
Hari ini adalah hari pernikahan Adel bersama Ade. Hari dimana ia akan melepas status gadisnya. Dan begitu pula dengan Ade, akan melepas status nya sebagai lajang.
Adel sedang berada dikamarnya, ditemani oleh sahabat nya! Dia adalah Aurel yang tak lain adalah adik sepupu dari Ade. Calon suami dari Adel dan tinggal beberapa menit lagi, mereka akan menyandang status suami istri yang sah! Dimata hukum dan agama.
Adel terlihat sangat anggun dengan dibaluti gaun pengantin berwarna putih! Tentunya senada dengan pakaian pengantin pria nya.
"Duh Rel... Aku deg degan banget nih" ujar Adel sambil mengelap keringat yang ada diatas bibinya dan dihidungnya.
"Udah santai aja, tarik nafas!!! terus buang lagi! Jangan sampai lo pingsan saat didepan penghulu ya" kata Aurel sambil terkekeh.
"Ngaco lo!" kesal Adel sambil mengikuti saran dari Aurel.
***
Sedangkan dibawah, sudah ada keluarga inti! Termasuk Oma dan Opa Ade datang untuk menyaksikan langsung pernikahan cucu semata wayangnya.
Pernikahan mereka diadakan dirumah Adel. Karena mereka sepakat, pernikahan mereka hanya keluarga inti saja yang tau. Tidak dengan publik, orangtua mereka sempat menolak! Namun, mereka meyakinkan nya. Dan pada akhirnya mereka mengalah dengan kedua calon pengantin itu.
Ade juga sama deg degan nya dengan apa yang dirasakan oleh Adel. Berkali kali ia mengelap keringat yang bercucuran dari pelipisnya.
"Sayang... Kamu harus rilex nak! tarik nafas buang lagi! Begitu juga seterusnya! Kamu tidak boleh salah mengucapkan nya" kata Mama. Ade hanya mengangguk dan mulai mengikuti apa kata Mama nya.
__ADS_1
"Bagaimana apa bisa kita mulai?" tanya pak penghulu.
"Insya Allah, bisa pak" jawab Ade lantang.
Ijab qobul pun berlangsung! dengan sekali tarik nafas, Ade mengucapkan nya dengan sangat lantang. Semua para saksi yang ada disana bersorak dengan kata sah! Sambil bertepuk tangan.
Mama Lisa langsung beranjak, ingin memanggil putrinya yang sudah berstatus menjadi istri orang.
***
"Nak... Ayo turun! Temui suami kamu" perintah Mama tiba tiba masuk. Dan mengagetkan mereka berdua.
"Sudah dong sayang! Kalau belum ngapain Mama kesini ajak kamu turun kebawah sayang" kata Mama dengan gemas.
"Iya juga ya Ma" kata Adel malu, sambil menggaruk tengukunya yang tidak gatal.
"Adel nih tant, dari tadi ngeluh mulu!" kadu Aurel. Mama Lisa hanya tersenyum.
"Hal itu wajar sayang! Mama saja dulu lebih dari kamu! Mama bawaan nya pengen BAB terus" kata Mama sambil tertawa.
"Segitunya Ma?" tanya Adel menganga.
__ADS_1
"Iya sayang, udah yuk turun! Kasian suaminya nunggu lama" ucap Mama sambil menggandeng Adel menuju kebawah. Dan dibantu oleh Aurel.
***
Semua pasang mata tertuju pada mereka bertiga. Tepatnya pada pengantin baru, yang baru saja menyandang status sebagai istri.
Begitu juga dengan Ade, ia tak henti hentinya memandang wajah cantik Adel! Sampai Adel duduk disamping nya.
"Silahkan mempelai pria memasangkan cincin dijari mempelai wanitanya! Begitu pula sebaliknya" perintah pak penghulu. Ade langsung tersadar, dan menyambar cincin itu. Lalu, memasangkan cincin dijari manis Adel. Begitu juga sebaliknya. Lalu Adel mencium punggung tangan suaminya. tanpa ragu Ade langsung mencium kening Adel, yang berstatus sudah menjadi istri nya.
"Baiklah, sekarang silahkan kalian menandatangani surat nikah kalian! Setelah itu kalian meminta doa restu kepada orangtua kalian" perintah pak penghulu selanjutnya.
Mereka langsung melaksanakan apa yang dikatakan oleh pak penghulu tersebut. Dan tepat dihari sabtu tanggal 6 pukul 9-11 wib, mereka telah sah menjadi pasangan suami istri. (Lengkap batdah thor... Wkwk) 😂😂😂
-------------------------------------------------------------
Hufttt.... Seeyou next update guys... Sungguh otak aing lelah memikirkannya.
Tapi kalian jangan khawatir! Aing bakal berusaha terus tetap update agar kalian yang sudah setia dengan cerita aing tidak kecewa.
Begitu pula sebaliknya ya! Aing berharap sekali agar kalian selalu mendukung karya author yang tidak seberapa ini. Dengan memberi like, komentar dan votenya! Babayyy... 😂😂😂
__ADS_1