SENJA DAN REMBULAN

SENJA DAN REMBULAN
Kenapa


__ADS_3

Bella Tentu saja tidak tinggal diam kalau melihat senja kenapa-napa seperti itu sebab setahunya sahabatnya itu dari tadi baik-baik saja,kenapa sekarang malah terlihat seperti Tengah memikirkan sesuatu hal yang penting dan juga kejadiannya pun secara tiba-tiba.


Bella Tentu saja tidak bisa tinggal diam Kalau memang ada sesuatu hal yang perlu diperbaiki atau mungkin perlu diurus ya mungkin sekarang saatnya karena kalau misalnya membiarkan sahabatnya itu malah memikul beban pikiran sendiri Ya tentu saja dirinya merasa seperti tidak berguna sama sekali, sebab Biar bagaimanapun gunanya seorang sahabat yaitu akan selalu ada saat duka maupun senang mungkin dengan begitu ya semuanya bakalan terasa indah.


Senja sebenarnya tidak ada yang perlu dipikirkan hanya saja entah mengapa beban pikiran itu tiba tiba muncul begitu saja , seolah-olah ada yang tengah dipikirkannya hanya saja dirinya juga bingung harus memikirkan apa lagi.


soalnya kalau misalnya mencerna sesuatu yang terasa begitu tiba-tiba rasanya juga kan tidak mungkin soalnya dirinya hanyalah manusia biasa yang terkadang tidak luput daripada yang namanya melakukan kesalahan, maka dari itu terasa lebih baik kalau misalnya ada teman untuk berbagi sebab jika dengan begitu maka rasanya akan lebih menyenangkan.


"Kamu kenapa sih dari tadi aku perhatikan terlalu gelisah dan juga seperti Tengah memikirkan sebuah masalah tapi bingung masalahnya itu seperti apa, lain kali jangan seperti begini terus-menerus nanti yang ada kamu bakalan bingung sendiri mencerna semuanya yang bagaimana?" ujar Bela yang benar-benar tidak tega kalau misalnya sahabatnya itu harus begini terus yang dialaminya tidak ada perubahan sama sekali padahal masalah ini juga sebenarnya tidak serumit yang dipikirkan hanya tergantung Bagaimana cara untuk menjalaninya saja.

__ADS_1


Senja tersenyum ketika melihat perhatian yang diberikan oleh Bella kepadanya itu, karena memang jelas tiba-tiba entah bagaimana ceritanya dirinya secara langsung muncul pikiran Bahwa saat ini ada yang tengah memikirkan dirinya.


" ya kamu tahu sendiri kan maunya seperti apa soalnya aku juga bingung sepertinya ada yang tengah memikirkanku entah itu apa, tapi kamu tenang saja deh Karena maksud dan tujuanku juga tidak pernah membiarkan orang lain menjadi memikirkannya secara terus-menerus."Senja langsung tertawa mengatakan semua itu sebab dirinya merasa lucu ketika melihat Bella yang tiba-tiba merasa cemas dengan apa yang ada dalam pikirannya saat ini.


Angkasa hari ini Entah mengapa sangat merindukan senja Karena Wanita itu merupakan orang yang paling terpenting dalam hidupnya, kalau misalnya dirinya tidak mau memikirkan wanita itu Ya tentu saja pasti Mungkin bakalan mendapatkan wanita yang paling baik saat ini.


Marcel berharap agar semuanya baik-baik saja saat anaknya hari ini memimpin perusahaan yang untuk pertama kalinya, karena selama ini memang dirinya tidak pernah membuat angkasa turun ke lapangan secara langsung sebab selama ini Angkasa itu lebih fokus mengurus keturunannya Leonardo tetapi lihatlah sekarang mau tidak mau ya anak mudanya itu harus segera terjun karena dirinya tidak mungkin bebas kalau misalnya belum menemukan sesuatu yang pas yang bisa dijadikan senjata untuk membuat dirinya bisa terbebas dari segala macam tuntutan yang ada.


