SENJA DAN REMBULAN

SENJA DAN REMBULAN
Kangen?


__ADS_3

Angkasa menjadi orang yang benar-benar tidak tersentuh saat berada di perusahaan Papinya sekarang, Bayangkan saja di situ banyak sekali wanita cantik yang berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian darinya Tapi tetap saja tidak bisa karena pria itu memilih untuk begini saja.


maka dari itu mereka terkadang berusaha untuk menggodanya ya dengan cara pura-pura mengantarkan berkas ataupun menawarkan minuman dan juga makanan maksudnya biar pria itu bisa klepek-klepek lah dengan kehadiran mereka di tempat itu, namun Lihatlah Angkasa itu adalah orang yang benar-benar dingin dan juga tidak suka yang namanya ada Kepalsuan di dalam hidupnya sebab menurutnya itu ya sama saja bohong melakukan sesuatu dengan keadaan terpaksa.


bukan karena tidak ingin melakukan ini dan itu sesuai dengan keinginan orang lain hanya saja Percayalah jika apapun yang dilakukan itu terkadang membuat semua orang menjadi tidak nyaman begitu pula dengan pria itu sendiri, Bayangkan saja kedatangannya ke tempat ini hanyalah untuk bekerja bukan untuk molor apalagi pesiar dan juga menikmati pemandangan yang ada sebab dirinya itu datang untuk menggantikan ayahnya bekerja


lalu setelah pulang kerja ya bakalan sedikit melipir untuk melihat keadaan wanitanya yang benar-benar begitu jauh sebab sebenarnya jarak diantara mereka itu tidak terlalu jauh sih Hanya saja karena kejadian di masa lalu, ya akhirnya seperti begini keadaannya tidak ada yang bisa memaksa apalagi mencoba untuk memperbaiki dan juga menjadi sesuatu yang lebih baik lagi.


Angkasa tidak suka dengan yang namanya Kepalsuan yang menginginkan dirinya hanya karena melihat apa yang ia miliki saat ini, tipe wanita seperti itu tentu saja tidak akan pernah mau diajak susah sebab yang ada dalam pikiran mereka hanyalah senangnya saja karena bisa membayangkan mempunyai suami seorang pemimpin perusahaan itu jiwa belanja mereka akan terpenuhi setiap saat dan hasil akhir tidak ada yang bisa melarang Apalagi coba untuk menyulitkannya nanti suatu saat.


Angga sebenarnya merasa bahwa bekerja sama dengan Marcel dan juga anaknya ini sama saja tidak ada perubahan sebab kedua manusia itu selalu jenius menciptakan perubahan yang baru dan juga tidak pernah mencampuradukkan antara masalah pribadi dan juga masalah pekerjaan, Jadi kalau misalnya ada yang bertanya kenapa sih Marcel masih betah sendirian Ya jelas aja jawaban pria itu karena ingin fokus bekerja tetapi sebenarnya mereka itu tidak bisa move on persatuan wanita meskipun wanita itu dari awal memang tidak pernah memilih mereka sama sekali.


" Apakah anda memerlukan bantuan, karena Kebetulan saya lagi Sri hari ini soalnya semua berkas sudah diurus dari kemarin? "tanya Angga memastikan karena melihat Angkasa yang dari tadi duduk termenung tidak melakukan apapun dan juga seolah-olah Tengah memandang sebuah beban pikiran yang amat berat dalam hidupnya.


Angkasa menghela nafasnya pasar saat mendengar ada pertanyaan yang seperti ini ya memang sikapnya saat ini memang benar-benar terlihat jelas kalau pria itu sedang tidak baik-baik saja, Bayangkan saja tubuhnya saat ini berada di tempat ini tapi pikirannya sedang tersetuju ke arah kampus di mana ada senja di sana dan menurutnya sepertinya ia harus segera menemui wanita itu karena kalau tidak yang ada nanti itu kesehatan dan juga pemikirannya bakalan sedikit terganggu.


"aku merindukannya sampai seluruh tulang-tulangku pun menginginkannya Aku tidak bisa hidup tanpanya karena dia itu bagaikan oksigen milik pribadi itu sendiri! kalau kalian bertanya kenapa sih aku harus mempunyai pemikiran seperti begitu ya aku juga tidak tahu kenapa tiba-tiba datang sendiri, maka dari itu tolong pahami kenapa sampai aku begitu dingin terhadap wanita di sini karena sebenarnya di luar sana sudah seseorang yang dapat mengganggu pikiranku selama ini dan tidak akan pernah ada yang bisa menggantikan posisinya walaupun orang tersebut sangat sempurna sekalipun."Angkasa sengaja mengatakan hal itu membuat Angga menatapnya tanpa ekspresi sebab dari awal dirinya tidak tahu kalau sebenarnya anak dari majikannya itu ada memiliki wanita yang spesial dalam hidupnya sebab terlihat Angkasa biasa saja tidak terlalu bucin apalagi yang namanya menunjukkan perhatian secara berlebihan.


