
Setelah selesai makan malam romantis, mereka langsung memilih untuk pulang. Tak butuh waktu lama, mereka telah sampai dihotel dan langsung masuk kedalam Lift menuju kamar mereka. Saat sudah masuk kedalam kamar, Denis langsung merebahkan tubuhnya dikasur.
Lain hal nya dengan Vila. Dia malah memilih untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu. "Ah gue seneng banget! Akhirnya disaat Gue nyaman disatu lelaki, dan itu pun suami Gue. Cinta Gue kebales juga" gumam nya saat sudah berada dibathup sembari merendam, untuk merelaxs kan tubuhnya.
Saat Vila keluar dari kamar mandi, dia melihat Denis yang sudah memejamkan mata nya. Dengan segera dia memakai baju santai nya, dan langsung membangunkan Denis.
"Sayang... Ayo bangun! Kamu mandi dulu! Belum mandi udah tidur aja" seru Vila sembari mengoyang goyangkan tubuh Denis.
"Iya sayang... Aku mau nanya deh sama kamu" sahut Denis sembari duduk disamping Vila.
__ADS_1
"Nanya apa?" tanya nya dengan menyerngitkan kening nya.
"Emm sejak kapan sih kamu cinta sama aku? Bukan nya aku tuh udah jahat banget ya sama kamu" ucap Denis dengan menatap bola mata Vila lekat lekat.
"Sejak kapan nya aku juga tidak tahu, kita juga gak tahu cinta harus berlabuh dengan siapa, baik dia jahat mau pun baik, seseorang pasti punya kepribadian yang membuat pasangan nya merasa nyaman. Dan sekarang intinya saat udah berada dideket kamu, aku selalu merasa nyaman. Walau kadang kata kata kamu selalu menyakiti hati aku! Tapi itu dulu! Kalau sekarang aku sangat bahagia bersama kamu" ucap Vila sembari mengelus pipi Denis. Dan tersenyum manis. "Dan kamu sudah sejak kapan cinta sama aku? Bukan nya kamu bilang ini hanya pernikahan sementara! Dan gak bakal mau nyentuh aku" ucap Vila sembari mengingat kata kata Denis.
"Maafin aku sayang! Dulu aku mengira bahwa Clara lah satu satu nya orang yang aku cintai! Tapi disisi lain, aku juga merasa nyaman saat berada dideket kamu! Tapi aku selalu saja menyangkal nya. Dan aku berfikir ini hanyalah rasa tanggung jawabku terhadap orang tuamu yang menitipkanmu kepadaku! Tapi ternyata tidak, ternyata aku benar benar sangat mencintaimu sayang" ucap Denis dengan memeluk Vila.
"Apakah kamu mau menjadi istri seutuhnya Denis Putra Wijaya? Dan menjadi ibu dari anak anakku kelak" ucap Denis saat sudah melepaskan pelukannya dan menatap Vila lekat lekat. Jantung Vila langsung berdetak lebih kencang.
__ADS_1
Namun, dia berfikir "ini memang sudah menjadi kewajibanku untuk melayani suamiku! Jadi aku harus merelakan mahkotaku untuk suamiku sendiri" gumam nya dalam hati. Denis yang melihat Vila belum siap, dia mengurungkan niat nya.
"Yasudah tidak apa apa kalau kamu belum siap! Aku gak akan memaksa kamu" seru Denis sembari ingin beranjak dari kasur.
"Aku siap kok, siap banget malah!" sahut Vila sembari tersenyum. Denis yang mendengar itu langsung menatap Vila dengan sangat bahagia.
Perlahan Denis mulai dengan mencium bibir Vila dengan sangat lembut. Lalu, beralih keleher jenjang putih yang mulus, dan meninggalkan beberapa kissmark disana. Vila hanya bisa mendesah geli dibuat Denis. Denis mulai melucuti semua pakaian Vila hingga membuat nya tidak memakai sehelai benang pun. Denis yang melihat tubuh istri nya yang sangat menggairahkan itu hanya bisa menelan saliva nya.
Dan malam itu mereka telah menyatukan tubuh mereka. Tidak ada jarak diantara mereka. Kini mereka telah menjadi pasangan suami istri yang seutuhnya. Dan malam ini juga menjadi malam yang panjang untuk mereka.
__ADS_1
Setelah selesai bergulat, Denis langsung mengecup kening Vila dengan mengucapkan "Makasih sayang! Udah jagain buat aku" ucap Denis dengan bercucuran keringat karena selesai melakukan pelepasannya. Vila hanya membalas nya dengan menganggukkan kepala sembari memejamkan mata nya. Denis langsung berguling kesamping Vila dan menarik selimut sampai menutup leher mereka. Lalu, Denis memeluknya dengan sangat erat.
like, komen, vote, favoritkan & ranting 5 nya. Seeyou :')