
Nirmala menatap tanpa ekspresi ke arah CCTV yang sudah menampilkan kedatangan dari Bintang dan juga Leonardo anaknya itu, dirinya paling tidak suka juga ada yang berkunjung dan orang yang datang itu adalah orang yang merupakan musuhnya dari dulu sampai sekarang.
" Jaka katakan kepada Leonardo jika dirinya datang sendiri maka pintu rumah akan terbuka tetapi jika dia membawa orang lain maka lebih baik dia pergi, Kalau memang dia ada yang mau masuk Ya sudah biarkan dia sendiri masuk tetapi wanita itu Aku tidak pernah mengizinkan dan menginjakkan kaki kembali di rumah ini! "perintah Nirmala.
Leonardo dan juga Bintang saat ini berada di depan pintu berharap agar ada asisten rumah tangga yang keluar dan membukakan pintu untuk mereka, soalnya capek juga sih berdiri terus seolah-olah mereka merupakan debt kolektor yang datang hanya buat Nagih utang Lalu setelah itu pergi.
Bintang berusaha untuk menetralkan dirinya sendiri yang karena degupan jantungnya semakin tidak beraturan di sana, bagaimana tidak Setelah sekian Purnama akhirnya dirinya kembali ke rumah ini dan belum masuk saja auranya sudah terasa begitu mencekam apalagi kalau sudah masuk dan bertemu pemiliknya bisa dipastikan dirinya bakalan langsung pingsan saat itu juga.
" Mas, tadi dari rumah perasaanku biasa saja tapi kenapa sampai di sini jadi seperti ini ya? kira-kira sekarang Mama ada di mana ya soalnya sudah hampir setengah jam loh Kita ada di sini tetapi tidak ada yang muncul, atau mungkin kamu tekan saja itu bel siapa tahu dengan begitu mereka bakalan mengetahui kalau ada tamu di luar? "Bintang terlihat mulai meracau tidak jelas hanya ingin menetralkan hatinya yang begitu gelisah.
Leonardo berusaha untuk menepis ketakutan istrinya itu sebab dirinya tahu bagaimana traumanya Bintang ketika menjadi sasaran amukan dari Nirmala ibunya, yang selama ini kalau mau bertemu dengan istrinya akan memperlakukannya dengan sangat buruk dan ia yakin pasti Bintang mengingat hal itu dengan begitu baik.
__ADS_1
" kamu jangan takut ya ada aku yang selalu mendampingi kamu sampai kapanpun dan tidak akan pernah membiarkan kamu sendirian, kalau misalnya ada yang berani mengganggu katakan saja kepadaku biar nanti aku yang bakalan mengurus mereka saat itu juga! " bisik Leonardo berharap agar istrinya itu sedikit merasa nyaman berada di tempat itu Soalnya dari tadi memang inilah yang sangat tidak diharapkannya yaitu datang dan langsung disambut dengan Aura dingin dan juga sangat tidak menyenangkan.
Jaka muncul dari pintu samping lalu membisikan sesuatu kepada pelayan agar membukakan pintu, karena memang peraturan di rumah itu tidak ada satupun bawahan yang boleh keluar dari pintu utama karena yang boleh melakukannya hanyalah Leonardo dan juga Nirmala dan juga para tamu penting.
" Nah gitu dong dari tadi muncul Memangnya kalian pikir kami ini pengemis atau peminta sumbangan sampai-sampai membiarkan begini saja, oh iya Mama ada di dalam kan itu wanita tua tidak pergi kemanapun kan soalnya kebiasaannya kan selalu keluyuran tidak jelas?" tanya Leonardo kepada jaga yang merupakan Bodyguard kepercayaan Nirmala jadi kemanapun Wanita itu pergi pasti akan membawa pria tersebut bersamanya.
