Suamiku CEO Dingin

Suamiku CEO Dingin
Back to Bandung


__ADS_3

Pagi hari, pukul 07:30


Vila bangun dari tidur nya. Ia melihat jam diponselnya! Ternyata sudah hampir jam 08;00 wib. Kini ia merasa badannya ingin remuk semua gara gara serangan Denis selamam. Dia pun langsung beranjak dari kasur menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Setelah selesai mandi, dia pun segera memakai baju nya dan langsung membangunkan Denis.


"Yank bangun! Sudah jam 8 loh. Nanti kita bisa ketinggalan pesawat kalau kamu tidur mulu" ucap Vila sembari menggoyang goyangkan tubuh Denis. Denis langsung membuka mata nya dan melihat Vila yang sudah wangi dan rapi.


"Iya iya sayang! Aku mandi dulu ya. Cupp" ucap Denis sembari beranjak dari kasur dan langsung mencium bibir Vila sekilas sambil berkata "morning kiss sayang" ucapnya dan langsung berlari kekamar mandi. Vila yang melihat tingkah suami nya hanya menggelengkan kepala sembari tersenyum.


"Yank kamu sudah sarapan?" tanya Denis saat sudah selesai mandi dan sudah memakai pakaian rapi.


"Belum lah! Kan aku nungguin kamu" jawab Vila sembari tersenyum.


"Kamu udah pesen makanan?" tanya Denis lagi.

__ADS_1


"Sudah yank, bentar lagi juga dateng" sahut Vila. Dan benar saja. Tak lama pesanan mereka pun tiba! Mereka langsung melahapnya! Tak butuh waktu lama lama mereka telah selesai makan, dan langsung berangkat keluar kamar menuju bandara.


"Yank kalau kamu ngantuk, kamu tidur saja dibahu aku" ucap Denis sembari menepuk nepuk bahu nya.


"Iya sayang, nanti kalau aku udah ngantuk ya" ucap Vila dengan tersenyum.


Setelah 1 jam perjalanan, Vila pun mulai ngantuk dan langsung menyenderkan kepalanya dibahu suami nya. Denis yang melihat itu langsung memposisikan kepala istri nya dengan nyaman. Dia menyelipkan rambut Vila kebelakang telinga nya yang menutupi wajah cantik istri nya itu. Ia memperhatikan lekat lekat wajah istri nya yang polos saat tidur. Lalu, tersenyum. "Sangat polos" gumam nya dan langsung memejamkan matanya.


Setelah 2 jam diperjalanan, akhirnya pesawat mereka mendarat dengan sangat baik. Vila yang merasakan pesawat akan mendarat langsung membuka mata nya. Dan dilihat nya Denis yang sedang tersenyum kearah nya.


"Kamu tidak tidur sayang?" ucap Vila dengan menatap Denis.


"Tidur sayang! Tapi cuma sebentar. Soalnya kan aku jagain istriku yang cantik ini" ucap Denis sembari tersenyum nakal.

__ADS_1


"Huekk,, mual aku denger gombal maut kamu Nis" ucap Vila pura pura mual sambil terkikik.


"Ih aku gak gombal sayang! Tapi kenyataan" ucap Denis dengan tersenyum.


"Udah ah! Ayo turun. Aku udah tidak sabar ingin bertemu dengan keluarga kita" ucap Vila sembari mendorong tubuh Denis agar keluar.


"Ckckckk" Denis berdecak sambil beranjak dari tempat duduknya.


Mereka pun keluar dari pesawat! Dan ternyata semua keluarga sudah menunggu, termasuk para sahabat mereka. Vila langsung menghambur kepelukan Bunda nya dan gantian dengan ibu mertua nya.


"Bun, Mi,, Vila kangen banget sama kalian semua" ucap Vila dengan memeluk Bunda dan Mami secara bergantian.


"Kami juga disini sangat merindukan kalian sayang" ucap Bunda dengan membalas pelukan Vila.

__ADS_1


"Iya sayang, kami juga sangat merindukan kalian" ucap Mami membalas pelukan Vila.


Begitu pula dengan Denis,, setelah melakukan sesi kangen kangenan dan peluk pelukan. Kini mereka kembali menuju kediaman Wijaya.


__ADS_2