Suamiku CEO Dingin

Suamiku CEO Dingin
Memikirkan


__ADS_3

Sore hari, pukul 17:30


Denis terbangun dari tidur nya karena suara dering ponselnya. Dia langsung melihat dan tertera nama Mami dengan segera dia mengangkat.


"Hallo Mi assalamu'alaikum?" tanya Denis saat sudah mengangkat telpon dengan suara serak khas bangun tidur.


"Hallo wa'alaikumsalam sayang, duh mentang mentang honeymoon jadi lupa deh sama yang disini" sahut Mami dengan tertawa pelan.


"Ah tidak seperti itu Mami, Mami lagi dimana?" seru nya mengalihkan pembicaraan.


"Lagi dirumah lah! Oh iya mantu kesayangan Mami mana?" tanya Mami.


"Mantu Mami lagi tidur nih disamping Denis. Sebentar ya Mi Denis bangunin dulu!" ucap Denis ingin membangunkan Vila.


"Eh tidak usah sayang! Biarkan mantu Mami tidur! Mungkin dia kelelahan karena melayani kamu" sahut Mami sambil terkikik geli.


"Ah Mami apa apaansi! Ya engga bisa lah Mi! Orang ini udah sore juga. Vila harus bangun" ucap Denis. Vila mendengar Denis yang sedang bicara langsung membuka matanya.


"Siapa sayang?" tanya Vila dengan suara serak khas bangun tidur sambil mendongakkan kepala nya menatap Denis.


"Mami sayang, Mami mau ngomong nih sama kamu" ucap Denis langsung memberikan ponselnya ke Vila dan disambut oleh Vila dengan senyum bahagia. "Aku mandi duluan ya sayang" ucap Denis mengecup kening Vila dan langsung beranjak dari kasur.


"Hallo, assalamu'alaikum Mami sama yang lain apa kabar?" ucap Vila dengan semangat.

__ADS_1


"Hallo, wa'alaikumsalam sayang kita disini baik baik aja kok Nak! Kamu gausah mikirin kita! Kamu fokus sama bulan madu kalian saja" ucap Mami dengan tertawa pelan.


"Ah Mami jangan bicara seperti itu! Oh iya besok kami akan pulang Mami. Pesawatnya berangkat jam 09:00 Wib Mi" ucap Vila dengan nada semangat.


"Iya sayang Mami tahu! Kalian besok hati hati ya Nak!" ucap Mami.


"Iya Mami pasti! Vila kangen banget sama kalian" ucap Vila dengan nada manja.


"Iya sayang, kita juga disini kangen banget sama kalian" ucap Mami.


Tak lama Denis telah selesai dengan ritual mandi nya, dan segera memakai baju santainya.


"Mandi dulu sayang! Biar aku pesen makanan dulu untuk makan malam kita" ucap Denis dengan tersenyum. Vila hanya mengangguk dan tersenyum.


"Mami Vila mandi dulu ya! Mami ngomong sama Denis lagi aja" ucap Vila sambil memberikan ponselnya ke Denis.


"Iya sayang! Kamu tolong jagain Vila ya Nak" ucap Mami.


"Iya Mam, itu pasti kok! Denis bakal selalu jagain Vila sampai akhir hayat Denis" ucap Denis dengan percaya diri.


"Baguslah Nak! Yaudah Mami tutup ya. Assalamu'alaikum" ucap Mami


"Wa'alaikumsalam Mi" ucap Denis. Dan mereka langsung mengakhiri obrolannya.

__ADS_1


Denis pun langsung turun kebawah untuk memesan makanan untuk makan malam mereka. Setelah itu dia kembali kekamar dan melihat Vila sedang duduk didepan meja rias.


"Duh kamu wangin banget sih sayang" seru Denis dengan memeluknya dari belakang.


"Duh Denis.... Kamu kebiasaan banget deh! Bikin jantungan aja" ucap Vila sembari mengusap usap dadanya yang kaget.


"Maaf sayang! Aku kan gatau kalau kamu bakal kaget kaya gitu! Kamu pasti lagi mikirin sesuatu kan?" tanya Denis dengan tatapan menyelidik.


"Ih apaansi sayang, aku tuh gak lagi mikirin apa apa!" ucap Vila mengelak. Benar! Bahwa dia sedang memikirkan bagaimana nasibnya kelak. Dia masih takut dengan kedatangan Clara ditengah tengah rumah tangga mereka.


"Kamu yakin?" ucap Denis dengan menatap bola mata Vila lekat lekat.


"Iya aku yakin" ucap Vila gugup dengan tatapan Denis. "Kamu sudah memesan makanan nya?" tanya Vila mengalihkan pembicaraan.


"Iya sudah!" ucap Denis sembari duduk diatas kasur dan memainkan ponselnya.


'Dia pasti sedang memikirkan sesuatu! Tapi apa ya' gumam Denis dalam hati.


'Apa dia masih memikirkan tentang perasaanku terhadapnya? Apa dia masih ragu denganku' gumam nya lagi.


Tak lama terdengar lah suara bel. Dengan segera Vila membuka pintu! Dan ternyata yang datang adalah pelayan dengan membawa nampan berisi pesanan mereka.


Mereka pun langsung melahap makanan masing masing. Sesekali Denis menyuapi Vila dan begitu pula sebaliknya. Lalu, Mereka saling melempar senyuman.

__ADS_1


Like, komen, vote.


Favorite kan! Supaya kalian dapat notifikasi dari ceritaku! Seeyou :')


__ADS_2