SENJA DAN REMBULAN

SENJA DAN REMBULAN
Pengakuan


__ADS_3

Senja dan juga Angkasa sudah duduk saling berhadap-hadapan namun dari tadi mereka berdua memilih untuk diam dan pria itu juga sudah tidak banyak berbicara seperti tadi lagi, dirinya tidak tahu harus berkata apa dan juga memulainya dari mana karena terlihat wanita yang ada di hadapannya ini sebenarnya Tengah menahan amarah di dalam dirinya.


Senja berusaha untuk Tetap tenang mau Tegar dan juga berpikir positif kalau sebenarnya apa yang dirinya takut kan bukanlah sebuah hal yang kenyataannya terjadi, ya meskipun ada kesangsian di dalam pikirannya itu karena dirinya yakin jika seorang Jimmy tidak punya banyak waktu untuk berbohong seperti yang tadi ia katakan.


Angkasa ingin meraih tangan senja untuk memastikan wanita itu kalau dirinya tidak bisa berbicara ketika diabaikan seperti saat sekarang ini, ya memang dirinya salah dan kesalahannya itu bisa dibilang sangat fatal namun bagaimana lagi jika kesalahannya itu memang ini merupakan akhir dari segalanya.


Senja menepis kasar tangan angkasa karena menurutnya Percuma saja bersikap baik menjadi seseorang yang terlihat begitu perhatian, jika hasil akhirnya hanya untuk menutupi kedok kejahatannya yang benar-benar tidak menyangka jika akhirnya orang terdekatnyalah yang menjadi korban akibat kelakuan dan juga kebun lisan dari pria itu yang menurutnya alasan mereka itu sangat tidak masuk akal.


" Kamu terlihat begitu serius dan juga terlihat seolah-olah orang asing padahal jelas-jelas kita berdua sudah mengenal Ya lumayan lama beberapa bulan ini, kalau memang posisi aku bersalah Ya sudah aku minta maaf tetapi aku mohon jangan memperlakukanku seperti begini karena rasanya begitu menyesal di dalam dada! "ujar Angkasa yang benar-benar tidak mampu lagi pura-pura kuat dan pura-pura baik ketika diabaikan seperti ini.


Senja yang mendengar apa yang dikatakan oleh Angkasa itu membuat dirinya merasa lucu seketika karena menurutnya sangat tidak masuk akal, harusnya mengatakan semua itu dirinya bukan pria itu yang malah menciptakan drama yang tidak jelas.


wanita itu bahkan sampai menggelengkan kepalanya berkali-kali antara percaya dan juga tidak serta ingin memastikannya secara langsung, bukan ingin menjadi seseorang yang menjadi pemerhati dalam kehidupan orang lain atau mungkin bisa dibilang yang selalu menilai tetapi dirinya tidak menyangka kalau pria itu yang terlihat begitu sengsara saat ini.


" kamu ada niatan untuk berbicara sekarang karena aku tidak punya banyak waktu sebab harus bergerak sekarang juga menumpas orang-orang yang begitu kurang ajar membuat keluarga kami hancur , kalau memang kamu tidak pada niatan untuk berbicara Ya sudah baik aku yang akan ngomong dan kamu yang harus mendengarkan tanpa banyak membantah sedikitpun! " jelas Senja yang benar-benar sudah merasa frustasi dengan apa yang terjadi dalam kehidupannya ini.

__ADS_1


" aku Bukannya ingin menjadi seseorang yang pecundang dengan tidak Berani mengakui kesalahan tetapi Percayalah dalam hatiku merasa begitu berat, takut nantinya kamu akan pergi menjauh tidak akan pernah memaafkanku lagi walaupun bisa dibilang ini semua memang kesalahan yang berasal dari diriku! " jelas Angkasa secara perlahan membuat Senja terlihat ingin sekali tertawa dan juga merasa lucu karena bisa-bisanya pria itu merasa teraniaya dengan apa yang dilakukannya sekarang pertanyaannya untuk keluarganya rasanya seperti apa.


