
Pagi hari, pukul 08:30 Wib.
Vila terbangun karena sinar matahari menyilaukan mata nya. dari cela cela jendela kamar hotel mereka. Dia pun segera membuka matanya. Dilihat nya Denis tidur dengan sangat nyenyak sembari memeluk nya.
"Haa~" menghela nafas. "Semalem berasa kaya mimpi! Gue gak nyangka udah ngasih mahkota yang selama ini Gue jaga ke Denis, Suami Gue" gumam nya dengan menatap wajah Denis. Setelah itu dia ingin beranjak kekamar mandi untuk membersihkan. Namun, saat ingin bergerak, dia merasa dibagian intim nya sangat sakit dan nyeri. "Aww" pekik nya. Denis yang mendengar itu langsung terbangun.
"Kamu kenapa sayang?" ucap Denis menatap Vila panik. "Apa yang sakit" ucap Denis lagi.
"Emm ini, dibagian intim aku sakit banget Nis" ucap Vila dengan wajah yang memerah. karena teringat akan ulah Denis.
"Maafya sayang aku udah buat itu kamu sakit! tapi itu cuma sebentar aja kok! lain kali pasti engga lagi" ucap Denis menatap Vila dengan tersenyum goda.
"Ih kamu apaansi! jadi aku gimana mau jalan?" ucap Vila dengan wajah yang cemberut.
"Yaudah kita mandi bareng aja yuk" ucap Denis langsung menggendong tubuh Vila.
"Gak mau Denis, pasti kamu mau lagi kan? turunin aku!!" ucap Vila dengan meronta ronta. Namun, Denis tidak mengubrisnya dan tetap berjalan menuju kamar mandi. Vila yang melihat itu hanya bisa pasrah.
Mereka pun mandi bersama dan benar saja Denis melakukan nya lagi. tak butuh waktu lama, mereka telah selesai mandi dan langsung memakai baju santai mereka. Kini, mereka tengah duduk dibalkon kamar.
"Yank besok kita udah pulang ke Bandung lagi! apa kamu gamau beli oleh oleh Paris" tanya Denis sembari menatap Vila.
"Mau lah sayang! kita ke Mall terbesar diparis yuk! disana banyak barang branded. dan makanan nya juga enak enak" ucap Vila dengan tersenyum.
__ADS_1
"Iya, tapi kita sarapan dulu yuk! baru kita ke Mall untuk belanja yang kamu mau dan beli oleh oleh buat mereka" ucap Denis sembari mengelus pipi Vila.
"Iya yuk! aku juga udah laper" ucap Vila sambil nyengir. Denis langsung tersenyum dan mereka mengganti pakaian untuk sarapan dan langsung menuju Mall terbesar di Paris.
Setelah selesai sarapan, mereka langsung menuju Mall yang mereka bicarakan tadi.
***
Mall Galeries Lafayette Paris.
"Kamu mau beli apa yank?" tanya Denis saat mereka sudah berada di Mall.
"Mami sama Papi suka nya apa ya Nis" tanya Vila dengan menatap Denis.
"Mami suka barang barang Branded yank, kalau Papi sepatu olahraga baju olahraga Papi paling suka itu" ucap Denis menatap Vila.
"Papi memang begitu Yank! dari dia muda, dia memang suka yang nama nya olahraga! apalagi disaat umur Papi yang sudah berkepala 5, Papi ingin menjaga stamina tubuhnya yang semakin menua. makanya Papi selalu saja membeli baju maupun sepatu olahraga" ucap Denis sembari tersenyum.
"Wah" kagum. "Papi memang harus dicontoh" ucap Vila kagum dengan mengangkat kedua jempolnya.
"Kamu bisa aja yank! yaudah yuk belanja" ucap Denis dengan tersenyum dan langsung memeluk pinggang Vila posesif. Vila hanya mengangguk dan tersenyum senang.
Tak butuh waktu lama, mereka telah selesai belanja. dengan menborong barang yang mereka inginkan. dan langsung pergi ke Restaurant untuk makan siang.
__ADS_1
"Kamu mau pesen apa yank?" tanya Denis saat sudah duduk di Restaurant tersebut.
"Kaya biasa aja yank" jawab Vila dengan tersenyum. Denis pun membalas senyum Vila, dan langsung memesan makanan nya. setelah menunggu beberapa menit, pesanan mereka pun tiba. dengan segera mereka melahapnya.
"Makasi ya sayang" seru Vila saat mereka sudah selesai makan.
"Makasi untuk apa sayang?" jawab Denis dengan menyerngitkan keningnya.
"Makasi untuk semuanya! kamu udah membahagiakan aku dan mencintai aku dengan tulus" ucap Vila dengan tersenyum bahagia.
"Itu memang sudah menjadi kewajiban aku sayang! dan untuk masalah mencintai kamu, aku memang benar benar sangat mencintai istriku yang bawel ini" sahut Denis dengan memeluk Vila.
"Aku juga sangat sangat mencintai kamu" jawab Vila membalas pelukan Denis.
"Janji ya! kita akan selalu bersama dalam keadaan susah maupun senang! dan inti dalam rumah tangga, kita harus saling percaya satu sama lain. jika terjadi kesalahpahaman kita harus menyelesaikan masalah kita dan tidak boleh lari dari masalah" ucap Denis dengan mengingat perkataan orang tua nya.
"Iya, aku janji akan selalu percaya sama kamu! dan selalu dalam pelukan kamu" ucap Vila semakin mengeratkan pelukannya.
"Sesak Yank" seru Denis dengan tersenyum.
"Ikh kamu! kebiasaan deh! suka banget merusak suasana" ucap Vila melepaskan pelukan nya dengan wajah yang cemberut.
"Becanda yank! ih ngambekan banget" ucap Denis dengan tertawa melihat wajah cute Vila. "Kita pulang yuk! aku ngantuk" ucap Denis beranjak dari duduk nya sambil mengandeng tangan Vila. Vila hanya mengangguk sembari tersenyum.
__ADS_1
Like, Komen , Vote.
Favoritkan! supaya kalian dapat notifikasi dari ceritaku. seeyou :')