
Bandung.
Pukul 12:00 Wib.
Aurel sedang menunggu kedatangan Rangga untuk menjemput nya dikampus. Karena, semenjak mereka bertunangan, mereka harus kemana mana selalu bersama. Hal itu membuat Aurel risih. Tapi dia tidak bisa melakukan apa apa, selain menuruti perintah orangtua nya. Ya mereka memang bertunagan dahulu, karena itu permintaan Aurel sendiri. Setelah wisuda nanti, baru mereka akan mengadakan acara pernikahan.
"Aurel kita makan siang dulu ya" ajak Rangga.
"Terserah" sahut Aurel cuek. Lagi lagi rangga bisa membuang nafas kasarnya. "Sunggu sangat sulit untuk meluluhkan hatinya, padahal aku sangat mudah meluluhkan hati wanita. Tapi kenapa dia sangat sulit sekali untuk aku luluhkan" gumam Rangga dalam hati.
Rangga adalah seorang fakboy, semua wanita tergila gila kepadanya. Tapi, tidak dengan Aurel. Wanita cuek, dan acuh tak acuh.
***
"Mau pesan apa?" tanya Rangga, sambil memperlihatkan buku menu.
"Chiken food + Nasi aja sama minumnya es jeruk" sahut Aurel cuek. Rangga mengiyakan dan langsung memesan makanan mereka.
Tiba tiba ada seorang wanita datang kemeja makan Aurel dan Rangga. Wanita itu langsung mencium pipi Rangga. Aurel tersentak kaget, namun bukan hanya Aurel melainkan Rangga juga sangat kaget dengan apa yang dilakukan oleh wanita itu.
"Sayang... Kamu kemana aja sih? Belakangan ini kamu jarang sekali bales pesan aku! Dan tidak pernah mengangkat telfon dari aku" ujar wanita itu dengan cemberut.
__ADS_1
"Chika? Kamu ngapain cium cium aku! Dan aku ingatkan ya mulai sekarang jangan pernah ganggu aku lagi! Karena aku sebentar lagi akan menikah! Dan dia adalah calon istriku" sahut Rangga sambil menunjuk Aurel. Aurel hanya acuh seolah tidak ada apa apa dimeja tersebut.
"A-apa? Kamu pasti bohongkan? Kamu bilang kamu hanya cinta sama aku! Kenapa kamu malah nikah sama wanita lain" ujar wanita itu. Ya dia adalah Chika, wanita yang pernah sangat dekat dengan Rangga. Dan bahkan mencintai Rangga begitu dalam.
"Mba, tolong tinggalin Rangga Mba! Jangan rusak hubungan kami hiks" pinta wanita itu dengan menangis.
"Aishh please deh! Depan gue jangan drama! Noh ambil kalau lo mau, ah udahlah hancur mood gue" ucap Aurel jengkel dan beranjak pergi dari duduknya.
"Udah gue bilang, jangan ganggu gue lagi! Lo itu cewek, junjung tinggi harga diri lo" ucap Rangga geram dan beranjak mengejar Aurel.
'Tapi gue beneran cinta sama lo Ngga! Gue akan rebut apa yang seharusnya gue milikin' batin Chika sambil mengusap air matanya kasar.
***
"Apaansi! Ngga ada yang perlu lo jelasin! Gue juga udah tau sikap lo dari awal, tapi orangtua gue masih ada bersikukuh untuk menjodohkan gue sama lo" sahut Aurel.
"Itu dulu! Semenjak gue ketemu sama lo, entah kenapa gue hanya ingin memperjuangin lo" ujar Rangga.
"Bullshit! Sekali jahat tetap jahat! Kalau memang iya lo berubah, buktiin! Gue kasih waktu lo sampai gue selesai dengan S1 gue. Kalau lo bisa! Kita akan nikah disaksikan oleh publik, dan selama itu pula lo jangan hubungin gue! Semoga berhasil" ucap Aurel sambil menepuk pundak Rangga. Lalu, melenggang masuk kedalam taksi online.
"Oke, gue terima! Gue bakal buktiin ke lo" ujar Rangga. Namun, Aurel masih bisa mendengarnya.
__ADS_1
'Lo ngga bakal berhasil" batin Aurel sambil tersenyum.
***
"Assalamu'alaikum Mah" ucap Aurel.
"Wa'alaikumsalam sayang, kamu pulang sama siapa?" tanya Mama.
"Sama taksi Ma" sahut Aurel.
"Loh bukannya nak Rangga biasanya jemput kamu ya?" tanya Mama lagi.
"Dia lagi ada urusan Ma" ujar Aurel berbohong.
"Oh gitu, kamu sudah makan?" tanya Mama.
"Belum Ma, Aurel mandi dulu! Gerah" ujar Aurel sambil berjalan ke kamar.
"Yaudah terserah kamu" sahut Mama sambil tersenyum.
-------------------------------------------------------------
__ADS_1
Jangan lupa like, komentar, vote. Ditunggu dukungan dari kalian :')