"Angkasa, Papi kali ini benar-benar sangat berharap kepadamu nak karena Papa yakin kamu pasti bisa diandalkan. "batin Marcel yang sudah tidak tahu lagi harus meminta tolong kepada siapa karena Percayalah hartanya yang begitu banyak tidak menjamin pria itu bakalan lolos dari tuntutan hukum sebab yang ada semua masalah begitu nyata ada di hadapannya saat ini dan juga tidak tahu lagi kapan bakalan selesai.

__ADS_1


semua yang terjadi ini tidak pernah diharapkan olehnya karena yang ada dalam pikirannya itu adalah masalahnya cepat selesai Lalu setelah itu dirinya bisa memiliki Stella seutuhnya, namun Lihatlah bukannya memiliki wanita itu malah tidak mendapatkan apapun yang diharapkan dan bisa dibilang wanita itu juga sepertinya tidak pernah menganggap kehadirannya sama sekali karena terbukti selama dirinya berada di tempat ini tidak ada sekalipun Stella datang kemudian memastikan keadaannya secara langsung.


"Stella! Aku benar-benar terkurung di sini dan kamu tidak pernah memikirkan perasaanku sama sekali, Kenapa kamu tega melakukan itu semua dan juga kenapa kamu tidak membuat aku menjadi seorang pria yang tidak berguna? "gumam Marcel lirih sebab dirinya tidak tahu lagi harus mengeluh kepada yang mana lagi karena semuanya terasa begitu tidak nyata dihadapannya saat ini.


Bintang tidak pernah mengingat Marcel dalam hidupnya karena menurutnya jika mengingat Marcel ya sama saja ia mengkhianati Leonardo secara langsung, sudah cukup 15 tahun bersama pria itu tapi lihatlah tidak pernah malah melakukan yang terbaik akan tetapi sekarang malah mengambil anaknya dan anaknya itu pun tidak kembali lagi maka dari itu kalau misalnya menanyakan apakah pernah memikirkan untuk memaafkan Marcel yang jelas jawabannya Tentu saja tidak sebab wanita itu bukanlah seseorang yang sangat bodoh.


" Kamu kenapa dari tadi sepertinya cemas kayak lagi memikirkan sesuatu begitu, kalau memang ingin mengatakan Ya sudah katakan saja karena Tentu saja aku selama ini tidak pernah melarang kamu untuk berbicara kan? "tanya Leonardo penasaran ketika melihat istrinya itu begitu diam tidak berbicara sedikitpun dan juga sepertinya Tengah memikirkan sebuah hal yang sangat penting tetapi dirinya sebagai seorang suami tidak tahu apa yang dipikirkan oleh istrinya itu.


Bintang tersenyum saat mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh pria yang berstatus sebagai suaminya itu, sebab menurutnya dirinya baik-baik saja kalau bersama dengan Leonardo selalu karena dalam rumah tangga ya Seorang Istri harusnya berada dekat dengan suaminya kan?

__ADS_1


" Aku minta maaf kalau misalnya sudah membuat kalian merasa tidak nyaman dan juga sudah membuat kalian selama ini merasa sendirian karena aku yang tidak bisa menjadi seorang ibu yang baik, tapi percayalah kali ini aku benar-benar menyesal sebab dulu tidak berusaha untuk bisa kembali dan juga bisa bertemu dengan kalian."Bintang tentu saja akan mengingat dengan jelas ketika kehilangan anak yang paling disayanginya dan saat kehilangan itu dirinya tidak bisa menemaninya di saat terakhir tidak bisa menatap wajahnya dan juga tidak bisa berkata bahwa dirinya sangat menyayanginya.


leonardo tersenyum sambil menatap ke arah istrinya itu sebab menurutnya wanita itu tidak salah sama sekali, karena yang salah itu adalah takdir yang membuat mereka harus mengalami semua kejadian ini.


__ADS_2