
Bella sebenarnya cemas memikirkan keadaan sahabatnya yang dari tadi tidak banyak bicara kebanyakan diam saja, Bahkan kini dirinya yang sengaja menggantikan senja untuk menyetir mobil karena Takutnya nanti yang ada wanita itu menabrak pagar rumah orang karena saking tidak fokusnya.
Bella sebenarnya bisa saja memaksa senja untuk berbicara namun biar bagaimanapun temannya itu mungkin untuk sekarang sedang tidak ingin berbicara ataupun mengungkapkan semua isi hatinya, pasti kesabarannya sudah habis mengalami semua ini dan juga mendapatkan sebuah cobaan yang menurutnya sangat berat dan juga sangat tidak masuk akal untuk diterima akal sehat karena terjadi begitu tiba-tiba dan ia tidak pernah menduganya dari awal.
senja juga memilih untuk memejamkan matanya bukan karena merasa patah hati ataupun merasa kecewa ketika Apa yang dilakukan oleh pria yang berhubungan dengannya itu ya Meskipun bisa dibilang hanya beberapa jam saja, namun ia bukan hal anak kecil yang bisa melupakan sesuatu hal dengan cepat karena pikirannya juga masih berfungsi dengan benar jadi kalau misalnya mengaku bahwa dirinya baik-baik saja sekarang rasanya sangat tidak masuk akal.
Angkasa pria yang selama ini menjanjikan kebahagiaan dan tidak akan pernah membuat air matanya jatuh ternyata adalah sumber masalahnya, kalau tahu seperti begini maka lebih baik ia bertahan dengan sikap cueknya dan juga tidak usah terlalu peduli dengan apapun yang dikatakan oleh pria itu jika akhirnya hanya menjadi sebuah kebohongan besar.
Senja akhirnya tersadar jika sebenarnya Rembulan yang melarang agar dirinya jangan berkomunikasi dengan pria itu adalah karena sudah tahu maksud dan tujuannya mendekati mereka, coba saja kalau ia selalu mengingat larangan itu dan tidak pernah melanggarnya yang mungkin sekarang Pasti dirinya tidak akan seterluka ini memiliki beban pikiran yang terlalu banyak atau mungkin bisa dibilang menjadi seseorang yang benar-benar sangat frustasi dengan segala macam kejadian yang terjadi dalam hidupnya atau mungkin hanya membuat dirinya merasa seperti orang yang tidak berguna.
" kalau kamu belum siap cerita tidak masalah tetapi kalau misalnya nanti kamu ingin cerita aku akan siap mendengar kapan saja dan juga di mana saja, jangan merasa kalau kamu itu hanya sendirian saja di dunia ini dan tidak punya teman untuk berbagi cerita karena aku sebenarnya aku selalu ada setia menemani kamu kapanpun, "ujar Bella yang berharap agar sahabatnya itu lebih tenang tidak terlalu terpuruk dan Intinya bisa Maksudnya mengambil keputusan yang paling benar dalam hidupnya.
Senja Bukannya tidak paham tentang Apa yang dirasakan oleh Bella saat ini namun percayalah mulutnya itu terasa berat dan juga bingung harus mengeluhnya itu mulai dari mana, tidak mungkin kan dirinya bercerita kalau sempat frustasi akibat tahu jika orang yang sudah melenyapkan kakaknya itu adalah Angkasa namun kalau sampai dirinya mengatakan hal itu pastinya Bela akan berpikir kalau dirinya susah move on dan tidak bisa melupakan laki-laki itu.
" aku bingung kok bisa-bisanya dia sudah melakukan kesalahan malah lebih membela orang lain ketimbang tidak mau memaksakan orang itu juga ikut mengakui perbuatannya, apa kamu mungkin nyawa seseorang itu tidak ada artinya di matanya sampai-sampainya ingin dirinya yang mendekam di penjara sedangkan dalang dari semua ini dibiarkan begitu saja? "jelas Senja dan Bela menganggukan kepalanya karena memang bukan hanya di wanita itu saja yang berpikiran seperti itu Sedangkan dirinya juga sama Karena antara percaya dan tidak dan juga merasa sedikit aneh dengan segala macam yang terjadi.
"aku juga bingung sih sama pemikirannya itu anak kok bisa-bisanya mau membela atau mungkin menyembunyikan kebenaran yang ada, setidaknya dengan cara dia jujur mungkin dengan begitu Papinya bakalan berubah dan tidak ada korban lainnya lagi kan kalau memang dia merupakan anak yang pengertian dengan orang tuanya?" Bella juga tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana karena bukan hanya orang lain yang bingung dirinya yang mendengarkan masalah ini saja lebih dibuat bingung.
" Ya sudah kalau begitu nanti kita dengar saja kelanjutan kasus ini dari Arkan semoga saja dia bisa menemukan cara agar nantinya menemui titik terang yang paling terbaik dan juga memuaskan bagi kita semua, yang meskipun ada terselip rasa tidak suka ketika kita tidak bisa mengandalkan kekuatan sendiri tetapi malah menyusahkan orang lain nantinya pasti ada yang namanya balas budi dan sebagainya maka aku tidak akan pernah meminta tolong orang lain lagi di kehidupanku selanjutnya, " senja tidak merasa nyaman Ketika Harus meminta tolong kepada Arkan untuk mengurus masalah ini namun bagaimana lagi ketika Leonardo sendiri saja mengalami kesulitan.