" ayo sayang kita masuk ke dalam! "
" Maafkan saya tuan jika bertindak lancang tetapi tadi sudah diperintahkan oleh Nyonya Nirmala kalau yang boleh masuk ke dalam rumah hanyalah Tuan Leonardo saja, maka dari itu Nyonya Bintang dilarang sama sekali dan disuruh menunggu di luar rumah tidak boleh masuk ke dalam karena nyonya Nirmala tidak menginginkannya!" Ujar Jaka membuat Leonardo menatap tak percaya ke arahnya karena aku bisa-bisanya ya ada larangan kurang ajar seperti itu padahal jelas-jelas Bintang merupakan istrinya.
" siapa kamu berani mengatakan hal itu kepadaku, Memangnya kamu lupa status istriku sebagai apa di sini? aku tidak peduli Mau larangan itu berasal dari mama atau tidak yang penting Intinya kamu jangan coba-coba mengatakan kata-kata kurang ajar seperti itu, harusnya ketika Mama mengajari kamu berbicara yang tidak sopan kamu tidak boleh mengikutinya sama sekali Jika itu menyangkut tentang keluargaku! " ujar Leonardo yang benar-benar tersulut emosinya dan sangat tidak suka ketika orang-orang terdekatnya malah diusir secara langsung tepat dihadapannya seolah-olah pilihan hidupnya itu merupakan sebuah hal yang sangat buruk di mata Nirmala sampai saat ini.
__ADS_1
Jaka hanya menundukkan kepalanya ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Leonardo tadi oleh sebenarnya Ia juga tidak ingin melakukannya, tetapi semua sudah tahu dan bukan menjadi rahasia umum lagi ketika perintah Nirmala itu adalah sesuatu hal yang mutlak di rumah itu dan tidak ada satu orang pun boleh membantah semua yang ia katakan nanti.
" Maafkan saya tuan karena saya hanya bisa menjalankan perintah dan tidak bisa membantah sama sekali, Jika anda tetap melanggarnya saya takut dan di resiko itu akan berdampak pada semua pekerja yang di sini karena anda pasti tahu kan seperti apa sifat dari menyanyi Nirmala itu? "jelas Jaka berharap agar Leonardo tidak menyulitkan pekerjaannya nanti.
Leonardo ingin sekali tertawa mendengar penjelasan yang diberikan oleh pria itu sebab biar bagaimanapun kok bisa-bisanya mamanya dengan tega memberikan larangan seperti itu, memangnya sebegitu benci kah wanita itu dengan Bintang istrinya sampai-sampai harus melarangnya jangan menyentuh rumahnya ataupun masuk ke dalam dan sekedar menjalankan silaturahmi sebagai keluarga.
" kamu tidak perlu merasa cemas dengan apa yang akan terjadi kedepannya tetapi Intinya saya tidak suka ketika kamu melarang hal yang sangat tidak masuk akal seperti itu, lebih baik kamu minggir nanti urusan kamu akan menjadi urusan saya dan saya juga yang akan menyampaikan kepada Mama secara langsung! "setelah mengatakan hal itu Leonardo pun menggenggam tangan istrinya walaupun sekarang pria itu benar-benar merasa kecil dengan keputusan yang diberikan oleh Nirmala tadi.
sesampainya di sana terlihat Nirmala sedang duduk santai di depan ruangan keluarga dan itu pertanda wanita itu mendengar semua perdebatannya dengan Jaka tetapi kenapa tidak menyusulnya, Nirmala duduk itu seolah tidak ada perubahan sama sekali bahwa apa yang dia lakukan tadi itu bukan sebuah masalah besar dan juga merupakan hal yang masuk akal ketika seorang mertua yang mengusir menantunya karena kedatangannya sangat tidak diharapkan di tempat itu.
" Aku tadinya datang ke sini untuk menyampaikan sesuatu kabar yang baik tentang kedatangan istriku dan juga meminta maaf jika membuat Mama tidak nyaman, tetapi sepertinya memang benar kedatanganku di sini tidak diharapkan sama sekali karena terbukti yang ada istriku diusir secara langsung tepat dihadapanku seolah-olah dia bukanlah siapa-siapa dalam keluarga ini! " tidak ada sapaan yang begitu baik yang dilontarkan oleh Leonardo arena yang ada pria itu langsung mengeluarkan keluhannya kepada sang Mama yang menurutnya semakin hari semakin sulit untuk diatur.
__ADS_1