Angga tertawa ketika mendengar pernyataan yang begitu ambigu namun intinya dirinya juga pernah muda jadi otomatis bisa paham lah arah yang seperti itu, apalagi pernikahannya dengan sang istri baru berjalan 2 tahun ya jelas masih panas-panasnya doang dan otomatis apapun yang mereka lakukan saat masih pacaran pun masih diingatnya dengan jelas maka dari itu sepertinya ya harus berusaha membantu majikan yaitu supaya jangan terlalu galau terus dan juga hasil akhir Malah seperti seseorang yang tidak punya semangat hidup.

__ADS_1


"saya mendukung apapun yang anda lakukan yang penting intinya pekerjaan tidak terganggu sedikitpun, kita manusia hidupnya perlu pasangan tidak bisa hidup sendirian maka dari itu kalau misalnya membutuhkan bantuan saya saya akan tetap melakukannya meskipun ini di luar dari pekerjaan sekalipun," tawar Angga tetapi Angkasa menolaknya.


Angkasa jelas saja menolaknya karena menurutnya ini adalah masalah pribadinya dan otomatis tidak bisa harus dikonsumsi oleh publik, dan juga dirinya tidak mau kalau misalnya nanti anda tahu bahwa hubungannya dengan senja itu sebenarnya tidak baik-baik saja akibat perbuatan yang pernah dilakukannya dulu.


" merindukannya itu adalah pekerjaan rumah bagiku dan menemuinya Itu adalah sebuah keharusan yang harus dilakukan juga dalam satu waktu yang bersamaan, Jadi tidak mungkin aku membuat kalian menjadi sedikit terbebani dengan semua masalah yang ada karena nantinya pekerjaan pun tidak bakalan ada fokus di dalamnya. " jelas Angkasa.


Angga terlihat diam karena sepertinya majikannya itu memang benar-benar tidak ingin area privasinya diganggu oleh orang lain, ya malah lebih bagus tetapi intinya juga dirinya bersyukur karena ternyata Angkasa itu lebih normal daripada Papanya sebab tidak mencintai istri orang yang hasil akhir akan membuat sesuatu yang nekat dan juga merugikan diri sendiri sampai sekarang ini.


Angkasa terlihat cuek tidak peduli namun memiliki hati yang begitu lembut dan semoga itu tetap bertahan sampai kapanpun tidak ada perubahan sama sekali , biar bagaimanapun mau melakukan tanpa diiringi dengan yang namanya kemauan kuat ya sama saja bohong kan maka dari itu lebih baik seperti begini saja.


"saya pokoknya akan mendukung apapun yang anda lakukan baik di luar maupun di dalam kantor karena memang itu tugasnya saya dan juga Intinya saya ingin membuat anda tetap merasa nyaman dan juga tidak terganggu dengan apapun, maka dari itu tadi saya sengaja menawarkan bantuan Ya siapa tahu mungkin Kalian sedang ada masalah ataupun sedang banyak pikiran dia bakal lebih fresh? " Angga tentu saja tahu permasalahan yang biasa dialami oleh anak muda sebab usianya juga tidak beda jauh dari Angkasa karena mereka berdua beda hanya 2 tahun saja.


"Ya sudah karena hari ini Sedikit free saya mau bertemu dengannya dan Tolong kalau misalnya ada yang datang menanyakan saya bilang saja saya ada lagi urusan di luar sebentar, kalau misalnya urusan itu sangat penting Ya sudah aku tinggal kamu kasih kabar saja dan menyuruh mereka menunggu karena Biar bagaimanapun urusan pribadi saya ini juga sangat penting tidak bisa menunggu kapan lagi. "angkasa langsung pergi setelah mengatakan semuanya Itu sebab kalau menunggu jawaban yang diberikan Angga biasanya lebih lama lagi karena pria itu akan mencari sesuatu jawaban yang benar-benar pas untuk diberikan agar nantinya tidak membuat dirinya merasa kecewa seperti kemarin-kemarin.


Angkasa berpikir positif thinking saja bahwa dirinya sampai di kampusnya senja dan wanita itu akan menerimanya dengan tangan terbuka, Memang sih dendam Masa lalu itu tidak akan pernah hilang apalagi mereka harus kehilangan anggota keluarga yang paling disayang namun balik lagi terkadang kita tidak bisa menghentikan takdir yang harus kita jalani meskipun dari awal sudah menolaknya.


selama perjalanan menuju ke kampusnya senja pria itu harap-harap cemas Takutnya nanti benar-benar ditolak seperti kemarin saat ada Arkan juga, masih Membekas dalam ingatannya Bagaimana Arkan dan juga Papanya datang ke rumahnya kemudian memberikan sebuah perjanjian ya Misalnya kalau angkasa mau Marcel bebas harusnya mengikuti semua perintah yang mereka berikan.


Angkasa Tentu saja tidak akan mau melakukan seperti yang mereka perintahkan karena dirinya itu merupakan seorang manusia bebas tidak pernah terkekang dan juga tidak pernah terlibat dengan perjanjian manapun, Jadi untuk apa terkesan memaksakan diri dengan melakukan sesuatu padahal harus mereka sadari jika dirinya itu merupakan seseorang yang tidak mudah terintimidasi dan juga tidak mudah tertipu Oleh segala macam permintaan yang diberikan secara tiba-tiba.

