SENJA DAN REMBULAN

SENJA DAN REMBULAN
Bersalah


__ADS_3

Bella sebenarnya merasa kasihan ketika melihat senja yang terlalu berapi-api untuk membalaskan dendam atas kematian Rembulan itu, sebab menurutnya wanita itu terlalu berlebihan seharusnya biasa saja dan biarkan ada orang yang mengurus semuanya fokusnya itu hanya tertuju kepada pendidikan saja.


" Apa kamu yakin ingin balas dendam atas kematiannya Rembulan, Memangnya kamu tidak ada niatan fokus dengan sekolah kamu? Oh iya Satu lagi Rembulan kan paling tidak suka kalau kamu itu melakukan sesuatu yang merugikan diri sendiri, apalagi dia sudah tidak ada di samping kamu yang otomatis tidak bisa menjaga setiap Apa yang kamu lakukan dan membahayakan diri kamu?" Tanya Bella penasaran tetapi senja menggelengkan kepalanya.


" pokoknya aku tidak bakalan tinggal diam jika sampai aku benar-benar tahu siapa yang sudah melakukan semua ini, Dan intinya pokoknya semua yang mereka lakukan itu harus menerima ganjaran yang setimpal, karena jika dibiarkan begitu saja maka akan menjadi kebiasaan yang buruk dan orang lain yang akan merasa dirugikan!" tolak Senja yang tetap pada pendiriannya yang meskipun terkesan seperti menyalahi aturan tetapi Biar bagaimanapun kehilangan orang terdekat itu adalah sesuatu pukulan yang sangat berat sampai-sampai menjalani semuanya pun rasa-rasanya sudah tidak sanggup lagi.

__ADS_1


" Oh iya aku sepertinya kasihan lho melihat Mama kamu, seharusnya ketika mau main berkumpul kembali dengan keluarga itu merupakan sebuah momen yang sangat menyenangkan tetapi dia malah mendapatkan berita seperti ini! " apa yang dikatakan Bella itu memang benar dan hal itu pun yang dirasakan oleh senja ketika melihat mamanya tadi begitu Terpukul.


Bintang yang saat ini sudah berkumpul kembali dengan keluarganya selalu tersenyum ketika melihat suaminya itu tidak beranjak sedikitpun dari Sisinya, Hal inilah yang selama ini ia rindukan maka dari itu setiap saat selalu memaksakan Marcel agar bisa mengantarnya kembali dengan keluarganya sebab merekalah rumah tempat dirinya untuk pulang.


" Maafkan papa ya, karena menjadi suami yang tidak becus sampai-sampai selama ini tidak mencari kamu sama sekali! "ujar Leonardo yang memang penuh rasa bersalah karena Ia tidak menyangka jika istrinya itu berada pada orang yang salah dan orang itu adalah orang yang sangat tidak bertanggung jawab sampai-sampai tidak mengindahkan semua keinginan wanita itu.

__ADS_1


" Bagaimana keadaan kamu setelah penyerangan itu, apakah kamu baik-baik saja karena waktu itu aku sempat melihat mereka melakukan kekerasan terhadap kamu?"Bintang jelas saja merasa bersalah ketika suaminya benar-benar terpuruk dan membutuhkan bantuan dirinya juga malah menghilang dan tidak kembali.


"kalau misalnya aku bilang suamimu ini sangat lemah kira-kira kamu percaya tidak, soalnya asal kamu tahu saja ya aku itu bukan pingsan selama satu atau dua hari doang melainkan belasan tahun?" Leonardo Sambil tertawa karena memang Ia tidak menyangka jika dirinya sampai memecahkan rekor seperti itu.


Bintang menatap tak percaya ke arah suaminya karena menurutnya Sepertinya itu hanya guyonan belaka sebab Mana ada orang tertidur sampai selama itu, kecuali jika memang orang itu mati suri dan juga tidak ada niatan untuk bangun dan alhasil maka ia bertahan hanya dengan alat-alat medis saja yang menunjang.

__ADS_1


" kalau misalnya kamu pingsan selama itu Terus anak-anak siapa yang mengurus mereka, aku pasti tahu kalau mereka mengalami saat-saat yang begitu sulit? tanya Bintang penasaran.


" Mama yang mengurus mereka dan kamu tahu sendiri kan cara ajarannya Mama berikan membuat kepalaku saja pusing memikirkannya, tetapi biarlah kalian jangan lagi memikirkan soal manusia satu itu karena nantinya aku yang bakalan mengurus semuanya supaya maksudnya dia kapok dan juga tidak terlalu menunjukkan sikap keras kepala! "jelas Leonardo karena memang setelah ini dirinya harus kembali ke rumah kemudian menyampaikan semua yang terjadi pada hari ini.


__ADS_2