Suamiku CEO Dingin

Suamiku CEO Dingin
Tidur terpisah


__ADS_3

Adel sudah selesai dengan ritual mandi nya, dengan segera ia memakai baju piyama tidur nya. Dan berjalan menuju ranjang. Ia ingin segera merebahkan tubuhnya dikasur kesayangannya. Karena hari ini adalah hari yang sangat melelahkan menurutnya.


Sedangkan Ade, hanya sibuk dengan ponselnya. Ia hanya melepas jas pengantin nya, dan langsung duduk bersandar disofa yang cukup besar dikamar Adel tersebut.


"Kak aku udah selesai! Mandi sana!" perintah Adel. Ade menoleh dan beranjak dari duduknya.


"Eh kak, nanti kakak tidurnya disofa ya" pinta Adel. "Kenapa?" tanya Ade sambil menyerngitkan kening nya.


"Kenapa kenapa!! Jangan sentuh aku lah, seperti yang kakak bilang waktu itu" sahut Adel kesal. "Pokoknya tidur DISOFA!!" perintah Adel penuh penekanan dan langsung menutup seluruh tubuhnya dengan selimut tebalnya.


"Hufttt" Ade membuang nafas kasar. "Lagi lagi dia masih ingat kata itu! Gue sih kelewatan banget! Besok gue harus minta maaf pokoknya" ucapnya sambil berjalan ke kamar mandi.


20 menit berlalu, Ade telah selesai dengan ritual mandinya, dan segera memakai piyama yang sudah ia bawa tadi. Segera ia keluar menuju sofa yang ia duduki tadi. Dilihatnya sudah ada selimut tebal dan bantal disana. Ternyata saat Ade masuk kedalam kamar mandi tadi, Adel langsung meletakkan selimut dan bantal diatas sofa itu.


Lagi lagi Ade membuang nafasnya dengan kasar! Merasa kesal atas ucapannya waktu itu. "Sebenarnya malam pengantin lah, malam yang paling bersejarah untuk pengantin baru! Tapi tidak untuk kami" gumam nya sambil tersenyum kecut. Ia pun langsung memejamkan matanya.


***


Adel membuka matanya, saat mendengar ada yang mengetuk pintu kamarnya. Ia bangkit lalu membukakan pintunya.


"Iya Ma, kenapa?" tanya Adel. Ternyata yang mengetuk pintunya adalah Mama nya.

__ADS_1


"Sarapan dulu sayang! Mertua kamu sudah menunggu dibawah" perintah Mama.


"Ah astagaa!! Iya iya Ma, Mama duluan aja! Nanti kami nyusul" ujar Adel.


"Iya sayang, Mama ngerti kok sama yang pengantin baru" ucap Mama sambil terkekeh.


"Yaya terserah Mama aja! Adel mau mandi dulu!" ucap Adel.


"Jangan lupa bangunin suamimu nak" perintah Mama. "Iya Ma" jawab Adel sambil menutup pintu nya kembali.


Adel langsung berjalan menuju kamar mandi, namun sebelumnya ia terlebih dahulu mengambil pakaian lengkap yang akan ia pakai.


15 menit berlalu, Adel telah selesai mandi dan segera memakai pakaiannya. Lalu, keluar kamar mandi untuk membangunkan suaminya.


"Ayo bangun! Yang lain udah nungguin kita buat sarapan" kata Adel sambil berjalan kemeja rias nya. Tanpa menjawab Ade langsung beranjak ke kamar mandi.


"Kak ngga usah mandi! Cuci muka dulu aja! Yang lain udah pada nunggu kita loh" perintah Adel. "hm" jawab Ade.


5 menit berlalu, Ade telah selesai mencuci wajahnya dan menggosok gigi. Ia segera keluar dari kamar mandi. Dilihatnya Adel sedang duduk ditepi ranjang sambil bermain ponsel nya.


"Udah ayo turun!" ajak Ade. Adel menoleh dan kembali meletakkan ponselnya dikasur, dan berjalan mendekati Ade.

__ADS_1


"Kita harus seperti pasangan suami istri yang saling mencintai Kak! Supaya orangtua kita ngira, hubungan kita baik baik aja" ujar Adel sambil memeluk lengan kekar Ade.


Degg... jantung Ade langsung berdegup kencang.


Mereka pun berjalan keluar kamar sambil bergandengan, seperti pasangan suami istri yang saling mencintai dan sangat Romantis.


***


"Selamat pagi All" sapa Adel sambil tersenyum manis.


"Pagi" jawab mereka.


Dimeja makan, ternyata ada Mama, Papa, Tante Vila dan Om Denis. Orangtua suamiku dan mertuaku.


"Duh berapa ronde tuh semalem, sampai telat bangunnya" ledek Papa.


"Papa apaansi sih! Adel kan memang sering telat bangunnya" sahut Adel.


"Udah udah, ayo kalian duduk nak! Nanti makanan nya keburu dingin loh" lerai Mama.


Mereka langsung duduk bersampingan. Mama menyuruh Adel mengambilkan makanan untuk Ade. Adel dengan senang hati mengambilkannya. 'Cuma acting guys' batin nya.

__ADS_1


Mereka pun melangsungkan sarapan pagi bersama dengan suasana hangat! Sesekali Papa menyelipkan sedikit candaan yang membuat mereka malu.


__ADS_2