Suamiku CEO Dingin

Suamiku CEO Dingin
Tamu dadakan


__ADS_3

Malam hari, saat mereka ingin makan malam. Tiba tiba ada yang mengetuk pintu dari arah luar. Mereka pun bingung! Siapa yang bertamu dijam makan malam? Fikir mereka.


"Siapa yank? Apa kamu ngundang temen kamu kesini?" tanya Denis.


"Engga yank! Bentar ya aku bukain dulu!" jawab Vila sambil beranjak dari duduk nya.


"Haiiiiiiiii" ucap Indah, Lisa dan Luna. Yaps tamu dadakan nya adalah mereka dengan pasangan masing masing.


"Loh kalian! Kok gak bilang bilang sih mau dateng!" kata Vila. "Yaudah ayo masuk" kata Vila lagi.


"Gimana keadaan keponakan gue? Dia baik baik ajakan?" tanya Lisa.


"Baik dong, kan papa nya udah kembali" jawab Vila dengan tersenyum.


"Hai Nis" sapa Kevin.


"Loh kalian? Kenapa gak bilang bilang dateng nya" kata Denis.


"Gue rindu calon ponakan gue" jawab Ferry.


"Yaudah kita makan malam dulu yuk! Kebetulan gue lagi masak banyak nih" kata Vila.


Mereka mengangguk dan langsung duduk dikursi meja makan. Mereka langsung melahap makanan masing masing.


Skip.


Mereka telah selesai makan, dan langsung menuju ruang keluarga untuk bercanda bersama.

__ADS_1


"Eh Lis, Lun kalian lanjut S2?" tanya Vila.


"Gue engga Vil, gue sekarang lanjutin bisnis bokap" jawab Luna.


"Gue juga Vil" jawab Lisa. "Oh iya lo sekarang kerja nya apaan Ndah?" tanya Lisa.


"Gue gak kerja apa apa Lis, paling cuma temenin Mami dirumah" jawab Indah.


"Eh kalian belum ada niat buat nikah gitu?" tanya Vila.


"Niat sih ada Vil, tapi belum ada jodohnya wkwk" jawab Lisa sambil tertawa.


"Kak Kevin, kode tuh! Buat dihalalin haha" ledek Vila.


"Iya Vil, tenang aja! Gue bakal halalin dia kok secepatnya" jawab Kevin bercanda.


"Yaelah Lis, udah lah terima aja! Kalian itu cocok lo" sambar Luna.


"Lo juga cocok tuh sama kak Jeon" kata Lisa tak mau kalah. Jeon hanya menatap Luna dengan wajah yang memerah.


"Udah lah kalian berdua cocok kok! Kak Kevin sama kak Jeon buruan halalin mereka" kata Indah sambil terkikik.


"Lo juga kaliii!" jawab Vila, Lisa dan Luna serentak. Lalu, mereka tertawa bersama.


Para cowok hanya tersenyum melihat mereka bersama. Rasanya momen ini sudah lama tidak melihat mereka tertawa lepas seperti ini.


Jam menunjukkan pukul 21:00 Wib. Mereka pun berpamitan untuk pulang.

__ADS_1


"Guys udah jam 21:00 aja nih, gak kerasa ya" kata Lisa sambil melirik jam dipergelangan tangan nya.


"Iya nih, duh kasihan calon ponakan gue diajak begadang" kata Luna.


"Iya, yaudah kita pulang yuk! Kasian Vila kaya nya udah ngantuk tuh" kata Indah.


"Duh sorry ya guys, gue semenjak hamil cepet lelah dan ngantuk! Sorry banget ya" kata Vila merasa tidak enak.


"Gapapa kali Vil, kita juga paham kok" kata Lisa.


"Yaudah kita balik dulu dek, Nis" pamit Ferry. "Ponakan uncle, uncle pulang dulu ya! Lain kali uncle main kesini lagi" kata Ferry dengan menatap perut Vila.


"Iya uncle, lain kali kesini bawa coklat ya" kata Vila.


"Siappp! Uncle nanti bawain kamu coklat 1 karung" kata Ferry sambil terkekeh.


"Yaudah yuk balik, byee Vil, Nis" kata Jeon.


"Kalian hati hati" kata Denis. Mereka mengangguk dan melenggang keluar rumah.


"Bye kakak ipar, dan calon ponakan gue" kata Indah langsung memeluk Vila. Begitu juga dengan Lisa dan Luna.


Vila dan Denis langsung kembali ke kamar. Jujur saja, Vila memang sudah sangat mengantuk! Mungkin ini bawaan dedek bayi nya.


Vila langsung membersihkan dirinya, lalu, merebahkan tubuhnya! Tak butuh waktu lama, dia telah masuk kedunia mimpinya.


Denis langsung memeluk Vila sambil memejamkan mata nya. Tak lama dia juga masuk kedunia mimpinya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2