Suamiku CEO Dingin

Suamiku CEO Dingin
Makan Malam Romantis


__ADS_3

Pukul 17:22


Vila bangun dari tidur nya karena merasakan sesak. Denis kini memeluk nya dengan sangat erat. Saat Vila ingin melepaskan tangan Denis dari perut nya, Denis malah semakin mengeratkan pelukannya.


"Denis sesak loh, aku gak bisa nafas nih" ucap Vila mencoba melepaskan tangan Denis. Denis yang mendengar itu langsung membuka mata nya.


"Sebentar lagi sayang... " sahut Denis dengan membenamkan wajah nya didada Vila. Vila hanya tersenyum dan membiarkan Denis memeluk nya.


"Huh" membuang nafas. "Dasar Denis, kemarin aja dingin banget! Sekarang hangat banget" guman Vila dalam hati.


"Udah ah Nis, aku mau mandi dulu! Kita mau makan diluar kan? Biar aku dandan dulu! Aku dandan lama loh" ucap Vila menatap Denis. Denis langsung membuka mata nya kembali.


"Mandi bareng yuk" goda Denis dengan tersenyum geli. Vila yang mendengar itu langsung memolotkan mata nya.

__ADS_1


"Engga ah! Awas ih aku mau mandi" ucap Vila dengan wajah yang sudah memerah sembari beranjak dari tidur nya. Denis yang melihat muka Vila hanya bisa menahan tawa nya. Saat Vila sudah masuk kedalam kamar mandi, Denis langsung tertawa terbahak bahak.


"Dasar Vila... Cute banget sih muka Loe kalau kaya tadi" gumam Denis senyum sendiri.


Tak beberapa lama, Vila telah keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk kimono saja. Dan langsung kelemari pakaian untuk mencari dres yang cocok untuk nya. "Gue harus cantik malam ini, secara Denis ngajak Gue makan malem diluar" gumam Vila dalam hati sembari mencari dres yang bagus. Denis yang melihat itu langsung merasakan sesak dibagian bawah perut nya.


"Sabar Nis sabar! Nanti malam aja" gumam nya dalam hati, sembari langsung masuk kedalam kamar mandi. Setelah Vila menemukan dres yang cocok untuk nya, dengan segera dia memakai nya dan langsung duduk didepan meja rias.


Tak butuh waktu Denis telah selesai mandi, dan langsung memakai jas kebanggaan nya. Setelah itu dia langsung menghampiri Vila yang sibuk dengan make up nya.


"Apaansi sayang, nama nya juga wanita! Ya harus dandan cantik lah, biar gak malu maluin suami nya" sahut Vila tersenyum senang.


"Iya, tapi nanti kamu dilirik sama lelaki lain. Aku gak suka!" ucap Denis dengan wajah cute nya.

__ADS_1


"Jadi kamu fikir aku suka gitu kamu dilirik sama wanita lain?" ucap Vila menatap Denis tajam.


"Ya gak gitu sayang... Yaudah lah yuk berangkat!" ucap Denis dengan mengandeng tangan Vila menuju pintu keluar. Vila hanya mengangguk dan tersenyum.


Mereka langsung keluar dari hotel, menuju Restaurant yang telah dibooking oleh Denis. Tak butuh waktu lama, mereka telah sampai di Restaurant mewah tersebut. Vila yang melihat itu langsung kagum.


"Wahh" kagum. "Denis ini semua kamu yang siapin?" tanya Vila sembari memperhatikan seisi Restaurant yang sudah dihias itu.


"Iya sayang, ini semua aku siapin hanya untuk kamu, orang yang sangat aku cintai" ucap Denis sembari memeluk erat pinggang Vila. "Yaudah kita duduk dulu yuk" ajak Denis. Vila hanya tersenyum dan berjalan masuk untuk duduk.


Tak lama pesanan yang telah dipesan oleh Denis sebelumnya, telah diantarkan oleh pelayan. Dengan segera mereka memakan nya tanpa bersuara. Setelah selesai makan, Denis langsung mengajak Vila untuk berdansa. Awalnya Vila menolak, namun, Denis terus memaksanya. Dan akhirnya mereka berdansa bersama. Setelah selesai berdansa Denis langsung bersimpuh didepan Vila, sembari mengeluarkan cincin dari saku nya.


"Vil... Kamu mau kan jadi istri dan ibu dari anak anakku kelak, menemani disaat senang mau pun sulit. Aku Mencintaimu Vila Edy Alexander" ucap Denis sembari menatap Vila.

__ADS_1


"Iya aku mau, aku mau Denis. Aku juga Mencintaimu Denis Putra Wijaya" ucap Vila sembari meneteskan air mata bahagia. Denis langsung memasangkan cincin nya dijari Vila. Lalu, memeluknya erat.


__ADS_2