__ADS_1
Bella terlihat tersenyum penuh kemenangan ketika melihat sahabatnya itu sudah seperti orang yang frustasi, Padahal kalau dipikir dengan baik-baik rasa-rasanya sepertinya Arkan itu adalah pahlawan yang datang di saat mereka benar-benar membutuhkan bukan hanya datang terus numpang nonton doang dan menyebarkan masalah?
" aku kalau memiliki kelebihan seperti kamu bakalan mau saja deh digoda oleh pria seperti Arkan itu daripada sama anak kuliahan yang tidak jelas seperti Davin, bukannya mendapatkan sesuatu hal yang paling terindah Eh aku udah dibuat patah hati sebelum ada kepastian dengan hubungan kami ini? " Bella sengaja mengatakan hal itu maksudnya agar senja lebih rileks tidak usah terlalu tegang dan juga memikirkan masalah yang sampai membuat urat-urat leher itu rasa-rasanya mau pindah dari tempatnya.
Senja menatap penuh rasa curiga ke arah sahabatnya karena dirinya yakin bila pasti sedikit berminat dengan Arkan karena terbukti sekarang malah mengucapkan kata-kata seperti itu, dan dirinya yakin pasti sahabatnya itu sedikit merasa kagum dengan kepribadian Arkan yang sedikit tenang kemudian merupakan Orang yang bertanggung jawab dan intinya ketika melakukan sesuatu itu selalu totalitas tidak pernah ada yang namanya setengah-setengah.
" Jadi ceritanya kamu naksir sama yang namanya Jimmy Arkan, Ya sudah kamu ngomong saja biar mungkin aku bisa bantu buat jodohin kalian berdua? "tanya senja sambil naik turunkan alisnya membuat Bella mendengus kesal karena pembahasannya yang di bagian mana yang mengatakan kalau dirinya berminat dengan pria itu.
" kamu jangan menyebarkan gosip seperti ini dong nanti yang ada kamu hanya membuatku menjadi manusia yang tidak berguna saja, pokoknya aku tidak terima kalau sampai kamu mengatakan hal itu berulang kali karena dengan begitu kamu hanya akan membuat orang-orang lain merasa jika aku menggunakan kesempatan yang ada? "omel Bella tidak terima sedangkan Senja merasa lucu sebab menurunnya tadi itu kan hanya tawaran saja tuh kalau misalnya Bela tidak berminat ya sudah.
Senja ingin sekali tertawa ketika melihat penolakan yang diberikan oleh Bella padahal hanya menawarkan saja bukan untuk memaksanya, kalau tidak mau ya sudah Tetapi kalau memang mau ya dirinya juga akan membiarkannya saja soalnya kan mereka tidak punya urusan untuk terlalu ikut campur urusan pribadi masing-masing apalagi soal namanya hati Oh tentu saja tidak bisa dipaksakan.
Senja tidak bisa dapat melanjutkan kata-katanya lagi karena Entah mengapa nafasnya tiba-tiba terasa begitu tercekat di tenggorokan, Percayalah dirinya tiba-tiba mengingat tentang apa yang dilakukan oleh orang-orang sekitarnya sampai-sampai membuat dirinya harus kehilangan orang yang paling berharga dalam hidupnya saat ini.
" Ya Tuhan tolong...
Bella mengusap pelan bahu sahabatnya itu karena tadi Ia juga sengaja menyimak apa yang dikatakan oleh senja maksudnya biar mereka berdua lebih rileks gitu, tapi balik lagi tetap saja tidak bisa karena wanita itu akhirnya tetap mengingat kejadian yang sudah mereka alami dan baru saja mereka lalui serta sekarang yang sedang jalani.
" kamu baik-baik saja kan, kalau misalnya ada apa-apa kamu ngomong saja ya jangan seperti itu nanti yang ada membuat aku jadi bingung harus mau ngapain? Oke kalau memang aku salah ngomong tadi Ya sudah aku minta maaf tetapi Percayalah kalau aku itu tidak ingin kamu kenapa-napa dan jadi memikirkan sesuatu, tetapi lihatlah sekarang percakapan kita tadi malah menjadi bumerang sendiri kan bagi kamu padahal aku tidak mau loh kalau itu terjadi? "ujar Bella sambil menundukkan kepalanya karena Percayalah dirinya benar-benar frustasi dengan apa yang terjadi sampai-sampai Ingin mengeluh namun memilih untuk diam namun kalau berkaitan dengan senja sepertinya ia tidak bisa untuk diam saja dan hanya melihat.
__ADS_1
" aku baik-baik saja kamu jangan khawatir Anggap saja Mungkin sebenarnya tadi itu hanya pembicaraan kita yang sedikit nyeleneh, hanya saja untuk sekarang sepertinya semua tidak apa-apa Lagian Memangnya kamu sedang melihat aku menangis atau apa sih sampai-sampai kamu juga ikutan galau? " tanya Senja yang pura-pura tertawa padahal Percayalah hidupnya itu sedang tidak baik-baik saja untuk saat ini.
