Sepenggal Asa (Hanya Istri Bayaran)

Sepenggal Asa (Hanya Istri Bayaran)
Eps 57


__ADS_3

Bintang merengkuh tubuh Via. Ia tidak ingin Via menangis seperti itu, hatinya terasa begitu sesak melihatnya.


"Kenapa kau tidak melepaskan ku, Bi? Bukankah Kau sudah memiliki dia di hatimu, kenapa Kau masih ingin menahan ku?" ucap Via begitu lirih.


Bintang tercekat mendengar ucapan Via. Gadis dalam pelukannya memanggil namanya seperti di masa lalu. Mungkinkah Via telah mengingat dirinya?


"Sa-sayang... Apa Kau sudah mengingat ku? Kau sudah mengingat semuanya?" Bintang kembali mendekap tubuh Via dengan perasaan bahagianya.


"Aku tahu Kau pasti akan mengingat ku, Via. Aku menantikan hal ini Sayang." Bintang memeluk Via dengan hangat. Mengusap punggung itu dengan penuh perhatian.


"Tolong lepaskan Aku! Kita tidak pantas berpelukan seperti ini. Lebih baik Kau membiarkan ku pulang, Bi. Di antara kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi. Jadi kumohon lepaskan Aku," ucap Via serak.


"Jadi Kau sungguh mengingat semuanya? Akhirnya Tuhan mengabulkan doaku. Aku sangat bahagia, Vi. Aku tidak akan pernah melepaskan mu, Via. Kau adalah istriku!." Bintang berucap dengan tegasnya.

__ADS_1


"Aku sudah bukan istri mu lagi, Bi. Aku sudah menandatangani surat cerai yang pernah Kau berikan padaku beberapa tahun silam bukan?"


"Tidak, Kau masih istriku. Aku tidak pernah menandatangani surat cerai itu. Aku sudah membuangnya. Jadi Kau masih istriku saat ini, Via."


Via tidak menyangkanya. Bukankah Bintang tidak pernah menginginkannya? Bukankah yang ada di hati Bintang adalah Alesha? Mengapa Bintang begitu egois menginginkan 2 istri dalam hidupnya?


Saat ini Via berpikir bahwa Bintang pasti sudah menikahi Alesha.


"A-apa maksudmu Sayang? Sampai matipun Aku tidak akan pernah menceraikan mu. Aku sangat mencintaimu," Bintang mengeratkan pelukannya. Ia takut Via meninggalkannya


"Aku tidak ingin menjadi penghalang untuk cintamu. Dulu Aku memang pernah mencintai mu. Tapi Aku menyerah, Aku tidak ingin memberikan cinta kepada pria yang tidak pernah mencintai ku. Aku membebaskan mu untuk bersamanya. Jadi ku mohon lepaskan Aku."


Bintang tahu, istrinya masih salah paham. Ini masih tentang masalalu yang belum terselesaikan. Tidak ada wanita lain dalam hatinya selain istrinya saat ini. Bintang akan menyelesaikannya saat ini juga. Dia tidak ingin istrinya salah paham dengannya. Ia ingin meminta maaf atas penyesalannya selama ini. Via harus tahu, bahwa ia sangat menderita ketika Via meninggalkannya.

__ADS_1


"Sayang, ku mohon kita bicarakan semua ini baik-baik ya." Bintang mencoba untuk membujuk Via. Ia akan menjelaskan semuanya kepada istrinya itu.


"Tidak ada yang perlu di bicarakan lagi, Tuan Bintang. Aku bukan siapa-siapa bagimu, Aku hanyalah istri bayaran mu saja."


Bintang kembali mencium bibir Via. Bintang tidak suka Via mengatakan hal seperti itu. Bintang kembali mengingat tentang semua kesalahannya dulu.


"Sayang... kumohon dengarkan Aku kali ini saja...," Pintanya dengan pandangan memohon. Via mengambil nafasnya dalam, dan akhirnya menganggukkan kepalanya. Via juga tidak ingin lagi berlama-lama dengan Bintang. Semakin cepat di bicarakan,maka semakin cepat permasalahan akan selesai. Via sudah menyiapkan hatinya saat ia memutuskan pergi dari suaminya. Via telah menerima kekalahannya.


Bintang membawa Via duduk di sofa di kamar itu. Mereka duduk bersebelahan, namun Via menjauhkan dirinya dari Bintang.


"Apa yang ingin Kau bicarakan, Tuan Bintang?" ucap Via dingin. Ia menatap lurus ke depan, tanpa mau menatap Bintang.


***

__ADS_1


__ADS_2