Suamiku CEO Dingin

Suamiku CEO Dingin
Berkumpul


__ADS_3

Pukul 11:00 Wib.


Ferry dkk telah berada diKampus. Setelah selesai dengan Pelajaran yang diberikan oleh Dosennya, mereka pun langsung menuju caffe deket Kampus.


"Eh kita kecaffe deket Kampus dulu yuk" ucap Kevin sembari menatap mereka satu persatu.


"Boleh aja sih, yaudah yuk" ucap Ferry sembari berjalan duluan. Dan diikuti oleh mereka.


Sesampainya mereka dicaffe deket Kampus. Tiba tiba Kevin menangkap sosok adik Ferry bersama teman temannya.


"Eh bentar deh, itu kaya nya adik Loe deh Fer" ucap Kevin sembari menatap kearah Vila dkk. Dan diikuti oleh mereka menatap kearah mata Kevin.


"Ah iya, itu Adik Gue" ucap Ferry sembari menatap mereka.


"Iya disana juga ada temen temennya. Gabung yuk! Siapa tau ada yang lengket" ucap Kevin sembari nyengier.


"Yaudah kita gabung sama mereka aja yuk" ucap Ferry. Dan diangguki oleh mereka. Tapi tidak dengan Denis.


"Kalian aja yang gabung! Gue disini aja" ucap Denis sembari duduk dibangku kosong.


"Loe kenapa sih Nis? Masih marah gara gara kejadian waktu diMall itu?" ucap Ferry sembari menatap Denis.


"Apaansi Loe! Kok jadi bahas bahas itu? Gue cuma males gabung sama cewek!" ucap Denis cuek.

__ADS_1


"Ayolah Nis, jangan kaya gini dong! Masa iya kita duduknya misah misah" ucap Kevin sembari menatap Denis.


"Ishh" berdecak kesal. "Yaudah lah kalian jalan duluan sana!" ucap Denis sembari berdiri. Mereka pun berjalan duluan menghampiri Vila dkk.


"Hai dek" sapa Ferry kepada Vila. Mereka pun menoleh keasal suara.


"Kenapa kak?" tanya Vila sembari menatap kakaknya.


"Kita boleh gabung sama kalian gak?" ucap Ferry sembari tersenyum. Vila pun menoleh kearah para sahabatnta. Dan dibalas dengan anggukan kepala oleh sahabatnya.


"Terserah kak" ucap Vila cuek sembari menatap Denis tak suka. Denis pun membalas tatapan Vila.


"Yaudah ayo duduk kak" ucap Indah sembari tersenyum kearah mereka. Mereka hanya mengangguk sembari tersenyum dan langsung duduk.


"Iya kak! Kita pesen apa guys?" ucap Lisa sembari menatap sahabatnya.


"Yang kaya biasa aja Lis" ucap Indah. Dibalas Lisa dengan anggukan kepala sembari tersenyum.


"Kalian mau pesen apa kak? Biar sekalian Gue pesenin" ucap Lisa sembari menatap Kevin.


"Kita stick sama jus jeruk aja dek" ucap Kevin sembari tersenyum. Lisa hanya mengangguk dan langsung memesan makanan.


"Eh btw kita belum kenalan nih! Kenalin Gue Kevin" ucap Kevin sembari mengulurkan tangannya kepada Lisa.

__ADS_1


"Gue Lisa kak" ucap Lisa sembari tersenyum.


"Kenalin ini sahabat Gue Jeon" ucap Kevin. Jeon hanya tersenyum.


"Kenalin juga nih sahabat Gue Luna kak" ucap Lisa sembari tersenyum. Dibalas Luna dengan senyuman manisnya.


"Kalau Vila sama Indah kan adiknya dari para sahabat kita, jadi gak usah dikenalin" ucap Kevin sembari tersenyum.


"Yang mau ngenalin mereka juga siapa kak? Gue juga udah nebak kalau kalian pasti udah tau Vila dan Indah Adik dari sahabat kalian" ucap Lisa sembari tersenyum.


Tak lama yang mereka pesan pun datang. Mereka langsung melahapnya tanpa ada yang bersuara. Tak beberapa lama mereka telah selesai makan. Vila pun langsung izin pamit untuk pulang.


"Kak Gue duluan ya" ucap Vila sembari menatap Ferry, Kevin dan Jeon. Tidak dengan Denis.


"Guys Gue duluan ya! Soalnya Gue harus pulang nemenin nyokap Gue dirumah" ucap Vila sembari menatap para sahabatnya dengan tersenyum.


"Yaudah Loe hati hati ya dek" ucap Ferry sembari menatap Adiknya.


"Iya Loe hati hati ya Vil" ucap Indah sembari tersenyum. Vila hanya mengangguk sembari beranjak dari duduknya meninggalkan Caffe tersebut.


-


-

__ADS_1


-


__ADS_2