" saya merasa lucu dengan apa yang kamu katakan ini dan juga bisa dibilang sangat tidak masuk akal sama sekali, seolah-olah di sini yang melakukan kesalahan itu saya bukannya kamu dan juga bisa dibilang yang harus membuat Pengakuan itu saya juga bukan kamu? " tanya Senja yang tidak percaya.


" Aku bingung harus ngomong seperti apa lagi karena semuanya terasa begitu berat tetapi memang harus aku akui segala macam perbuatanku itu salah , terserah mungkin yang kamu dengarkan seperti apa tetapi dalam hati aku hanya ingin meminta maaf dan juga tidak ada niatan untuk melakukan semua itu Karena aku melakukannya dalam keadaan terpaksa dan juga bisa dibilang tidak punya jalan lagi untuk mundur, "Angkasa benar merasa bersalah namun belum juga melakukan pengakuan membuat Senja merasa gemas.


" Baiklah kalau kamu tidak mau mengakuinya sekarang biar aku saja yang berbicara dan kamu cukup mendengarkan hal itu tanpa banyak membantah, karena aku yakin apa yang aku dengarkan ini dan juga bisa dibilang bukanlah sebuah kebohongan yang hanya asal aku ceritakan tanpa ada sumber yang jelas! " senja memilih untuk berbicara lebih dahulu Persetan kalau misalnya angkasa tidak mau mengatakan semuanya yang penting intinya apa yang ia pikirkan dan yang ada dalam benaknya sekarang harus diceritakannya sampai habis tanpa harus menanggungnya setengah-setengah karena itu sama saja hanya menimbulkan kesakitan dalam dirinya.


Angkasa hanya bisa menahan nafasnya ketika mendengar apa yang dikatakan oleh wanita yang ada di hadapannya sekarang, dirinya sudah tahu sumber dari mana yang didapatkan oleh wanita itu sampai tahu tentang apa yang pernah ia lakukan dan juga selama ini apa saja yang sudah dirinya perbuat di luar sana.


Senja mengangkat kedua tangannya pertanda dirinya melarang pria itu berbicara sebab Tadi ia sudah memberikan waktu dan juga kesempatan tetapi tidak digunakan, maka dari itu sekarang dirinya yang akan menyampaikan semuanya Terserah mau didengarkan atau tidak yang penting intinya apapun yang ada dalam unek-uneknya harus dikeluarkan sekarang juga.


" kebohongan apalagi yang harus kamu sembunyikan agar aku bisa mendengar di orang lain lagi dan juga kejahatan apa yang pernah kamu lakukan sampai aku harus mendengar lagi dari orang lain, hidupku itu sebenarnya sudah ribet dari dulu sampai sekarang jadi setidaknya Tolong jangan dibikin lebih ribet lagi dong? Oke aku akui jika selama ini mungkin kami tidak terlalu sempurna di mata kalian jadi ingin agar mengambil Mama menjadi milik kalian satu-satunya, tetapi satu yang harus kalian tahu kalau sampai kapanpun manusia seperti kalian akan begitu terus hidupnya karena tertawa di atas penderitaan orang lain, "Sindir senja meskipun terdengar begitu keterlaluan tetapi ini masih kurang dengan apa yang dilakukan oleh Angkasa.


Senja memilih untuk dirinya saja yang berbicara tidak ingin mendengar dari Angkasa ataupun dari siapapun karena jika nanti ada pengakuan yang keluar itu pasti membuat dirinya merasa benar-benar tidak percaya, apalagi semua yang terjadi ini juga merupakan sebuah kejutan yang tidak pernah terduga dalam hidupnya membuat wanita itu berpikir antara Ingin mengeluh atau memilih hanya diam saja.

