
Setelah Denis diperkenalkan kepada Karyawan kantor. Denis langsung pamit kepada Papinya untuk Kuliah.
"Pi Denis Kuliah dulu ya! Nanti setelah selesai Kuliah Denis balik lagi kesini" ucap Denis menatap Papinya.
"Iya Nak! Kamu fokusin dulu Kuliah kamu ya" ucap Papi sembari tersenyum. Denis membalas hanya dengan tersenyum sembari meninggalkan kantor.
***
Kampus.
Setelah selesai dengan mata kuliah yang diberikan Dosennya. Mereka pun langsung pergi menuju Caffe.
"Pesen minum apaan nih?" ucap Kevin menatap mereka bergantian.
"Biasa aja" ucap Ferry. Kevin hanya mengangguk sembari memesan minuman mereka. Tak lama pesanan pun datang, mereka meminum minuman masing masing.
"Gue duluan, soalnya masih ada urusan" ucap Denis sembari beranjak dari duduknya.
"Gue juga" ucap Ferry sembari beranjak dari duduknya.
"Yaudah kita juga mau balik" ucap Jeon sembari beranjak dari duduknya. Mereka pun pulang ketujuan masing masing.
Saat Denis ingin menjalankan mobilnya menuju kantor, tiba tiba ponselnya berdering tertera nama Papi. Dengan segera Denis mengangkatnya.
"Hallo Pi, kenapa?" ucap Denis saat sudah mengangkat telpon.
"Hallo Nak, Kamu dimana?" ucap Papi disebrang telpon.
"Ini Denis lagi dijalan mau kekantor Pi. Kenapa Pi?" ucap Denis.
__ADS_1
"Papi juga ingin nyuruh kamu buat kekantor Nak, soalnya Papi lagi ada Miting diluar" ucap Papi.
"Iya Pi, Papi Miting aja! Biar Denis yang handle kalau Papi gak dikantor" ucap Denis.
"Iya Nak, Yasudah Papi tutup dulu ya" ucap Papi sembari menutup telponnya. Dengan kecepatan Rata Rata Denis menuju Kantor.
***
Saat Ferry berada dijalan tiba tiba Ponselnya berdering tertera nama Ayah. Dengan segera Ferry mengangkatnya.
"Hallo Ayah, kenapa?" ucap Ferry saat sudah mengangkat telpon.
"Hallo Nak, kamu bisa kekantor? Soalnya Ayah ada Miting diluar" ucap Ayah disebrang telpon.
"Bisa Yah, ni Ferry lagi dijalan menuju Kantor" ucap Ferry.
"Yasudah kalau gitu! Ayah tutup dulu ya" ucap Ayah sembari menutup telponnya.
***
Denis telah sampai dikantor. Denis langsung masuk, seluruh karyawan menyambutnya dengan sopan.
"Selamat Siang Pak?" sapa Sekretarisnya tersenyum saat melihat bosnya ingin masuk kedalam ruangannya. Denis hanya menganggukkan kepala sembari masuk kedalam ruangannya.
"Ganteng juga, Pewaris Keluarga Wijaya lagi" gumam Sekretasisnya. "Gue akan dapetin dia" gumamnya lagi sembari tersenyum devil.
***
Kantor Alexander Group.
__ADS_1
Setelah sampai dikantor, Ferry langsung masuk kedalam kantor. Semua Karyawan menyapanya. Ferry hanya membalas dengan anggukan kepala sembari tersenyum. Dan kembali melangkah masuk kedalam ruangannya.
***
Kediaman Alexander.
Vila baru saja sampai didepan Rumah. Dan langsung masuk sembari mengucapkan salam.
"Assalamualaikum Bunda" ucap Vila sembari memeluk Mamanya manja.
"Waalaikumsalam sayang, kamu sudah pulang?" ucap Bunda sembari mengelus kepala Putrinya.
"Iya Bun, Vila mau makan masakan Bunda. Bunda udah masak?" ucap Vila sembari menatap Bundanya.
"Udah dong sayang! Yasudah kita makan yuk, tadi Ayah kamu nelpon kalau Ayah Makan Siang diluar" ucap Bunda sembari berjalan kemeja makan.
"Terus kalau kak Ferry Bun?" ucap Vila mengikuti Bundanya dari belakang.
"Kakak kamu lagi dikantor, Dia juga pasti makan siang diluar sayang. Sekarang mereka sibuk dikantor! Terus kamu sibuk kuliah. Jadi Bunda pasti sering sendiri dirumah" ucap Bunda sembari menatap Vila. "Dan untung aja kamu hari ini pulang cepat, kalau gak Bunda pasti udah makan siang sendiri" ucap Bunda lagi.
"Maafin Vila Bun, Vila janji siap kuliah Vila langsung Pulang untuk temenin Bunda" ucap Vila sembari tersenyum.
"Iya sayang, yaudah yuk kita makan" ucap Bunda sembari duduk dan mengambil makanan. Vila hanya mengangguk sembari tersenyum dan mengambil makanannya.
-
-
-
__ADS_1
Jangan lupa Like, Komen & Vote.