak kembar Sejak kapan perasaan sampai sekarang dirinya dan juga sang istri adalah pejuang garis dua.
" sabar Nyonya, Anda tadi bilang anak kembar? Wah sepertinya ini memang terjadi salah pengertian karena tahu tidak kami itu menikah ya baru 15 tahun, dan sampai sekarang belum memiliki anak Jadi kalau misalnya anda merasa diri Punya anak kembar mungkin maksudnya adalah orang lain? Kalau boleh tahu siapa nama suami Anda ya mungkin Siapa tahu saya kenal, soalnya kalau misalnya itu merupakan suami saya rasanya sangat mustahil deh?" definisi orang waras ngalah Ya seperti begini sudah tidak ingin memperkeruh suasana dan alhasil nantinya merugikan diri sendiri.
__ADS_1
Stella tertegun bahkan kini wajahnya sudah seperti orang linglung karena terkejut dengan apa yang baru saja dijelaskan kepadanya beberapa menit yang lalu, kalau begitu dari tadi responnya saja yang terlalu berlebihan sampai-sampai tidak menanyakan dengan jelas dulu kira-kira siapa mereka dan Kenapa mereka bisa ada di rumah itu.
" Ya sudah Mas dilanjutkan saja pekerjaannya biar nanti Ibu yang ini saya saja yang mengaturnya, sudah jangan terlalu memikirkan dia Anggap saja ini merupakan reklame dalam hidup yang mungkin bisa membuat kita lebih waspada dan juga bisa mengerti satu sama lain? " jelas Santi yang mencoba untuk tetap berlapang dada Padahal kalau orang lain ya sudah bakalan tersebut emosinya ketika ada yang datang kemudian mengaku-ngaku sebagai istri dari suaminya.
Stella merasa Dilema antara terus bertahan di tempat itu atau untuk mendapatkan sebuah kepastian secara langsung, karena percuma sudah sejauh ini tetapi tidak mendapatkan informasi apapun ya sama saja lebih baik tidak usah berjuang akan lebih bagus kalau dirinya memilih untuk tinggal di rumah dan tidak bergerak serta mencari tahu.
"kalau Boleh saya tahu anda pemilik rumah ini dengan cara membelinya atau menyewanya sih, soalnya sumpah saya yakin dulu keluarga saya tinggal di sini hanya saja ada kejadian yang tidak menyenangkan membuat kami Harus Terpisah? " Stella Akhirnya bisa berpikir waras karena Percuma saja teriak-teriak terus kayak orang stress hasil akhirnya pasti ngomongnya secara perlahan.
" sebenarnya ini itu bukan tempat tinggal kami tetapi kami hanya mengontraknya sementara karena ada yang mau menawarkannya dengan harga miring, ya tahu sendiri kan mencari tempat tinggal di kota besar itu sulitnya minta ampun jadi daripada rumah sebagus ini dibiarkan Ya sudah kami memilih untuk memilihnya! saat kami sampai di sini rumah ini sepertinya baru habis terjadi bencana besar, karena semua perabotan itu berserakan di mana-mana dan juga sepertinya termakan oleh usia ya akhirnya aku dan suamiku berinisiatif untuk merapikannya sehingga terlihat lebih indah lagi seperti saat ini! " perkataan Santi itu membuat Stella langsung mengingat apa yang pernah terjadi kepadanya dan juga keluarganya beberapa tahun silam di mana Memang ya akui tidak ada satu barang pun yang bisa bertahan dalam kerapiannya karena hancur berantakan akibat ulah orang-orang yang sangat banyak itu.
Kalau boleh tahu yang menyewakan rumah ini kepada Anda itu wanita atau pria, soalnya saya sangat penasaran dengan pemilik lamanya Ya siapa tahu mungkin dengan begitu saya dapat petunjuk yang diperlukan? "tanya Stella harap-harap cemas jangan sampai informasi yang didapatkan benar-benar tidak sesuai dengan harapan.
Santi sebenarnya merasa iba dengan kehadiran Stella yang sepertinya memang benar-benar membutuhkan bantuan, karena terlihat dari nada bicara wanita itu Ya sepertinya sedang mencari sesuatu yang sangat penting dalam kehidupannya.
"sebenarnya yang menyewakan rumah ini adalah seorang pria dan sepertinya majikannya menyuruhnya, karena saat negosiasi harga pun pria tersebut memilih untuk menghubungi majikannya sebelum berbicara dengan kamu! " ujar Santi yang menjawab rasa penasaran dari Stella.
__ADS_1