__ADS_1


sesampainya di kampusnya senja suasana masih dalam keadaan yang begitu ramai membuat dirinya yakin jika masih ada proses belajar mengajar di tempat itu, dan bersyukur artinya ia tidak telat datang kemudian memastikan keadaan wanitanya baik-baik saja yang mungkin seperti itu selain itu tidak sama sekali karena Takutnya nanti Senja dan juga Bella bakal salah paham.


Davin yang kebetulan baru kembali dari luar merasa heran ketika melihat angkasa sudah berada di tempat itu, padahal dari awal mereka tidak pernah janjian sama sekali dan juga kalau misalnya angkasa mau datang biasanya akan memberi kabar namun ini terlihat seperti seseorang yang begitu terburu-buru.


Davin pun memilih untuk mendekati angkasa untuk memastikan kira-kira ada keperluan apa sampai membuat pemuda itu datang ke tempat ini, kalau memang ada yang harus mereka bantu ya malah lebih bagus biar nantinya semua masalah itu bisa cepat selesai dan juga tidak semakin berlarut-larut.


" Kamu kenapa datang lagi ke tempat ini, Padahal aku dengar kemarin katanya kamu mulai memimpin perusahaan tapi kamu mulai dari sekarang? Ayolah Bro Janganlah seperti itu bersikaplah seperti seorang pria yang bertanggung jawab dengan cara menyelesaikan pekerjaan kamu semuanya, kalau misalnya setiap saat pekerjaan itu selalu kamu nomor 2 kan dan Yang penting kamu harus datang ke tempat ini dan melihat dia secara langsung menanya kamu tidak capek bolak-balik terus-menerus? "tanya Davin penasaran membuat angkasa tertawa merasa lucu sih sebab dirinya saja tidak merasa keberatan untuk pergi ke sana kemari untuk bertemu Senja Kenapa orang lain yang merasa begitu sengsara.


Angkasa bukanlah tipe seseorang yang kalau menginginkan sesuatu bakalan membicarakan semua ini kepada semua orang akhirnya suasana bakalan menjadi lebih heboh, sebab yang ingin dilakukannya ya ada dalam pikirannya sendiri dan kalau masalah privasi ya Otomatis paling dijaganya dengan begitu baik biar nantinya tidak akan membuat orang lain di luar sana bakalan salah paham.


" kamu kalau tidak senang ada aku di sini ya sudah pergi sana Jangan menggangguku lagi, Lagian aku datang ke sini bukan tujuan untuk bertemu kamu ataupun siapapun itu melainkan untuk bertemu dengan dia! " usir Angkasa kalau tidak pastinya Davin bakalan terus-menerus nyolot dan membuat dirinya sudah terlihat seperti orang bego.


davin tertawa mendengar jawaban yang diberikan oleh Angkasa tadi karena sebenarnya tanpa pria itu menjelaskan pun dirinya sudah paham, hanya saja yang menjadi beban pikirannya itu kenapa harus terus-menerus Padahal kemarin baru saja menerima penolakan dari Senja secara langsung yaitu wanita itu kabur saat mereka mau makan bersama dan juga sepertinya benar-benar menghindar kalau misalnya ada Angkasa di tempat itu.


" Kamu tahu tidak aku yang menjaganya selama ini saja terkadang malah tidak mendapatkan apapun karena bela itu benar-benar sangat keras kepala padahal aku tidak pernah melakukan kesalahan yang berlebihan, tapi lihatlah kamu yang sudah melakukan sesuatu yang tidak pernah terduga eh malah harus bersikap seperti ini lagi kan rasa-rasanya sangat lucu dan juga membuat orang-orang pasti bakalan merasa tidak nyaman. "jelas Davin membuat Angkasa menghilang nafasnya kasar karena memang sih tidak ada yang salah dengan perkataan pemuda itu tapi bisakah tidak mengingatkannya sekarang ini disaat hatinya benar-benar sangat ini bertemu dengan wanitanya dan juga ingin mengetahui keadaannya sekarang itu kira-kira bagaimana sebabnya benar-benar merasa cemas.


Angkasa memang tahu kalau udah Alvin itu setiap kali berbicara pasti lebih banyak jujurnya dibandingkan bohong ataupun santainya namun kalau misalnya terus terus berlarut seperti itu Apakah tidak ada niatan untuk berubah, masa iya harus diingatkan setiap saat dan juga harus dipaksa oleh orang-orang sekitarnya maksudnya agar setiap kali berbicara itu dipikir dulu jangan asalnya begitu saja yang hanya akan Merugikan dirinya sendiri.


"Baiklah aku paham dengan apa yang kamu katakan tapi intinya aku juga bukan anak kecil yang melakukan sesuatu harus didengar orang lain sampai tidak menghargai perasaan mereka, aku memang salah dan itu tidak pernah aku bohongi kalau kesalahanku itu juga merupakan sesuatu yang fatal tapi Bukankah aku datang ke sini untuk melihatnya saja bukan untuk mengganggunya?" tanya Angkasa heran dengan pemikiran Davin itu'

__ADS_1


__ADS_2