Suamiku CEO Dingin

Suamiku CEO Dingin
Masa lalu


__ADS_3

5 Tahun Yang Lalu.


Denis sedang bersama Clara. Mereka telah berpacaran 3 tahun lebih tapi sayang Clara berselingkuh dibelakang Denis.


Kini Denis sedang berada dikamarnya, dia ingin mengajak sang pujaan hati makan malam diluar. Denis dengan segera memencet nomer Clara.


"Hallo sayang... Makan malem diluar yuk" ucap Denis saat Clara sudah mengangkat telpon.


"Hallo sayang... Boleh! Yaudah aku siap siap dulu ya" ucap Clara sembari menutup telponnya.


Denis hanya tersenyum dan segera bersiap siap untuk menjemput kekasihnya. Setelah siap dia langsung melajukan mobilnya kerumah Clara.


***


Rumah Clara.


"Assalamu'alaikum" ucap Denis sembari mengetuk pintu rumah Clara.


"Wa'alaikumsalam eh ada nak Denis. Ayo masuk nak! Clara ada didalam" ucap Mama Clara sembari mempersilahkan Denis masuk.


"Makasih Tant" ucap Denis sembari masuk kedalam rumah. Dan duduk disofa.


"Hai sayang... Kamu sudah lama menunggu?" sapa Clara sembari tersenyum kearah Denis.


"Engga kok sayang. Aku baru datang juga kok" ucap Denis membalas senyum Clara.


"Yaudah kita berangkat sekarang aja ya sayang! Ma kita pergi dulu ya" ucap Clara sembari pamit kepada Mama nya.


"Kita pamit dulu Tant" pamit Denis kepada Mama Clara.


"Iya sayang... Kalian hati hati ya!" ucap Mama Clara sembari tersenyum.

__ADS_1


Mereka langsung berlalu meninggalkan rumah Clara. Tak beberapa lama mereka telah sampai di Restaurant megah. Setelah memilih tempat duduk, Denis langsung memesan makanan. Tak beberapa lama pesanan mereka pun tiba. Mereka makan dengan lahap.


Setelah selesai makan, mereka langsung menuju taman untuk bercanda bersama.


***


Taman.


Kini mereka tengah duduk dibangku taman sembari menatap langit yang Indah. Tak lama Denis langsung membuka suara.


"Clara aku ingin bicara serius sama kamu" ucap Denis sembari menatap Clara.


"Iya sayang... Bicara aja! Aku bakal dengerin kamu kok" ucap Clara sembari memeluk lengan Denis manja.


"Apa kamu serius dengan hubungan kita ini?" tanya Denis sembari menyelipkan anak rambut Clara yang terbang karena tertiup angin.


"Tentu sayang... Aku sangat serius dengan hubungan kita! Aku sangat sangat menyayangi kamu" ucap Clara sembari memeluk Denis.


Setelah itu Denis langsung mendekat kan wajahnya dengan wajah Clara. Clara langsung memejamkan matanya. Denis langsung mendaratkan bibirnya di bibir Clara, lama kelamaan ciuman itu menjadi *******.


"Kita pulang yuk!" ajak Denis saat sudah melepas kan ciumannya. Clara hanya mengangguk sembari tersenyum.


***


Keesokan Hari. Pukul 12:00 Wib.


Denis ingin makan siang diluar. Dia pun mengajak Clara untuk keluar. Namun, Clara berkata bahwa dia ada urusan. Denis segera pergi menuju caffe biasa dia makan bersama Clara.


***


Caffe.

__ADS_1


Kini Denis sedang duduk dicaffe sembari memainkan ponsel. Setelah tadi ia memesan makanan. Tak beberapa lama pesanan dia datang. Saat ingin memakan makanan nya, mata nya tidak sengaja menangkap orang yang sangat dicintainya sedang makan bersama dengan pria lain sangat mesra. Dengan segera dia menghampiri kedua pasangan itu.


"Jadi ini yang kamu bilang ada urusan itu?" tanya Denis menatap Clara tajam.


"Ini gak seperti yang kamu lihat Denis, aku bisa jelasin" ucap Clara terkejut dengan keberadaan Denis.


"Udah lah! Gak ada yang perlu dijelasin lagi! Kita putus!!" ucap Denis sembari meninggalkan mereka.


***


Caffe.


"Jadi gitu Vil, Gue harap Loe bisa menakhlukkan kakak Gue. Dibalik sifatnya yang dingin, dia itu orangnya sangat baik dan perhatian" ucap Indah sembari menatap Vila.


"Tapi kemungkinan dia itu masih mempunyai rasa terhadap mantan pacarnya itu Ndah" ucap Vila menatap Indah.


"Kalau itu Gue juga kurang tau Vil. Pasalnya kakak Gue sejak putus dari tu si Clara dia gak pernah mau buka hati lagi sama cewek lain" ucap Indah sembari tersenyum. "Tapi Gue yakin kok sama Loe" ucap Indah sambil menepuk pelan bahu Vila. Vila hanya mengangguk dan tersenyum.


"Yaudah yuk kita pulang" ajak Indah sembari berdiri.


"Iya yuk" ucap Vila tersenyum.


'Oh jadi Denis punya sikap seperti itu karena masa lalu nya' gumam Vila dalam hati sembari mengangguk anggukkan kepala nya.


Mereka langsung pulang ke Kediaman masing masing.


-


-


-

__ADS_1


__ADS_2