__ADS_1


" Aku minta mulai sekarang tolong jangan pernah muncul lagi di hadapanku dan pergi serahkan diri kamu kepada polisi, karena semua bukti sudah diserahkan oleh Jimmy dan kamu pasti kaget Siapa itu gini yang sebenarnya ya dia merupakan Arkan teman masa kecil yang dulu pernah sama-sama dengan kamu waktu kejadian penyerangan itu, "Senja Sudah ingat semuanya Siapa itu pria yang ada di hadapannya yang dulu selalu menatap sini ke arah Kakak kembarnya dan juga yang waktu itu tiba-tiba menghilang ketika ada penyerangan yang terjadi ternyata itu bersumber dari pria yang merupakan Papinya.


" kamu pasti kagetkan wah kenapa sih bisa ada Arkan di kehidupan kami, Ya jelas karena orang-orang seperti itu ternyata hanya menghilang untuk membantu mengungkap semuanya bukan untuk menghilang lalu muncul dan menghancurkan," setelah mengatakan hal itu Senja pun memilih pergi Percayalah ini merupakan sebuah pengakuan yang sangat sulit namun Angkasa mau tidak mau harus berbicara menurut versinya.


" aku minta maaf dan aku akui aku salah kecelakaan yang menimpa Rembulan waktu itu ada campur tangan diriku, karena ingin mempertahankan Mami Stella di rumah dan kamu juga merupakan target korban selanjutnya Setelah dia! Jadi aku sengaja mendekati kamu untuk melakukan semua ini dan berhubungan dengan kamu semalam pun itu merupakan rencana dari aku dan juga Papiku, Jadi gimana berhasil kan membuat kamu jatuh cinta tetapi untung juga kamu menyadarinya kalau tidak Entah di mana sekarang kamu berada? "Angkasa yang tadi terlihat begitu Terpukul kini telah menunjukkan Wajah aslinya di hadapan wanita itu membuat Senja benar-benar kaget ternyata dirinya selama ini sudah dibohongi dengan kedok palsu dan juga perhatian yang sebenarnya itu hanyalah sebuah bualan belaka.


" Terima kasih atas pemberitahuannya Tetapi maaf aku tidak terpengaruh sama sekali, Apakah kamu melihat saat ini aku sudah menangis darah karena mendengar pengakuan kamu yang begitu menyakitkan itu? oh tentu tidak ferguso karena aku juga sudah menyiapkan mental untuk disakiti suatu saat nanti, tetapi kamu tenang saja Kita Jadian kan masuk hitungan menit Jadi sepertinya belum masuk di dalam daftar patah hati yang terlalu berat, " ujar Senja yang terlihat biasa saja lalu memilih untuk pergi Meskipun Percayalah Kalau hatinya begitu Terpukul dan juga sangat sakit ketika tahu bahwa dirinya hanya dijadikan bahan percobaan.


Angkasa yang tidak ingin menunjukkan kesedihannya setelah ditinggal oleh senja memilih untuk berlari masuk ke dalam mobilnya, air matanya mengiringi langkah wanita yang sangat dicintainya itu yang terlihat bergetar bahunya pertanda bahwa dari tadi ternyata ia sedang menahan tangis karena semua perkataannya yang begitu menyakitkan.


"Senja Maafkan aku sayang, Percayalah aku terpaksa mengatakan semua itu agar nantinya saat aku pergi dari dunia ini Kamu tidak akan pernah merasa bersedih karena tahu aku hanyalah seorang pecundang, "gumam Angkasa monolog.


pria itu bahkan sengaja melajukan mobilnya secara perlahan maksudnya biar bisa memantau senja dari jauh, tubuhnya tiba-tiba menegang ketika melihat Jimmy alias Arkan yang sudah memeluk Senja tepat di pinggir jalan padahal saat itu sedang sangat ramai.


iri

__ADS_1


tentu saja karena dirinya saja belum pernah memeluk wanita itu padahal sebenarnya mereka pernah berstatus sebagai sepasang kekasih, tapi lihatlah sekarang yang ada di hadapannya mereka itu bahkan memeluk wanitanya di hadapan Ribuan Orang yang pastinya akan merasa terlihat begitu so sweet sebab terlihat kini begitu tulus memperlakukan wanitanya itu.


__ADS_2