" ya sudah terima kasih banyak kalau memang kamu memiliki pengertian seperti itu dan aku juga merasa sangat begitu bahagia, Tapi percayalah kita bisa melalui semua ini dan aku yakin kamu itu wanita yang kuat! " ujar Bella yang Tentu saja tidak ingin melihat sahabatnya itu terpuruk lebih jauh lagi sebab Bukankah sesuatu itu bisa dibicarakan dengan baik-baik.
" Eh ini ada telepon dari mana kamu diam ya biar aku bisa ngomong, kayaknya dia lagi kepo deh dengan urusan aku di dalam tadi dan Memang sih aku tadi coba keterlaluan bukan yang ngomong sama dia dulu eh langsung pergi begitu saja! "Senja menyesali keputusan sepintasnya tadi yang sampai-sampai tidak menghiraukan keberadaan Bintang di tempat itu padahal jelas mamanya tadi hendak menggapai dirinya namun ia malah memilih untuk masuk ke dalam mobil dan menutup pintunya.
" Iya ma halo, maaf ya tadi sempat mengabaikan Mama soalnya pikiran aku lagi buntu loh? " ujar Senja yang tidak enak hati terhadap Bintang Tetapi wanita di seberang malah terdengar menghela nafasnya kasar karena jika anaknya sudah berbicara tenang seperti ini pertanda bahwa memang keadaan Senja baik-baik saja.
" syukurlah nak kalau memang kamu baik-baik saja soalnya tadi kamu sudah sempat membuat Mama kebingungan harus bersikap Bagaimana, kalau ada apa-apa lain kali cerita jangan dipendam sendiri Memangnya kamu bisa menghadapi semuanya sendiri tanpa ada campur tangan dari orang tua ? Mama tidak suka kalau anak yang paling Mama sayangi di dunia ini lebih memilih tertutup dan juga tidak peduli dengan kehadiran orang tuanya, Percayalah apapun masalah kamu sebenarnya kita punya jalan keluar yang terbaik Namun balik lagi tergantung kamunya maunya seperti apa? "jelas Bintang yang Bukannya ingin maksudnya menjadi orang tua yang terlalu kasar dan juga mengekang anaknya namun lebih kepada ingin anaknya itu menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
" Iya sekali lagi aku minta maaf ya nanti aku janji deh ada apa-apa aku bakalan ngomong bahkan saat Bela kecentilan di kampus pun aku bakalan lapor lho ke Mama, pokoknya intinya aku minta maaf dan tolong sampaikan kepada Papa juga dan katakan kepada Tuan Leonardo itu jangan lebay deh! "setelah mengatakan hal itu Senja pun langsung mematikan panggilan dari mamanya karena dirinya yakin pasti Papanya sekarang sedang marah-marah akibat perkataannya tadi.
" kamu jahil banget sih sama Om Leonardo, nanti kalau dia beneran marah gimana coba Memangnya kamu mau dicoret dari kartu keluarga?" tanya Bella sambil tersenyum mengejek.
" Ya sudah aku numpangnya sama kamu saja kan bilang saja aku ini anak terbuang jadi akhirnya harus diselipkan ke dalam anggota keluarga kalian, nanti kalau misalnya kamu menolak aku tinggal minta sama om dan tante pasti mereka bakalan mengizinkan aku soalnya secara aku ini kan imut banget Masa iya mereka tega menolak gadis imut aku? " ujar Senja yang bersikap sangat kecentilan membuat Bella mendengus kesal namun sedikit merasa terhibur karena akhirnya sahabatnya itu kembali ke mode awalnya yaitu santai dan juga periang.
Marcel Saat ini benar-benar marah akibat kelakuan dari Angkasa yang lebih memilih untuk menyerahkan diri daripada ikut dengannya lari sedikit dari masalah, dan lihatlah sekarang pemuda itu bahkan sendirian tidak ada pengacara yang membela karena kalau misalnya Marcel menunjuk pengacara Takutnya nanti persembunyiannya bakalan terbongkar soalnya zaman sekarang itu kan orang-orang bisa melakukan segala macam cara untuk bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan.
" anak itu kenapa bodoh sekali sampai-sampai mau menyerahkan diri padahal sudah ku ajak kemarin agar mau ikut denganku tetapi kenapa malah menolak seperti itu, lihat sekarang dia tiba-tiba bertingkah seperti Pahlawan Kesiangan dan sudah begitu Tidak ada orang yang bakalan membantunya! "omel Marcel bahkan sampai-sampai para anak buahnya pun tidak bisa menenangkannya karena pria itu terlihat begitu frustasi sebab kalau misalnya Angkasa sudah ditangkap ya Otomatis mereka bakalan mencecar anaknya itu dengan berbagai macam pertanyaan dan akhirnya dirinya akan dibawa-bawa padahal Ia belum siap untuk menghadapi semuanya.
__ADS_1